cover
Contact Name
Hanifuddin Jamin
Contact Email
al-ihtirafiah@staindirundeng.ac.id
Phone
+6283162930924
Journal Mail Official
al-ihtirafiah@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Alamat: Jl. Lingkar Kampus Alue Peunyareng, Gp. Gunong Kleng, Meureubo - Aceh Barat. Kode Pos: 23615 Telp/Fax (0655) 7551591
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Al-Ihtirafiah
ISSN : 28072073     EISSN : 28072081     DOI : https://doi.org/10.47498/ihtirafiah
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah adalah jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun, yaitu pada Juni dan Desember. Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah mempublikasikan artikel hasil penelitian dan studi teori tentang Pendidikan Dasar yang berfokus pada lima topik, yaitu 1) Konsep Pendidikan Dasar, 2) Kurikulum Pendidikan Dasar, 3) Pembelajaran Pendidikan Dasar, 4) Model dan Metode Pendidikan Dasar, da 5) Evaluasi Pendidikan Dasar.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 Juni 2022" : 6 Documents clear
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI ERA NEW NORMAL (STUDI KASUS MIN 2 ACEH BARAT) Musrita, Musrita; Jamin, Hanifuddin; Abidah, Abidah
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v2i1.919

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap pendidikan, salah satunya adalah penerapan pembelajaran sistem daring yang berlanjut hingga masa new normal. Hal tersebut dapat mempengaruhi minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui dampak pandemi covid-19 terhadap minat belajar siswa di era new normal di MIN 2 Aceh Barat, 2) mengetahui kendala-kendala siswa dalam belajar di era new normal, dan 3) untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di era new normal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru yang berjumlah 2 orang dan 10 orang siswa MIN 2 Aceh Barat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pandemi memberikan dampak terhadap minat belajar siswa di era new normal. Hal tersebut terjadi karena proses pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Hal ini menyebabkan minat belajar siswa menurun. Sedangkan kendala belajar yang dihadapi siswa di era new normal di MIN 2 Aceh Barat adalah memakai masker ketika proses pembelajaran, hal tersebut membuat siswa merasa pengap sehingga menganggu proses pembelajaran yang mengakibatkan minat belajar siswa menurun. Kemudian pembagian Shift juga menjadi kendala karena siswa menjadi malas sekolah serta waktu belajar yang dibatasi. Adapun strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di era new normal di MIN 2 Aceh Barat adalah dengan mewujudkan suasana pembelajaran yang dapat merangsang minat siswa, guru juga merancang pembelajaran yang menarik, menyenangkan serta mengaitkan pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, guru juga mengembangkan model dan metode pembelajaran agar membuat suasana kelas menjadi menyenangkan sehingga minat belajar siswa meningkat.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TURNAMENT (TGT) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MI/SD; STUDI META-ANALISIS Siti; Fatkhul Arifin
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v2i1.972

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengaruh penggunaan model pembelajaran tipe team games turnament dalam pembelajaran matematika di MI/SD. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh model pembelajaran tipe team games tu rnament dalam pembelajaran matematika di SD/MI. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode Meta-analisis. Sampel penelitian ini adalah empat belas jurnal nasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2013-2020 pada jenjang sekolah dasar yang membahas penelitian penggunaan model pembelajaran tipe team games turnament dalam pembelajaran matematika di MI/SD. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa lembar pengkodean yang merangkum data dan informasi jurnal. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu penggunaan model pembelajaran tipe team games tournament berpengaruh terhadap pembelajaran matematika dengan effect size keseluruhan sebesar 1,76 yang masuk dalam kategori sangat besar. Penggunaan model pembelajaran tipe team games tournament ini berpengaruh terhadap hasil belajar, pemecahan masalah matematis, pemahaman konsep matematis, kemampuan komunikasi matematis dan motivasi belajar siswa.
UPAYA KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU KELAS DALAM PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI EDUKATIF KOLABORATIF SECARA PERIODIK DI MIN 28 BIREUEN Nurjannah
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v2i1.1044

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di MIN 28 Bireuen. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalah berupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi ed ukatif kolaboratif secara periodik. Penelitian ini dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan pada semester I, tepatnya pada bulan September-November 2018. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah 6 orang guru kelas di MIN 28 Bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, serta melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil supervisi edukatif siklus I dan siklus II kinerja guru meningkat, yakni siklus I Kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran siklus I hanya 74% dan meningkat pada siklus II menjadi 100%. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran siklus I mencapai 76% sedangkan siklus II mencapai 100%. Kinerja guru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 78% sedangkan siklus II 100%. Kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 70%. Sedangkan siklus II 100%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat disimpulkan bahwa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dapat meningkatkan kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untuk itu, peneliti menyarankan agar sekolah-sekolah melaksanakan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik. Kata Kunci: Kinerja guru, Supervisi edukatif kolaboratif
KEMAMPUAN MEMBACA ANAK KELAS 1 DALAM PERSPEKTIF TEORI KOGNITIF VYGOTSKY   Rahma, Tutut Hilda; Memonah, Memonah
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v2i1.1061

Abstract

Abstrak Pembelajaran daring dilakukan guna meminimalisir dampak dari penyebaran Covid-19. Namun, akibat dari pembelajaran daring ini banyak anak yang masuk kelas 1 MI belum lancar membaca. Padahal kemampuan membaca adalah kemampuan pokok yang dikuasai anak kelas 1 MI. Mengingat dalam buku teks panduan anak kelas 1 sudah terdapat berbagai teks bacaan. Tentu anak yang mengalami kesulitan membaca ini belum bisa mengikuti pembelajaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca anak kelas 1 dalam perspektif teori kognitif Vygotsky. Sedangkan untuk metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 10 anak yang belum lancar membaca di kelas 1 MI Ma’arif Bego. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga tahap belajar dalam teori Vygotsky yang sesuai dengan tahap kemampuan membaca anak, tiga tahap tersebut antara lain; Pembelajaran sosial atau social learning, Zone of Proximal Development dikenal dengan ZPD dan Masa Magang Kognitif atau cognitif apprenticeship. Sementara tahap belajar pembelajaran termediasi atau mediated learning belum sesuai dengan tahap kemampuan membaca anak kelas 1 di MI Ma’arif Bego. Sebab anak belum bisa diberi permasalahan yang kompleks karena belum bisa memahami isi dari buku bacaan. Kata Kunci: Kognitif, Membaca, Vygotsky.
UPAYA PREVENTIF KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Jalaluddin; M. Rezki Andhika
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v2i1.1091

Abstract

Abstrak Anak merupakan rahmat sekaligus amanah bagi orang tua yang Allah titipkan untuk dibesarkan, dididik dan dibimbing dengan penuh kasih sayang agar nantinya menjadi anak sholeh. Mendidik anak merupakan keniscayaan yang harus dilakukan oleh setiap orang tua. Hak anak untuk mendapatkan pendidikan adalah akibat dari hak-hak mereka untuk mendapatkan kebebasan mereka sepenuhnya pada waktunya dan demikian juga hal ini merupakan hasil dari kebutuhan vital manusia untuk memperoleh pendidikan agar mereka dapat menggunakan kemampuan-kemapuan mereka. Namun pada praktiknya, dalam pelaksanaan pendidikan terhadap anak sangat rentan terjadi kekerasan baik secara verbal maupun non verbal, khususnya pada anak ditingkat sekolah dasar. Keterbatasan dalam komunikasi aktif yang dialami anak dalam pergaulan, menjadikan hambatan dalam menafsirkan keadaan yang terjadi terhadap individu anak tersebut. Penganiayaan fisik adalah tindakan kasar yang mencelakakan anak dan segala bentuk kekerasan fisik pada anak yang lainnya. Sedangkan penganiayaan psikis adalah semua tindakan merendahkan/ meremehkan anak. Upaya pencegahan dilakukan dengan tetap memperhatikan kebutuhan anak baik secara bathinian maupun lahiriah. Kata Kunci: Anak, Kekerasan, Pendidikan Dasar
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PUASA RAMADHAN Suroto, Suroto
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 2 No. 1 Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v2i1.1141

Abstract

Artikel ini bertujuan menelaah tentang nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa ramadhan bagi pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Nilai-nilai pendidikan yang dimaksud adalah nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya. Berpuasa merupakan sebuah kegiatan religius yang dilakukan orang islam sebagai wujud ketaatan terhadap Tuhan-Nya di samping ibadah-ibadah yang lainnya. Puasa ramadhan adalah kegiatan menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan badan serta hal-hal lain yang menyebkan batalnya berpuasa mulai terbit fajar sampai terbenam matahari yang dilaksanakan pada bulan ramadhan. Fenomena yang terjadi saat ini makin berkurangnya kegiatan beribadah, tepo seliro, gotong royong, saling membantu, serta sikap-sikap positif lainnya seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan hidup toleran dalam berkehidupan. Puasa ramadhan bukan hanya menekankan pada menahan diri dari makan dan minum saja, tetapi latihan peningkatan keimanan, pembinaan mental (jiwa), akhlak (moral), sosial, dan memahami arti perbedaan. Di sekolah dasar nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sebagai landasan siswa dalam pengembangan dirinya terutama pada aspek kepribadiannya seperti: berkarakter, perilaku, tanggung jawab, disiplin, dan berjiwa sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 6