Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 13 No 1 (2023): Juni"
:
16 Documents
clear
UPAYA PENINGKATAN WISATA BERDASARKAN TRANSFORMASI PERMUKIMAN KUMUH DI KAMPUNG WISATA KAMPUNG BANDAR, KOTA PEKANBARU
Rizky Utomo Gunawan Putra;
S Sunarti
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3437
Perubahan kawasan kumuh pada lingkup kampung wisata pasca peremajaan menjadi salah satu fokus yang menarik. Salah satu kasus yang terjadi yaitu pada permukiman kumuh di kampung wisata Kampung Bandar, Kota Pekanbaru. Transformasi fisik infrastruktur permukiman kumuh dan elemen wisata memberikan dampak positif terhadap kampung wisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi permukiman kumuh di kampung wisata Kampung Bandar. Metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif, skoring dan pembobotan dari jawaban kuesioner 72 responden. Hasil penelitian menunjukan transformasi permukiman kumuh masuk ke dalam klasifikasi transformasi mayor dengan bobot 54,09%. Kekurangan amenitas wisata dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kampung wisata perlu di atasi lewat upaya peningkatan wisata dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan kelembagaan masyarakat. Pentingnya peran masyarakat lokal karena sumber daya, keunikan tradisi dan budaya yang melekat menjadi nilai jual penggerak kegiatan kepariwisataan yang dapat meningkatkan kualitas kampung wisata dan taraf hidup masyarakat.
TIPOLOGI RUANG PADA GUDANG PENGOLAHAN KOPI KABUPATEN BENER MERIAH
Thiyah Amlina;
Soraya Masthura Hassan;
Dela Andriani
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3598
Banyaknya penikmat kopi dari berbagai lapisan masyarakat juga meningkatkan produktivitas pengolahan kopi, dan gudang pengolahan kopi merupakan salah satu bangunan yang memudahkan proses produksi kopi, sehingga lebih mudah mempersiapkan kopi menjadi bubuk, ekspor ke luar negeri dan penggunaan bahan mentah untuk produk lain. Lokasi penelitian gudang pengolahan kopi dilakukan di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang merupakan salah satu perkebunan kopi terbesar ketiga dan dengan akses yang mudah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tipe gudang pengolahan kopi berdasarkan pola spasial pada tahapan pengolahan kopi berdasarkan hasil kajian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan data yang diperoleh adalah dari observasi langsung dan observasi subjek. Untuk menentukan sampel penelitian digunakan purposive sampling dalam pemilihan sampelnnya. Parameter penelitian ini mempertimbangkan tipologi ruangan berdasarkan proses pengolahan kopi untuk menentukan ruangan apa saja yang terdapat di setiap gudang. Hasil dari penelitian ini berupa tipe gudang pengolahan kopi berdasarkan hasil penelitian.
NILAI-NILAI ISLAM PADA ARSITEKTUR RUMAH TINGGAL ETNIS ARAB DI KAMPUNG AL–MUNAWAR 13 ULU PALEMBANG
Anjuma Perkasa Jaya;
Meivirina Hanum;
Dessa Andriyali A
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3650
Kampung Al-Munawar adalah salah satu perkampungan etnis Arab dan merupakan permukiman etnis Arab tertua yang berada di tepian Sungai Musi, tepatnya berada di kawasan 13 Ulu Palembang, didirikan sekitar abad ke 18 M oleh Habib Abdurrahman Al-Munawar. Permukiman ini memiliki keunikkan dan kekhasan dari segi wujud arsitektural maupun budaya masyarakatnya yaitu masyarakat islami yang masih tetap terjaga hingga saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi sejauh mana pengaruh nilai-nilai islam pada arsitektur rumah tinggal mereka dan menemukan bagaimana karakteristik arsitektur bangunan rumah tinggal tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa pengaruh nilai-nilai islam pada arsitektur rumah tinggal mereka terlihat dari: bentuk denah berupa persegi panjang, pemisahan zona publik (birun) dan zona privat (anderun) berupa hijab (dinding), adanya courtyard/ruang terbuka dan bangunannya berbentuk panggung sebagai respon terhadap lingkungan setempat yaitu lingkungan lahan basah.
TIPOLOGI HUNIAN MAHASISWA DI SEKITAR KAMPUS INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
Widi Dwi Satria;
Maqbul Kamaruddin;
Antusias Nurzukhrufa
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3693
Hunian sewa merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan mahasiswa selama menempuh pendidikan di suatu perguruan tinggi atau universitas, khususnya yang berasal dari luar daerah tempat Universitas nya berada. Pada beberapa kampus di indonesia biasanya menyediakan fasilitas hunian sewa untuk mengakomodasi Kebutuhan ini berupa asrama atau rumah susun. Namun, dikarenakan jumlah mahasiswa tidak sebanding dengan kapasitas hunian yang disediakan kampus maka mahasiswa harus mencari alternatif hunian lain yang berada di luar lingkungan kampus. Terbatasnya hunian mahasiswa yang disediakan oleh pihak Universitas menyebabkan muncul sektor swasta yang menyediakan hunian mahasiswa dengan beragam jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi hunian mahasiswa di sekitar kampus Institut Teknologi Sumatera. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan, menganalisa serta menyimpulkan data dan informasi yang diperlukan yang berkaitan dengan tipologi hunian mahasiswa di sekitar kawasan Institut Teknologi Sumatera. Setelah melakukan identifikasi dan analisis diketahui bahwa hunian mahasiswa di sekitar kampus Institut Teknologi Sumatera memiliki berbagai jenis tipologi hunian. berdasarkan bentuk bangunan dibedakan menjadi 3 yaitu, rumah bedeng, rumah sewa, dam kost. Ketinggian bangunan hunian sewa terdiri dari 1-2 lantai. Sirkulasi horizontal hunian dibedakan menjadi 2 yaitu single loaded corridor dan double loaded corridor. Sirkulasi vertikal hunian menggunakan tangga sebagai sistem transportasi. Hunian berdasarkan gender terbagi menjadi 3 tipe yakni hunian wanita, hunian pria dan hunian campuran. Dari hasil analisa rekomendasi yang dapat diusulkan adalah perlu adanya koordinasi antara pihak Universitas dengan pihak swasta agar perkembangan hunian mahasiswa dapat terkontrol serta dapat mengakomodasi segala kebutuhan mahasiswa meliputi semua kalangan.
PARADIGMA POSITIVISME DAN POSPOSITIVISME DALAM KEBAHARUAN PENELITIAN ARSITEKTUR DAN PERKOTAAN
Jalaluddin Mubarok
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3710
Kajian Teori memang sangat penting dalam dunia penulisan sebuah karya tulis, salah satunya adalah artikel dan juga penelitian yang menjadi bahan pokok kebaharuan sebuah ilmu pengetahuan. Dalam tulisan ini akan dikaji lebih dalam, bagaimana proses ilmu pengetahuan, kebaharuan, metode, dan sampai pada pemilihan karakteristik sebuah cara pandang atau Paradigma penelitian. Lebih dalam lagi artikel ini membahas terkait kebermanfaatan sebuah cara pemakaian sebuah paradigma pada penelitian di bidang Arsitektur dan Perkotaan. Kesesuaian yang tepat dalam mencari sebuah hasil penelitian dengan pemilihan paradigma yang sesuai pula, sehingga harapan sebuah penelitian bisa tercapai dengan maksimal.
KAJIAN SEMIOTIKA PADA MUSEUM GEO PARK AREA PACITAN TERHADAP DAYA TARIK PENGGUNJUNG
Rizal Fatoni;
Fairuz Mutia
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.4066
Museum memiliki peran penting dalam mengembangkan kebudayaan di setiap daerah atau wilayah, terutama museum yang menampilkan budaya lokal. Salah satu museum yang menampilkan budaya lokal adalah Museum Geopark Gunung Sewu di Pacitan yang terletak di pantai Pancer Door, yang sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing karena keindahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanda-tanda visual pada museum Geopark Gunung Sewu terhadap minat wisatawan untuk mengunjungi museum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi kasus yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini berupa kajian tentang cara meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi museum sebagai sarana edukasi dan pemahaman terkait aset daerah Pacitan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tanda-tanda pada museum Geopark Gunung Sewu yang dapat menarik pengunjung berdasarkan lingkungan sekitar dan ruang dalam bangunan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tanda-tanda berdasarkan semiotika mempengaruhi minat pengunjung. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengelola museum dalam meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi museum sebagai sarana edukasi dan pemahaman terkait aset daerah Pacitan
PENERAPAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NUSANTARA TERHADAP PERANCANGAN FASILITAS PEMENTASAN SENI REYOG PONOROGO
Fatrik Faza Damara Putra;
Febby Rahmatullah Masruchin
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.4413
Fasilitas pementasan seni reyog di ponorogo ini masih sedikit adanya, perlu adanya fasilitas penunjang kegiatan seni budaya agar masyarakat di ponorogo lebih agresif dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya lokal Ponorogo, maka dari itu perlu di buatnya Fasilitas Pementasan Seni Reyog ponorogo sebagai fasilitas penunjang kegiatan seniman ponorogo. Dalam perancangan ini juga akan menerapkan tema Arsitektur Nusantara, Arsitektur Nusantara ini merupakan penerapan unsur budaya lokal pasda bangunan. Dengan cara mengadaptasi ataupun mentrtansformasikan bangunan dari unsur budaya yang ada di dalam nusantara. Penerapan Arsitektur Nusantara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingya menjaga serta memelihara budaya asli Indonesia. Terdapat beberapa isu yang bertebaran tentang pengeklaiman secara bebas reog ponorogo di luar negeri. Tujuan di buatnya perancangan ini juga merupakan suatu upaya agar seni Reyog Ponorogo ini diakui oelh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Dalam rangka ini DISBUDPARPORA Ponorogo mengadakan event festival Reyog Budaya setiap satu bulan sekali sebagai ajang agar Reyog Ponorogo diakui sebagai budaya lokal Indonesia
GAYA FUTURISTIK DALAM STADION YOSONEGORO MAGETAN
Gibran Carnelio;
Joko Santoso;
Darmansjah Tjahja Prakarsa
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.4415
Magetan adalah kota yang dimana di Jawa Timur dan Magetan adalah sebuah kota yang memiliki perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Magetan ini memiliki sebuah stadion dimana merupakan stadion dengan kebanggan orang Magetan stadion Magetan ini merupakan stadion yang dimana merupakan stadion yang dimana tipenya yaitu Tipe C. Stadion Magetan ini akan dikembangkan dengan pendekatan arsitektur Futuristik yang dimana merupakan pendekatan yang menarik dan desain yang unik serta masih akan adanya bola didalam sebuah bangunan tersebut sehingga pendekatan bangunan tersebut yaitu meiliki arti stadion yang unik dan akan mendatangkan banyak penonton distadion ini nantinya saat pertandingan. Contoh pendekatan futuristic terhadap stadion ini yaitu di stadion anjuk ladang,Nganjuk,Jawa Timur. Diharapkan stadion Yosonegoro ini akan menjadikan salah satu stadion yang akan dikembangkan dan menjadikan harapan bagi masyarakat sekitar serta harapan pemerintah sekitar dapat menyerupai desain futuristic yang ada di Nganjuk.
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN MINIMALIS TERHADAP PENGEMBANGAN TERMINAL REJEKWESI DI KABUPATEN BOJONEGORO
Aldo Novianto
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.4416
Pengembangan Terminal Rejekwesi Tipe A di kabupaten Bojonegoro Sudah di rencanakan oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro yang tertuang pada RPJMD kabupaten Bojonegoro, Terminal rejekwesi Tipe A di Kabupaten Bojonegoro perlu di kembangkan karena terminal tersebut minim falitas pelayanan yang ada di Terminal Tipe A, Maka dari itu Terminal Rejekwesi Tipe A di Kabupaten Bojonegoro perlu adanya pengembangan dari pemerintah kabupaten di Bojonegoro, Untuk mewujudkan Terminal Rejekwesi Tipe A di Kabupaten bojonegoro perlu di lakukan pengembangan agar terminal rejekwesi lebih bagus dan modern agar bias menjadi ikon di kabupaten bojonegoro dalam pengembangan ini mengusung Konsep Modern Minimalis, Karena Konsep Modern Minimalis yang memilki ciri ciri 1.Bentuk yang fungsional 2. Kesederhanaan 3. Bersih 4. Geometris. Dari ciri ciri tersebut akan di terapkan pada Konsep pengembangan Terminal rejekwesi Tipe A di Kabupaten Bojonegoro yang memkai konsep Modern Minimalis.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR INDUSTRIAL PADA BANGUNAN SARANA PENDIDIKAN DI KOTA SURABAYA
Kefin Setyawan;
Joko Santoso
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v13i1.4418
Pada bidang perekonomian industri sangat berperan besar. untuk mengoptimalisasikan daya Tarik investasi dan budi daya industri, dibutuhkan ketersediaan Sumber Daya Manusia yang adaptif terhadap penguasaan teknologi dan inovasi, guna meningkatkan daya saing bidang industri. Ketersediaan kualitas Sumber Daya Manusia yang adaptif terhadap penguasaan teknologi dan inovasi didapatkan melalui pendidikan, yang termasuk salah satu pilar terpenting dalam meningkatkan mutu manusia, yang juga merupakan komponen variabel dalam menghitung Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Arsitektur Industrial merupakan suatu konsep yang mengutamakan segi fungsional dan efisien dengan material yang tidak difinishing tetapi tetap mempertibangkan estetika design sehingga dapat meminimalisis biaya yang dikeluarkan. Arsitektur industrial behubungan dengan penyesuaian dan pemanfaatan kembali barang bekas bangunan menjadi furniture. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memanfaatkan kembali bangunan yang terbengkalai agar menjadi tempat yang bermanfaat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui eksplorasi ide, studi literature tentang prinsip-prinsip arsitektur industrial, dan pengumpulan data dari berita online. Pokok permasalahan yang akan diselesaikan pada penelitian ini yaitu, masalah produktifitas ruang dari design yang diterapkan dengan prinsip fungsional dan efisien arsitektur industrial. Prinsip fungsionalnya diaplikasikan pada site, dan tata letak. Dedangkan prinsip efesien diaplikasikan pada pengolahan tapak, peruangan, material, warna dan struktur bangunan. Padapenelitian ini memberikan kebebasan ruang kepada para siswa untuk mengaplikasikan ke inginannya didalam menunjang kegiatan belajarnya.