cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 4 (2020)" : 48 Documents clear
STUDI KEANEKARAGAMAN FUNGI TANAH DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN EMAS (PETI) DI KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH KOTA SINGKAWANG Ismahan Umran, Asrifin Aspan, Fahmy Zulfikar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.39738

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah pada dua tipe penggunaan lahan yaitu lahan bekas PETI dan lahan bekas PETI yang telah ditanami kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman jenis fungi tanah dan fungi Mikoriza Arbuskula yang dapat bertahan pada lahan bekas tambang emas. Serta mengembangkan potensi dari jenis-jenis mikoriza tersebut. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan cara memplotkan lahan dengan luas 40 m x 5 m dan dibagi menjadi 3 bagian atau blok ( I, II, dan III ) sehingga masing – masing blok berukuran 13,3 m x 5 m, dan dari tiap bagian – bagian tadi diambil sampel secara acak dengan sistem kuadrat 1m x 1m yang dibagi menjadi 4 bagian sebanyak 2 kali pengambilan sampel.Hasil pengamatan di Laboratorium Biologi menunjukan jumlah jenis spora pada tipe pemanfaatan lahan Eks Peti Terbuka terdapat 4 spesies fungi MA, dan tipe pemanfaatan lahan Eks Peti Kelapa Sawit jumlah jenis spora yang ditemukan terdapat 10 spesies. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa lahan EPTS memilik jumlah spesies fungi tanah lebih sedikit dari ada EPDS spesies (Sp) yang ditemui pada EPTS berjumlah 10 jenis dengan total populasi 97 koloni pada pengenceran 10-4.sementara itu pada lahan EPDS jumlah spesies fungi tanah berjumlah 11 jenis dengan total populasi 230 pada pengenceran 10-4. Kata kunci : Lahan Eks PETI, Fungi Tanah, Fungi Mikoriza Arbuskula
Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah dengan Pemberian Bokasi Kotoran Bebek Pada Tanah Gambut Tsahab, Joseph; Surachman, MMA, Ir.; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanah gambut memiliki sifat keasaman tanah yang tinggi dan ketersediaan harayang rendah serta kejenuhan basa (KB) yang menyebabkan pertumbuhan danperkembangan tanaman yang sangat rendah. Salah satu cara untuk mengatasimasalah kekurangan unsur hara adalah dengan memberikan bokasi kotoran bebek.Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis bokasi kotoran bebek yang terbaik untukpertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakandi lahan gambut yang terletak di Jalan Perdana, Parit Demang yang memilikiketinggian tempat 1-2 meter diatas permukaan laut (mdpl). Penelitian inidilaksanakan pada tanggal 30 November 2019 sampai tanggal 29 Februari 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor,yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah b1 = 5 ton/ha bokasi kotoranbebek, b2 = 10 ton/ha bokasi kotoran bebek, b3 = 15 ton/ha bokasi kotoran bebek, b4= 20 ton/ha bokasi kotoran bebek, b5 = 25 ton/ha bokasi kotoran bebek, b6 = 30ton/ha bokasi kotoran bebek. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggitanaman, volume akar, berat kering total tanaman, jumlah polong per tanaman, beratkering biji per tanaman, dan berat kering biji per petak. Berdasarkan hasil penelitianmaka dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi kotoran bebek dengan dosis 30ton/ha menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik tanaman kacang tanah. 
Fish Community Structure in Lake Sayok in Telabang Hilir Hamlet Subah Village Tayan Hilir Sub-district Sanggau District Andri Andri; Ahmad Mulyadi Sirojul; Inpurwanto Inpurwanto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42240

Abstract

Lake Sayok has been utilized by the community for fishing. Its close location to oil palm plantations affects the quality of the waters. This study aims to identify the fish community structure in Lake Sayok, Telabang Hilir Hamlet, Subah Village, Tayan Hilir Sub-district, Sanggau District including Relative Abundance (KR%), Species Diversity (H'), Domination (C), and Uniformity (E), as well as supporting physical, chemical and biological parameters in aquatic environments. The research used a purposive sampling method in which the determination of station points was divided into 4 points to represent the area of the lake. The result showed that the number of fish species reached 985 species individuals consisting of 9 families and 20 species. The highest relative abundance value was Kumpang fish (Belontia hasselti) with a value of 12.18% and the lowest abundance was Lais species (Belodontichthys dinema) with a value of 0.91%. The Diversity Index value was 2.70 included in the medium category. The Dominance Index value was 0.08 included in the low category. The Uniformity Index value reaches 0.90 indicating the high uniformity of the type at the station with even distribution or the number of individuals of each species is relatively the same.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI AKIBAT PEMBERIAN POC AIR KELAPA PADA TANAH GAMBUT Santuri, Roni; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly; Bandem, MMA, Ir. Putu Dupa
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan tanaman hortikultura yang perludikembangkan oleh petani di Kalimantan Barat karena tingginya permintaan pasardan terjadinya penurunan produksi, upaya pengembangan budidaya sawi dapatdilakukan dengan ekstensifikasi lahan yaitu pada tanah gambut dengan pemberianPOC air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC airkelapa yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi padatanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada lokasi yang terletak di Jl. Parit HajiMuksin 2, Perumahan Mega Mas blom G 50. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 11April – 22 Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yaitupemberian berbagai konsentrasi POC air kelapa dengan 6 taraf yaitu a = 15 ml/l; a2 = 20 ml/l; a3 25 ml/l; a4 = 30 ml/l; a5 = 35 ml/l; dan a = 40 ml/l. Setiap perlakuandiulang sebanyak 4 kali, dan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel yang diamatidalam penelitian ini adalah jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segartanaman, dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh berbagaikonsentrasi POC air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pada tanahgambut menunjukkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi POC air kelapa yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi tetapi konsentrasi yang efektif ditunjukkanpada pemberian konsentrasi POC air kelapa sebanyak 25 ml/l.61
ASSOSIASI SERANGGA PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG ( Zea mays L. ) DI LAHAN GAMBUT Tomiko Tomiko; Tris Haris Ramadhan; Edy Syahputra
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42678

Abstract

Jagung merupakan bahan pangan karbohidrat yang dapat membantu pencapaian dan pelestarian swasembada pangan. Saat ini petani menanam berbagai varietas jagung, dengan semakin tingginya beragam varietas mungkin serangga yang berassosiasi  juga akan beragam. Penelitian bertujuan untuk menghitung populasi serangga dan serangan hama serta indeks keanekaragamannya pada berbagai varietas tanaman jagung di lahan gambut. Penelitian dilaksanakan di Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau, Kabupaten Kuburaya dan Laboratorium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019 hingga Juli 2019. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakukan yang diulangi sebanyak 5 kali. Adapun perlakuan ada A (varietas Pioneer-21), B (varietas Bisi-18), C (varietas Pertiwi 3), D (varietas Petro Hi-Corn). Variabel pengamatan yang diamati yaitu jenis-jenis serangga, populasi serangga, intensitas kerusakan oleh serangan hama, dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan jenis-jenis seranggga yang tertangkap terdiri dari 7 ordo, 20 famili ,dan 27 spesies. Populasi hama paling tinggi pada tanaman jagung adalah Cnaphalocrosis medinalis dari semua varietas jagung di lapangan sedangkan populasi musuh alami tertinggi yang ditemukan pada pertanaman adalah Menochilus sexmaculatus. Serangan hama pada semua varietas dimulai pada 3 MST – 10 MST. Hama yang meyerang yaitu Spdodoptera litura, Spodoptera frugiperda, Cnaphalocrosis medinalis, Ostrinia furnacalis, dan Helicoverpa armigera. Tingkat serangan hama termasuk kategori ringan. Nilai Indek keanekaragaman serangga Shanon-Weiner (H’) pada areal pertanaman jagung tergolong sedang. Nilai Indek keanekaragaman tertinggi pada varietas pioneer-21 sebesar 1,88.
Karakteristik Fisika Tanah Pada Tiga Tipe Penggunaan Lahan di Desa Kepayang Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah Nanda Veni Pandayanti, Junaidi Rini Hazriani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAlih Fungsi dan pengelolaan lahan yang berbeda dalam jangka panjang menyebabkan perbedaan karakteristik lahan, seperti karakteristik fisika tanah. Desa Kepayang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah yang memanfaatkan hutan sekunder sebagai lahan perkebunan diantaranya kebun karet rakyat dan kebun kelapa sawit rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakteristik fisika tanah pada tiga tipe penggunaan lahan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kepayang Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah. Pengambilan sampel tanah pada setiap lahan diambil 5 titik pengamatan yang masing-masing titik mewakili luasan ± 1 ha. Masing-masing sampel tanah yang diambil disetiap lahan sebanyak 6 sampel tanah terganggu dan 15 sampel tanah utuh dikedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Sehingga jumlah keseluruhan sampel pada ketiga penggunaan lahan sebanyak 30 sampel tanah utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tiga tipe penggunaan lahan berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter sifat tanah. Nilai rerata bobot isi tanah berkisar 0,98%-1,19% (g/cm3) (berkriteria sedang), porositas tanah berkisar 37,09-50,82 (buruk sampai baik), permeabilitas tanah berkisar 6,69%-12,11% (cm/jam) (agak cepat), kadar air kapasitas lapangan berkisar 57,98%-63,10%, reaksi tanah berkisar 4,33-4,87, (masam hingga sangat masam), C-organik berkisar 1,81%-3,47% (rendah, sedang hingga tinggi), N-total berkisar 0,25%-0,47% (sedang).
ANALYSIS OF SUITABILITY AND CARRYING CAPACITY OF SAMUDRA INDAH BEACH TOURISM AREAS IN SUNGAI RAYA KEPULAUAN SUBDISTRICT BENGKAYANG DISTRICT HARIYANTO, BAMBANG; inpurwanto, inpurwanto; hurriyani, yeni
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Samudra Indah Beach is one of the developing tourism areas. The development of marine tourism areas has to balance the economic needs and the effective use of resources. This study aims to analyze the suitability level of Samudra Indah Beach as a beach tourism object based on some parameters of the suitability of the tourist area and to analyze its carrying capacity. This study is descriptive using the Index of Tourism Suitability and Carrying Capacity which results in the values of suitability and carriying capacity of the tourism area. The parameters observed include depth, beach type, base substrate type, beach width, beach slope, current velocity, water brightness, land cover, hazardous biota, and freshwater availability calculating the maximum number of visitors accommodated in the area at a certain time without causing disturbance to nature and humans. The results showed that the Samudra Indah Beach area was included in the category of highly appropriate (S1) particularly for beach recreation and swimming. This beach can accommodate around 8,333 visitors/day.
PENGARUH JARAK TANAM DAN PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH GAMBUT Anelia, Yuni Anelia; Listiawati, Agustina Listiawati; Maulidi, Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) dapat tumbuh pada tanah gambut yang mempunyai unsur hara yang cukup bagi pertumbuhannya. Pupuk N sangat diperlukan dalam pertumbuhan tanaman bawang daun, selain itu kepadatan populasi juga mempengaruhi produksi tanaman sehingga diperlukan jarak tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi yang terbaik antara jarak tanam dan pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Purnama 2, Kota Pontianak dari tanggal 10 Maret 2020 hingga 2 Mei 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) pola faktorial dengan dua faktor perlakuan terdiri dari jarak tanam (j) sebagai petak utama (mainplot) dan pupuk N (n) sebagai anak petak (subplot). Adapun jarak tanam terdiri dari tiga taraf, yaitu : j1 = (20 cm x 15 cm) j2 = (20 cm x 20 cm) j3 = (20 cm x 25 cm) dan pupuk N terdiri dari tiga taraf, yaitu : n1 = (150 kg/ha) n2 = (200 kg/ha ) n3 = (250 kg/ha). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman.Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah anakan per rumpun (anakan), klorofil daun (spad unit), panjang akar (cm), berat basah per petak (g), berat basah per rumpun (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan jarak tanam dan dosis pupuk N yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut, tetapi perlakuan yang efisien untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun adalah penggunaan jarak tanam 20 x 25 cm dan pupuk N dosis 150 kg/ha. Kata kunci: Jarak Tanam, Pupuk N, Bawang Daun, Tanah Gambut 
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH BERDASARKAN LAMA PERLADANGAN BERPINDAH DI DESA BOTI KECAMATAN SEKADAU HULU KABUPATEN SEKADAU Viktorianus Neki, Joni Gunawan Rinto Manurung
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH BERDASARKAN LAMA PERLADANGAN BERPINDAH DI DESA BOTI KECAMATAN SEKADAU HULU KABUPATEN SEKADAUViktorianus Neki(1), Joni Gunawan(2), dan Rinto Manurung(2)(1)Mahasiswa dan(2)Staf PengajarProgram Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi sifat kimia tanah berdasarkan lama perladangan berpindah pada tiga lokasi yang berbeda yaitu hutan karat, lahan ladang, dan bekas ladang yang telah di tingalkan. Penggambilan sampel penelitian dilaksanakan di Desa Boti Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau. Parameter pengamatan dalam penelitian adalah warna tanah, struktur tanah, reaksi tanah (pH), KTK, N-Total, P-Total, K-Total, kejenuhan basa (KB), C-Organik, K-dd, kejenuhan Al, kalsium (Ca) dan magnesiun (Mg). Hasil analisis pada beberapa penggunaan lahan adalah ; reaksi tanah (pH) berkisar 4,31-5,46 dengan kriteria sangat masam dan sedang, KTK tanah berkisar 9,44 cmol(+)kg-1 - 12,26 cmol(+)kg-1 dengan kriteria rendah, kejenuhan basa (KB) berkisar 23,33% - 37,38% dendan kriteria rendah dan sedang, C-Organik berkisar 1,96% - 2,37% dengan kriteria sedang dan rendah, Nitrogen (N-Total) berkisar 0,26% - 0,33% dengan kriteria sedang, P-Tersedia dan P-Total berkisar 4,64 ppm - 48,88 ppm dan 48,6 mg/100g – 56,5 mg/100g dengan kriteria tinggi, K-Total dan K-dd berkisar 11,25 mg/100g - 24,42 mg/100g dan 0,10 cmol(+)kg-1 - 0,17 cmol(+)kg-1 dengan kriteria rendah dan sedang, kejenuhan Al berkisar 1,16-6,03 cmol kg-1 dengan kriteria rendah, Ca dan Mg berkisar 1,63 cmol(+)kg-1 - 2,97 cmol(+)kg-1 dan 0,70cmol(+)kg-1 - 0,83 cmol(+)kg-1 dengan kriteria sangat rendah dan rendah, Bobot Isi Tanah berkisar 0,73 gram/cm3 - 0,89 gram/cm3 dendan kriteria rendah dan status kesuburan tanah masing-masing lahan penelitian memiliki kriteria rendah.
Diversity of Fishermen Catches in Fishing Port of Sungai Raya Kepulauan in Bengkayang District Agus Agus; inpurwanto inpurwanto; yeni hurriyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42235

Abstract

Sungai Raya Kepulauan Sub-district is a coastal area located on the north coast of West Kalimantan bordered by the South China Sea and Natuna Sea. This sub-district has three Fishing Port namely, TPI Sungai Keran, TPI Sungai Raya, and TPI Karimunting. This research aims to identify the diversity index, uniformity index, dominance index, and composition of fishermen catches in TPI Sungai Raya Kepulauan, Bengkayang District. It used census method for the determination of collectors. The research was conducted in October - January 2020. The research found that the catches in TPI Sungai Raya Kepulauan covered of 34 fish species consisting of 17 families, namely Aridae, Balistidae, Caesionidae, Clupeidae, Dasyatidae, Gymnuridae, Haemulidae, Lethridae, Lethridae , Lutjanidae, Mullidae, Nemipteridae, Polynemidae, Rachycentridae, Scombridae, Serranidae, and Sphyraenidae with a total of 4991 fishes. The composition of fish species in the three stations was the highest, namely mackerel fish (Rastrelliger kanagurta) 10.82%, kerisi fish (Nemipterus furcocus) 9.84% and geronggong  fish (Megalasfis cordyla) 8.76%.The diversity index (H’) covered moderate to high categories with a value of 2.947 – 3.079, while the uniformity index value ranges from 0.850 –0.886 in the high category. The last, the dominance index (C) value ranges from 0.059 – 0.069 in the low category.