cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 103 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018" : 103 Documents clear
PENGARUH PERLAKUAN BIOCHAR TERHADAP RETENSI FOSFOR PADA TANAH PASCA PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN KELURAHAN ROBAN KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH KOTA SINGKAWANG Levinda Sutarman Sulakhudin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25186

Abstract

Satu diantara kendala tanah pasca penambangan emas tanpa izin (PETI) dijadikan lahan pertanian adalah kesuburan tanah yang rendah. Beberapa sifat kimia tanah pasca PETI yaitu rendahnya pH , KTK, dan retensi hara tanah. Sifat kimia tanah pasca PETI dapat diperbaiki melalui pemberian amelioran, seperti biochar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biochar dari ampas tebu terhadap retensi unsur hara P pada tanah pasca penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang. Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal yanag disusun dalam rancangan acak lengkap. Perlakuan biochar terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa biochar (B0), biochar (B1), biochar yang diperkaya Ca (B2). Hasil penelitian menunjukan biochar mampu meningkatkan pH, kapasitas tukar  kation (KTK), kadar air, P-tersedia dan P-total tanah. Biochar yang diperkaya Ca mampu meretensi unsur hara P pada lapisan tanah lebih banyak dibandingkan biochar tanpa diperkaya Ca.Kata Kunci : Biochar ampas tebu, Pelindian, Retensi P, Tanah pasca PETI.
HUBUNGAN ANTARA BAURAN PEMASARAN DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN GULAKU PADA PASAR SWALAYAN DI KOTA PONTIANAK YUNNI AFRIANI; NOVIRA KUSRINI; KOMARIYATI KOMARIYATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25106

Abstract

ABSTRACTSugar is one of the nine essential staples which societies need everyday start from children to adult. Sugar is an additional sweetner for both food and drink that not replaceable. So in consuming, people tend to choose good quality sugar. Of societies, the sugar in package give better quality than bulk sugar. Gulaku is one of the societies frusted sugar product in completing daily needs, so Gulaku listed three times as Top Brand Award start from 2014 to 2016. This research aims to analyze the relationship of marketing mix including product, price, distribution and promotion towards the decision in purchasing Gulaku product on supermarket in Pontianak. This research was conducted by using Rank Spearman Correlation Analysis and SPSS version 18. The results show that the overall attributes of the marketing mix (product, price, distribution and promotion) indicate a relationship with the purchase decision. Of the four most important attributes of marketing mix considered or showing strong relationships are product and promotion. Keywords : Relationship,Marketing mix, Gulaku and Purchasing DecisionsABSTRAKGula pasir adalah salah satu dari Sembilan bahan pangan pokok yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat dari mulai anak-anak hingga orang dewasa. Gula pasir  merupakan bahan pemanis tambahan utama baik untuk makanan maupun minuman yang tidak tergantikan sehingga dalam mengkomsumsi gula pasir masyarakat lebih memperhatikan dan memilih gula pasir dengan kualitas yang baik. Dimata masyarakat gula pasir kemasan lebih memberikan kualitas gula pasir yang lebih baik dibandingkan gula pasir curah. Gula pasir merek Gulaku adalah gula pasir yang dipercayai konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari- harinya sehingga gulaku tercatat sebagai Top Brand Award selama tiga tahun berturut - turut mulai dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, distribusi dan promosi dengan keputusan pembelian Gulaku pada pasar swalayan di Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi rank spearman dengan bantuan SPSS versi 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan atribut bauran pemasaran yang paling dipertimbangkan atau menunjukkan hubungan yang kuat adalah produk dan promosi. Kata Kunci : Hubungan, Bauran Pemasaran, Gulaku dan Keputusan Pembelian
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SAYURAN LOKAL DI PASAR MODERN KOTA PONTIANAK APRILINA EMI; ERLINDA YURISINTHAE; ABDUL HAMID A YUSRA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam keputusan pembelian produk sayuran lokal di Pasar Modern Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai 100 responden secara purposive dengan purposive sampling kemudian data tersebut di analisis dengan menggunakan analisis konjoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan 12 dari 13 atribut keputusan pembelian berpengaruh positif terhadap produk sayuran lokal.  Atribut yang memberikan pengaruh paling besar adalah letak lokasi  . Bagian dari atribut keputusan konsumen  yang paling dipertimbangkan adalah manfaat sayuran untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, harga yang sesuai dengan kuantitas sayur, tujuan mengkonsumsi sayur sebagai pelengkap makanan, letak lokasi dekat dengan rumah sendiri, kenyamanan tempat dengan kebersihan yang terjaga, frekuensi pembelian satu kali dalam seminggu. Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Sayuran, Analisis Konjoin.
THE EFFECTIVENESS OF NEEM OIL Azadirachta indica AGAINST Plutella xylostella LEAF CATERPILLAR ON CABBAGE PLANTS YULIUS KUNANG; Edy Syahputra; Sarbino Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26268

Abstract

ABSRTACT               Increased production of cabbage plants is often faced with pest problems. Leaf caterpillar Plutella xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae) is a major pest of cabbage plants and if not controlled can decrease both the amount and quality. The use of botanical insecticides is an alternative to controlling        P. xylostella insect pests. This study aims to evaluate the effectiveness of neem oil on P. xylostella pests on cabbage plants. The research was conducted in Subdistrict Rasau Jaya, District Kubu Raya, for 4 months. The research design using Randomized Block Design with 8 treatments and 4 replications. The treatment consisted of 5 levels of neem oil concentration, 2 levels of synthetic insecticides and control. Data analysis using ANOVA was continued by Duncan Mutiple Range Test at 5%. The results showed that the efficacy of neem oil with concentrations of 5, 10, 20, 30 and 40 ml / l of water against (population of         P. xylostella larvae and damage caused by P. xylostella) after application of (76,1% and 43,1%), (66,1% and 23,7%), (66,4% and 31,2%), (68,2% and 22,8%), and (76,2% and 56,5%). Neem oil at concentrations of 20, 30 and 40 ml / l of water exhibit phytotoxicity symptoms.Key words: effectiveness, botanical insecticides, cabbage, neem oil, P. xylostella.
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PADI LOKAL MENGGUNAKAN POLYETHYLENE GLYCOL Bismindar, Bismindar; Sulistyowati, Henny; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benih padi merupakan benih yang cepat mengalami kemunduran kualitas seiring dengan lamanya penyimpanan sehingga menurunkan daya berkecambahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PEG yang terbaik untuk peningkatan viabilitas benih padi lokal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktor tunggal yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu: k0 = tanpa PEG, k1 = PEG dengan konsentrasi 1 %, k2 = PEG dengan konsentrasi 2,5 %, k3 = PEG dengan konsentrasi 4 %, k4 = PEG dengan konsentrasi 5,5 %. Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Setiap sampel menggunakan 50 benih padi yang disusun dalam gulungan kertas merang. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air benih (%), daya berkecambah benih (%), indeks vigor (%), keserempakan tumbuh (%), dan kecepatan tumbuh (%/etmal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi PEG yang paling efektif yaitu 1 % dengan rata ? rata indeks vigor 77,20 %, dan kecepatan tumbuh 24,17 %.Kata kunci: padi, polyethylene glycol, viabilitas.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGGILINGAN PADI (Oryza Sativa L) DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Retno Muntarsih; Erlinda Yurisinthae; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26240

Abstract

This study aims to analyze the financial feasibility level of rice milling business and to analyze the sensitivity of rice milling business in Simpang Tiga Village, Sukadana sub-district, Kayong Utara Districk. This research was conducted in 3 sub-villages namely Siduk Hamlet as much as 3 units, 2 units of Semanai Hamlet and 2 units of Dusun Parit Bugis. The population in this research is 7 rice milling business and all become the research sample chosen purposive (intentionally). The analytical method used is with the investment criteria (NPV, Net B / C, IRR, and PP) and sensitivity analysis. The results showed that the rice mill business is feasible to run financially because the value of NPV is Rp. 218.709.133, IRR ranges 79%, Net B / C Ratio of 3,4, and PP ranges from 1 years 7 months. Result of sensitivity analysis showed that rice milling business did not affect to increase of operational cost 3,68% and decrease of benefit equal to 3,86%.
PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI VARIETAS PAKCOY PADA KOMBINASI AB-MIX DAN POC DAUN LAMTORO SECARA HIDROPONIK SINA SINA; SETIA BUDI; NURJANI NURJANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.799 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26354

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI VARIETAS PAKCOY PADA KOMBINASI AB-MIX DAN POC DAUN LAMTORO SECARA HIDROPONIK Sina (1), Setia Budi (2), Nurjani (3)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpurae-mail : deforessina123@gmail.com ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi nutrisi AB–MIX dan Pupuk Organik Cair daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy. Penelitian dilaksanakan di rumah plastik yang berada di Gang. Citra Perdana Jalan Perdana Kelurahan Bansir Darat Pontianak Tenggara Kota Pontianak. Waktu Penelitian dari tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan 6 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan  metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor  perlakuan yaitu  kombinasi AB-MIX dan POC daun lamtoro. Perlakuannya (l0)100% AB-MIX, (l1)100% AB-MIX + POC daun lamtoro 10 ml/L air, (l2)75% AB-MIX + POC daun lamtoro 10 ml/L air, (l3)50% AB-MIX + POC daun lamtoro 10 ml/L air, (l4)75% AB-MIX + POC daun lamtoro 20 ml/L air, (l5)50% AB-MIX + POC daun lamtoro 20 ml/L air. Perlakuan  diulang sebanyak 4 kali Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, volume akar, berat segar bagian atas tanaman, luas daun dan berat kering tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi nutrisi AB-MIX dan POC daun lamtoro berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, berat segar bagian atas tanaman, dan luas daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap variabel volume akar dan berat kering tanaman. Nilai rerata setiap perlakuan menunjukan penurunan dan belum bisa lebih baik dari kontrol 100% nutrisi AB-MIX.  Kata kunci : hidroponik, nutrisi AB-MIX, POC daun lamtoro, sawi pakcoy
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE PEMBIBITAN mardiansyah mardiansyah; Tantri Palupi; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.997 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25222

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok di Indonesia yang kebutuhannya selalu meningkat. Peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan usaha ekstensifikasi pada lahan marginal salah satunya lahan pasang surut perlu dilakukan dikarenakan lahan produktif semakin berkurang. Permasalahan utamanya pada lahan pasang surut adalah pertumbuhan tanaman mengalami gangguan akibat cekaman salinitas. Penggunaan varietas toleran terhadap cekaman salinitas. Varietas padi toleran mampu tumbuh dengan baik dibanding varietas padi peka cekaman salinitas.Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon varietas padi lokal yang toleran terhadap cekaman salinitas pada fase pembibitan. Penelitian dimulai dari bulan September sampai November 2017 bertempat di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yaitu 10 varietas padi (8 varietas padi lokal dan 2 varietas padi unggul). Perlakuan yang digunakan adalah A=Tamsere, B=Ketumbar, C=Kristan, D=Asmo, E=Ringkak Semut, F=Banjar, G=Brantas, H=Dewi Ratih, I=Cisadane Dan J=Ciherang. Variabel pengamatan terdiri dari skoring toleransi bibit secara visual terhadap kerusakan daun serta pengamatan karakteristik agronomi bibit yaitu tinggi bibit (cm), panjang akar (cm), jumlah anakan (batang), berat kering tajuk (g) dan berat kering akar (g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tamsere, Ketumbar, Kristan, Asmo, Ringkak Semut, Banjar, Brantas dan Cisadane termasuk kategori toleran dan varietas Dewi Ratih dan Ciherang termasuk kategori moderat toleran berdasarkan skoring menggunakan standar evaluasi dari IRRI (2003).
Diversity of Arthropods in Soybean Crops (Glycine max L. Merill) with Insecticidal Treatment Madjidi, Madjidi; Ramadhan, Tris Haris; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSRTACTOne of the main obstacles to increasing soybean production is the presence of pest attacks that can reduce yields by up to 80%. Efforts to control pests on soybean plants are generally still rely on the application of synthetic insecticides in a way that is not wise, resulting in negative impacts for agroecosystems, especially the decline in arthropod diversity that plays a role in maintaining the stability of ecosystems against pest attacks. The purpose of this study is to explore the level of diversity and the presence of arthropods in insecticide controlled soybean crops. The study was conducted in Rasau Jaya 2 sub-district, Kubu Raya District, and Plant Pest Laboratory of Agriculture Faculty of Tanjungpura University for 4 months from June to September 2017. This study used Randomized Block Design consisting of 2 types of insecticide treatment with 4 replications that is insecticide Sipermetrin (0.25 ml/l, 0.50 ml/l, 0.75 ml/l, 1.00 ml/l of concentrations) and Profenofos (0.25 ml/l, 0.50 ml/l, 0.75 ml/l, 1.00 ml/l, 1.50 ml/l, and 2.00 ml/l of concentrations). The results showed that in general the diversity of arthropods in soybean plants was high, with total arthropods found as many as 3,297 individuals, 9 orders, 53 families, and 89 species. The highest decrease of diversity after application was found in the treatment of insecticide containing Sipermetrin with concentration 0.50 ml/l with value of H '= 2,085 and Profenofos with concentration 1.00 ml/l with value H' = 2,135. Keywords: Arthropod Diversity, Insecticide, Pest Attack.
ANALISIS HARGA POKOK LADA PUTIH DAN LADA HITAM DI DESA KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT WALDI, WALDI; KUSRINI, NOVIRA; KURNIATI, DEWI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPepper farmers are said to earn income if they can produce in large quantities. The selling price in effect has a considerable difference with the costs incurred by farmers. The amount of costs incurred to produce goods plus other costs until the goods are marketed is called the cost of goods. The calculation of cost of production is useful to: determine the selling price, monitor the realization of production costs, calculate profit or loss. The purpose of this research is to know the cost of White Pepper and Black Pepper Per kilogram Ni Sungai Palah village of Galing subdistrict Sambas regency  West Borneo and to know the income earned by farmers from the result of White Pepper and Black Pepper in Sungai Palah village, Galing subdistrict, Sambas regency West Borneo. The Implementation of the research was conducted from December 2016 until January 2017. The research method was conducted using survey method.The results showed the average cost of production for white pepper was Rp 7,445 while the average cost of production for black pepper was Rp 7.610 so it can be concluded the total production cost and the amount of pepper production affects the cost of production. Based on the result of average analysis of total income, it was known that the average income of pepper farm in Sungai Palah Village for white pepper was Rp. 61,897,850, while the income of pepper farm in Sungai Palah Village for white pepper was Rp. 1.941.468, so it can be concluded that the greater the amount of production obtained, then the income is also higher. Keywords: Cost of Production, Pepper Farming, Full Costing MethodABSTRAKPetani lada dikatakan memperoleh pendapatan apabila dapat memproduksi dalam jumlah yang banyak. Harga jual berlaku mempunyai selisih yang cukup besar dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh petani. Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang ditambah biaya lain-lainnya hingga barang tersebut dipasarkan disebut harga pokok. Perhitungan harga pokok produksi bermanfaat untuk: menentukan harga jual, memantau realisasi biaya produksi, menghitung laba atau rugi. Tujuan penelitian untuk mengetahui  harga pokok Lada Putih dan Lada Hitam perkilogram, di Desa Sungai Palah Kecamatan Galing Kabupaten Sambas Kalimantan Barat dan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh petani dari hasil usaha tani Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Sungai Palah Kecamatan Galing Kabupaten Sambas Kalimantan barat. Pelaksanaan penelitian dilakukan dari Desember 2016 sampai dengan Januari 2017. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan menggunakan metode survey.Hasil penelitian menunjukan rata-rata harga pokok produksi untuk lada putih adalah sebesar Rp 7.445 sedangkan rata-rata harga pokok produksi untuk lada hitam adalah  sebesar Rp 7.610 sehingga dapat disimpulkan total biaya produksi dan jumlah hasil produksi lada mempengaruhi besarnya harga pokok produksi. Berdasarkan hasil analisis rata-rata pendapatan total diketahui rata-rata pendapatan usaha tani lada di Desa Sungai Palah untuk lada putih adalah sebesar Rp. 61.897.850, sedangkan pendapatan usaha tani lada di Desa Sungai Palah untuk lada putih adalah sebesar Rp. 1.941.468, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar jumlah produksi yang diperoleh, maka pendapatan yang diperoleh juga semakin tinggi.Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Usaha Tani Lada, Metode Full Costing

Page 1 of 11 | Total Record : 103