cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2" : 7 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DENGAN SISTEM HIDROPONIK SUBSTRAT Blasius Tresko Frasetiawan; Setia Budi; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62288

Abstract

Faktor yang mempengaruhi sistem produksi tanaman adalah larutan nutrisi yang menjadi penentu penting dalam menentukan hasil dan kualitas tanaman. Pemberian nutrisi dalam budidaya hidroponik harus memperhatikan konsentrasi yang diaplikasikan terhadap tanaman. Pemilihan konsentrasi perlu dilakukan untuk mendapatkan konsentasi yang tepat yang dapat dilakukan melalui pengujian di lapangan menggunakan sistem hidroponik substrat agar mengetahui konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem hidroponik substrat. Untuk mendapatkan konsentrasi AB Mix yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem hidroponik substrat. Untuk mengetahui hubungan korelasi antara variabel pengamatan terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem hidroponik substrat.Penelitian ini dilaksanakan di Green House Aloe Vera Center, Jl. Budi Utomo No. 29, Siantan Hulu, Pontianak, Kalimantan Barat. Waktu penelitian ini berlangsung pada tanggal 04 April – 29 Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian nutrisi AB Mix yang terdiri dari 5 perlakuan, masing-masing perlakuan dilakukan ulangan sebanyak 4 kali dan setiap perlakuan terdapat 5 sampel tanaman sehingga terdapat 100 satuan percobaan. Perlakuan konsentrasi yang dimaksud adalah sebagai berikut: a0 = AB Mix Good Plant = 1000 ppm (kontrol), a1 = AB Mix BL = 800 ppm, a2 = AB Mix BL = 1000 ppm, a3 = AB Mix BL = 1200 ppm, a4 = AB Mix BL = 1400 ppm. Variabel yang diamati sebagai berikut: tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), berat segar bunga/krop (g), dan diameter krop (cm).Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi AB Mix dapat meningkatkan pertumbuhan kubis bunga pada variabel tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 2, 3, dan 4 MST, serta berat kering tanaman. Konsentrasi nutrisi AB Mix Good Plant 1000 ppm (kontrol) dan AB Mix BL 1000 ppm memberikan hasil terbaik pada berat segar bunga/krop tanaman kubis bunga. Hasil korelasi pengaruh AB Mix antara variabel diameter krop dan berat segar bunga/krop menunjukan hubungan korelasi yang tinggi dengan nilai analisis pearson sebesar 0,684. Hubungan kedua variabel juga signifikan dilihat dari angka signifikasi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,001.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS Hydrila verticillata L. DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH ALUVIAL Bambang Irawan; Asnawati Asnawati; Darussalam Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.63135

Abstract

Tanaman kailan (Brassica oleraceae var. acephala) mempunyai manfaat sebagai bahan makanan sayuran yang bergizi baik. Meningkatkan pada produksi tanaman kailan dapat dilakukan dengan ekstensifikasi salah satunya pada tanah aluvial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis interaksi yang terbaik dari kompos Hydrila verticillata L. dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Jl. Selat Panjang Desa Mega Timur. Penelitian ini dilaksanakan dari 04 Oktober - 24 November 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah pupuk kompos Hydrila verticillata L. sebanyak 3 taraf. Faktor kedua adalah pupuk urea sebanyak 3 taraf. Adapun kedua faktor dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: faktor pertama yaitu bahan organik kompos Hydrila verticillata L. (k): k1 = 30 ton/ha kompos Hydrila verticillata L. (450 g/polybag), k2 = 40 ton/ha kompos Hydrila verticillata L. (600 g/polybag) dan k3 = 50 ton/ha kompos Hydrila verticillata L. (750 g/polybag). Faktor kedua yaitu pupuk nitrogen (n): n1 = 150 kg/ha setara dengan 2,25 g/polybag, n2 = 200 kg/ha setara dengan 3,00 g/polybag dan n3 = 250 kg/ha setara dengan 3,75 g/polybag. Variabel penelitian meliputi volume akar, berat kering tanaman, jumlah daun, klorofil daun, luas daun dan berat segar tanaman.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompos Hydrila verticillata L. dan pupuk nitrogen berinteraksi tidak nyata dalam mempengaruhi pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah aluvial. Pemberian kompos Hydrila verticillata L. 40 ton/ha dan pupuk nitrogen 150 kg/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kailan di tanah aluvial.
PENGARUH KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP KECEPATAN TUMBUH BIBIT NANAS ASAL SETEK BATANG PADA MEDIA TANAM PMK Yohanes Ronaldi; Agustina Listiawati; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.61996

Abstract

Nanas merupakan salah satu tanaman daerah tropis yang tumbuh di Kalimantan Barat pada lahan gambut. Perbanyakan tanaman nanas secara setek batang masih jarang dilakukan. Hal ini dikarenakan proses pertumbuhannya sangat lambat sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan bibit dalam waktu singkat, sehingga memerlukan hormon auksin dan sitokinin untuk mempercepat pertumbuhan setek asal batang nanas. Salah satu tanaman yang banyak mengandung auksin dan sitokinin adalah air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi air kelapa yang terbaik terhadap pertumbuhan setek asal batang nanas pada media tanam PMK. Penelitian ini dilaksanakan pada Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan faktor pemberian konsentrasi air kelapa yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan setiap taraf perlakuan diulang sebanyak 5 kali, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel setek tanaman sehingga total tanaman keseluruhan berjumlah 120 unit setek tanaman. Variabel yang diamati yaitu waktu muncul tunas, persentase setek hidup, jumlah tunas, jumlah daun dan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi air kelapa memberikan pengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan setek asal batang nanas pada media tanam Podsolik Merah Kuning.
PENGARUH BOKASI KULIT NANAS DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH ALUVIAL Parmiati Parmiati; Surachman Surachman; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62876

Abstract

Peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman terung pada tanah aluvial dengan pengaplikasian bokasi kulit nanas dan pupuk NPK yang dapat membantu dalam meningkatkan kualitas tanah secara fisik, kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi bokasi kulit nanas dan pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatk pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Sepakat II Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, yang berlangsung dari 19 April sampai 14 Juli 2022. Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama pemberian bokasi kulit nanas yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah pupuk NPK dengan 3 taraf perlakuan. Masing- masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Faktor pertama yang dimaksud adalah 10, 20 dan 30 ton/ha, faktor yang kedua yaitu 400,  300 dan 200 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu volume akar, tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman, berat buah perbuah, panjang buah dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi yang nyata antar pemberian bokasi kulit nanas dan pupuk NPK terhadap hasil tanaman terung pada tanah aluvial.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG SAPI DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA HIJAU PADA TANAH ALUVIAL Veronika Tika; Eddy Santoso; Basuni Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62075

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu komoditi sayuran hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat. Selada banyak dipilih oleh masyarakat karena tekstur dan warna yang membuat penampilan makanan menjadi menarik sehingga mampu menambah selera makan. Pupuk kandang sapi dapat memperbaiki sifat fisik tanah, seperti menggemburkan tanah, meningkatkan porositas, aerasi, dan mikroorganisme tanah, sehingga akar didalam tanah dapat berkembang dengan baik. Pupuk urea berfungsi sebagai penyuplai unsur N bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik kombinasi pupuk kandang sapi dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada hijau pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 15 Agustus 2022 - 17 September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang menggunakan faktor tunggal yaitu kombinasi pupuk kandang sapi dan pupuk Urea (P). Terdapat 4 taraf yang terdiri dari 6 ulangan dan 4 sampel tanaman pada setiap perlakuan sehingga total keseluruhan ada 96 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut P1 0 ton + 300 kg/ha, P2 10 ton + 200 kg/ha, P3 20 ton + 100 kg/ha, P4 30 ton + 0 kg/ha. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat segar tanaman, dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi pupuk kandang sapi 10 ton/ha dengan urea 200 kg/ha memberikan dosis terbaik terhadap berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Sedangkan terhadap volume akar, tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman memberikan respon yang sama pada tanaman selada hijau.
ANALISIS SIFAT FISIKA TANAH PADA DUA KELAS LERENG DI KEBUN KARET DESA MANGGALA KECAMATAN PINOH SELATAN KABUPATEN MELAWI Vallensiana Vallensiana; Tino Chandra; Junaidi Junaidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.63519

Abstract

Sifat fisika tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman sangat berkaitan dengan pengelolaan tanaman yang tumbuh diatasnya. Sistem olah tanah juga turut mempengaruhi sifat-sifat fisika tanah. Lereng yang semakin curam dan semakin panjang akan meningkatkan kecepatan aliran permukaan dan volume air permukaan semakin besar, sehingga tanah yang diangkut akan lebih banyak. Meningkatnya erosi menyebabkan penurunan kualitas sifat fisika tanah yang dicirikan dengan terjadinya pemadatan tanah yang mengakibatkan porositas dan kadar air tanah menurun. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis sifat fisika tanah pada lahan berlereng di kebun karet. Penelitian ini bertujuan  mengidentifikasi dan menganalisis sifat fisika tanah pada kelas lereng datar (0-3%) dan miring (15-30%) di kebun karet Desa Manggala Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi. Penentuan titik pengamatan dilakukan dengan metode grid diagonal 5 titik setiap lahan. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Hasil uji-t pada kelas lereng datar dan miring parameter yang berbeda nyata adalah teksur tanah fraksi pasir, bobot isi tanah, kadar air kapasitas lapangan, porositas tanah, permeabilitas tanah dan kemantapan agregat tanah kedalaman 0-30 cm, sedangkan yang tidak berbeda nyata adalah tekstur tanah fraksi debu dan liat, kemantapan agregat kedalaman 30-60 cm.
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL Christin Clarissariyani; Agustina Listiawati; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62056

Abstract

Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumbuh, maka diperlukan hormon tambahan untuk merangsang pertumbuhan akar yaitu hormon auksin. Budidaya setek jambu kristal tidak hanya memerlukan hormon, tetapi bergantung juga kepada media. Media tanam untuk budidaya setek sangat berperan untuk perkembangan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ZPT dan komposisi media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan setek jambu kristal. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak (19 Agustus – 16 November 2022). Metode Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Split Plot yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam (m) sebagai main plot dan konsentrasi ZPT (k) sebagai sub plot dengan 9 taraf perlakuan ZPT dan media tanam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman sampel. Komposisi media tanam dan konsentrasi ZPT (ppm) yang diberikan yaitu m1k1=media tanam 2:1:2 dan 100 ppm; m1k2=media tanam 2:1:2 dan 200 ppm; m1k3=media tanam 2:1:2 dan 300 ppm; m2k1=media tanam 2:1:1 dan 100 ppm; m2k2=media tanam 2:1:1 dan 200 ppm; m2k3=media tanam 2:1:1 dan 300 ppm; m3k1=media tanam 2:2:1 dan 100 ppm; m3k2= media tanam 2:2:1 dan 200 ppm; m3k3= media tanam 2:2:1 dan 300 ppm. Variabel yang diamati meliputi persentase setek hidup, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar, dan pertambahan panjang setek. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ZPT 100 ppm-300 ppm yang digunakan dalam penelitian ini belum mempengaruhi pertumbuhan setek jambu kristal sampai akhir penelitian. Belum munculnya akar pada tanaman setek jambu kristal membuat komposisi media tanam belum bisa menampakkan pengaruhnya pada penelitian ini. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7