cover
Contact Name
Saddam
Contact Email
kuttab@iainambon.ac.id
Phone
+6282248873689
Journal Mail Official
kuttab@iainambon.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. H. Tarmizi Taher, Kebun Cengkeh, Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
ISSN : 26862395     EISSN : 26855682     DOI : http://dx.doi.org/10.33477/kjim.v2i1
Focus and Scope of this Journal is the result of research or literature review on: Education, teaching, learning, learning strategies and
Articles 44 Documents
FENOMENA PERNIKAHAN DINI DALAM MEMBINA PENDIDIKAN ISLAM ANAK WARGA WAKAL KECAMATAN LEIHITU KABUPATEN MALUKU TENGAH Ayustiananda Paila
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i2.2588

Abstract

 Abstract: The purpose of this study was to describe the phenomenon of early marriage, along with the attitudes of families to early marriage in fostering their children's Islamic education and the causal factors as well as the impact of early marriage in Wakal Village, Leihitu District, Central Maluku Regency. The formulation of the problem in writing this thesis is (1) how is the phenomenon of early marriage (2) how is the attitude of early marriage families towards the Islamic education of their children, (3) the factors that cause early marriage, (4) What are the impacts of early marriage. This study uses a qualitative descriptive research method. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. As well as data analysis techniques in the form of a reduction stage, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that there were 3 attitudes from families who married early in children's education, namely (1) entering their children in Islamic institutions such as Islamic boarding schools, TPQ (2) not sending their children to boarding schools, and TPQ (3) the majority of the attitudes of parents themselves did not know the goals and principles of Islamic religious education perfectly. so there is little possibility of realizing educational goals in accordance with Islamic law. There are 3 factors that influence early marriage in Wakal Village, namely (1) low economic level (2) self factor (3) education factor. The impact of early marriage in Wakal Village is divided into 2, namely (1) positive impacts and (2) negative impacts. The positive impacts are (1) can reduce the number of adultery, (2) can ease the burden of life for one or both parties, (3) fortify young people or women from deviation, because marriage can provide opportunities for them to satisfy their sexual needs. Negative Impact (1) social impact, (2) occurrence of domestic violence, (3) psychological impact.  Keywords: Early Marriage, Education, Muslim Family Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fenomena pernikahan dini, beserta sikap keluarga pernikahan dini dalam membina pendidikan islam anaknya dan faktor penyebab juga dampak dari pernikahan dini di Desa Wakal kecamatan leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Adapun Rumusan masalah dalam penelitian skripsi ini adalah (1) bagaimana fenomena pernikahan dini (2) bagaimana sikap keluarga pernikahan dini terhadap pendidikkan islam anak-anaknya, (3) faktor-faktor penyebab terjadinya pernikahan dini,(4) Apa saja dampak pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data berupa tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan ada 3 sikap dari keluarga yang menikah dini dalam pendidikan anak yaitu (1) memasukan anak-anaknya pada lembaga islam seperti pesantren,TPQ (2) tidak memasukan anaknya ke pesantren,dan TPQ  (3)  mayoritas sikap orang tua sendiri belum mengetahui tujuan dan prinsip pendidikan agama Islam secara sempurna. jadi sedikit kemungkinan untuk terealisasikan tujuan pendidikan sesuai dengan syari’at Islam. Adapun faktor yang mempengaruhi pernikahan dini di Desa Wakal ada 3 yaitu (1) tingkat ekonomi yang rendah (2) faktor diri sendiri (3) faktor pendidikan. Dampak pernikahan dini di Desa Wakal
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KESULITAN PESERTA DIDIK MEMBACA AL-QUR’AN DI SMP NEGERI 3 TANIWEL KECAMATAN TANIWEL BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Rini Assel
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i1.2542

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the role of Islamic religious education teachers in overcoming the difficulties of students reading the Qur'an at SMP Negeri 3 Taniwel, West Taniwel District, West Seram Regency. The type of research is descriptive qualitative research. The results of the study indicate that the role of Islamic religious education teachers in overcoming the difficulties of students reading the Koran at SMP Negeri 3 Taniwel includes; a. The teacher as a teacher, the role of the teacher as a coach, the teacher as an example. Factors supporting the implementation of the duties or roles of Islamic religious education teachers are facilities and infrastructure (learning media), teacher awareness in carrying out responsibilities and student learning motivation. Inhibiting factors are the lack of time allocation and lack of parental attention. Keywords: Islamic Religious Education, Difficulty Reading The Qur'an. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi kesulitan peserta didik membaca al-Qur’an di SMP Negeri 3 Taniwel Kecamatan Taniwel Barat Kabupaten Seram Bagian Barat. Tipe penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi kesulitan peserta didik membaca al-Qur’an SMP Negeri 3 Taniwel meliputi; a. Guru sebagai pengajar, Peran guru sebagai pelatih, Guru sebagai teladan. Faktor pendukung pelaksanaan tugas atau peranan guru pendidikan agama islam adalah Sarana dan prasarana (media pembelajaran),  Kesadaran guru dalam melaksanakan tanggung jawab dan  Motivasi belajar peserta didik. Faktor penghambat yakni Kurangnya alokasi waktu dan Kurangnya perhatian orang tua.     
DAMPAK PENGAJIAN KEAGAMAAN DALAM PEMBINAAN AKHLAK REMAJA DI DUSUN KARANG-KARANG KEC. BAGUALA KOTA MADYA AMBON Wa Hayati Rumbia
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v2i2.2570

Abstract

Abstract This research aims to find out the impact of religious studies in the construction of juvenile morals in the hamlet Karang–Karang Kec. Baguala Kota Madya Ambon. The type of research used in this study is qualitative descriptive. This research was conducted from August 24 to September 24, 2020, while the research site is Village of Karang-Karang Kec. Baguala Ambon by taking the study subjects of 7 people who researchers interviewed. In data collection the author uses observation methods, interviews, and documentation. While data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Impact of Religious Studies in the Development of Adolescent Morals in The Village of Karang-Karang Kec. Baguala Ambon Municipality is: ( 1 ) the construction of juvenile morals of religious studies. The construction process is carried out on Monday night until Saturday night starting at 18:35 Wit with material: Qur'an, the science of fiqh and moral creed, memorization of verses of the Qur'an. ( 2 ) the resulting impact of religious studies on the Islamic morals of adolescents in The Village of Karang-Karang aKecamatan Baguala Ambon Municipality. ( a ) Discipline: The impact of discipline that occurs in adolescents who follow the study is: the emergence of awareness in adolescents of the importance of prayer on time, as well as active in following the study.    ( b ) Responsibility: The most important impact felt by adolescents is the responsibility on themselves starting from the way to practice the knowledge received there during study, changing the habits of life from juvenile delinquency in a more positive direction with good behavior in the community.Keywords: Religious Studies, Building Youth MoralsAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengajian keagamaan dalam pembinaan akhlak remaja di Dusun Karang–Karang Kec. Baguala Kota Madya Ambon. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan sejak 24 Agustus sampai 24 September 2020 adapun lokasi penelitian yaitu Dusun Karang–Karang Kecamatan Baguala Kota Madya Ambon dengan mengambil subyek penelitian 7 orang yang peneliti wawancarai. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dampak Pengajian Keagamaan Dalam Pembinaan Akhlak Remaja Di Dusun Karang–Karang Kec. Baguala Kota Madya Ambon yaitu: ( 1 ) pembinaan akhlak remaja pengajian keagamaan. Proses pembinaan dilakukan pada senin malam sampai dengan sabtu malam mulai pukul 18 : 35 Wit dengan materi : Al-Qur’an , ilmu fiqih dan akidah akhlak, penghafalan ayat – ayat Al-Qur’an. ( 2 ) dampak yang dihasilkan dari pengajian keagamaan terhadap akhlak Islami remaja di Dusun Karang-Karang aKecamatan Baguala Kota Madya Ambon. ( a ) Disiplin : Dampak disiplin yang terjadi pada remaja  yang mengikuti pengajian yaitu: timbulnya kesadaran dalam diri remaja akan pentingnya sholat tepat pada waktunya, serta  aktif dalam mengikuti pengajian.     ( b ) Tanggung Jawab: Dampak yang paling utama dirasakan remaja pengajian yaitu tanggung jawab pada diri sendiri dimulai dari cara mengamalkan ilmu yang diterima ada saat pengajian, mengubah kebiasaan hidup dari kenakalan remaja kearah yang lebih positif dengan berprilaku yang baik dalam lingkungan  masyarakat,Kata kunci : Pengajian Keagamaan, Membina Akhlak Remaja 
PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH MELATI Wa Ama Banauwe
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i2.2589

Abstract

Abstract Teachers who are professionals not only as educators and teachers also act as motivators for their students. The type of research used is qualitative research. This research is qualitative research using observation, interview and documentation methods. The results showed: (1) Professionalism of Islamic Education Teachers in increasing motivation and developing creative materials (2) Motivation to Learn PAI Class VII students are by, giving assignments, giving grades and giving praise to students, showing passion in teaching, controlling or paying attention to students and using varied methods when teaching (3) As for the results of pai teacher efforts in motivating class VII learning at Muhammadiyah Melati Junior High School by giving praise,  Grades, assignments, showing passion in teaching and encouraging students to work with their friends if they have difficulty in learning. So that the motivation has an impact on the spirit of students in learning, such as noting important things described by the teacher, students are active in asking for material that is not yet understood and students are very enthusiastic when working on tasks given by teachers.Keywords: Teacher's Professional, Student Motivation. Abstrak Guru yang profesional tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar juga berperan sebagai motivator bagi siswanya. Tipe penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi suswa dan mengembangkan materi secara kreatif (2) Motivasi Belajar PAI Siswa Kelas VII adalah dengan, memberikan tugas, memberi nilai dan memberi pujian kepada siswa, menunjukkan semangat dalam mengajar, mengontrol atau memperhatikan peseta didik dan menggunakan metode yang bervariasi saat mengajar (3) Adapun hasil upaya guru PAI dalam memotivasi belajar kelas VII di SMP Muhammadiyah Melati dengan memberikan pujian, nilai, tugas, menunjukkan semangat dalam mengajar dan memberikan dorongan kepada siswa untuk bekerjasama dengan temannya apabila mengalami kesulitan dalam belajar. Sehingga motivasi tersebut berdampak pada bersemangatnya siswa dalam belajar, seperti mencatat hal-hal penting yang dijelaskan guru, siswa aktif dalam menanyakan materi yang belum dipahami dan siswa sangat antusias saat mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.Kata Kunci : Frofesional Guru, Motivasi Siswa.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK PADA KELUARGA PEKERJA DI DESA WAEYASEL KABUPATEN MALUKU TENGAH Astriani Waly
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i1.2543

Abstract

Abstract: This study aims to determine Islamic religious education for children in working families in Waeyasel village, Central Maluku district. The questions to be answered through this research are: 1) how is Islamic religious education for the children of fishermen, farmers and teachers in Waeyasel Village. 2) how to implement Islamic religious education for children in Waeyasel village. 3) what are the inhibiting and supporting factors of Islamic religious education for children in working families in Waeyasel Village. The method used in this research is qualitative method. Data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. as well as data analysis techniques in the form of stages, data reduction, and data presentation and draw conclusions the research was carried out for one month. Based on the results of the study that there are three educations applied by working parents: first, worship education, parents teach how to worship, both mandatory worship and sunnah worship. such as prayer, fasting, reading and the Qur'an, secondly, parental moral education teaches their children how to eat well, make friends, be polite to parents and respect elders, thirdly, aqidah education instills confidence and faith that God exists. and always see and supervise him in every action he does, what parents teach to their children makes the child accustomed to doing the things his parents taught him. Keywords: Islamic religious education, children, families, workers Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan agama Islam bagi anak pada keluarga pekerja di desa waeyasel kabupaten Maluku tengah. Pertanyaan yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah: 1) bagaimana pendidikan agama Islam bagi anak nelayan, petani dan guru di Desa waeyasel. 2) bagaimana implementasi pendidikan agama Islam bagi anak di desa waeyasel. 3) apa saja faktor-faktor penghambat dan pendukung pendidikan agama islam bagi anak pada keluarga pekerja di Desa waeyasel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. serta teknik analisis data berupa tahap , reduksi data, dan penyajian data dan menarik kesimpulan penelitian dilaksanakan selama satu bulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada tiga pendidikan yang diterapkan orang tua pekerja: pertama pendidikan ibadah, orangtua mengajarkan bagaimana cara ibadah, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah. seperti shalat, puasa, membaca dan Al Qur’an, kedua, pendidikan akhlak orangtua mengajarkan kepada anaknya bagaimana adab makan yang baik, adab berteman, sopan santun pada orangtua dan menghormati yang lebih tua,ketiga pendidikan aqidah menanamkan keyakinan dan keimanan bahwa Allah itu ada dan selalu melihat serta mengawasinya dalam setiap perbuatan yang ia lakukan, apa yang diajarkan orangtua kepada anaknya membuat anak tersebut terbiasa melakukan hal-hal yang diajarkan orangtuanya. Kata kunci: pendidikan agama islam, anak, keluarga, pekerja.
MOTIVASI ORANG TUA MENYEKOLAHKAN ANAKNYA DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI DESA BATU MERAH KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON Mila Sari Selan
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v2i2.2571

Abstract

Abstract The focus of this research is the Motivation of Parents in Sending Their Children to Islamic Education Institutions in Batu Merah Village, Sirimau District, Ambon City. Theproblem formulations in this study are: 1) motivation to send their children to Islamiceducational institutions, 2) factors that affect the motivation of parents to send their childrento Islamic educational institutions. The purpose of this study is to know the motivation to sendtheir children to Islamic educational institutions and know the factors that affect the motivationof parents to send their children to Islamic educational institutions. The type used in thisstudy is qualitative descriptive. The results showed that the motivation of parents in sendingtheir children to Islamic educational institutions is 1) Parents view Islamic educationalinstitutions as the best educational option for children because Islamic educationalinstitutions are education based on Islamic teachings so that it is understood as the mosteffective place to create children's Islamic life compared to public schools, 2) Parents viewIslamic educational institutions as having a good vision for children, 3) parents view islamicinstitutions as having a good vision.Keywords: Parental motivation, Islamic educational institutions Abstrak: Fokus penelitian ini adalah Motivasi Orang Tua Dalam MenyekolahkanAnaknya Di Lembaga Pendidikan Islam Di Desa Batu Merah Kecamatan SirimauKota Ambon. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) motivasimenyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan Islam, 2) faktor-faktor yangmempengaruhi motivasi orang tua menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikanIslam. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui motivasi menyekolahkan anaknyadi lembaga pendidikan Islam dan mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasiorang tua menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan Islam. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa motivasi orang tua dalam menyekolahkan anaknya di lembagapendidikan Islam yaitu 1) Orang tua memandang lembaga pendidikan Islam sebagaipilihan pendidikan yang terbaik untuk anak karena lembaga pendidikan Islam adalahpendidikan yang berbasis ajaran agama Islam sehingga dipahami sebagai tempatyang paling efektif untuk menciptakan kehidupan Islami anak dibanding dengansekolah-sekolah umum, 2) Orang tua memandang lembaga pendidikan Islammempunyai visi yang baik untuk anak, 3) orang tua memandang lembaga
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENYIKAPI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET Narsi Rajai; Saddam Husein
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 2 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i2.2590

Abstract

 Abstract; This research aims to find out the negative impact of internet use on class VII students at Muhammadiyah Amaholu MTs and the efforts of Islamic Religious Education teachers in addressing the negative impact of internet use on class VII students at Muhammadiyah Amaholu MTs. The results showed that the negative impact of internet use on class VII students in MTs Muhammadiyah Amaholu District Huamual West Seram Regency among others: a) Students addicted to playing online games, b) Students do not concentrate on the subject matter in class, c) lazy to learn, d) lazy to do prayers five times, e) lazy to go preaching, and f) lazy to help parents at home. The efforts of Islamic Religious Education teachers in addressing the negative impact of internet use on class VII students in Muhammadiyah Amaholu MTs Huamual District of Western Seram Regency include: 1) Routinely give directions on internet use; 2) Taking/confiscating the student's mobile phone; 3) Give a reprimand or warning to students caught playing HP in class. We as pai teacher board together with the principal always give advice that students often learn to pay attention to their learning hours and appreciate the teacher council, respect both parents at home and appreciate the older in the community environment and then do not forget to read the Quran as a form of muslim person who obeys Allah Swt.Keywords: PAI Teacher Efforts, Negative Impact, Internet Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak negatif penggunaan internet pada siswa kelas VII di MTs Muhammadiyah Amaholu dan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menyikapi dampak negatif penggunaan internet pada siswa kelas VII di MTs Muhammadiyah Amaholu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak negatif penggunaan internet pada siswa kelas VII di MTs Muhammadiyah Amaholu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat antara lain: a) Siswa ketagihan bermain game online, b) Siswa tidak konsentrasi terhadap materi pelajaran di kelas, c) malas belajar, d) malas mengerjakan sholat lima waktu, e) malas pergi mengaji, dan f) malas membantu orang tua di rumah. Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menyikapi dampak negatif penggunaan internet pada siswa kelas VII di MTs Muhammadiyah Amaholu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat antara lain: 1) Rutin memberikan arahan tentang penggunaan internet; 2) Mengambil/menyita HP milik siswa; 3) Memberikan teguran atau peringatan kepada siswa yang kedapatan bermain HP di kelas. Kami selaku dewan guru PAI bersama kepala sekolah selalu memebrikan nasehat agar siswa sering belajar memperhatikan jam belajarnya serta menghargai dewan guru, menghargai kedua orang tua dirumah dan menghargai yang lebih tua dilingkungan masyarakat kemudian tidak lupa membaca AL Quran sebagai wujud pribadi muslim yang taat kepada Allah Swt.Kata kunci: Upaya Guru PAI, Dampak Negatif, Internet.
IMPLEMENTASI PROFESIONALITAS GURU AKIDAH AKHLAK DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI MTs NEGERI AMBON Rowis Rowis; M. Sahrawi Saimima; Andi Rahmat Abidin
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v2i2.2567

Abstract

ABSTRACT: This research aims to find out the implementation of professionality of moral teachers in improving the quality of learning in MTs Ambon State. This study has been conducted from November 23, 2020 to December 23, 2020. Informants in this study are principals, moral teachers and learners. This research is qualitative descriptive research. The results showed that the professionalism of teachers is in the form of, teachers make RPP as a reference in carrying out learning activities, teachers are able to explain the subject matter well, teachers master the curriculum well, teachers have broad insights, teachers master learning media, teachers have good teaching skills, teachers become good role models and teachers have good personalities.Keyword: Teacher professionalism, Akidah Akhlak, Improving the Quality of Learning ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi profesionalitas guru akidah akhlak dalam peningkatan mutu pembelajaran di MTs Negeri Ambon. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 23 November 2020 sampai dengan tanggal 23 Desember 2020. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru akidah akhlak dan peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan profesionalitas guru akidah akhlak adalah berupa, guru membuat RPP sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, guru mampu menjelaskan materi pelajaran dengan baik, guru  menguasai kurikulum dengan baik, guru memiliki wawasan yang luas, guru  menguasai media pembelajaran, guru memiliki keterampilan mengajar dengan baik, guru menjadi teladan yang baik dan guru memiliki kepribadian yang baik.Kata kunci: Profesionalitas Guru, Akidah Akhlak, Peningkatan Mutu Pembelajaran
PENGARUH PUNISHMENT DAN REWARD TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN FIKIH KELAS VIII DI MTs AL- FATAH AMBON Mirna Mirna
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i1.2572

Abstract

 Abstract: The purpose of this study was to determine whether there is an effect of giving punishment and reward on improving student learning outcomes in fiqh lessons at MTs Al-Fatah Ambon. This study uses a quantitative type of research, carried out for one month starting from November 19, 2020 to December 19, 2020. The population in the study is all students in class VIII (VIII1, VIII2, and VIII3) and a sample of 30 people from all students in class VIII. taken by using random random sampling technique with research scores using a Likert scale. In measuring the instrument, the researcher used a questionnaire as many as 22 statements which were carried out using google from. Then testing was carried out using validity and reliability tests with the help of SPSS version 22. After obtaining data from the questionnaire results, the researchers analyzed the data with linearity and normality tests using SPSS version 22 assistance. The variable for fiqh learning outcomes was in the form of midterm exam scores for the 2019-2020 school year. . The data analysis technique used to test the researcher's hypothesis was the F test. The results showed that; (1) There is a positive and significant effect of giving punishment on student learning outcomes with the value of the results of the hypothesis test (t test) with a value of sig 0.00 < 0.05 or t table (5.275) > t arithmetic (2.051). So the simultaneous provision of punishment affects the achievement of learning outcomes for students in fiqh lessons at MTs Al-Fatah Ambon. (2). There is a positive and significant effect of giving rewards to students with the value of the results of the hypothesis test (t test) with a sig value of 0.03 <0.05 or t table (2.290) > t arithmetic (2.051). So giving rewards simultaneously affects the achievement of learning outcomes for students in fiqh lessons at MTs Al-Fatah Ambon.Keywords: Effect of punishment and reward, learning outcomesAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengeruh pemberian Punishment dan reward terhadap peningkatan hasil belajar peserat didik pada pelajaran fikih di MTs Al-Fatah Ambon. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif, dilakukan selama satu bulan mulai dari tanggal 19 November 2020 samapai 19 Desember 2020. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas VIII ( VIII1,VIII2,dan VIII3) dan sampel sebanyak 30 orang dari keseluruhan siswa di kelas VIII yang diambil dengan mengunakan teknik rondom sampling acak dengan skor penelitian mengunakan skala likert. Dalam mengukur instrumen peneliti mengunakan angket sebanyak 22 pernyataan yang dilakukan dengan mengunakan google from. Kemudian dilakukan pengujian dengan mengunakan uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan SPSS versi 22. Setelah  diperoleh data dari hasil angket kemudian peneliti menganalisis data dengan uji linieritas dan normaliatas mengunakan bantuan SPSS versi 22. Variabel hasil belajar fikih berupa nilai ujian tengah semester tahun pelajaran 2019-2020. Teknik analisi data untuk menguji hipotesis peneliti mengunakan uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan pemberian punishment terhadap hasil belajar peserta didik dengan nilai hasil uji hipotesis (uji t)  dengan nilai sig 0,00 < 0,05 atau  t tabel (5,275) >  t hitung (2,051). Maka pemberian punishment secara simultan berpengaruh pada pencapaian hasil belajar peserta didik pelajaran fikih di MTs Al-Fatah Ambon. (2). Ada pengaruh yang posistif dan signifikan pemberian Reward terhadap peserta didik dengan nilai hasil uji hipotesis (uji t)  dengan nilai sig 0,03 < 0,05 atau  t tabel (2,290) > t hitung (2,051). Maka pemberian reward secara simultan berpengaruh pada pencapaian hasil belajar peserta didik pelajaran fikih di MTs Al-Fatah Ambon.
ETNOGRAFI: TRADISI PINDAH MARGA DALAM PERNIKAHAN DI NEGERI BUANO HATUPUTIH KECAMATAN KEPULAUAN MANIPA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Amina Lausepa; Samad Umarella
Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2021): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/kjim.v3i1.2540

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to explain the implementation of clan switching in the marriage customs of the people of Buano Hatuputih in Buano Hatuputih Country, Manipa Islands District, West Seram Regency. And to explain its meaning in the wedding customs of the people of Buano Hatuputih, Manipa Islands District, West Seram Regency. The type of research used is descriptive qualitative with the type of field research (field research) with the research time being carried out for one month starting from December 19, 2019 to January 19, 2020. The techniques used in this study include; observation, interviews and documentation and data analysis used is a descriptive analysis technique which is intended to describe the reality that occurs in the field. The results show that the tradition of changing clans in marriage in Buano Hatuputih Village, Manipa Islands District, West Seram Regency is a guide that gives direction and orientation to people's lives in this case is the people (male) of the Buton tribe who married people from Buano. Hatuputih in the form of rules for special actions, while the marriage process is general as regulated in Islamic law which is carried out in Buano Hatuputih Village. The meaning of marriage symbols in the customs of the people of Buano Hatuputih, Manipa Islands District, West Seram Regency, such as betel holders, rings, earrings, necklaces (gold), beauty tools (makeup), white cloth, a set of prayer tools, and a bed (mattress). and equipment) in a wedding in Buano Hatuputih Village reflects a good thing that must be done and or carried out by both men and women after the marriage is completed, because the essence of marriage is to remind each other of good relations to Allah swt and to others. man. Keywords: Tradition of Changing Clans, Marriage, Buano Hatuputih Abstrak: Tujuan dari penelitian adalah untuk menjelaskan pelaksanaan pindah marga dalam adat pernikahan masyarakat Negeri Buano Hatuputih di Negeri Buano Hatuputih Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat. Dan untuk menjelaskan maknanya dalam adat pernikahan masyarakat Negeri Buano Hatuputih Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten  Seram  Bagian  Barat.  Jenis  penelitian  ini  yang  digunkaan  adalah  deskriptif kualitatif dengan tipe penelitian lapangan (field reseach) dengan waktu penelitian dilakukan selama satu bulan terhitung mulai dari tanggal 19 Desember 2019 sampai dengan 19 Januari 2020.  Adapun tehnik yang digunakan dalam penelitian ini antara lain; observasi, wawancara dan  dokumentasi  dan  analisis  data  yang  digunakan  yakni  teknik  analisis deskriptif  yang dimaksudkan untuk menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi pindah marga dalam pernikahan di Desa Buano Hatuputih Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat merupakan sebagai pedoman yang memberi arah dan orientasi terhadap hidup masyarakat dalam hal ini adlaah masyarakat (laki-laki) suku Buton yang menikah dengan masyarakat dari Negeri Buano Hatuputih berupa aturan-aturan untuk bertindak bersifat khusus, sedangkan proses penikahannya bersifat umum sebagaiman diatur dalam syariat Islam yang dilaksanakan di Desa Buano Hatuputih. Pemaknaan simbol pernikahan dalam adat masyarakat Negeri Buano Hatuputih Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat seperti tempat sirih, cincin, anting, kalung (emas), alat-alat kecantikan (make up), kain putih, seperangkat alat sholat, dan tempat tidur (kasur dan perlengkapannya) yang ada dalam pernikahan di Desa Buano Hatuputih mencerminkan suatu kebaikan yang harus dilakukan dan atau dilaksanakan oleh pihak baik laki-laki maupun perempuan setelah pernikahan itu selesai, karena hakikat dari pernikahan adalah untuk saling mengingatkatkan akan hubungan baik kepada Allah swt maupun kepada sesama manusia.