cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 152 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 152 Documents clear
STRATEGY OF MARKETING LOCAL HYDROPONIC VEGETABLE IN PONTIANAK Santi Santi; Eva Dolorosa; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30724

Abstract

AbstractThe demand for hydroponic vegetables is quite a lot, producers are also starting to increase, so it needs a strategy for the hydroponic market. The purpose of this study is to formulate a marketing strategy by identifying internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats of hydroponic vegetable business. Data collection was carried out by distributing questionnaires, interviews and direct observation of 25 respondents. Analysis of research data using SWOT analysis. The results showed that the position of the hydroponic vegetable marketing strategy in Pontianak City in mapping the strategic environment (internal and external environment) was in the first (one) quadrant, which supported aggressive growth policies (Growth Oriented Strategy) or used the Strengths-Opportunities strategy (SO Strategy). The SO strategy is to optimize and utilize technology development as best as possible to attract potential customers, maintain and improve product quality to meet consumer needs, and expand the distribution and marketing network of hydroponic vegetables. Keywords: Hydroponic Vegetables, SWOT, marketing Strategy.
THE EFFECT OF COMBINATION OF CHICKEN MANURE AND KCl ON THE GROWTH AND YIELD OF SHALLOT ON ALUVIAL SOIL murni kizie
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30613

Abstract

                Shallots (Allium ascalonicum L.) is a horticultural commodity classified as spice vegetables which has many benefits and high economic value. Efforts to increase the production of shallots in West Kalimantan can be carried out on various types of soil, including alluvial soils. The purpose of this research was to obtain the best dose combination of chicken manure with KCl on the growth and yield of shallots on alluvial soil. The study was conducted in the village of Parit Bugis, Segedong District, Mempawah Regency. The study began on May 21 2018 to August 19 2018. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatment levels, namely A =              50 g / chicken manure plants equivalent to 10 tons / ha and 1.5 g KCl / plants equivalent to 300 kg / ha, B = 75 g / chicken manure plants equivalent to 15 tons / ha and 1.25 g        KCl /plants equivalent to 250 kg / ha, C = 100 g / chicken manure plants equivalent to                   20 ton / ha and 1 g KCl / plant equivalent to 200 kg / ha, D = 125 g / chicken manure plants equivalent to 25 tons / ha and 0.75 g KCl / plant equivalent to 150 kg / ha, E =         150 g / chicken manure crops equivalent to 30 tons / ha and 0.5 g KCl / plants equivalent to 100 kg / ha. Each treatment was repeated 5 times and each replication consisted of       3 sample plants so that the plants totaled 75 plants. The variables observed in this study were plant height (cm), number of leaves per clump (strands), number of tubers per clump (fruit), fresh weight of tubers per clump (g), dry weight of tubers per clump (g). The results showed that the combination of chicken manure and KCl gave an unreal effect on all observation variables.Keywords: alluvial, chicken manure and KCl, Shallot.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI JENIS BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALLUVIAL razibullah man
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bokashi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung 26 Januari 2018 sampai  27 Maret 2018. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan, 6 ulangan, dan 16 tanaman sampel. Pemberian berbagai jenis bokashi diantaranya p1 = 20 ton/ha bokashi limbah cincau, p2 = 20 ton/ha bokashi limbah sayuran, p3 = 20 ton/ha bokashi eceng gondok dan p4 = 20 ton/ha bokashi kumpai. Pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, berat kering tanaman, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, berata segar umbi per petak, berat kering angin umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per petak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa belum di temukan jenis bokashi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah alluvial. Pemberian bokashi limbah cincau, limbah sayuran, eceng gondok dan kumpai memberikan pertumbuhan dan hasil bawang merah yang sama pada tanah alluvial. Kata kunci : alluvial, bawang merah, bokashi   
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS TERHADAP PUPUK KANDANG KOTORAN SAPI DAN KAPUR DOLOMIT PADA TANAH ALUVIAL Holitia Maharani; Iwan Sasli; Eddy Santoso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32137

Abstract

This study aims to see the interaction between cow manure and dolomite lime on the growth and yield of sweet corn on tan on aluvial soil. Research conducted at the District Sibawek Mempawah Hulu Landak. This study uses a randomized block design (RAK) factorial design with two factors and three replications. The first factor is giving cow manure 3 levels: p1 (giving cow manure) 10,000kg/ha equivalent to 4 kg/bedengan, p2 (giving cow manure) 20,000kg/ha equivalent to 8 kg/bedengan, p3 (giving cow manure) 30,000kg/ha equivalent to 12 kg/bedengan and second factor giving dolomite lime with 3 levels: k1 (dolomite lime) 0.90 kg dolomite/ha equivalent to 0.36g/bedengan, k2 (dolomite lime) 1.26kg/ha equivalent to 0.50g/bedengan and k3(dolomite lime) 1.51kg of dolomite/ha equivalent to 0.60g/bedengan.Variables observed included plant height, flowering age, number of leaves, ear length of plant, ear diameter and ear weight of plant. The 5% BNJ test results that there are interactions on the administration of cow manure and dolomite lime on the cob variable, which is shown in the treatment of p2k2 ( 8kg cow manure / beds and 0,50 g dolomite lime / beds).
KARAKTERISTIK FISIKA TANAH SAWAH IRIGASI SEMI TEKNIS DI BANTARAN SUNGAI DAN KAKI BUKIT DESA LUBUK ANTUK KABUPATEN KAPUAS HULU Tino Orciny Chandra Junaidi Bambang Kurniawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31774

Abstract

ABSTRAK Tanah sawah adalah tanah yang digunakan untuk bertanam padi sawah, baik terus-menerus sepanjang tahun maupun bergiliran dengan tanaman palawija. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan karakteristik fisika tanah sawah irigasi semi teknis di bantaran sungai tepuai dan kaki bukit beluan. Penelitian ini dilakukan selama 4 (empat) bulan yakni Agustus 2018 sampai dengan November 2018 dimulai dari pengambilan data sampel di lapangan, analisis sampel di laboratorium  sampai dengan penyajian hasil. Lokasi penelitian di lakukan di Desa Lubuk Antuk Kabupaten Kapuas Hulu. Pengolahan data dengan menggunakan uji-t Pairet Sample t-test dengan taraf kepercayaan 5 % dan menggunakan program Microsoft Word Exel yang meliputi perhitungan dari hasil porositas total, bobot isi, kadar air kapasitas lapangan, dan permeabilitas tanah antara nilai rata-rata dari dua lahan. Warna tanah lahan sawah bantaran sungai (SBS) yaitu: abu-abu kemerahan, abu-abu gelap, dan coklat gelap keabu-abuan. Lahan sawah kaki bukit (SKB) yaitu: coklat keabu-abuan, kuning agak kecoklatan, dan kuning kecoklatan. Tekstur tanah lahan SBS dan SKB yaitu: liat. Struktur tanah lahan SBS dan SKB yaitu: gumpal.Muka air tanah pada lahan SBS T1 85 cm, T2 80 cm, T3 78 cm, T4 95 cm, dan T5 90 cm sedangkan pada lahan SKB T1-T5 120 cm belum ditemukan muka air tanahnya, dimana ketinggian masing-masing titik pada petakan sawah berbeda-beda dan pada saat penelitian saluran irigasinya kering dikarenakan masih dalam perbaikan atau direhap. pH tanah masam. Carbon organik rendah sampai sangat rendah. N-Total rendah sampai sangat rendah. C/N Ratio rendah. Kematangan tanah agak matang dan matang. Bobot isi tanah lahan SBS kedalaman 0-20 dan 20-40 cm tidak berbeda nyata, SKB 0-20 dan 20-40 cm berbeda nyata. Lokasi SBS dan SKB kedalaman 0-20 cm tidak berbeda nyata, SBS dan SKB kedalaman 20-40 cm berbeda nyata. Porositas total tanah lahan SBS dan SKB kedalaman 0-20 dan 20-40 cm tidak berbeda nyata. Lokasi SBS dan SKB kedalaman 0-20 cm tidak berbeda nyata, SBS dan SKB kedalaman 20-40 cm berbeda nyata. Kadar air kapasitas lapangan tanah lahan SBS dan SKB kedalaman 0-20 dan 20-40 cm tidak berbeda nyata. Lokasi SBS dan SKB kedalaman 0-20 cm berbeda nyata, SBS dan SKB kedalaman 20-40 cm tidak berbeda nyata. Permeabilitas tanah lahan SBS dan SKB kedalaman 0-20 dan 20-40 cm berbeda nyata. Lokasi SBS dan SKB kedalaman 0-20 dan 20-40 cm tidak berbeda nyata. Kata kunci:   Karakteristik Fisika Tanah, Sawah Irigasi, Sawah Bantaran Sungai, Sawah Kaki Bukit.
KAJIAN STATUS KESUBURAN TANAH PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DESA KARIMUNTING KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN KABUPATEN BENGKAYANG Tarmiji, Rita Hayati Abdul Mujib Alhadad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Desa Karimunting merupakan satu diantara daerah di Kalimantan Barat yang mengalihkan fungsi hutan menjadi peruntukan lain seperti pemukiman, kebun kelapa sawit, kebun kelapa dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah pada beberapa tipe penggunaan lahan di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Variabel pengamatan terdiri dari pH, C-organik, KTK, N-total, KB, P-tersedia, P-total, K-total, dan K-dd. Penelitian ini berlangsung selama 4 bulan. Penelitian ini mencakup tiga tipe penggunaan lahan yaitu hutan sekunder, kebun kelapa sawit dan kebun kelapa lokal. Analisis data menggunakan Uji-T untuk mentukan perbedaan status kesuburan tanah di hutan sekunder, perkebunan kelapa sawit, dan perkebunan kelapa lokal. Hasil analisis kesuburan tanah dalam bentuk data kualitatif disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesuburan pada lokasi kelapa lokal dan kelapa sawit sangat berbeda nyata pada pH, C-Organik, KTK, N-Total, dan Kejenuhan basa. pH, KB dan K-dd tanah pada lokasi hutan sekunder dan kelapa sawit sangat berbeda nyata. Status kesuburan tanah pada hutan sekunder tergolong sangat rendah, sedangkan untuk kelapa lokal dan kelapa sawit tergolong rendah. Kata Kunci: Desa Karimunting, Status Kesuburan Tanah, Tipe Penggunaan Lahan
PRODUCTION ANALYSIS IN CORN AND COWS FARIMING IN KUBU RAYA REGENCY Suiranto Sinambela
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31991

Abstract

ABSTRACTCorn and cows are agricultural commodities that can compete in the market, and can create employment opportunities and income for farmers through the production cycle. This study aims to analyze the factors that influence production on corn and cows farming in Kubu Raya Regency. The analytical method used in this study is multiple regression analysis using the Cobb-Douglas production function equation and using the Ordinary Least Square (OLS) regression equation. In sweet corn farming, the results of data processing show that the adjusted-R2 value of 96.57% of production is influenced by the seven variables used in this study, the remaining 3.43% are influenced by other variables outside the regression model. In beef cows farming, the results of data processing show the adjusted-R2 value of 98.83% of the production is influenced by the six variables used in this study, the remaining 1.17% are influenced by other variables, excluding the regression model.Keywords: Cobb-Douglas Production Function, . Corn Farming, Cows Farming, Production Factors
Penggunaan Rumput Laut (Eucheuma Cottoni) Pada Pembuatan Es Krim Susu Kambing Tri Maulidiyanti Maulidiyanti; Retno Budi Lestari; Ahmad Tohardi Tohardi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatakan penggunaan rumput laut (eucheuma cottoni) sebagai bahan pengisi pada pembuatan es krim susu kambing berdasarkan karakteristik fisikokimia dan organoleptik. Metode ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan konsentrasi penambahan rumput laut 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, kemudian data dianalisis secara statistik menggunakan Uji F dengan membandingkantabel F pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan Uji BNJ jika berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pasta rumput laut berpengaruh nyata terhadap overrun, kecepatan meleleh, total padatan dan protein es krim susu kambing tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap organoleptik yang meliputi tesktur, rasa dan kesukaan es krim susu kambing. Perlakuan terbaik dari penelitian yang telah dilakukan yaitu F1 (penambahan 10% pasta rumput laut) dengan rerata uji fisikokimia : overrun 72,95%, kecepatan meleleh 13,46 menit, total padatan 37,51% dan protein 5,91%. Hasil uji organoleptik terbaik tesktur 3,70 (agak suka), rasa 3,50 (agak suka), kesukaan 3,58 (agak suka).Kata kunci: Es krim, susu kambing dan rumput laut
KAJIAN CENDAWAN Trichoderma DI TANAH GAMBUT PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI KELURAHAN SIANTAN HILIR KOTA PONTIANAK Muhammad Mauludin, Sutarman Gafur Junaidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan dari cendawan salah satunya Trichoderma sp sebagai organisme yang mempunyai kemampuan stimulator pengomposan pupuk hayati untuk pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi cendawan Trichoderma, di beberapa tipe penggunaan lahan, di antaranya lidah buaya, pepaya, sawi, kelapa sawit, nanas, dan hutan sekunder. Penelitian ini menggunakan isolasi cendawan Trichoderma sp. dilakukan menggunakan media PDA (Potato Dextrosa Agar) dengan metode perhitungan MPN dengan 6 perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi dan Bioteknologi Tanah, laboratorium Kimia dan kesuburan Tanah, laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura mulai bulan Agustus hingga November 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cendawan Trichoderma sp yang tumbuh pada lokasi tipe penggunaan lahan, di Siantan Hilir hanya ada 1 spesies yang mendominasi yakni spesies 1 atau sp 1 di lahan sawi. Hal ini disebabkan pada  areal pertanaman sayuran banyak dijumpai jenis cendawan Trichoderma spp. dibandingkan dengan jenis cendawan lainnya, sedangkan gambaran mikroskopis dari spesies cendawan Trichoderma sp. yang masing-masing berasal dari rizosfir tanaman cabai dan sawi. Kata Kunci : Cendawan Trichoderma sp, Penggunaa Lahan, Tanah Gambut.
SEX RATIO, GROWTH PATTERN, AND REPRODUCTIVE POTENTIAL OF THE BEARDLESS BARD (ANEMATICHTHYS APOGON) FROM THE TELABANG RIVER IN THE SUBAH VILLAGE TAYAN HILIR SANGGAU RECENCY sofia yunita; widadi padmarsari soetignya; ahmad mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31972

Abstract

ABSTRACT The beardless barb (Anematichthys apogon) is one of the dominant fish species in the Telabang River, Subah Village, Tayan Hilir, Sanggau Regency. However, there is little biological information, one of the important aspects of reproduction to help plan fisheries management. The main objective of this study was to determine some aspects of the reproductive biology, namely sex ratio, growth pattern, and fecundity. Biweekly sampling was conducted by using purposive sampling method from Juli to September 2018. The result showed that significant sex ratio was 2,2 : 1 (male : female). The significant different of sex ratio from the total length structure are fish measuring 60-69, 70-79, 80-89, 100-109, 110-119, and 120-129 mm. The relationship of total length and total weight was showing positive allometric of growth pattern for males (b = 3,44) and the combination of males and females (b = 3,41), meanwhile found the isometric pattern of growth for females (b = 3, 07). The total fecundity was about 430-1.703 eggs and relative fecundity is about 42 to 199,65 eggs/gram total weight of fish. The relationship between total fecundity with length and total weight showed that total fecundity had no relationship to the length and total weight of the beardless bard.  iiKeyword : Reproductive Biology, Fecundity, Allometric, Isometric.

Page 7 of 16 | Total Record : 152