cover
Contact Name
Nur Rachmat Arifin
Contact Email
nurrachmatarifin05@gmail.com
Phone
+6282233050925
Journal Mail Official
nurrachmatarifin05@gmail.com
Editorial Address
Jl. P.B, Sudirman, No. 360, Kraksaan, Probolinggo
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Ar-Ribhu: Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah
ISSN : 27745570     EISSN : 27471330     DOI : https://doi.org/10.55210/arribhu.v2i2.741
Jurnal Ar-Ribhu merupakan jurnal ekonomi dan bisnis Islam yang diterbitkan oleh Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Jurnal ini menerbitkan penelitian asli di bidang manajemen dan keuangan syariah. Tujuan jurnal ini adalah untuk membahas topik terpenting dalam ekonomi dan bisnis Islam, Keberadaan jurnal Ar-Ribhu ini tentu sangat penting dalam menela’ah, memperkaya dan mengembangkan berbagai pemikiran dan teori-teori. Penelitian terkait ekonomi dan bisnis Islam, dengan demikian jurnal Ar-Ribhu ini akan memberikan kontribusi yang positif dalam memperkaya khazanah pemikiran di bidang ekonomi dan bisnis Islam. Jurnal ini diterbitkan du kali setahun, pada bulan April dan Desember, ISSN (Print): 2774-5570 ISSN (Online): 2747-1330
Articles 74 Documents
STRATEGI FUNDRAISING DANA ZAKAT, INFAK, SEDEKAH (ZIS) DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS UPZ BAZNAS YAKIN) Moh. Arifin; Maghfiroh Ahlul M
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1396.739 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.666

Abstract

ABSTRACT Introduction : Pada saat ini, Indonesia sedang dalam keadaan yang tidak baik khususnya dibidang ekonomi. Hal ini dikarenakan dampak dari pandemi Covid-19, sehingga menghambat sektor perekonomian. Pada lembaga amil zakat kondisi pandemi ini berdampak terhadap penghimpunan dan pemberdayaan dana zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu strategi fundraising dan distribusi dana ZIS di masa pandemi Covid-19 pada UPZ BAZNAS YAKIN. Methods : Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data berupa data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Results : UPZ BAZNAS YAKIN semakin meningkatkan strategi fundraisingnya dengan mengoptimalkan program-program fundraising yang dijalankan. Sedangkan dalam distribusinya, UPZ BAZNAS YAKIN menyiapkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Conclusion and suggestion : Dengan pengelolaan yang tepat, zakat dapat menjadi sumber dana yang dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi ini. Keywords : Pandemi, Covid-19, UPZ BAZNAS YAKIN, Zakat, Infak, Sedekah, Fundraising, Distribusi
EFEK PROFITABILITASLEVERAGE DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH SEKTOR KEUANGAN DI INDONESIA Yeni Kartikawati
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1586.792 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor fundamental perusahaan berupa ROA (Return on Assets), ROE (Return on Equity), EPS (Earning per Share), NPM (Net Profit Margin), DER (Dept to Equity Ratio) dan CR (Current Ratio) terhadap return saham sektor keuangan yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES).Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan metode sampling jenuh yaitu semua populasi menjadi sampel. Sampel penelitian terdiri dari 5 perusahaan dengan periode pengamatan tahun 2018-2020sehinggadiperoleh15datapengamatan.Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA, ROE, EPS, NPM, DER dan CR secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Sedangkan secara parsial ROA, ROE, NPM, dan CR tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hanya EPS dan DER yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Sedangkan variabel paling dominan berpengaruh terhadapreturn saham adalah DER.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN ONE VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) DI KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Anik Gita Yuana Arifin; Indah Yuliana Yuana; Eko Suprayitno Yuana
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1499.094 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.670

Abstract

Abstrak. Pada dasarnya setiap negara mempunyai program pemberdayaan masyarakat dengan berbagai macam pendekatan. Salah satu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang telah sukses dikembangkan di dunia adalah pendekatan One Village One product (OVOP). Di Indonesia OVOP telah menjadi program pemberdayaan nasional dan telah menjadi program prioritas pembangunan dalam mewujudkan desa mandiri sebagaimana diterapkan di kecamatan Bumiaji Kota Batu Jatim yang merupakan kecamatan dengan berbagai potensi lokal daerah mulai dari tanaman hortikultura hingga tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendekatan OVOP dan Implikasinya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kecamatan Bumiaji Kota Batu Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif jenis penelitian study kasus teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kemudian data di analisa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kecamatan Bumiaji Kota Batu adalah Model Triple Helix yaitu melibatkan peran pemerintah (Dinas Koperindag dan PLUT), Swasta (PT Telkom, PT Angkasa Pura, Bank BNI, Bank BRI, Bank Jatim, Akademisi (Universitas Muhammadyah Malang dan Universitas Brawijaya). Implikasi dari pendekatan OVOP terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kecamatan Bumiaji Kota Batu adalah terjalin kerjasama dengan berbagai stakeholder baik pemerintah, swasta dan akademisi, terserapnya potensi lokal daerah, penyerapan tenaga kerja, meningkatkan posisi tawar pelaku UMKM selain itu terdapat kendala yaitu belum terjadi perluasan distribusi pemasaran produk UMKM dan belum mampu mengangkat harga komoditas hasil panen petani. Kata Kunci: Pemberdayaan ekonomi masyarakat, OVOP
PERAN DAN KENDALA FINTECH SYARIAH PADA UMKM Zahida I'tisoma Billah; Nuntupa
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.343 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.671

Abstract

Financial technology atau yang disingkat Fintech adalah penggabungan dari pengelolaan keuangan menggunakan teknologi. Fintech telah menjadi perhatian masyarakat karena layanan ini menyediakan berbagai fitur layanan dalam mempermudah dari sisi keuangan seperti yang telah digunakan dalam lembaga keuangan koperasi, perbankan dan asuransi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Fintech dalam meningkatkan UMKM di Indonesia. Saat ini, Perkembangan Teknologi mulai masuk ke ranah digital guna menyongsong Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar tahun 2024, tugas pemerintah sebagai regulator ekonomi Indonesia, yaitu memberdayakan seluruh masyarakat indonesia hingga ke pedesaan dan daerah terpencil di seluruh pelosok negeri agar turut merasakan dampak positif dari berkembangnya teknologi di masa yang akan datang. Peran fintech dapat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan keuangannya, sehingga fintech bisa mendorong memajukan pendapatan negara. Adanya inovasi bidang technologi khususnya keuangan sudah menjadi keniscayaan demi terwujudnya kemudahan bagi pelaku ekonomi khususnya pelaku UMKM untuk memajukan usahanya. Kata kunci : Fintech Syariah, UMKM
PENGELUARAN PUBLIK INDONESIA: TINJAUAN MAQASID SYARIAH Annisa Masruri Zaimsyah; Syahbuddin
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.783 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.737

Abstract

Introduction: Manajemen pengeluaran publik di Indonesia telah menerapkan system distribusi yang membagi pengeluaran publik untuk pengeluaran pemerintah pusat, transfer ke daerah, dan dana desa. Studi ini membahas pengeluaran publik di Indonesia dalam APBN Indonesia. Data yang dikumpulkan dari dokumentasi kebijakan fiskal, terutama tentang rencana pengeluaran pemerintah pada tahun 2018, dan kemudian analisis kebijakan, teori pengeluaran publik serta mendapatkan kesimpulan. Results: Prioritas kebijakan fiskal kepada pengeluaran publik untuk mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, penciptaan lapangan pekerjaan, pengurangan kemiskinan, dan pengurangan kesenjangan dalam kesejahteraan seluruh masyarakat. Dalam pandangan Maqasid syariah, pengeluaran publik digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang lima, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Pengeluaran publik pada pemerintah Indonesia sebagai alat yang efektif untuk menghasilkan sumber daya ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan dengan berfokus pada mewujudkan terpenuhinya tujuan Maqasid Syariah Conclusion and suggestion: Tujuan pengeluaran publik di Indonesia secara umum sudah sesuai dengan maqasid syariah, akan tetapi belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan Islam, seperti dalam hal agama, dalam Islam agama menjadi puncak untuk pengeluaran publik, sedangkan pada pengeluaran publik Indonesia agama mendapatkan porsi yang sangat sedikit, selain itu dalam Islam juga mengaut system surplus, dan Indonesia defisit, ini menjadikan tujuan dalam pengeluaran anggaran menjadi sedikit berbeda.
OPTIMALISASI WAKAF PRODUKTIF SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI WISATA LOKAL Mohammad Zainuri; Aliful Muhlis; Faridatur Rosyidah
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1288.091 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.740

Abstract

ABSTRAK Introduction: Waqf has a strategic economic dimension in empowering and increasing economic productivity if managed properly and with incentives. Productive waqf is a scheme for managing waqf donations from the people, namely by making these donations productive so that they are able to produce a sustainable surplus. Methods: This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. The type of data used is secondary data. The techniques used in data collection in this research include literature study, documentary, discussion, and intuitive-subjective. Result: Tourism is one of the important assets to help support the economy of a country. Each country continues to try to take advantage of the existing potential to attract tourists to visit their country. So that tourism can contribute a lot in Indonesia in various fields, especially in the economic field. However, there are several tourist destinations that have not been managed properly due to the lack of funds to support these facilities, so it is necessary to optimize funds to provide concrete solutions in increasing tourism potential so that community economic empowerment is increasing. So that the existence of productive waqf can be an opportunity for optimizing tourism in order to achieve economic empowerment. Conclusions and suggestions: Optimizing productive waqf aims to empower the people's economy. Where productive waqf can assist in the development of coastal tourism by optimizing facilities that can attract visitors so that with the existence of productive waqf it is expected to be able to support sustainable development in the tourism sector so as to reduce economic problems that often occur in the community, such as lack of employment and poverty. . Keywords: productive waqf, economic empowerment, tourism.
ANALISIS PREFERENSI NASABAH DALAM MEMILIH PT. BPRS BHAKTI SUMEKAR KANTOR CABANG PRATAMA GILI GENTING Yusni Bella Mufida; Dharma Arif Maulana
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.086 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.741

Abstract

ABSTRACT Introduction: preference when choosing a banking institution to transact have a diversity of percepation. The lack of public knowledge of Islamic banking institutions is a fundamental problem for Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) as a sharia banking institution on the island of Gili Genting. Methods: In this study, the research design used descriptive research with a quantitative approach. The sampling technique used is the scientific sampling technique, that is , anyone who happens to meet, if it is seen that the person found is suitable as a data source. The data presented in this study include the mean, median, mode, tables, graphs, pie charts. The data analysis method used is descriptive analysis processed with SPSS. Results: The results of this study can be concluded that: First, the level of customer knowledge about the operational system of BPRS Bhakti Sumekar, Gili Genting Pratama Branch Office based on sharia principles is very good with an average value of 4.32, the information received by customers is very good with an average value the average is 4.23, and the tendency of customers' preference for BPRS Bhakti Sumekar, Gili Genting Pratama Branch Office is very good with an average value of 4.28. Second, the reasons for costumers to choose BPRS Bhakti Sumekar at the Gili Genting Pratama Branch office are very diverse, as well as the products offered, not all of them have high demand, 36% of costumers do not only transact at one bank, but have an account at another bank, and expectatons costumers for BPRS Sumekar, Gili Genting Pratama branch office so that it can be more useful for the Gili Genting Community. Conclusions and suggestions: Customer preference for BPRS Bhakti Sumekar, Gili Genting Pratama Branch Office is in the very good category with a range of scores (average between 4.20-5.00 or a score between 81%-100%). Keywords: Preference, Costumer, BPRS. ABSTRACT Introduction: preference when choosing a banking institution to transact have a diversity of percepation. The lack of public knowledge of Islamic banking institutions is a fundamental problem for Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) as a sharia banking institution on the island of Gili Genting. Methods: In this study, the research design used descriptive research with a quantitative approach. The sampling technique used is the scientific sampling technique, that is , anyone who happens to meet, if it is seen that the person found is suitable as a data source. The data presented in this study include the mean, median, mode, tables, graphs, pie charts. The data analysis method used is descriptive analysis processed with SPSS. Results: The results of this study can be concluded that: First, the level of customer knowledge about the operational system of BPRS Bhakti Sumekar, Gili Genting Pratama Branch Office based on sharia principles is very good with an average value of 4.32, the information received by customers is very good with an average value the average is 4.23, and the tendency of customers' preference for BPRS Bhakti Sumekar, Gili Genting Pratama Branch Office is very good with an average value of 4.28. Second, the reasons for costumers to choose BPRS Bhakti Sumekar at the Gili Genting Pratama Branch office are very diverse, as well as the products offered, not all of them have high demand, 36% of costumers do not only transact at one bank, but have an account at another bank, and expectatons costumers for BPRS Sumekar, Gili Genting Pratama branch office so that it can be more useful for the Gili Genting Community. Conclusions and suggestions: Customer preference for BPRS Bhakti Sumekar, Gili Genting Pratama Branch Office is in the very good category with a range of scores (average between 4.20-5.00 or a score between 81%-100%). Keywords: Preference, Costumer, BPRS.
IMPLEMENTASI STRATEGI GO DIGITAL SEBAGAI PEMULIHAN BISNIS UMKM PADA SITUASI PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus UMKM Kedinding Lor, Surabaya) Nurul Ainia; Nurul Samiatus
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.555 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.743

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi untuk meningkatkan perekonomian UMKM yang diterapkan akibat adanya dampak dari pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kulitatif deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan strategi yang bisa di implementasikan oleh UMKM di Kedinding yaitu merubah model penjualan menjadi online atau ecommerce, melakukan suatu pemasaran digital dan membangun suatu branding untuk mengenalkan produknya, peningkatan kualitas produk maupun jasa demi kenyamanan serta menciptakan relasi kepada masyarakat Kata kunci: Covid 19, UMKM, Go Digital, CRM
STRATEGI MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERKAIT LITERASI PASAR MODAL SYARIAH MELALUI KEGIATAN KSPM (KELOMPOK SEKOLAH PASAR MODAL) Anik Gita Yuana; Ato’illah Shohibul Hikam; Moh Agung Maulana Iswanto3; Yulida Fithriyatul Maini
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.904 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.744

Abstract

ABSTRACT Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait literasi pasar modal syariah, dimana saat ini tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya ekonomi syariah tidak naik secara signifikan. Data yang didapat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwasannya pada tahun 2016, indeks literasi masyarakat Indonesia adalah 21,8% artinya dari 100 penduduk indonesia yang memahami literasi keuangan syariah hanya 21 orang, pada tahun 2018 indeks literasi mencapai 29,7%, pada tahun 2020 indeks literasi keuangan syariah mencapai 38,03%. Metode penelitian dalam karya tulis ini adalah penelitian kualitatif, dengan pengumpulan datanya adalah wawancara. Jenis pengambilan sampel menggunakan probability sampling, artinya peneliti mengambil sampel secara acak dari 50 populasi anggota kelompok pasar modal syariah (KSPM) dari berbagai prodi pada Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian yang dilakukan oleh kelompok pasar modal yang diadakan 3 bulan sekali mengalami peningkatan pengetahuan oleh anggota terkait pasar modal syariah, serta setiap 6 bulan sekali akan diadakan sekolah pasar modal oleh galeri investasi UNZAH dan sebagai pematerinya adalah dari BEI (Bursa Efek Indonesia). Keywords: KSPM, literasi, pasar modal syariah.
MANAJEMEN UNIT USAHA PESANTREN Maidah Sufiani; Inayah Ratih
Ar-Ribhu : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2021): Ar-Ribhu
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.251 KB) | DOI: 10.55210/arribhu.v2i2.746

Abstract

The purpose of this study is to find and describe the independence of pesantren through pesantren business units in the form of tofu factories and analyze the development of pesantren independence capital, analyze factors supporting the formation of pesantren independence and analyze obstacles to the formation of pesantren independence. The research method used isqualitative metode using primary data sources through interviews about data and information related to research. The economic development of pesantren through the tofu factory business unit established in 2013 that gets a loan of funds from pesantren, with profits obtained for the initial return on capital. Marketing through offline and online where santri also plays a role in the economic development of pesantren which is also currently acting as a transaction. Its financial statements are conducted weekly and monthly collected to benhara Koppontren. The management of pesantrren business units in the form of factories know must be developed by improving its marketing model which not only has a target market in its own pesantren but with other pesantren and the general public.