cover
Contact Name
Santa Maria Pangaribuan
Contact Email
santamaria@akperrscikini.ac.id
Phone
+6221-3153440
Journal Mail Official
jurnal@akperrscikini.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Saleh No.40, Kel. Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat 11130 - INDONESIA
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Cikini
ISSN : 26861976     EISSN : 26861984     DOI : 10.55644/jkc
Core Subject : Health,
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI is a peer-reviewed journal providing an open access facility for scientific articles of academics, researchers and nurse practitioners, JURNAL KEPERAWATAN CIKINI is published two times a year, specifically in January, and July. JURNAL KEPERAWATAN CIKINI invites authors to submit manuscripts in the various topics of medical and surgical nursing, basic and emergency nursing, nursing education and management, child and maternity nursing, community nursing, and health. Jurnal Keperawatan Cikini cover all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing
Articles 65 Documents
Asuhan Keperawatan pada Pasien Kanker Kolonrektal:studi kasus Maria Maxmila Yoche Arkianti
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i1.106

Abstract

Latar belakang: Penyakit tidak menular yang dapat membawa pada kematian adalah kanker. Pada laki-laki, kanker kolonrektal merupakan kanker yang paling banyak diderita setelah kanker paru-paru. Teori keperawatan orem merupakan teori keperawatan yang didasarkan pada perawatan diri. Pasien dengan kanker kolonrektal dapat mengalami defisit perawatan diri.Tujuan: untuk memaparkan asuhan keperawatan pada pasien kolonrektal yang didasarkan pada teori keperawatan orem. Metode: Studi kasus digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan kolonrektal di RS Swasta X di Jakarta. Hasil: Pasien dengan kanker kolonrektal dapat diberikan asuhan keperawatan yang didasarkan pada teori keperawatan orem dimana pengkajian keperawatan didasarkan pada berkurang perawatan diri pada pasien. Ada tiga masalah keperawatan yang diangkat dimana dalam evaluasinya ketiga masalah keperawatan yang dialami masih belum teratasi. Defisit perawatan diri yang dialami pasien didasarkan pada perawatan diri pasien, yaitu universal self-care. Kesimpulan: Pengkajian teori keperawatan orem dapat digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan kanker kolonrektal sehingga perawat dapat menggunakannya dalam praktik di pelayanan kesehatan
Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Penderita Dalam Upaya Pencegahan Penularan TBC Di Puskesmas Glugur Darat Medan Ani Rahmadhani Kaban; Maya Ardilla Siregar; Agus Surya Bakti
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i02.126

Abstract

TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobakterium Tuberculosis. bakteri ini mampu hidup selama berbulan-bulan ditempat yang sejuk dan gelap, terutama ditempat yang lembab. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui distribusi frekuensi faktor yang berhubungan dengan perilaku penderita dalam upaya pencegahan penularan TBC di Puskesmas Gugur Darat Medan Tahun 2022. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa penelitian yang dilakukan di Puskesmas Glugur Darat Medan memperoleh nilai signifikan Tingkat Pengetahuan adalah 0,001<nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan pencegahan penularan TBC, nilai etika batuk diperoleh p-value 0,004 atau p α (0,05), Ha diterima artinya ada hubungan antara etika batuk dengan perilaku pencegahan penularan TBC, nilai praktik Hygiene diperoleh nilai p-value 0,000 atau p α (0,05) Ha diterima artinya ada hubungan antara Praktik Hygiene dengan perilaku pencegahan penularan TBC. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan antara tingkat pengetahuan, etika batuk dan praktik Hygiene dengan perilaku pencegahan penularan TBC di Puskesmas Gugur Darat Medan. Kepada Penderita TBC diharapkan dapat meningkatkan perilaku pencegahan untuk meningkatkan penyembuhan dan kesehatan, pada tempat penelitian disarankan untuk memberikan edukasi kepada pasien TBC tentang hubungan pengetahuan, etika batuk dan praktik Hygiene dengan perilaku pencegahan penularan TBC.
Pentingnya Status Gizi dalam Siklus Menstruasi pada Remaja Khaerunnisa Dwi Hikmatun; Yanti Susan; Ani Nurhaeni
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i02.132

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami, siklus menstruasi yang tidak teratur. Salah satu factor yang meyebabkan siklus menstruasi tidak teratur yaitu status gizi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pentingnya status gizi dalam siklus menstruasi pada remaja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi pada remaja dengan kriteria inklusi yaitu bersedia menjadi responden, usia 12 – 14 tahun dan termasuk siswi kelas 7 dan 8. Sedangkan kriteria eklusi yaitu siswi yang tidak berangkat ke sekolah, siswi yang sedang menghadapi ujian, siswi yang sedang mengkonsumsi obat – obatan hormonal dan siswi yang sedang menderita penyakit berjumlah91 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan Timbangan badan, Microroice dan lembar anamnesa. Analisis Data menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar status gizi remaja adalah normal 64 siswi (70,3%), sedangkan siklus menstruasi sebagian besar dalam kategori normal 63 siswi (69.2%) dan hasil uji Spearman ranks didapatkan p-value = 0,003 < 0,005 dengan nilai r = 0.305, ini berarti terdapat hubungan yang cukup dan kearah yang positif antara variable status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja
Pendidikan Kesehatan: Sebuah Langkah Meningkatkan Kepatuhan Keluarga dalam 5 Moments Cuci Tangan di Ruang Rawat Inap Anak Rifki Yanuar; Dian Sari
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i02.133

Abstract

Latar belakang: Keluarga berisiko tertular infeksi yang didapat dirumah sakit karena paparan agen infeksi yang berulang dan kebersihan tangan yang buruk. Selain itu praktik kepatuhan cuci tangan keluarga yang buruk akan memudahkan transmisi kuman pada pasien. Pendidikan kesehatan sebagai langkah awal diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan keluarga dalam cuci tangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terkait cuci tangan terhadap kepatuhan kelurga dalam 5 moments cuci tangan di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment with control group pada dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Penilaian dilakukan dengan sistem observasi checklist untuk menilai kepatuhan keluarga. Teknik sampling dilakukan dengan cara purposive sampling. Sebanyak 37 sampel pada tiap-tiap kelompok dilakukan pada ruang rawat anak disebuah rumah sakit daerah di Sumatera Barat pada tahun 2018. Hasil: Analisis uji bivariate menggunakan Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap kepatuhan keluarga dalam 5 moments cuci tangan, p value 0.0001 (≤ 0.05). Pendidikan kesehatan dapat terus dioptimalkan untuk meningkatkan kepatuhan keluarga dalam menjaga kebersihan tangan.
Faktor Penunjang dengan Waktu Kedatangan Keluarga Membawa Pasien Post Serangan Stroke Iskemik ke IGD RS Otak DR. drs. M. Hatta Bukittinggi vera_kurnia88 vera
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i02.134

Abstract

Latar Belakang: Penanganan yang cepat dan segera adalah tindakan yang dapat mengurangi angka kecacatan dan kematian pada penyakit stroke. Di Indonesia ini menjadi salah satu permasalan dalam keterlambatan penanganannya sehingga meningkatnya angka kecacatan dan kematian. Faktor-faktor penentu dengan waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke ke rumah sakit sehingga mengakibatkan penanganan terlambat diantaranya: tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, tingkat ekonomi dan jarak tempuh keluarga. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan faktor tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, tingkat ekonomi dan jarak tempuh keluarga dengan waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke iskemik ke instalasi gawat darurat RS Otak M. Hatta Bukittnggi. Metode Penelitian: Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel 72 keluarga pasien post serangan stroke iskemik dengan teknik pengambilan accidental sampling. Instrumen yang digunakan lembar angket dan kuesioner dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil Penelitian: Dalam penelitian ini didapatkan tingkat pendidikan keluarga (Pvalue=0.078), tingkat pengetahuan keluarga (Pvalue=0.985), tingkat ekonomi/pendapatan keluarga (Pvalue=0.235), dimana tidak ada hubungan signifikan antara waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke iskemik, sementara jarak tempuh keluarga (Pvalue=0.000) mempunyai hubungan signifikan dengan waktu kedatangan keluarga. Kesimpulan: Dalam penelitian ini disarankan keluarga segera mungkin membawa pasien post serangan stroke iskemik ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar penanganan stroke lebih cepat dan tepat.