JAF (Jurnal Analis Farmasi)
Jurnal ini berisikan hasil penelitian di bidang analisa obat, obat tradisional, makanan, minuman, kosmetik. Jurnal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat umum yang ingin mengetahui mengenai informasi mengenai keamanan obat, bahan pangan, kosmetik,serta informasi nilai gizi pangan dan informasi terkait lainnya
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2"
:
10 Documents
clear
IDENTIFIKASI HIDROKUINON DALAM SABUN PEMBERSIH WAJAH YANG BEREDAR DI TOKO ONLINE (ONLINE SHOP) SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT)
Annisa Primadiamanti;
Ade Maria Ulfa;
Putri Anggraini
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.624 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2782
Kosmetik termasuk sediaan farmasi yang digunakan untuk mempercantikwajah.Kosmetik yang berbahaya mengandung komposisi dari berbagai macamsenyawa kimia misalnya hidrokuinon.Penggunaan hidrokuinon menurut peraturanBPOM termasuk golongan obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resepdokter, hidrokuinon dilarang digunakan tanpa resep dokter karena memiliki efeksamping berbahaya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapathidrokuinon pada sabun pembersih wajah yang beredar melalui Toko Online (Onlineshop).Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 12 merk sabun pembersihwajah yang beredar melalui toko online (online shop).Teknik pengambilan sampeldilakukan secara populative sampling.Zat hidrokuinon ini diidentifikasi denganmenggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis.Prinsip Kromatografi Lapis Tipis yaitupemisahan senyawa multi komponen dengan menggunakan dua fase yaitu fase diamdan fase gerak.Fase diam yang digunakan yaitu Silika Gel GF 254 nm dan fase gerakyang digunakan yaitu toluen dan asam asetat glasial (8:2). Diperoleh hasil dari 12sampel didapat 6 sampel teridentifikasi mengandung zat hidrokuinon dengan warnabercak ungu untuk sampel, baku pembanding dan sampel ditambah baku sertadiperoleh hasil harga Rf untuk masing-masing sampel yaitu sampel E = 0,05, F =0,05, G = 0,03, H= 0,05,J] = 0,03,L = 0,01.
PENGARUH KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL YANG DIBERI BUAH BIT DI PUSKESMAS NGAMBUR KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2017
ike ate yuviska;
Dina Cilvina Anggani
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (425.197 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2788
anemia pada Kenamilan merupakan masalan nasional Karena mencerminkankeadaan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan hasil prasurvey yang telah peneliti lakukan pada tanggal 10-12 Februari 2017 di Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat berdasarkan data rekam medik terdapat 86 ibu hamil yang melakukanpemeriksaan kehamilan dimana 32 ibu hamil mengalami anemia. Tujuan daripenelitian ini adalah diketahui pengaruh kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamilyang diberi Buah Bit di Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2017.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimendengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi seluruh ibu hamil trimester II sebanyak 23 orang. Sampel sebanyak 15 orang dengan kriteria inklusi Responden yang sedang hamil TM II, Responden dengan kesadaran penuh dan bersedia menjadi subjek penelitian. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test.Hasil penelitian menunjukan rata-rata hemoglobin sebelum intervensi 10.20,sesudah dilakukan intervensi sebesar 10.73. Diketahui Ada pengaruh kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang diberi Buah Bit di Puskesrnas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2017.Hasil uji t didapat p value 0,000 < a (0,05). Disarankan bagi tenagakesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untukmengkonsumsi buah bit sebagai pendamping Fe karena dapat menaikankadar hemoglobin pada ibu hamil.Kata Kunci : Buah Bit, Kadar hemoglobin
IDENTIFIKASI HIDROKUINON PADA KRIM PEMUTIH RACIKAN YANG BEREDAR DI PASAR TENGAH BANDAR LAMPUNG SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT)
Annisa Primadiamanti;
Niken Feladita;
Entin Rositasari
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.816 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2783
Kosmetik termasuk sediaan farmasi yang digunakan untuk mempercantikwajah. Kosmetik yang berbahaya mengandung komposisi dari berbagai macamsenyawa kimia misalnya hidrokuinon. Penggunaan hidrokuinon menurut peraturanBPOM termasuk golongan obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter, hidrokuinon dilarang digunakan tanpa resep dokter karena memiliki efek samping berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapathidrokuinon pada krim pemutih racikan yang beredar di Pasar Tengah BandarLampung. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 7 merk Krim PemutihRacikan yang dijual di Pasar Tengah Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampeldilakukan secara populative sampling. Senyawa hidrokuinon ini diidentifikasi dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis. Prinsip Kromatografi Lapis Tipis yaitu pemisahan senyawa multi komponen dengan menggunakan dua fase yaitu fase diam dan fase gerak. Fase diam yang digunakan yaitu Silika Gel GF 254 nm dan fase gerak yang digunakan yaitu toluen dan asam asetat glasial (8:2). Diperoleh hasil dari 7 sampel di dapat 3 sampel teridentifikasi mengandung senyawa hidrokuinon dengan warna bercak ungu untuk sampel, baku pembanding dan sampel ditambah baku serta diperoleh hasil harga Rf untuk masing-masing sampel yaitu sampel D = 0,05, E = 0,05,G = 0,02.Diperoleh kesimpulan pada krim pemutih racikan yang dijual di Pasar TengahBandar Lampung dengan metode Kromatografi Lapis Tipis dalam 7 merk Krim Pemutih Racikan diperoleh hasil 43% dari sampel tersebut mengandung senyawa hidrokuinon.Kata Kunci : Hidrokuinon, Krim Pemutih Racikan, Pasar Tengah Bandar Lampung,Kromatografi Lapis Tipis (KLT)
PENGARUH MERENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPS HENNY SULISTIOWATI KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2016
Susilawati Susilawati
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.787 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2789
Berdasarkan hasil prasurvey pada bulan januari 2016 di BPS Henny SulistiowatiLampung Tengah, pada bulan januari terdapat 38 ibu bersalin, dimana dari 28ibu bersalin tersebut mengalami nyeri persalinan kala 1 yang sangat hebat,dimana membuat ibu bersalin tersebut merasa cemas dan khawatir. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Merendam Kaki dengan Air HangatTerhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di BPS Henny Sulistiowati Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2016.Jenis penelitian kuantitatif, Desain penelitian ini adalah pre eksperimen denganpendekatan One Group Pre-test - Post-test Design. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh ibu bersalin yang ada di BPS Henny Sulistiowati Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah pada tanggal 1 november sampai dengan 30 november 2017 dengan jumlah 36. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 dengan kriteria inklusi Ibu bersalin yang bersedia menjadi responden, ibu bersalin kala I fase aktif (pembukaan 4 cm - 9 cm), ibu bersalin yang tidak memiliki komplikasi.Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan Skala Visual Numeric.Analisa menggunakan uji statistic t-test dependent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil skala nyeri sebelum dilakukanintervensi dengan cara merendam kaki dengan air hangat sebesar 6,59. Dan rata-rata hasil skala nyeri sesudah dilakukan intervensi dengan cara merendam_ kakidengan menggunakan air hangat sebesar 4,47. Hasil uji statistik t-test dependentdidapatkan Ada Pengaruh Merendam Kaki dengan Air Hangat Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di BPS Henny Sulistiowati Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2016 dengan hasil ( P-Value 0,000 < 0,05). Saran dalam penelitian ini agar tenaga kesehatan memberikan terapi rendam kaki dengan air hangat sebagai salah satu alternative peghilang nyeri persalinan non- farmakologi dan sebagai salah satu asuhan saying ibu.Kata Kunci :Merendam kaki dengan air hangat, pengurangan nyeri pada ibubersalin.
IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA KUE BERWARNA MERAH MUDA YANG DI JUAL DI PASAR BAMBU KUNING BANDAR LAMPUNG DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS
Robby Candra Purnama;
KOmang Arya Wiguna
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.349 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2785
Bahan Tambahn Pangan (BTP) adalah bahan yang ditambahan kan kedalamproduk panganan untuk mempengaruhi sifat atau karakteristik pangan, baik yangmempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi. Berdasarkan Mentri kesehatan RI No.239/MENKES/Per/V/1985 tentang Rhodamin B ditetapkan pewarna sintensis yangdigunakan pada indutri tekstil dan kertas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah kue yang berwarna merah muda yang dijual di Pasar Bambu Kuning BandarLampung mengandung Rhodamin B atua tidak.Sampel yang diambil tiga macemsampel dengan tempat yang berbeda. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasiRhodamin B adalah metode kromatografi lapis tipis yang prinsipnya berdasarkan padapenyerapan (adsoban) dan pembagian kelarutan (partisi) suatu zat dalam dua feseyaitu fese gerak dan fase diam. Dari hasil indentifikasi terhada tiga sampel yangberbeda, sampel A, B dan C menujukan hasil sampel tidak mengandung Rhodamin Bdilihat dari tidak adanya bercak yang timbul, seingga dapat diambil kesimpulan bahwaketiga sampel yang diambil semunya negatif mengandung Rhodamin B.Kata kunci : Rhodamin B, Kue, Kromatografi Lapis Tipis.
PENGARUH PIJAT MINYAK LAVENDER TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEBIDANAN DI ASRAMA GREEN DORMITORY UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2017
ana mariza;
Dwi Sriwinih
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.073 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2790
Masa pubertas adalah masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masadewasa. Pubertas mulai dengan awal berfungsinya ovarium, pubertas berakhir padasaat ovarium sudah berfungsi dengan mantap dan teratur. Menurut WHO (2012)didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalamidismenorea dengan 10-15% mengalami dismenorea berat. Dari hasil prasurvey yang dilakukan peneliti terhadap 35 orang mahasiswi kebidanan yang mengalami nyeri menstruasi, terdapat 20 mahasiswi mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri, 15 mahasiswi beristirahat saat merasakan nyeri. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh pijat Minyak Lavender terhadap Nyeri Menstruasi Pada Mahasiswi di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati tahun 2017Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan pra-eksperimen denganmengunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Kebidanan yang mengalami nyeri menstruasi dan yang tinggal di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati sebanyak 35 orang. Sampel 20 orang, teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan analisa data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian didapatkan bahwa frekuensi nyeri menstruasi pada remajasebelum diberikan pijat minyak lavender diasrama Green Dormitory dengan nilai rata-rata score frekuens nyeri 4,6, standar devisiasi 0,94 standar error 0,21 sesudah frekuensi nyeri dengan nilai rata-rata score frekuensi nyeri menstruasi 3,2, standar devisiasi 0,83 standar error 0,18. Disarankan remaja yang mengalami_ nyeri menstruasi untuk menggunakan minyak lavender pada hari pertama sampai ketiga, karena minyak lavender efektif untuk mengurangi nyeri menstruasi.Kata Kunci : Pijat, minyak lavender, nyeri menstruasi
PENETAPAN KADAR KADMIUM (Cd) PADA WORTEL YANG DITANAM DI DAERAH LIWA SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM DETERMINATION OF CADMIUM CONTENT IN CARROTS GROW IN THE AREA OF LIWA WITH ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY
Nofita Nofita;
Annisa Primadiamanti
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.753 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2786
Wortel sering kali diberi pestisida dan pupuk kimia agar hasil panen bagus dankualitasnya baik. Pupuk dan pestisida yang digunakan secara berlebihan akanmenjadi sumber cemaran logam berat seperti kadmium (Cd)bagi wortel tersebut.Badan Standardisasi Nasional telah menetapkan batas maksimum cemaran kadmium dalam sayuran berupa umbi yaitu 0,2 mg/kg.Toksisitas kronis Cd bisa merusak sistem fisiologis tubuh, antara lain sistem urinaria, respirasi, sirkulasi darah dan jantung, juga mengakibatkan kerapuhan tulang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai penetapan kadar kadmium pada wortel yang ditanam di daerah Liwa_ secara spektrofotometri serapan atom dengan tujuan untuk mengetahui apakah kadar kadmium dalam wortel didaerah tersebut memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh badan standardisasi nasional.Metode spektrofotometri serapan atom dalam analisis logam memiliki beberapa keunggulan yaitu akurat, sensitif dan cepat. Sebelum dapat dianalisis terlebih dahulu dilakukan preparasi sampel, sampel diubah menjadi abu menggunakan tanur pada suhu 250°C sampai 500°C agar zat organik yang terdapat dalam sampel dapat lebur dan tersisa logam yang akan dianalisis. Abu putih hasil preparasi kemudian dilarutkan dengan HNO; 1%.Setelah itu larutan sampel dapat langsung dianalisis menggunakan spektrofotometri serapan atom. Dari hasil penelitian kadar rata- rata kadmium dalam wortel A sebesar 0,0338 mg/kg dan wortel B sebesar 0,0348 mg/kg. Maka dapat disimpulkan kadar kadmium dari wortel yang ditanam di Daerah Liwa memenuhi persyaratan yaitu kurang dari 0,2 mg/kg.Kata kunci: Kadmium (Cd), Logam Berat, Spektrofotometri Serapan Atom, Wortel
PERBANDINGAN KADAR FUROSEMIDA PADA SEDIAAN TABLET GENERIK DAN NAMA DAGANG SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV
Ade Maria Ulfa;
Nofita N;
Ni Made Novi Puspitawati
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (555.896 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2791
Adanya anggapan masyarakat yang cenderung menilai kualitas obat deganmelihat harganya, dimana obat nama dangan harganya lebih mahal memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan obat generik yang relatif lebih murah. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan kadar furosemid dalam sediaan tablet generik dan nama dagang. Furosemid adalah turunan sulfonamida merupakan diuretika kuat yang memiliki fungsi utama untuk memobilisasi cairan edema. Obat ini banyak digunakan pada penyakit hipertensi dan gagal jantung. Tujuan analisis ini untuk mengetahui kadar furosemid dalam sediaan tablet generik dan nama dagang memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia Edisi IV atau tidak, yaitu tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0%. Serta untuk membandingkan kadar furosemid dalam sediaan generik dan nama dagang.. Perbandingan kadar furosemid ini dilakukan secara Spektrofotometri Ultraviolet kemudian dilanjutkan analisa data dengan menggunakan uji t. Hasil analisa menunjukkan bahwa kadar yang didapat dari tablet furosemid generik dan nama dagang masing-masing adalah 98,78% dan 101,69%. Kadar furosemid yang diperoleh melalui penetapan kadar kemudian duiji signifikannya dengan menggunakan uji statistic, yaitu uji t. dari uji diperoleh toercobaan
PENETAPAN KADAR SIKLAMAT PADA MINUMAN SERBUK RASA JERUK YANG DIJUAL DI MINI MARKET RAJA BASA BANDAR LAMPUNG SECARA GRAVIMETRI
Gusti Ayu Rai S.R.;
Syaifuloh S
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (511.855 KB)
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2787
Minuman serbuk bisa diartikan sebagai produk pangan yang berbentuk butiranserbuk atau tepung yang penggunanya mudah larut dalam air dingin dan air panas.Dalam proses pembuatan minuman serbuk, salah satu pemanis sintetis yang seringditambahkan produsen adalah siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikadar sikamat pada minuman serbuk rasa jeruk memenuhi Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88 yaitu 3 g/kg perbahan. Sampel siklamat yang digunakan untuk penelitian yaitu dari minuman serbuk rasa jeruk yang dijual di mini market Raja Basa Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode gravimetri secara kualitatif dan kuantitatif. Untuk kualitatif gravimetri yaitu siklamat pada suasana asam akan diuraikan oleh NaNO,, dan dengan penambahan BaCl, akan membentuk BaSO, yang berwarna putih, dimana adanya endapan putih menunjukkan bahwa_ sampel mengandung siklamat. Kuantitatif gravimetri dimana adanya endapan putih yang terbentuk setara dengan kadar siklamat dalam sampel. Hasil uji kualitatif terhadap 4 (empat) sampel terdapat semua sampel positif mengandung siklamat. Hasil uji kuantitatif kadar rata-rata siklamat dalam minuman serbuk terhadap 4 (empat) sampel yaitu A = 2,807 g/kg B = 6,4561 g/kg C = 6,7368 g/kg D = 12,3508 g/kg.Dari hasil yang diperoleh 4 (empat) sampel menunjukan bahwa kadar siklamatpada minuman serbuk hanya 1 (satu) sampel memenuhi persyaratan Permenkes RINo. 722/MenKes/Per/IX/88 tentang batasan penggunaan bahan tambahan panganuntuk minuman ringan yaitu tidak melebihi 3 g/kg perbahan.Kata kunci : minuman serbuk, siklamat, gravimetric
PERHITUNGAN JUMLAH BAKTERI COLIFORM PADA ES KRIM PUTER YANG DIJUAL SEKITAR WILAYAH RAJABASA BANDAR LAMPUNG DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER (MPN)
Agustina Retnaningsih;
Annisa Primadiamanti;
Dwi Mentari
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2792
Es krim puter merupakan makanan jajanan yang dibuat dengan cara diputardengan bahan dasar nya yaitu santan. Oleh karena proses pembuatannya dilakukansecara tradisional, sehingga aspek higienitas sering terabaikan. Hal ini yangmenyebabkan adanya pencemaran bakteri Coliform. Coliform digunakan sebagaiindikator adanya polusi kotoran dan kondisi sanitasi yang tidak baik terhadap air,makanan, susu dan produk-produk susu. Adanya bakteri Coliform didalam minumanatau makanan menunjukkan kemungkinan adanya mikroorganisme yang bersifatenteropatogenik yang berbahaya bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini dilakukanuntuk bertujuan untuk mengetahui jumlah bakteri Coliform pada es krim puter yangdijual sekitaran wilayah Rajabasa Bandar Lampung. Pengujian dilakukan denganmetode Most Probable Number (MPN). Prinsip dari metode ini yaitu pertumbuhanbakteri Coliform yang ditandai dengan terbentuknya gas dalam tabung durham.Pengujian ini menggunakan media cair Lactose Broth dan Brilliant Green Lactose Bile Broth. Sampel penelitian ini adalah es krim puter yang diambil dari 5 pedagang es krim puter. Dari kelima sampel yang diambil positif tercemar Coliform dimana bakteri Coliform melebihi persyaratan SNI 03-7388-2009 yaitu Coliform tidak lebih dari 3 APM/g.Kata Kunci : Most Probable Number (MPN), es krim puter, Coliform, perhitunganjumlah bakteri