cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
annasyr@iaialaziziyah.ac.id
Phone
+6285270075934
Journal Mail Official
annasyr@iaialaziziyah.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.iaialaziziyah.ac.id/index.php/jian/about/editorialTeam
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta
ISSN : 23550147     EISSN : 28076893     DOI : -
Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta yang merupakan jurnal nasional berpenyunting ahli yang terbit dua kali dalam setahun. Jurnal ini telah diterbitkan berbentuk cetak (2355-0147 dengan Nomor SK: 0005.026/Jl.3.2/SK.ISSN/2014.01 Tanggal Januari 2014) dan Versi online (2807-6893)diterbitkan pada tahun 2021 mulai Vol. 8 No. 1 2021. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Aceh. Pernyataan ini menegaskan etika penulisan dan publikasi bagi penulis, penyunting pelaksana, penyunting ahli, dan penerbit, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan Jurnal ini. Fokus penerbitan jurnal ini pada bidang Dakwah, Komunikasi, Komunikasi Politik Islam dan Sosial Kemasyarakatan. Lihat Focus and Scope
Articles 87 Documents
Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Kesadaran pentingnya ilmu hukum tentang Kewarisan untuk Meminimalisir Konflik Keluarga Munawir, Munawir
An-Nasyr Vol 11 No 2 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i2.957

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya komunikasi Islam dalam membangun kesadaran hukum tentang kewarisan untuk meminimalisir konflik keluarga. Konflik terkait pembagian warisan sering kali terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai prinsip-prinsip hukum kewarisan Islam, yang memicu ketidaksepahaman dan pertentangan antar anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran komunikasi Islam dalam menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan pemahaman hukum kewarisan yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) yang menganalisis berbagai literatur terkait komunikasi Islam dan hukum kewarisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berbasis nilai-nilai Islam yang mengutamakan musyawarah, mufakat, dan keadilan dapat mengurangi ketidaktahuan tentang kewarisan, serta memperkecil potensi konflik keluarga. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan wawasan baru tentang bagaimana komunikasi Islam dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pemahaman hukum kewarisan dan memfasilitasi penyelesaian sengketa dalam keluarga.
Narasi Moderasi Beragama Ulama Dayah Aceh: Studi Terhadap Argumen dan Respons dalam Menangkal Radikalisme
An-Nasyr Vol 11 No 2 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i2.964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami argumen dan respons ulama dayah Aceh dalam narasi moderasi beragama. Harus diakui bahwa terdapat perbedaan pemahaman argumen dan respons ulama dayah Aceh terkait moderasi beragama dalam menangkal radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data utama yang disajikan adalah hasil wawancara dengan ulama Dayah Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi moderasi ualama dayah Aceh dalam menangkal radikalisme adalah dakwah dengan mengedepankan prinsip bilhikmah, pentingnya prinsip ummatan wasatan, kesadaran untuk taat pada pemimpin, serta mampu menghargai keberagaman. Argumen moderasi beragama ulama dayah Aceh dalam menangkal radikalisme adalah dengan menerapkan prinsip tasammuh, tawazun dan tawassuth sebagaimana dijelaskan dalam Al quran dan As sunnah. Ulama dayah Aceh berpendapat bahwa perlu sikap yang fleksibel disatu sisi (sosial) namun juga teguh (aqidah) pada sisi yang lain yaitu dengan menghargai perbedaan namun tetap teguh pada pendirian agama (aqidah) sebagai upaya untuk mewujudkan kedamaian. Respons ulama dayah Aceh terhadap moderasi beragama dan radikalisme adalah dengan menggalakkan literasi moderasi beragama untuk malahirkan paradigma berfikir moderat yang dapat diaktualisasikan dalam afeksi dan psikomotorik masyarakat Aceh.
Masjid Sebagai Media Komunikasi Islam untuk Meningkatkan Efektivitas Dakwah di Kalangan Generasi Muda Fauzan, Ahmad
An-Nasyr Vol 11 No 2 (2024): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v11i2.978

Abstract

Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat komunikasi Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat pembinaan spiritual dan sosial umat. Namun, keterbatasan dalam pendekatan komunikasi yang relevan sering kali menghambat masjid dalam menjangkau generasi muda di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi masjid yang adaptif guna meningkatkan efektivitas dakwah bagi generasi muda. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research), yang mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait peran masjid, komunikasi Islam, dan karakteristik generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pengurus masjid dan generasi muda, penerapan teknologi modern, serta pendekatan komunikasi yang interaktif dan relevan merupakan kunci dalam menjawab tantangan ini. Kesimpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa masjid yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda dapat meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan dakwah. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan strategi praktis dan inovatif yang dapat diimplementasikan untuk memaksimalkan peran masjid di era digital.
Analisis Isi Konstruksi Media Massa Dalam Film “Alif, Lam, Mim” Husna, Asmaul; Hasan, Kamaruddin; Akmal, Fitria; Chairunnisak, Syarifah; Yunanda, Rizki; Muhibuddin
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1039

Abstract

Tidak hanya sebagai hiburan semata, film juga sebagai edukasi serta membentuk pandangan dan pemahaman masyarakat terhadap berbagai isu dan fenomena sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi media massa yang terdapat dalam film “Alif Lam Mim” dan hal apa saja yang memengaruhi konten dan narasi dalam pemberitaan di media massa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif , yaitu suatu proses penelitian yang menggunakan hasil data deskriptif baik dalam bentuk verbal maupun non verbal. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi mendalam melalui pemilihan adegan-adegan tertentu dari film tersebut sebagai objek analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa dalam film “Alif Lam Mim” telah melakukan konstruksi bahwa orang-orang yang mengenakan atribut agama seperti jubah, jenggot, dan bercadar adalah dicurigai sebagai pelaku teroris dan sosok yang patut diwaspadai. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa ada banyak faktor yang memengaruhi pemberitaan. Seperti struktur media, pengaturan editorial, norma dan nilai jurnalistik, konteks sosial dan politik, kepercayaan pada sumber berita, ketertarikan audiens, teknologi dan inovasi berita, dan kepentingan ekonomi.
Ceramah Agama sebagai Media Komunikasi Islam untuk Menjaga Keutuhan Pemikiran Islam Rahmatan lil Alamin pada Generasi Muda Fahmi, Fahmi
An-Nasyr Vol 9 No 2 (2022): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ceramah agama merupakan salah satu media komunikasi Islam yang berperan penting dalam membentuk dan menjaga keutuhan pemikiran Islam rahmatan lil alamin, terutama pada generasi muda. Di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi, pemahaman keagamaan yang inklusif dan moderat semakin dibutuhkan untuk menghindarkan munculnya pemahaman yang eksklusif dan radikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ceramah agama sebagai media komunikasi Islam dalam menjaga keutuhan pemikiran Islam rahmatan lil alamin pada generasi muda. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menganalisis literatur dan sumber relevan terkait konsep komunikasi dakwah, ceramah agama, dan pemikiran Islam rahmatan lil alamin. Hasil kajian menunjukkan bahwa ceramah agama mampu menjadi sarana strategis yang efektif bila disampaikan dengan pendekatan yang kontekstual, komunikatif, dan adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Ceramah yang dilaksanakan tidak hanya di ruang formal seperti masjid, tetapi juga di ruang-ruang sosial informal seperti warung kopi, menjadikan pesan dakwah lebih mudah diterima dan diaplikasikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode komunikasi dakwah yang inklusif dan transformatif, sekaligus memperkuat pemahaman dan praktik Islam moderat yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Strategi Komunikasi Pembina Rumah Qur’an Al-Irsyad Dalam Meningkatkan Minat Santri Penghafal Al-Qur’an Di Kanagarian Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota Yusro, Lailatul; Ahmad, Fajri
An-Nasyr Vol 12 No 2 (2025): An-Nasyru
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i2.1131

Abstract

The Al-Irsyad Qur’an House is a non-formal educational institution that focuses on learning, memorizing, and practicing the Qur’an within the community. The issue underlying this research is the lack of interest among some students in memorizing the Qur’an at the Al-Irsyad Qur’an House. Therefore, it is necessary to implement appropriate communication strategies by the instructors to increase the students’ interest and motivation. The purpose of this study is to identify and understand the forms of communication strategies used by the instructors of the Al-Irsyad Qur’an House to foster students’ interest in becoming Qur’an memorizers (ḥuffāẓ). This research uses a qualitative descriptive method, while data collection techniques include interviews, observation, and documentation of relevant materials. The study examines how the instructors apply communication strategies to enhance students’ interest by employing the Compliance-Gaining Strategy, Constructivism Theory, and Politeness Strategy Theory. Based on the findings, the instructors at the Al-Irsyad Qur’an House implement three main strategies to improve the students’ interest in memorizing the Qur’an. First, the Compliance-Gaining Strategy is applied through providing motivation, guidance, as well as implementing rewards and sanctions that encourage students to be more disciplined in maintaining their memorization. Second, the Constructivism Strategy is realized by adjusting communication methods according to each student’s character and ability, ensuring that every message is well received and fosters deeper understanding. Third, the Politeness Strategy is applied to maintain ethical communication among instructors, students, and parents, thereby creating a harmonious relationship and a conducive learning atmosphere. These three strategies complement one another in enhancing the students’ motivation and enthusiasm in their Qur’an memorization activities.
Analisis Tindakan Sosial Max Weber Dalam Gerakan Sosial Keagamaan Jamaah Tabligh Di Madura Fauzi, Mohammad; Fitriyah; Muslimah, Izzatul
An-Nasyr Vol 12 No 2 (2025): An-Nasyru
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i2.1151

Abstract

sosial Jamaah Tabligh di Madura. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui jenis fenomenologi naturalistik dalam bingkai teori perilaku sosial Max Weber. Berdasarkan teori Max Weber, perilaku sosial individu dapat dijelaskan melalui eksplorasi mendalam terhadap dakwah, yang pada gilirannya berdampak pada realisasi tujuan spesifik. Hasil penelitian dan analisis data mengenai Jamaah Tabligh di Madura, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa indikator utama yang mencakup upaya dakwah Jamaah Tabligh di Madura, yakni: khuruj, jaulah, bayan, ta'lim, khidmat, dan dzikir. (2) Perilaku sosial anggota Jemaah Tabligh di Madura, melibatkan pola kehidupan, kecenderungan untuk memberikan bantuan kepada sesama, serta peningkatan ikatan persaudaraan. Temuan ini mengindikasikan efektivitas dakwah dalam memandu dan mengorientasikan para anggota jamaah ke arah perilaku yang lebih konstruktif.