cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
annasyr@iaialaziziyah.ac.id
Phone
+6285270075934
Journal Mail Official
annasyr@iaialaziziyah.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.iaialaziziyah.ac.id/index.php/jian/about/editorialTeam
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta
ISSN : 23550147     EISSN : 28076893     DOI : -
Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta yang merupakan jurnal nasional berpenyunting ahli yang terbit dua kali dalam setahun. Jurnal ini telah diterbitkan berbentuk cetak (2355-0147 dengan Nomor SK: 0005.026/Jl.3.2/SK.ISSN/2014.01 Tanggal Januari 2014) dan Versi online (2807-6893)diterbitkan pada tahun 2021 mulai Vol. 8 No. 1 2021. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Aceh. Pernyataan ini menegaskan etika penulisan dan publikasi bagi penulis, penyunting pelaksana, penyunting ahli, dan penerbit, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan Jurnal ini. Fokus penerbitan jurnal ini pada bidang Dakwah, Komunikasi, Komunikasi Politik Islam dan Sosial Kemasyarakatan. Lihat Focus and Scope
Articles 85 Documents
Dakwah Dalam Pembinaan Moralitas Pengemis Muslem Hamdani
An-Nasyr Vol 7 No 2 (2020): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Da'wah didefinisikan sebagai ajakan atau panggilan untuk kebaikan, kebenaran, dan keadilan, serta pencegahan dari kejahatan, ketidakadilan, dan kebohongan. Penulis mengamati krisis moral di kalangan para pengemis di Aceh, terutama di Banda Aceh, yang sering menunjukkan perilaku dan cara bertingkah yang tidak pantas, seperti mengemis dari orang yang mereka temui. Penulis menyarankan bahwa da'wah dapat digunakan sebagai sarana untuk mengatasi masalah ini dan berkontribusi pada pengembangan moral para pengemis ini. Konsep da'wah dijelaskan, dan tujuannya adalah mendorong orang menuju kebaikan dan kebenaran serta mencegah mereka dari perbuatan salah dan kebohongan untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dunia ini dan akhirat. Kajian ini merupakan kajian kepustakaan dan pengamatan di lapangan. kajian ditemukan bahwa Hukum mengemis ada yang di bolehkan ada juga yang di haramkan, Banyak faktor yang menyebabkan seseorang terjerumus dalam profesi mengemis, dalam Islam telah menggaris bawahi faktor mana yang membolehkan mengemis, Dakwah di harapkan menjadi perekat dalam perubahan di setiap dimensi kehidupan terutama bidang pengemis sehingga tidak terkesan hanya pandai mengkeritik tidak mampu memberikan solusi.
Ideal Komunikasi Dalam Dimensi: Dimensi Authoritarianism dan Dimensi Libertarianism : (Analisis Hubungannya dengan Teori Kepemimpinan) Fauzan Fauzan
An-Nasyr Vol 10 No 1 (2023): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v10i1.601

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan tentang Dimensi Authoritarianism dan Dimensi Libertarianism dan hubungannya dengan teori kepemimpinan. Ini termasuk kajian library research. Dalam kajian ini ditemukan bahwa Teori kepemimpinan yang mengutamakan kebebasan individu dalam mengambil keputusan dan bertindak, seperti teori kepemimpinan partisipatif (participative leadership) dan teori kepemimpinan servan (servant leadership), dapat dilihat sebagai sejalan dengan prinsip libertarianisme. Teori kepemimpinan partisipatif mengutamakan partisipasi dan keterlibatan anggota tim dalam pengambilan keputusan, sehingga anggota tim merasa memiliki tanggung jawab dan kebanggaan atas hasil yang dicapai. Prinsip ini sejalan dengan prinsip libertarianisme yang menempatkan kebebasan individu dalam mengambil keputusan sebagai hal yang sangat penting. Sementara itu, teori kepemimpinan servan menempatkan perhatian pada kebutuhan dan kepentingan anggota tim, bukan hanya kepentingan pemimpin. Pemimpin sebagai pelayan (servant) yang mengabdi pada kepentingan anggota tim, sehingga anggota tim merasa dihargai dan terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan. Prinsip ini juga sejalan dengan prinsip libertarianisme yang menempatkan kebebasan individu dalam mengambil keputusan dan bertindak sebagai hal yang sangat penting. Secara keseluruhan, prinsip libertarianisme dapat menjadi dasar dalam membangun teori kepemimpinan yang mengutamakan kebebasan individu dalam mengambil keputusan dan bertindak, serta memberikan perhatian pada kebutuhan dan kepentingan anggota tim.
Pemanfaatan Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Meningkatkan Mutu Dakwah Muhibuddin Alamsyah
An-Nasyr Vol 10 No 1 (2023): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v10i1.605

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan tentang pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan mutu dakwah. Ini termasuk kajian library research. Dalam kajian ini ditemukan bahwa Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa banyak manfaat bagi manusia, seperti mempermudah akses ilmu pengetahuan dan membuka peluang untuk inovasi di berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan. Terdapat pandangan negatif terhadap dampak teknologi, tetapi dampak positifnya lebih besar karena teknologi ini dapat meningkatkan kualitas komunikasi dan memfasilitasi proses inovasi antarwarga masyarakat. Selain itu, teknologi ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dakwah dengan memilih media yang tepat untuk menyampaikan pesan yang mampu merubah prilaku khalayak. Perkembangan teknologi ini juga bisa untu meningkatkan mutu dakwah bagi para da’i yang telah mampu menguasai media ini. Dengan perkembangan teknologi para da’i juga bisa memilih media mana yang cocok untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah yang mampu merubah prilaku para khalayak sesuai dengan harapan.
Peran Humas Sekretariat DPRD Kota Palembang Dalam Menyampaikan Informasi Publik Haniyah Eva Yuniar; Achmad Syarifudin; Muslimin
An-Nasyr Vol 10 No 1 (2023): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v10i1.613

Abstract

This study discusses the Role of Public Relations of the Palembang City DPRD Secretariat in Conveying Public Information. This study aims to determine how the role of public relations secretariat DPRD Palembang City in conveying public information, the function of public relations secretariat DPRD Palembang City in conveying public information, obstacles in conveying public information. The theory used in this research is the theory of public relations according to Dozier and Broom. The research method used is descriptive qualitative research. The sources of research informants in this study were the Head of Public Relations of the Palembang City DPRD Secretariat, and the Public Relations staff of the Palembang City DPRD Secretariat. Data collection techniques are using observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used by Miles and Huberman. The results of the study show that (1) the role of Public Relations of the Palembang City DPRD Secretariat in Delivering Public Information Public Relations As a communication facilitator which means that public relations has a role to hear complaints from the public who are accommodated by public relations and then conveyed to leaders, both public relations as problem-solving facilitators which means public relations will seek solutions to the problems faced by the palembang city government, the three public relations as a communication technique so that public relations know whether there is reciprocity between the government and the community so that it is profitable for the government. to the media crew. (3) The obstacle to Public Relations of the Palembang City DPRD Secretariat in conveying public information is the lack of Human Resources (HR) owned by the Public Relations of the Palembang City DPRD Secretariat. because not all public relations staff have a scientific background majoring in communication science or related to journalism so that it becomes an obstacle when public relations deals with the media or journalists. In addition, there are internet network disturbances. When public relations perform their duties out of town, but there is sudden information. However, for this problem the Public Relations of the Palembang City DPRD Secretariat can overcome it.
Strategi Komunikasi Pemasaran Master Stokis Shannen Palembang Melaui Seminar Bussines Opportunity Shannen (BOS) Shendy Rezaldo; Hamidah; Muhammad Randicha Hamandia
An-Nasyr Vol 10 No 1 (2023): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v10i1.614

Abstract

Komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam perekonomian, terutama dalam memasarkan suatu produk. Dengan menggunakan komunikasi pemasaran yang tepat dapat meningkatkan nilai dan hasil penjualan suatu produk. Strategi komunikasi yang efektif akan menghasilkan ide dan konsep untuk menentukan arah dan tindakan yang diinginkan dalam suatu bisnis. Teori yang digunakan adalah teori aidda (perhatian, minat, keinginan, tindakan) dimana segala bentuk promosi harus berdasarkan langkah demi langkah yang terencana. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Yang mendalami gejala-gejala tersebut. kemudian diinterpretasikan dan sesuai dengan konteksnya sehingga diperoleh kesimpulan yang objektif dan wajar sesuai dengan gejala yang ada dalam konteks tersebut dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan ke master stockist Shannen Palembang. Data dikumpulkan kemudian dideskripsikan sesuai kebutuhan, dianalisis dan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan adalah dengan perhatian, dimana komunikator harus mampu menciptakan pesan yang positif tentang produk yang ditawarkan, dan komunikator harus memiliki personal selling  yang baik, dan keberhasilan strategi komunikasi pemasaran ini juga tergantung pada apakah komunikator persuasif atau tidak dalam kegiatan promosi untuk mengubah sikap dan perilaku konsumen.
Konseptualisasi Strategi Komunikasi Islam dalam Merespons Isu Negatif terhadap Lembaga Pendidikan Keislaman di Era Digital Rintaningrum, Ratna; Makmur, Makmur; Eka Sari, Meilida; Munawar, Sofyan; Wulandari, Septiana; Abdullah Aji, Yunita
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1035

Abstract

Era digital menghadirkan tantangan serius bagi lembaga pendidikan Islam dalam menjaga citra dan kredibilitasnya di tengah derasnya arus informasi. Isu-isu negatif yang beredar di ruang publik digital sering kali membentuk opini yang merugikan, bahkan sebelum klarifikasi resmi diberikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual strategi komunikasi Islam yang dapat digunakan untuk merespons isu negatif terhadap lembaga pendidikan keislaman, dengan fokus pada prinsip-prinsip komunikasi Islami dan adaptasi terhadap karakteristik media digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur komunikasi Islam, manajemen krisis, dan dinamika media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Islam ideal mencakup sikap proaktif, penggunaan narasi positif, pemanfaatan media sosial secara etis, serta penguatan komunikasi kelembagaan yang berbasis nilai-nilai Islam seperti kejujuran, kebijaksanaan, dan kesantunan. Tantangan utama meliputi penyebaran hoaks, krisis kepercayaan publik, dan minimnya kapasitas komunikasi digital di lingkungan pesantren. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM dan transformasi manajemen komunikasi berbasis nilai Islam menjadi kunci menghadapi era keterbukaan informasi. Artikel ini merekomendasikan model komunikasi strategis Islami sebagai pedoman bagi lembaga pendidikan keislaman dalam menjaga reputasi sekaligus menjalankan misi dakwah di era digital.
Model Efektif Pengembangan Masyarakat Islam Terhadap Peternak Bebek Yang Konsisten di Desa Neurok Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Aceh Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pengembangan masyarakat Islam yang efektif dalam membentuk kelembagaan peternak bebek yang berkelanjutan di Desa Neurok, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci, termasuk tokoh agama, aparat desa, dan peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan tolong-menolong menjadi fondasi etis dalam membangun kelembagaan. Pembentukan koperasi syariah diusulkan sebagai bentuk kelembagaan yang sesuai dengan prinsip Islam, didukung oleh partisipasi inklusif, pendampingan teknis berkelanjutan, serta sistem keuangan berbasis qardhul hasan. Model ini dinilai potensial dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi peternak sekaligus memperkuat struktur sosial keislaman di tingkat desa.
Komunikasi Dosen dengan Mahasiswa yang Islami untuk Menguatkan Etika Akademik dan Karakter Mahasiswa di Perguruan Tinggi Tajuddin, T.; Zulfikar
An-Nasyr Vol 10 No 2 (2023): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v10i2.1086

Abstract

Komunikasi antara dosen dan mahasiswa merupakan unsur penting dalam proses pendidikan tinggi, tidak hanya dalam penyampaian ilmu, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan etika akademik mahasiswa. Di tengah dinamika perguruan tinggi modern, pola komunikasi yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan integritas dan sikap moral mahasiswa. Namun, pendekatan ini belum banyak dieksplorasi secara akademik, khususnya dalam konteks komunikasi yang transformatif dan berbasis nilai spiritual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran komunikasi dosen yang Islami dalam memperkuat etika akademik dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) dengan mengumpulkan, mereview, dan menganalisis literatur yang relevan terkait komunikasi Islami, pendidikan karakter, dan etika akademik dalam konteks pendidikan tinggi. Sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen akademik yang membahas hubungan interpersonal dalam pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi dosen yang berbasis nilai-nilai Islami seperti kejujuran, kasih sayang, dan tanggung jawab, secara signifikan mampu membentuk kesadaran etika dan memperkuat karakter mahasiswa. Komunikasi yang dilakukan dengan empati, keteladanan, dan penghargaan terhadap mahasiswa berkontribusi pada terciptanya budaya akademik yang harmonis dan bermartabat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya wacana komunikasi pendidikan berbasis nilai dan menawarkan model komunikasi yang humanis, transformatif, dan sesuai dengan prinsip Islam dalam lingkungan kampus.
Komunikasi Kepemimpinan Kepala Desa dalam Mempercepat Pelayanan Publik dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat Armia, Muhammad; Munawir
An-Nasyr Vol 10 No 2 (2023): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v10i2.1087

Abstract

Pelayanan publik yang cepat dan penyerapan aspirasi masyarakat yang efektif merupakan dua indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang responsif dan partisipatif. Kepala desa sebagai pemimpin lokal memiliki peran sentral dalam menciptakan komunikasi yang terbuka dan strategis dengan warga. Namun, belum banyak kajian yang secara khusus menyoroti bagaimana komunikasi kepemimpinan kepala desa memengaruhi efektivitas pelayanan publik dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi kepala desa dalam mempercepat pelayanan publik dan menyerap aspirasi masyarakat secara lebih optimal. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan dokumen yang relevan dengan topik komunikasi kepemimpinan, pelayanan publik desa, dan partisipasi warga. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola komunikasi yang efektif dan dampaknya terhadap tata kelola desa. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi kepemimpinan kepala desa yang bersifat terbuka, partisipatif, dan empatik mampu mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan penyerapan aspirasi masyarakat. Komunikasi yang dilakukan secara rutin dan disesuaikan dengan nilai-nilai lokal juga memperkuat kepercayaan warga terhadap pemimpinnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi merupakan instrumen strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang kolaboratif dan berkeadilan. Kajian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam memperkuat kapasitas komunikasi kepala desa sebagai bagian penting dari kepemimpinan lokal.
Pengaruh Komunikasi Politik Identitas Marga Batak Dalam Pemilihan Kepala Desa 2023 Saputra, Ronni; Muntasir, Muntasir; Mulyadi; Abu Bakar, Muhammad bin; Zulham
An-Nasyr Vol 12 No 1 (2025): An-Nasyr
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jn.v12i1.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan pengaruh komunikasi politik identitas marga Batak dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Situnggaling, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena yang terjadi dalam masyarakat desa tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, dokumentasi, dan observasi non-partisipan. Dengan teknik purposive sampling, penelitian ini memilih beberapa informan kunci, yaitu Kepala Desa, perangkat desa lainnya, para calon Kepala Desa, serta beberapa anggota masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori politik identitas, dibantu dengan konsep komunikasi politik, marga Batak, serta dinamika Pilkades. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi politik identitas marga memiliki dampak yang signifikan, baik secara positif maupun negatif. Dampak positif terlihat dalam semakin kuatnya rasa persatuan dan integritas di kalangan anggota marga. Hal ini didorong oleh kesadaran kolektif yang dibangun melalui jaringan elit politik yang terorganisir dan sistematis. Dalam konteks ini, komunikasi politik membentuk ruang solidaritas kelompok yang memobilisasi kekuatan sosial untuk mendukung kandidat tertentu, menciptakan dinamika demokrasi yang paradoks. Solidaritas politik muncul dengan fokus utama pada kepentingan kelompok, bukan individu. Namun, dampak negatifnya, komunikasi politik identitas marga juga berpotensi menciptakan perpecahan sosial yang nyata di masyarakat. Polarisasi berdasarkan marga memperparah fragmentasi sosial, sementara dominasi marga tertentu dalam pemerintahan desa melahirkan praktik-praktik eksklusif, seperti nepotisme dan ketidakadilan dalam distribusi sumber daya. Situasi ini memperlihatkan keterbatasan dalam pemahaman politik yang lebih luas, di mana solidaritas politik lebih didorong oleh kepentingan kekuasaan semata. Konflik, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari perkembangan sosial, menjadi lebih kompleks dan memiliki karakteristik yang beragam dalam masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi politik identitas, meskipun dapat memperkuat kesadaran kolektif dalam kelompok, juga membawa tantangan serius dalam menciptakan keharmonisan sosial yang inklusif di tingkat desa.