cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
annasyr@iaialaziziyah.ac.id
Phone
+6285270075934
Journal Mail Official
annasyr@iaialaziziyah.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.iaialaziziyah.ac.id/index.php/jian/about/editorialTeam
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta
ISSN : 23550147     EISSN : 28076893     DOI : -
Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta yang merupakan jurnal nasional berpenyunting ahli yang terbit dua kali dalam setahun. Jurnal ini telah diterbitkan berbentuk cetak (2355-0147 dengan Nomor SK: 0005.026/Jl.3.2/SK.ISSN/2014.01 Tanggal Januari 2014) dan Versi online (2807-6893)diterbitkan pada tahun 2021 mulai Vol. 8 No. 1 2021. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Aceh. Pernyataan ini menegaskan etika penulisan dan publikasi bagi penulis, penyunting pelaksana, penyunting ahli, dan penerbit, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan Jurnal ini. Fokus penerbitan jurnal ini pada bidang Dakwah, Komunikasi, Komunikasi Politik Islam dan Sosial Kemasyarakatan. Lihat Focus and Scope
Articles 85 Documents
Pemberdayaan Keluarga Dalam Mencegah Nikah By Accident Pada Remaja Melalui Nilai-Nilai Islam Di Desa Pulo, Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya Aziz, Abdul
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1105

Abstract

The phenomenon of marriage by accident among adolescents has become an increasingly concerning social issue, particularly in rural areas such as Pulo Village, Bandar Dua Subdistrict, Pidie Jaya Regency. This study aims to explore the strategic role of family empowerment in preventing early marriage resulting from premarital pregnancy through the application of Islamic values. Utilizing a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews with community leaders, village officials, and direct observation. The findings indicate that Islamic-based communication within the family, parental role modeling, and the strengthening of religious functions in the community are key factors in protecting youth from deviant behavior. Effective collaboration between families, communities, and government support programs rooted in Islamic teachings is essential to shape a morally upright young generation and prevent unplanned marriages.
Strategi Dakwah Kreatif dalam Merespons Dinamika Sosial Kontemporer Miftahuddin, Miftahuddin
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1107

Abstract

The rapid pace of social change in the modern era demands a more adaptive, communicative, and creative approach to Islamic preaching. Traditional one-way da’wah methods are often less effective in meeting the spiritual needs of people living amid technological progress and global information flows. This article aims to examine creative da’wah strategies as an effort to respond to contemporary social dynamics, ensuring that Islamic messages remain relevant and impactful. The study employs a library research method by reviewing literature related to da’wah strategies, Islamic communication theories, and modern social transformation. The findings reveal that creative da’wah enhances the effectiveness of religious message delivery through digital engagement, inspirational storytelling, and participatory two-way communication. Moreover, innovative da’wah formats are proven to be more appealing to younger and urban audiences, aligning with their lifestyle and media habits. The study concludes that creative da’wah strategies are essential to preserve the relevance of Islamic values amid rapid societal changes. This article contributes to developing a new paradigm of Islamic preaching that integrates creativity, technology, and social context to deliver religious messages effectively.
Peran Pendidikan Islam Nonformal dalam Pengembangan Masyarakat Islam di Era Digital Musttasir, Musttasir
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1108

Abstract

The rapid development of information technology in the digital era has transformed nearly every aspect of society, including the system of non-formal Islamic education. Institutions such as majelis taklim (Islamic study circles), Qur’an Learning Centers (TPA), halaqah, and online study forums play a strategic role in shaping character and enhancing the religious literacy of Muslim communities. This article aims to analyze the role of non-formal Islamic education in the development of Muslim communities in the digital era, focusing on its opportunities, challenges, and relevant development models. The research adopts a descriptive qualitative approach through literature studies and the analysis of best practices from several non-formal Islamic educational institutions. The findings show that non-formal Islamic education in the digital era can expand the reach of da‘wah and learning, increase community participation, and strengthen Islamic values through the use of social media, online learning platforms, and technology-based applications. Nevertheless, challenges such as digital literacy gaps, limited human resources, and the need for regulation and quality standards remain unresolved issues. By effectively utilizing technology and building multi-stakeholder collaboration, non-formal Islamic education can transform into a driving force for the adaptive and sustainable development of Muslim communities in the digital age.
Sifat-Sifat Ketuhanan Dan Komunikasi Islam (Kajian Tafsir Surat Al-Qashash Ayat 68-70) M. Gade, Ahyar
An-Nasyr Vol 11 No 1 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i1.547

Abstract

Banyak ayat Al-Qur`an yang menjelaskan tentang Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan yang patut disembah, Tuhan yang memiliki kekuasaan langit dan bumi serta segala isinya. Dari beberapa ayat tersebut, di antaranya adalah yang terdapat dalam surat Al-Qashash ayat 68-70. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji sifat-sifat ketuhanan Allah Swt yang terdapat dalam Al-Qur`an surat Al-Qashash ayat 68-70. Jenis penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini adalah penelitian kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data-data melalui buku-buku yang relevan dengan topik pembahasan. Adapun hasil kajiannya adalah dalam Alquran surat al-Qashash ayat 68-70 menjelaskan beberapa sifat Ketuhanan yang wajib diyakini oleh manusia selaka hamba Tuhan. Sifat-sifat Ketuhanan tersebut adalah Allah Maha Pencipta, Allah bebas menentukan pilihan-Nya, Allah Maha Suci, Allah Maha Mengetahui, Allah Maha Esa (tidak ada Tuhan selain Allah), Allah yang berhak dipuji, Allah Maha Bijaksana, dan hanya kepada Allah kita akan kembali.
Analisis Pesan Dakwah Pada Novel “Dalam Sujud Dia Menyentuhku” Karya Fahri F. Fathoni Marsela, Marsela; Sihabuddin, M Amin; Walian, Anang
An-Nasyr Vol 11 No 1 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i1.622

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Analisis Pesan Dakwah Pada Novel Dalam Sujud Dia Menyentuhku Karya Fahri F. Fathoni.”Dengan permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa pesan dakwah yang terkandung Pada Novel Dalam Sujud Dia Menyentuhku Karya Fahri F. Fathoni dan Bagaimana imajinasi Fahri F. Fathoni dalam kemasan cerita novel “Dalam Sujud Dia Menyentuhku” Kesan bagi pembaca. Berdasarkan permasalahan tersebut maka Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan dakwah yang terkandung pada novel “Dalam Sujud Dia Menyentuhku” Karya Fahri F. Fathoni dan untuk mengetahui imajinasi Fahri F. Fathoni dalam kemasan cerita novel “Dalam Sujud Dia Menyentuhku” kesan bagi pembaca. Metodelogi Penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode pendekatan kualitatif, Data yang di gunakan adalah uraian cerita yang terdapat pada dialog dan paragraf-paragraf yang terdapat di dalam novel. Dengan menggunakan teknik Analisis Isi (content analysis). Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, yaitu sumber informasi dari satu buah novel Dalam Sujud Dia Menyentuhku Karya Fahri F. Fathoni dan data sekunder, yaitu data yang dijadikan bahan penunjang seperti skripsi, jurnal, buku, dan web. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan teknik dikoumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terkandung beberapa pesan dakwah didalamnya dan dikategorikan menjadi tiga bagian, yaitu: pesan Aqidah (Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Kitab, Iman kepada Rasul, Iman kepada Qadha dan Qadhar, dan Iman kepada Hari Akhir), Pesan Syariah (Ibadah dan Muamalah) dan pesan Akhlak (Akhlak kepada Allah, Akhlak kepada Manusia, dan Akhlak kepada lingkugan). setelah di lakukan analisis terdapat banyak sekali pesan dakwah yang terkandung dalam novel tersebut, dan dibuktikan dengan di setiap kalimat atau dialog yang terdapat makna pesan dakwah. sehingga pengarang berimajinasi pada novel dalam sujud dia menyentuhku karya Fahri F. Fathoni ini dapat memberikan kesan bagi pembaca seolah-olah menganggap cerita dalam novel tersebut seperti kisah nyata dan banyak pesan moral yang disampaikan di dalamnya.
Prilaku Simbolis Jama’ah Tabligh: (Studi Kasus Dinamika Kehidupan Beragama Jama’ah Tabligh di Kota Banda Aceh)
An-Nasyr Vol 11 No 1 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i1.832

Abstract

Symbolic behavior in the context of the Tablighi Jama'ah includes various practices, including the use of typical clothing, the practice of shaking hands, the practice of eating together, the way of walking, and the emphasis on preaching and religious activities. Some people see this symbolic behavior as a form of expression of strong faith, while others see it as self-isolation.This research uses a descriptive method with a phenomenological approach. Primary data sources and secondary data, primary data sources in this research are works and books which are the main guidelines for the Tablighi Jama'ah. Meanwhile, secondary data from this research are the works of experts in their respective fields. The research results show that the religious symbols and behavior practiced by the Tablighi Jama'ah have given rise to various interpretations among Muslims. These differences in interpretation are caused by differences in viewpoints in understanding one group versus another, which can lead to divisions. Even though Islam is a religion of rahmatan lil 'alamin which protects all its adherents.
Peran Tengku Dayah dalam pengembangan masyarakat Islam di Aceh Muhibuddin, Muhibuddin
An-Nasyr Vol 11 No 1 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i1.835

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting Teungku Dayah dalam pengembangan masyarakat Islam di Aceh. Teungku Dayah bukan hanya sebagai guru agama, tetapi juga berfungsi sebagai pemimpin masyarakat, agen pembangunan, dan penjaga tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis berbagai peran yang dimainkan oleh Teungku Dayah dalam pengembangan masyarakat Islam di Aceh. Kajian ini merupakan kajian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil kajian ditemukan bahwa Teungku Dayah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan masyarakat melalui beberapa cara. Pertama, mereka berperan sebagai pendidik yang membimbing peserta didiknya dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Kedua, mereka berfungsi sebagai agen pembangunan yang berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Ketiga, mereka melestarikan pendidikan tradisional yang masih menganut sistem pengajaran klasik, sekaligus menanamkan nilai-nilai yang sesuai dengan syariat Islam. Terakhir, mereka membantu dalam pengembangan kepribadian masyarakat Aceh, membentuk masyarakat yang bermartabat dan berperadaban.
Peran Dakwah Digital dalam Menyebarkan Pesan Islam di Era Modern
An-Nasyr Vol 11 No 1 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i1.842

Abstract

Dakwah dalam Islam merupakan kegiatan penyampaian pesan-pesan keagamaan kepada individu atau kelompok untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran Islam. Dakwah melibatkan proses komunikasi yang efektif, di mana pesan disampaikan dengan cara yang dapat dipahami dan diterima oleh audiens. Untuk penelitian mengenai peran dakwah digital dalam menyebarkan pesan Islam di era modern, Menggunakan metode Studi Literatur, Menganalisis literatur mengenai dakwah digital, media sosial, dan komunikasi Islam. Meninjau penelitian sebelumnya tentang teknologi dalam dakwah. Penelitian ini Kualitatif, Wawancara Mendalam, Wawancara dengan tokoh agama, influencer Muslim di media sosial, dan pengelola platform dakwah digital. Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) Diskusi dengan ulama. Analisis Data Sekunder, Menggunakan data statistik yang ada tentang penggunaan internet dan media sosial. Analisis Konten, Adapun kesimpulan Dakwah digital telah membuka banyak peluang baru untuk menyebarkan pesan Islam secara efektif di era modern. Dengan memanfaatkan teknologi dan platform media sosial, para tokoh Ulama dan influencer Muslim dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan bimbingan serta pengetahuan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dakwah konvensional tetap memiliki nilai penting, terutama dalam membangun ikatan emosional dan spiritual yang kuat melalui interaksi langsung. Oleh karena itu, kombinasi dakwah digital dan konvensional dapat menciptakan pendekatan yang lebih holistik dan komprehensif dalam menyebarkan pesan Islam.
Menyelaraskan Pemikiran dan Komunikasi dalam Organisasi Lembaga Pendidikan Pesantren
An-Nasyr Vol 11 No 1 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i1.844

Abstract

Pesantren modern tidak hanya menyediakan pendidikan agama tetapi juga pendidikan umum, keterampilan vokasional, dan pengembangan soft skills, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dll., secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah  Adapun Komunikasi yang efektif berperan sebagai jembatan yang menghubungkan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernitas di pesantren. Dengan menyampaikan visi dan misi yang jelas, mengatasi resistensi, meningkatkan pemahaman, memfasilitasi dialog, dan membangun kepercayaan, pesantren dapat menjaga keseimbangan yang harmonis antara kedua aspek ini. Hal ini memungkinkan pesantren untuk tetap relevan dan efektif dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan spiritual santri di era modern.
Pesan Dakwah Melalui Dalail Khairat Dan Shalawat Group Zikir Sautul Fata Saidaturrahmah, Saidaturrahmah
An-Nasyr Vol 11 No 2 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i2.897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah melalui Dala’il khairat grop sautul fata BP.YPI. Darussa’adah Cabang Faradis dan untuk mengetahui pengimplementasian pesan dakwah melalui Dala’il Khairat bagi santri BP.YPI. Darussaadah Cabang Faradis. Penelitian ini merupakan studi lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Selanjutnya peneliti melakukan keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan, triangulasi dan member check. Selanjutnya untuk analisis data, yaitu reduksi data, display dan kesimpulan. Adapun teori yang digunakan yaitu teori Onong Uchjana Efendy tentang pesan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan pesan dakwah melalui dala’il khairat di BP.YPI. Darussa’adah Cabang Faradis ialah mengajarkan tentang birrul walidain (berakti kepada orang tua), tawakal, jujur, amanah, sabar, semangat, ikhlas, insan berakhlak baik, dan mempercepat terkabulnya hajat. Selanjutnya implementasi pesan dakwah bagi santri BP.YPI. Darussa’adah Cabang Faradis, diketahui bahwa pengamalan Kitab Dala’il Khairat tidak hanya diwirid saja akan tetapi dengan Riyadhah. Maka dari itu santri terlatih menahan nafsu yang nantinya berpengaruh terhadap tingkah laku seperti halnya menjauhi tingkah laku yang dilarang agama. Selain itu santri BP.YPI. Darussaadah Cabang Faradis berperilaku baik dan bersikap sopan kepada orang tua, santri mampu belaku jujur dalam segala hal dan amanah, santri berlaku sabar dalam melakukan segala hal, santri lebih bisa disiplin dalam segala hal, dan santri lebih mampu mengelola nasfu atau keinginan yang hanya sesaat serta mampu membentuk diri santri untuk meneladani kautamaan yang terkandung dalam akhlaq Nabi Muhammad SAW.