cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 103 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 103 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium sp PADA FASE REMAJA Hartati, Tati; Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sangat kaya dengan jenis dan varietas tanaman hortikultura, salah satunya yaitu tanaman anggrek. Anggrek berpotensi baik untuk dikembangkan, akan tetapi perkembangan produksi anggrek di Kalimantan Barat masih relatif rendah. Tanaman anggrek memerlukan waktu lama untuk memproduksi bunga dari hasil silangan, maka perlu adanya pemberian pupuk sebagai penyedia hara untuk pertumbuhan, perkembangan dan pembungaan.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi pupukdaun yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium sp pada fase remaja. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan lama penelitian 3 bulan. Dilaksanakan pada tanggal 12 September 2017 sampai 12 Desember 2017.Penelitian ini menggunakan metode eksprimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri satu faktor yaitu pupuk daun dengan 5 taraf konsentrasi dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel, sehingga jumlah total keseluruhan populasi adalah 75 tanaman. Variabel pengamatan meliputi pertambahan panjang daun, pertambahan lebar daun, pertambahan jumlah anakan dan pengamatan lingkungan. Pemberian konsentrasi pupuk Hyponex Hijau pada semua variabel pengamatan tanaman anggrek Dendrobium sp menunjukan respon yang sama dengan pemberian konsentrasi 1-3 g/l sehingga tidak terdapat konsentrasi terbaik, namun 1 g/l merupakan konsentrasi yang efektif.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH TERHADAP BERBAGAI DOSIS BIOCHAR TONGKOL JAGUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Suhartarto, Agung
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis biochar tongkol jagung yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah  pada tanah PMK. Penelitian ini dimulai dari 31 Mei sampai 22 September 2018. Penelitian dilaksanakan di Jl.Purnama Agung VII, Komplek Pondok Agung Permata, Kelurahan Pari tokaya, Pontianak Selatan. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (b1) 400 g/polybag, (b2) 800 g/Polybag, (b3) 1200 g/polybag, (b4) 1600 g/polybag dan (b5) 2000 g/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah Volume Akar (cm3), Jumlah Klorofil Daun (Spad Unit), Luas Daun (cm2), Berat Kering Tanaman (g), Jumlah Polong per Tanaman (Polong), Berat Biji Kering per Tanaman (g), dan Berat 100 Biji Kering (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah yang terbaik ditunjukkan dengan pemberian biochar tongkol jagung dengan dosis 800 g/polybag.Kata kunci: biochar tongkol jagung, kacang tanah, tanah pmk
Resistance Test of Several Types of Local Rice to Fe Stress in the Nursery Phase NURHAYATI, NURHAYATI; Ir.Rini Susana,M.Sc, Ir.Rini Susana,M.Sc; Dr.Tantri Palupi,SP.,M.Si, Dr.Tantri Palupi,SP.,M.Si
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurhayati (1) ,Rini Susana (2) , Tantri Palupi (2)(1) Students of the Faculty of Agriculture and(2) Lecturer at the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University PontianakEmail: nurhayatiaya099@gmail.com ABSTRACT  Efforts to increase rice production include being able to use marginal land. One marginal land that can be used is tidal land that has not been used optimally to meet national food needs. The main problem in tidal land that is often encountered is the growth of plants experiencing disruption due to iron (Fe) poisoning. To get the type of rice that is suitable to be cultivated on marginal land can be done by using selection on water culture media. This study aims to look at the resistance of several types of local rice that are resistant to Fe stress in the nursery phase. This study began in April until June 2018 in the greenhouse of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The method used was Random Block Design (RBD) Single Factor with one factor, namely 10 types of rice consisting of 2 superior varieties of rice and 8 types of local rice with 3 replications. Each replication consists of 10 plant samples. The treatment in this study used 300 ppm Fe concentration. Observation variables consisted of crop scoring, seedling height, root length, number of leaves, number of tillers, dry weight of shoot and root dry weight. Based on the results of the study it can be concluded that application of Fe with 300 ppm concentration provides very severe stress on all types of rice tested, namely Asmo, Mandiri, Canting, Ringkak Samut, Ketumbar, Banjar, Galo, Dewi Ratih, Ciherang, and Inpara2. Scoring results show that all types of rice very severe leaf damage, the plants become dry and dead. It’s shows that all types of rice tested were not resistant to Fe stress with a concentration of 300 ppm.  Keywords: iron stress, local rice, nursery phase
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN CABAI KERITING PADA TANAH ALUVIAL Erin Dianitami; Patriani Patriani; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28673

Abstract

Tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) merupakan tanaman hortikultura yang banyak diminati dan disenangi masyarakat.Tanaman cabai keriting dapat diusahakan pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah aluvial.Tanah aluvial memiliki sifat yang kurang baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga perlu dilakukan usaha-usaha untuk memperbaiki sifat-sifat tersebut.Salah satunya adalah pemberian bahan organik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk cair kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting pada tanah aluvial dan mendapatkan konsentrasi pupuk cair kulit pisang yang tebaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian belakang Laboratorium  Ekofisiologi Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan lama penelitian 3 bulan November sampai Januari tahun 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdirisatu faktor yaitu POC (pupuk organik cair) kulit pisang dengan 5 tarafkonsentrasidan 5 ulangan.Variabel pengamatan meliputi volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah/tanaman, berat buah/tanaman. Pemberian konsentrasi pupuk organik cair kulit pisang pada semua variable pengamatan tanaman cabai keriting memberikan hasil yang sama terhadap semua variabel pengamatan.
PENGARUH KOMBINASI BIOCHAR DAN AMELIORAN LUMPUR LAUT TERHADAP KETERSEDIAAN UNSUR HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN MELON (Cucumis melo) PADA TANAH GAMBUT Bagus Ajimukti Kepry; Sutarman Gafur; Asrifin Aspan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34224

Abstract

ABSTRAK            Melon merupakan satu diantara komoditas buah-buahan yang banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki berbagai keunggulan rasa yang manis dan warna daging buah yang bervariasai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biochar dan amelioran lumpur laut terhadap ketersediaan unsur hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman melon pada tanah gambut. Penelitian ini merupakan eksperimen polybag dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 3 ulangan, dilakukan 2 unit (set) tanaman sehingga jumlah tanaman sebanyak 42 tanaman. Tanah yang dijadikan bahan penelitian ini adalah tanah gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi biochar dan amelioran lumpur laut berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan pH tanah, N - total, P - tersedia, K dapat dipertukarkan dan tinggi tanaman (cm). Berdasarkan hasil analisis, dapat dilihat bahwa pH tanah pada sebelum perlakuan yaitu 3,26 (sangat masam), setelah diberikan perlakuan rata-rata pH tanah meningkat berkisar 3,74 (sangat masam) - 4,25 (Masam). N - total tanah sebelum perlakuan yaitu 1,94% (sangat tinggi), setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 1,95% – 1,99 % (sangat tinggi). P- tersedia tanah sebelum perlakuan yaitu 151,43 ppm (sangat tinggi), setelah perlakuan meningkat menjadi 161,74 ppm - 337,07 ppm (sangat tinggi). Kalsium dapat dipertukarkan sebelum perlakuan yaitu 0,28 cmol(+) kg-1 (tinggi), setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 0,41 cmol(+)kg-1 (tinggi) - 1,04  cmol(+) kg-1 (sangat tinggi). Tinggi tanaman (cm) 2 MST 10,57  - 12,15, untuk 3 MST 15,51 - 42,65, sedangkan untuk tinggi tanaman 4 MST tidak dapat dilakukan dikarenakan tanaman pada minggu ke-4 mengalami kematian yang disebabkan oleh rendahnya pH pada tanah sehingga unsur hara pada tanah tidak dapat diserap oleh tanaman. Kata kunci : Biochar, Lumpur Laut, Tanah Gambut, Tanaman Melon,
EFFECT OF GIBBERELLINE (GA3) TO GROWTH AND YIELD OF CHERRY TOMATO IN HYDROPONICS SYSTEM Saputra, Rio; Budi, Setia; Susana, Rini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rio Saputra (1), Setia Budi (2), Rini Susana (3)(1) Student at the faculty of Agriculture, Tanjungpura University(2) Lecturers at the Faculty of Agriculture, Tanjungpura Universitye-mail : riosaputragalimg@gmail.com ABSTRACT             The researcs aims to determine the effect of gibberellin (GA3) and obtain the best concentration of gibberellin (GA3) on the growth and yield of cherry tomato with hydroponics system. The research was conducted on Jl. Reformasi. Mathematics, Pontianak West Kalimantan. This researc conducted from 14th December 2017 to 22nd March 2018. The experimental design used in this study was a Completely Randomized Design (CRD) consist of 5 treatment levels each treatment 3 plants,  replicate 5 times so the total 75 plants. The treatment namely g0 = No gibberellin (GA3) g1 = 5 ppm GA3 (50 ppm Gibgro), g2 = 10 ppm GA3 (100 ppm Gibgro), g3 = 15 ppm GA3 (150 ppm Gibgro), g4 = 20 ppm GA3 (200 ppm Gibgro. The variables observed in this study include plant height (cm), number of productive branches (branch), dry weight of plants (g), number of fruits per plant (fruit), fruit weight per plant (g), weight per fruit (g), percentage of harvesting fruit (%). Supporting variables including temperature (0c), humidity (%). The researcs showed that gibberellin significantly affected the dry weight of the plant, the number of fruits per plant and the percentage of finished fruit. The concentration of giberelin (GA3) 5 ppm equivalent (50 ppm Gibgro) is efficient concentration for the growth and yield of cherry tomatoes in hydroponic systems. Keywords: Cherry Tomato, Gibberellin, Hydroponic
Profil Petani Plasma PT Ladang Sawit Mas Desa Simpang Tiga Sembelangaan Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang Irfan Rinaldi; Maswadi Maswadi; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28257

Abstract

PT Ladang Sawit Mas merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang berdiri di Desa Simpang Tiga Sembelangaan Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang pada tahun 2010. Berdirinya PT Ladang sawit Mas di Desa Simpang Tiga Sembelangaan tentunya memberikan pengaruh terhadap masyarakat sekitar beroperasinya perusahaan. Profil masyarakat yang terkena pengaruh keberadaan PT Ladang Sawit Mas di Desa Simpang Tiga Sembelangaan Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang ini merupakan suatu landasan penelitian untuk mengetahui karakteristik masyarakat yang terkena pengaruh PT Ladang Sawit Mas serta membahas secara mendalam mengenai karakteristik masyarakat tersebut. Pengaruh yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini yaitu pengaruh terhadap pendapatan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survey yang digunakan terhadap 50 responden dengan alat analisis yang digunakan adalah uji t sampel tidak berpasangan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan kuisioner serta dokumen pendukung untuk mendapatkan data yang akurat dan lebih baik.Kata Kunci: Profil, Kelapa Sawit dan Petani Plasma
ANALYSIS OF SUSTAINED RICE RECEIVER CUSTOMER SATISFACTION IN SANDAI DISTRICT KETAPANG DISTRICE Lestari, Ayu; Kurniati, Dewi; Yusra, Abdul Hamid A.
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze the level of customer satisfaction recipients of subsidized rice in Sandai District, Ketapang Regency. The samples used in the study were as many as 100 respondents selected by the purposive sampling method. Data were collected using questionnaires then analyzed by Importance Performance Analysis (IPA) using SPSS 20. Software Important Performance Analysis was used to determine the relationship of importance and performance assessment of the quality of services provided by officers, so they could know what attributes should be improved , maintained, corrected and eliminated or evaluated. Then analyzed again with the Customer Statisfaction Index (CSI) using Microsoft Office Excel to determine the level of customer satisfaction. The results of this study indicate that recipients of subsidized rice are satisfied with the distribution of subsidized rice in Sandai Sub-District, Ketapang District, but it is expected that officers can continue to increase the satisfaction of consumers receiving subsidized rice. Keyword: Consumer Satisfaction, Ketapang Regency, Subsidized Rice.
PENGARUH DOSIS BOKASHI AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI BESAR PADA TANAH ALUVIAL MUFLIHAN MUFLIHAN; DINI ANGGOROWATI; DARUSSALAM DARUSSALAM
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28320

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi ampas tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung dari 2 Maret sampai 24 Mei 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian bokashi ampas tahu dengan p1 2,5 ton/ha (60 g/tanaman), p2 5 ton/ha (120 g/tanaman), p3 7,5 ton/ha        (180 g/tanaman), p4 10 ton/ha (240 g/tanaman), p5 12,5 ton/ha (300 g/tanaman), p6 15 ton/ha (360 g/tanaman), dan p7 17,5 ton/ha (420 g/tanaman). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering bagian atas tanaman (g), berat kering akar (g), berat buah per tanaman (g), panjang buah (cm), diameter buah (cm), jumlah buah per tanaman (buah), serta pengamatan tambahan berupa curah hujan (mm), suhu (°C), kelembaban udara (%), dan keasaman tanah (pH). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian bokashi ampas tahu dari dosis 2,5 ton/ha (60 g/tanaman) sampai dosis 17,5 ton/ha (420 g/tanaman) memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama. Secara statistik, semua perlakuan pada penelitian ini berpengaruh tidak nyata pada semua variabel pengamatan.Kata kunci : bokashi ampas tahu, tanah aluvial, tanaman cabai besar
PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL Asmuna Asmuna; Siti Hadijah; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27252

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pupuk kandang yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2017 sampai 22 Maret 2018 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan jenis pupuk kandang yaitu: A = Pupuk kandang ayam, B = Pupuk kandang sapi, C = Pupuk kandang kambing, D = Pupuk kandang bebek, E = Pupuk kandang puyuh. Perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing, pupuk kandang bebek dan pupuk kandang puyuh dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama terhadap tanaman cabai rawit pada tanah aluvial.

Page 2 of 11 | Total Record : 103