cover
Contact Name
Saddam
Contact Email
kuttab@iainambon.ac.id
Phone
+6282248873689
Journal Mail Official
kuttab@iainambon.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. H. Tarmizi Taher, Kebun Cengkeh, Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
ISSN : 26862395     EISSN : 26855682     DOI : http://dx.doi.org/10.33477/kjim.v2i1
Focus and Scope of this Journal is the result of research or literature review on: Education, teaching, learning, learning strategies and
Articles 44 Documents
KETERAMPILAN BERBICARA (MAHARAH AL-KALAM) BAHASA ARAB MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEMESTER I DAN III TA. 2016/ 2017 FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN AMBON Sadam Samal
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.352 KB) | DOI: 10.33477/kjim.v2i1.2069

Abstract

Abstrak: Studi yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui Keterampilan Berbicara (Maharah Al-Kalam) Bahasa Arab Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Semester I dan III TA. 2016/ 2017 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Iain Ambon. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 8 orang yang dimbil dari delapan kelas. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pembelajaran bahasa Arab di Pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh dosen bahasa Arab berjalan dengan baik, karena dilakukan dengan persiapan yang matang, ditentukan dengan adanya Rencana Perkuliahan Semester (RPS), silabus dan materi ajar, sehingga pembelajaran bisa aktif dan sesuai dengan tujuan pembelajaran bahasa Arab. Keterampilan Berbicara (Maharah Al-Kalam) Bahasa Arab Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Semester I dan III TA. 2016/ 2017 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Iain Ambon masih mengalami kesulitan dalam berbahasa Arab disebabkan 4 hal, yaitu: 1) Rendahnya motivasi mahasiswa dalam belajar bahasa Arab. 2) Kurangnya penguasaan kosakata bahasa Arab. 3) Kurangnya pemahaman terhadap kaidah-kaidah bahasa Arab. 4) Mahasiswa merasa takut ketika mempraktekan bahasa Arab dengan sesama mahasiswa atau dosen. Kata kunci; keterampilan berbicara (Maharah Al-kalam) bahasa Arab, mahasiswa jurusan PAI
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK DALAM AL-QUR’AN SURAH AL-MA’ARIJ AYAT 19-35 (KAJIAN TAFSIR AL-MARAGHI) Lisna Ekawati, Ummu Sa’idah, Maimunah
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 1, No 1 (2019): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.629 KB) | DOI: 10.33477/kjim.v1i1.883

Abstract

Abstrak Tujuan peneliti mengkaji QS. al-Ma’arij ayat 19 sampai 35 berdasarkan tafsir al-Maraghi adalah untuk mengetahui kosep pendidikan akhlak menurut Ahmad Mushthafa (al-Maraghi). Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan cara mencari, mengumpulkan, membaca buku-buku, dan menganalisis makna QS. Al-Ma’arij (70) Ayat 19 Sampai Ayat 35, dengan menggunakan kitab tafsir al-Maraghi. Serta lebih memfokuskan kepada konsep pendidikan akhlak itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam surah al-Ma’arij ayat 19-35 terkandung. Konsep pendidikan akhlak, diantaranya: berpedoman atau berpegang teguh terhadap tauhid, al-qur’an dan hadist dan juga kita harus menjauhi sifat tercela yang umum dimiliki oleh manusia yaitu sifat keluh kesah dan kikir. Kedua sifat tercela tersebut sungguh tidak menguntungkan bagi kehidupan manusia, sehingga harus dijauhi dan dihapus dari kehidupan serta menggantinya dengan sifat yang terpuji yaitu sifat melapangkan hati, sabar, merasa senang dan sifat dermawan, murah hati, suka memberi. Agar terhindar dari sifat keluh kesah dan sifat kikir maka seorang muslim dapat melakukannya dengan cara sebagaimana yang dianjurkan dalam Q.S. al-Ma’arij (70) ayat 19-35 adalah sebagai berikut: mengerjakan shalat pada setiap waktu yang ditetapkan, menunaikan zakat dan mengeluarkan sedekah, beriman kepada adanya hari pembalasan, takut kepada azab Allah swt, memelihara kehormatan, menjaga amanat yang dipercayakan kepadanya, memberikan kesaksian dengan jujur dan adil, dan memelihara shalat dengan baik.
PERAN GURU PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH AMBON Maida Tranggano
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 1, No 2 (2019): Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.791 KB) | DOI: 10.33477/kjim.v1i2.2057

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to find out the role of PAI teachers in shaping the character of class learners VII SMP Muhammadiyah Ambon and to find out the supporting and inhibiting factors of PAI teachers in shaping the character of class learners VII in SMP Muhammadiyah Ambon. This type of research is descriptive qualitative research. This research was conducted from September 22 to October 22, 2020. The subjects in the study were 1 principal and 1 PAI teacher, SMP Muhammadiyah Ambon. The research instruments used are observation sheets and interview guidelines. Data analysis uses data reduction, data presentation and inference. The results showed that Teachers of Islamic religious education in the formation of the character of class learners VII SMP Muhammadiyah Ambon has played a good role, where islamic education teachers have performed their role such as teachers as teachers, namely teachers of Islamic Religious Education has taught about honesty, discipline, manners and accuracy. Keywords: The Role of PAI Teachers, Shaping The Character of Learners ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Ambon dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik kelas VII di SMP Muhammadiyah Ambon. Tipe penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 22 September sampai dengan 22 Oktober 2020. Subjek dalam penelitian adalah 1 orang kepala sekolah dan 1 orang guru PAI, SMP Muhammadiyah Ambon. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Ambon sudah berperan cukup baik, dimana guru Pendidikan Agama Islam sudah melakukan peranannya seperti guru sebagai pengajar yakni guru Pendidikan Agama Islam telah mengajarkan tentang kejujuran, kedisiplinan, sopan-santun dan keteladanan. Kata Kunci: Peran Guru PAI, Membentuk Karakter Peserta Didik
UPAYA WAKIL KEPALA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN BAKAT PESERTA DIDIK DI MTs AL MUHAJIRIN WAIHATU KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Novita Harfianti Octavia
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.497 KB) | DOI: 10.33477/kjim.v2i1.2070

Abstract

Abstrak: Rumusan Masalah dalam penelitian ini, yakni: (a) Bagaimana upaya wakil kepala madrasah dalam pengembangan bakat peserta didik di MTs Al Muhajirin Waihatu? (b) Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan bakat peserta didik di MTs Al Muhajirin Waihatu. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui upaya wakil kepala Madrasah dalam pengembangan bakat peserta didik di MTs Al Muhajirin Waihatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat, (b) untuk faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan bakat peserta didik di MTs Al Muhajirin Waihatu. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan dari tanggal 04 Oktober 2018 sampai dengan 04 November 2018, berlokasi di MTs Al Muhajirin Waihatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Upaya wakil kepala madrasah bidang kesiswaan dalam mengembangkan bakat peserta didik di MTs Al Muhajirin Waihatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat, diantaranya: (a) Memberikan dukungan moral dan motivasi untuk peserta didik, (b) Melibatkan partisipasi orangtua, (c) Menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, (d) Kegiatan itu dimasukkan ke kurikulum untuk dijadikan Ekstrakurikuler, (e) Mengikutsertakan peserta didik di perlombaan. (2) Beberapa faktor pendukung yaitu (a) Minat peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler, (b) Para pendidik terlibat ikut serta dalam pelaksanaan pengembangan bakat di MTs Al Muhajirin Waihatu. Sedangkan faktor penghambat, yaitu; (a) Sarana dan prasarana yang kurang memadai, (b) Waktu yang kurang maksimal, (c) Pembimbing kegiatan ekstrakurikuler yang minim dan kurang kompenten dibidangnya, dan (d) Dana. Sehingga upaya wakil kepala madrasah dalam pengembangan bakat peserta didik dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci: Upaya Wakil Kepala Madrasah, Pengembangan Bakat.
PERANAN REMAJA MASJID AR-RAHMAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER REMAJA YANG RELIGIUS DI DESA WAEKASAR KECAMATAN WAEAPO KABUPATEN BURU Wakhidatul Khasanah, Samad Umarella, Ainun Diana Lating
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 1, No 1 (2019): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.627 KB) | DOI: 10.33477/kjim.v1i1.884

Abstract

Abstrak Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan remaja masjid Ar-Rahman dalam pembentukan karakter remaja yang religius di Desa Waekasar Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru sangat berperan dengan baik dan dalam pembentukan karakter remaja yang religius dilakukan melalui pelatihan kepemimpinan, pengajian rutin, kegiatan kerohanian dibidang budaya dan mauludan dengan melibatkan pemimpin setempat yang menggerakan dan mendayagunakan potensi generasi muda dan masyarakat. Remaja masjid di waekasar setiap habis sholat magrib mengajak para remaja putra maupun putri untuk ikut mengaji bersama di masjid, membuat remaja masjid lebih dekat dengan masjid, lebih berperan dalam kegiatan keagamaan dan menjadi partisipasi sosial kemasyarakatan. Adapun kegiatan yang menjadi pembentukan karakter remaja masjid Ar-Rahman di Desa Waekasar Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru dalam kegiatannya yang dapat membentuk karakter remaja yaitu dalam kesadaran beragama dan kerukunan beragama. Kegiatan-kegiatan remaja masjid seperti kegiatan rutinan berjanjen atau sholawat, kegiatan latihan rebana, dan setiap satu tahun melaksanakan peringatan isra mi’raj, maulid Nabi, tahun baru hijriyah.
PERAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI I TELUTIH KABUPATEN MALUKU TENGAH Herlina Elys
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i2.2604

Abstract

Abstrak: Kompetensi profesional, yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru dalam proses pembelajaran. Guru mempunyai tugas untuk mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran, untuk itu guru dituntut mampu menyampaikan bahan pelajaran. Guru harus selalu mengupdate dan menguasai materi yang disajikan. Persiapan diri tentang materi diusahakan dengan jalan mencari informasi melalui berbagai sumber seperti membaca buku-buku terbaru, mengakses internet, selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan terakhir tentang materi yang disajikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi belajar peserta didik di Kelas VII SMP Negeri I Telutih Kabupaten Maluku Tengah dan untuk mengetahui peran kompetensi profesional guru PAI dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik di Kelas VII SMP Negeri I Telutih Kabupaten Maluku Tengah. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan instrumen wawancara, yang dilaksanakan pada tanggal 22 November 2018 sampai dengan 22 Desember 2018 di SMP Negeri I Telutih, dengan subyek penelitian adalah 3 orang peserta didik dan 1 guru mata pelajaran PAI. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yaitu menggunakan analisis data non statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik di Kelas VII SMP Negeri I Telutih Kabupaten Maluku Tengah meningkat dengan adanya profesinalisme guru dalam proses pembelajaran, yakni terdapat 17 peserta didk yang tuntas dengan persentase 85% dan 3 peserta didik tidak tuntas dengan persentase 15% dan peran kompetensi profesional guru PAI dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik di Kelas VII SMP Negeri I Telutih Kabupaten Maluku Tengah adalah guru PAI mengajar sesuai dengan kompetensi professional pelajaran yang diampunya, yakni mengajar mata pelajaran agama sehingga meningkatkan prestasi belajar peserta didik.`Kata Kunci : Kompetensi Profesional, Prestasi Belajar Abstract: Professional competence, namely the ability that must be possessed by teachers in the learning process. Teachers have the task of directing student learning activities to achieve learning objectives, for that teachers are required to be able to deliver lesson materials. Teachers must always update and master the material presented. Self-preparation of the material is attempted by seeking information through various sources such as reading the latest books, accessing the internet, always following the latest developments and progress on the material presented. The purpose of this study was to determine the learning achievement of students in Class VII SMP Negeri I Telutih, Central Maluku Regency and to determine the role of professional competence of PAI teachers in improving student achievement in Class VII SMP Negeri I Telutih, Central Maluku Regency.This type of research is a quantitative research with a descriptive approach, using an interview instrument, which was carried out on November 22, 2018 to December 22, 2018 at SMP Negeri I Telutih, with the research subjects being 3 students and 1 PAI subject teacher. The data collection technique used observation, interviews and documentation, while the data analysis technique used non-statistical data analysis.The results showed that the learning achievement of students in Class VII SMP Negeri I Telutih, Central Maluku Regency increased with the professionalism of the teacher in the learning process, namely there were 17 students who completed with a percentage of 85% and 3 students did not complete with a percentage of 15% and the role of The professional competence of PAI teachers in improving the learning achievement of students in Class VII SMP Negeri I Telutih, Central Maluku Regency is that PAI teachers teach according to the professional competence of the subjects they teach, namely teaching religious subjects so as to improve student learning achievement.`Keywords: Professional Competence, Learning Achievement 
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM INTEGRAL MENURUT MOHAMMAD NATSIR Endang Endang
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v2i2.2568

Abstract

Abstract: The research entitled Concept of Integral Islamic Education According to Mohammad Natsir, aims to find out how the concept of integral education is applied by Mohammad Natsir. This type of research is library research because the data in this study were taken from library materials. This study uses several methods, including: Content, historical and descriptive. The data sources are taken through primary data and secondary data. The results obtained from this study are Mohammad Natsir's thoughts on integral education, which is an educational model that combines Islamic education and general education, this is evidenced by not contrasting the west with the east. Islam only recognizes the antagonism between right and falsehood. Everything that is right is accepted, even if it comes from the west, all that is false will be removed even if it comes from the east. With the creation of integral education, students can prioritize between spiritual and physical. The implementation of Mohammad Natsir's integral education is that the curriculum used is the national curriculum and the religious curriculum. And balance between worldly life and hereafter, balance between physical and spiritual. In public schools, Islamic Religious Education must be included in a balanced manner. Likewise, Islamic boarding schools must also include general education in a balanced way. Keywords: Islamic Education, Integral, Mohammad Natsir Abstrak: Penelitian yang berjudul Konsep Pendidikan Islam Integral Menurut Mohammad Natsir, bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan integral yang diterapkan oleh Mohammad Natsir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan (library research) karena data-data dalam penelitian ini diambil dari bahan-bahan pustaka. Penelitian ini menggunakan beberapa metode antara lain: Content, historis dan deskriptif. Adapun sumber data yang diambil melalui data primer dan data sekunder. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemikiran Mohammad Natsir tentang pendidikan integral adalah model pendidikan yang memadukan antara pendidikan Islam dan pendidikan umum, ini dibuktikan dengan tidak mempertentangkan antara barat dengan timur. Islam hanya pengenal antagonisme antara hak dan bathil. Semua yang hak diterima, biar pun datangnya dari barat, semua yang bathil akan disingkirkan biarpun dari timur datangnya. Dengan terciptanya pendidikan integral peserta didik dapat mementingkan antara ruhani dan jasmani. Implementasi pendidikan integral Mohammad Natsir itu adalah kurikulum yang dipakai adalah kurikulum nasional dan kurikulum agama. Serta menyeimbangkan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi, keseimbangan antara jasmani dan ruhani. Pada sekolah umum, Pendidikan Agama Islam harus dimasukkan secara seimbang. Begitu pula dengan pesantren juga harus memasukkan pendidikan umum secara seimbang pula. Kata kunci: Pendidikan Islam, Integral, Mohammad Natsir
UPAYA GURU MENGATASI KESULITAN MURID DALAM MEMBACA AL-QUR’AN DI TPQ AL-IKHWAN KEBUN CENGKEH DESA BATU MERAH KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON Anisa Buton
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i2.2587

Abstract

Abstract: The research entitled Teachers' Efforts to Overcome Student Difficulties in Reading the Qur'an at TPQ Al-Ikhwan Clove Gardens, Batu Merah Village, Sirimau District, Ambon City. The type of research used in this research is descriptive qualitative. In collecting data the author uses the method of observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis uses data reduction, and data presentation, and draws conclusions. The results showed that the teacher's efforts to overcome students' difficulties in reading the Qur'an at TPQ al-Ikhwan Kebun Cloves were, 1 by carrying out tadarus habituation, 2 by paying attention to students, 3 by motivating students. Then the supporting and inhibiting factors of students At TPQ al-Ikhwan Kebun Cloves, the supporting factors include: The existence of support from parents, the motivation of the teacher, and the existence of adequate facilities. slow. Keywords: Teacher Effort, Reading Difficulty, TPQ al-Ikhwan Abstrak: Penelitian yang berjudul Upaya  Guru  Mengatasi  Kesulitan  Murid  Dalam  Membaca  Al-Qur’an  Di  TPQ  Al-Ikhwan  Kebun  Cengkeh  Desa  Batu  Merah  Kecamatan  Sirimau  Kota  Ambon. Jenis penelitian yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  deskriptif  kualitatif. Dalam  pengumpulan  data  penulis  menggunakan  metode  observasi,  wawancara,  dan  dokumentasi.  Sedangkan  analisis  data  menggunakan reduksi  data,  dan  penyajian  data,  dan  menarik  kesimpulan. Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  Upaya  guru  mengatasi  kesulitan  murid  dalam  membaca  al-Qur’an  di  TPQ  al-Ikhwan  Kebun  Cengkeh  adalah, 1 dengan  melaksanakan  pembiasaan  tadarus,  2  dengan  mencurahkan  perhatian  kepada  murid,   3 dengan  memberikan  motivasi  kepada   murid  Kemudian  Faktor  pendukung  dan  penghambat  murid  di  TPQ  al-Ikhwan  Kebun  Cengkeh,  faktor  pendukung  antara  lain:  Adanya  dukungan  dari  orangtua,  adanya  motivasi  dari  guru,  dan  adanya  fasilitas  yang  memadai,  Kemudian  faktor  penghambat  antara  lain:  Rasa  malas  yang  tertanam  dalam  murid  itu  sendiri, dan  daya  ingat  murid  yang  sangat  lambat. Kata kunci: Upaya  Guru,  Kesulitan  Membaca,  TPQ  al-Ikhwan
EFEKTIFITAS TATA TERTIB DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI -NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI MTs MUHAMMADIYAH NUSA PUAN BUANO UTARA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Hajar Hitimala
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i1.2541

Abstract

Abstract: Effectivitas is a series of activities carried out by teachers and students by utilizing available facilities to obtain optimal learning outcomes. The effectiveness of the order is a measure that states how far the quantity and quality targets have been achieved. In the process of implementing the rules at MTs Muhammadiyah Nusa Puan, various activities and lessons are carried out both inside and outside the classroom and with various methods, such as the lecture method, storytelling, discussion, and assignment method. This type of research is field qualitative and descriptive. Collecting data using interview, observation, and documentation methods. Test the validity of the data using source triangulation and time triangulation techniques. The data analysis technique that the researcher uses is data reduction, data presentation, and verification. The results of this study indicate that 1). the effectiveness of the rules in implementing the values of Islamic education at MTs Muhammadiyah Nusa Puan has been effective. As evidence that the process of discipline in Islamic values is effective, namely through the means and media used, as well as the attitude of students in taking responsibility for the advice given by the teacher. 2). supporting factors. (a. educators in implementing discipline in accordance with implementing Islamic educational values, b. educators, almost all of them can implement in appropriate disciplines, c. facilities and infrastructure, as evidenced by the school environment in order), 3) internal factors : (a. internal factors from students, some people understand the rules well, b. external factors, from the environment and society). Keywords: order, the values of Islamic education. Abstrak: Efektifitas  merupakan  serangkaian  kegiatan  yang dilaksanakan oleh guru dan peserta didik dengan memanfaatkan sarana yang tersedia untuk memperoleh hasil belajar secara optimal. Efektivitas tata tertib merupakan suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target kuantitas maupun kualitas yang telah tercapai. Dalam proses pelaksanaan tata tertib di MTs Muhammadiyah Nusa Puan memuat berbagai kegiatan dan pelajaran baik yang dilaksanakan di dalam kelas maupun di luar kelas dan dengan berbagai macam metode, seperti metode ceramah, bercerita, diskusi, dan metode tugas. Jenis penelitian ini adalah kualitatif lapangan dan bersifat deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data  menggunakan  teknik  triangulasi  sumber  dan  triangulasi waktu. Teknik analisis data yang Peneliti gunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). efektivitas tata tertib dalam mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan islam di MTs Muhammadiyah Nusa Puan sudah efektif. Sebagai bukti bahwa proses  tata tertib pada nilai-nilai Islam itu efektif yaitu melalui, sarana dan media yang digunakan, serta sikap peserta didik dalam mempertanggungjawabkan nasehat yang diberikan oleh Guru. 2). faktor pendukung. (a. pendidik dalam menerapkan tata tertib sesuai dengan mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan islam, b. pendidik, hampir semua dapat mengimplementasikan pada tata tertib yang sesuai, c. sarana dan prasarana, dibuktikan dengan lingkungan sekolah pada tata tertib), 3) faktor internal: (a. faktor internal dari peserta didik yang beberapa orang memahami tata tertib dengan baik, b. faktor external, dari lingkungan maupun masyarakat). Kata kunci: tata tertib, nilai-nilai pendidikan islam.
PERSEPSI GURU AL-QUR’AN HADIST DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIST DI MTS NEGERI AMBON Harsono Harsono
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v2i2.2569

Abstract

Abstract: The success or failure of an education, whether or not a student and educator are able to absorb and provide teaching, and the success or failure of an educational goal that is achieved will certainly depend on the curriculum. If the curriculum is designed systematically and comprehensively as well as integral to all the development and teaching needs of students to prepare themselves for life. This type of research is a qualitative research. The subjects in this study were 3 teachers with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation with the research instrument being the researcher himself in obtaining field data. The results of this study indicate that the perception of Al-Qur'an Hadith teachers in the implementation of the 2013 curriculum regarding the planning of Al-Qur'an Hadith learning at MTs Negeri Ambon between Al-Qur'an Hadith teachers with one another is not the same where everyone has their own way. different points of view, so that in planning the 2013 curriculum on the subjects of Al-Qur'an Hadith in the form of readiness carried out by teachers to implement the 2013 curriculum at this stage how is the readiness for lesson plans and syllabus and most importantly must learn more about making KI and KD mapping and in accordance with the Minister of Education and Culture No. 24 of 2016. So that the supporting factors of 2013 curriculum planning in Al-Qur'an Hadith are given the opportunity to learn how to develop an ongoing curriculum, because 2013 curriculum planning is able to shape children's character for the better. The inhibiting factors faced by Al-Qur'an Hadith teachers in learning with the implementation of the 2013 curriculum include preparations from various parties that have not met the demands of the curriculum itself, seem rushed and have not been prepared properly, judging from the distribution of the books needed only arrived after the material is too much. Keywords: Teacher Perception, Curriculum 2013 Abstrak: Berhasil tidaknya suatu pendidikan, mampu tidaknya seorang peserta didik dan pendidik dalam menyerap dan memberikan pengajaran, dan sukses tidaknya suatu tujuan pendidikan itu dicapai tentu akan sangat berpulang kepada kurikulum. Bila kurikulumnya didesain dengan sistematis dan komprehensif serta integral dengan segala kebutuhan pengembangan dan pengajaran anak didik untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupannya. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang guru dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dalam memperoleh data-data lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Persepsi guru Al-Qur’an Hadist dalam implementasi kurikulum 2013 tentang perencanaan pembelajaran Al-Qur’an Hadist di MTs Negeri Ambon antara guru Al-qur’an Hadist yang satu dengan yang lainnya tidaklah sama dimana setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda, sehingga pada perencanaan kurikulum 2013 pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist berupa kesiapan yang dilakukan oleh para guru untuk melaksanakan kurikulum 2013 pada tahap ini bagaimana kesiapan terhadap RPP dan silabus dan yang terpenting harus belajar lebih mengenai pembuatan pemetaan KI dan KD serta sesuai dengan permendikbud No. 24 Tahun 2016. Sehingga Faktor pendukung dari perencanaan kurikulum 2013 pada Al-Qur’an Hadist diberikan kesempatan untuk belajar bagaimana cara mengembangkan kurikulum yang sedang berjalan, karena dalam perencanaan kurikulum 2013 mampu membentukkan karakter anak menjadi lebih baik. Faktor penghambat yang dihadapi oleh guru Al-Qur’an Hadist dalam pembelajaran dengan implementasi kurikulum 2013 meliputi persiapan dari berbagai pihak belum memenuhi tuntutan dari kurikulum itu sendiri, terkesan tergesa-gesa dan belum disiapkan dengan matang, dilihat dari distribusi buku yang dibutuhkan baru datang setelah materinya terlampaui. Kata kunci: Persepsi Guru, Kurikulum 2013