cover
Contact Name
Desy Ambar Sari
Contact Email
desyambars@gmail.com
Phone
+6281236295441
Journal Mail Official
jadm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan no 1, Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM)
ISSN : -     EISSN : 27237788     DOI : -
The Journal Agro Dedikasi Masyarakat is aimed to disseminate the conceptual thought or ideas and research result that have been achieved in the area of agriculture and agricultural engineering , Journal of Agro Dedikasi Masyarakat contains various topic, such as: 1) Agricultural Engineering, 2) Agricultural Engineering and Biosystem , 3) Agriculture Technology, 4) Food Processing, 5) Food Safety and Security, 6)Health Nutrition, 7) Biotechnology, 8) Agriculture (Cultivation, Plant Culture, Soil, Social-Ecomic), 9) Microbiology (fermentation food etc)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
PEMANFAATAN SAYURAN BEKAS MENJADI KOMPOS Faruk, Muhamad; Aransyah, Muhammad Fikri
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v2i1.4567

Abstract

Permasalahan yang ingin diangkat dalam program pengabdian kepada masyarakat kondisi luar biasa tahun 2020 ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan EM4 dengan sayuran sisa atau tidak layak konsumsi untuk dijadikan bahan dalam pembuatan pupuk kompos organik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sayuran sisa atau tidak layak konsumsi menjadi pupuk alami yang nantinya dapat membantu dalam proses penyuburan tanah. Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Muhuran pada tanggal 8 Juli s.d. 18 Agustus 2020 dengan metode (1) tatap maya. Langkah yang diambil dalam penyelesaian masalah yaitu: mengumpulkan data dasar, mencari permasalahan di Desa Muhuran, mencari referensi pembuatan pupuk kompos organik dari sisa sayuran, membuat pupuk kompos organik berbahan dasar sayuran sisa dan EM 4, dan menyampaikan solusi dari permasalahan di DesaMuhuran. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sayuran yang sudah tidak terpakai ataupun yang tidak dapat dijualdapatdimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos organik, dengan bantuan EM4proses pembuatan pupuk akan menjadi lebih cepat dan membuat kompos menjadi lebih sempurna. Kompos sendiri dapat digunakan untuk menyuburkan tanah yang nantinya akan dijadikan ladang sawah
Komposter untuk Generasi Z Ayo Organik di Panti Asuhan Sinar Indah Cahaya Bersama Kabupaten Deli Serdang Sinaga, Robert; Haloho, Ruth Dameria; Dahang, Donatus; Christy, Julieta; Saragih, Chaula Lutfia
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1729.437 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i1.4098

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah merupakan permasalahan yang dialami oleh seluruh umat manusia. Sampah yang dihasilkan mencakup sampah organik dan sampah anorganik. Generasi zaman milenial terkhusnya generasi-Z adalah generasi yang suka dan peduli terhadap lingkungan. Generasi ini masih mampu untuk diarahkan untuk mencintai lingkungan dengan memberikan edukasi tentang pemisahan sampah organik dan sampah anorganik, pertanian organik, seperti pembuatan pupuk organik, mengintegrasikan pertanian dengan peternakan organik. Pengabdian dilakasanakan di panti Asuhan Sinar Indah Cahaya. Kegiatan pengabdian diikuti 30 orang anak panti asuhan, 3 orang pengurus panti asuhan. Pengabdian ini mengedukasi tentang pemisahan sampah organik dari sampah anorganik perlu dan penting untuk diberikan sejak dini. Pengetahuan sejak dini akan meningkatkan kesadaran dan afeksi mereka untuk peduli pada lingkungan. Pengenalan dan pemahaman akan bahan-bahan (limbah) organik serta teknologi sederhana untuk pengolahan sampah dengan penggunaan komposter sejak dini serta kesadaran yang tinggi akan menarik minat generasi milenial untuk menuju pertanian organik bahkan sampai pada integrated farming. Hasil Kegiatan adalah anak-anak panti dapat membedakan sampah organik dan anorganik dapat membuat mol dari bahan-bahan sederhana mampu, membuat pupuk kompos dari sampah organik dan menggunakan komposter
PELATIHAN PEMBUATAN TEPUNG BIJI SORGUM PUTIH DENGAN PENAMBAHAN KONSENTRASI RAGI DI DESA BOAK KELURAHAN UNTER IWES KABUPATEN SUMBAWA Afgani, Chairul Anam; Nairfana, Ihlana; Azis, Lukman; Mikhratunnisa, Mikhratunnisa
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v2i1.4219

Abstract

Sorghum is one of the cereal commodities that is quite well used in the manufacture of flour. In Indonesia, the utilization of sorghum seeds is still not maximally used. At this time, sorghum seeds are used as animal feed and boiled directly for consumption. The aim of manufacture of white sorghum seed flour with the addition of yeast in Boak  Village, Unter Iwes was to extend shelf life and facilitate its use. The provision of knowledge is done by providing socialization, discussion and practice. The results show that the community understood sorghum seeds as flour in the manufacture of food and processed with a good quality. Processing sorghum seeds with the addition of yeast is a way to extend the shelf life of sorghum and make it easier to  be processed into various food products.
PELATIHAN PENGOLAHAN SIRUP, SELAI, DAN ABON BERBASIS NANAS Nurhayati, Nurhayati; Ihromi, Syirril; Sari, Desy Ambar
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.224 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i1.4535

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang proses pengolahan aneka produk pangan berbasis nanas. Metode pelaksanaan kkegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya : (1) Penyampaian materi (2) demonstrasi dan pembuatan aneka produk berbahan dasar nanas (3) pengujian sensoris berbagai produk yang telah diolah (4) evaluasi keberhasilan program kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal kelak untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus membangun rintisan usaha.This activity aims to increase knowledge and skills regarding the processing of various pineapple-based food products. The method of implementing the activity is carried out in several stages, including (1) delivery of material about the nutrition and benefits of pineapples, (2) demonstration and manufacture of various pineapple-based products, (3) sensory testing of various processed products (4) evaluation of the success of the activity program. The results showed that there was an increase in partners' knowledge and skills. It is hoped that the knowledge and skills acquired will become provisions to meet the family's nutritional needs and build business startups.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BERBAHAN BIOSLURRY DI DUSUN TEBAO LOMBOK BARAT Basirun, Basirun; Muanah, Muanah
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v2i1.4398

Abstract

Bioslurry merupakan ampas dari produksi biogas berbahan kotoran ternak sapi. Bioslurry yang dihasilkan ada dua jenis yaitu padat dan cair. Untuk yang padat sudah banyak dimanfaatkan sebagai pupuk sedangkan yang cairnya terbuang begitu saja ke sungai. Perlu diketahui bahwa bioslurry cair memiliki potensi yang sama sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair. Maka dari itu pada pendampingan ini masyarakat di ajarkan proses pembuatan bioslurry menjadi POC. Metode yang digunakan ada dua yaitu penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan disini merupakan penyampaian informasi awal potensi bioslurry sebagai bahan pembuatan POC. Sedangkan untuk meningkatkan wawasan masyarakat dilakukan pelatihan. Kegiatan pendampingan dihadiri 30 orang peserta yang memiliki digester. Kegiatan yang dilakukan berjalan dengan lancar dan tentunya menambah wawasan baru bagi masyrakat dusun tebau untuk mengolah ampas biogas yang dihasilkan setiap hari menjadi produk yang bermanfaat. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari POC yang dihasilkan mengandung nutrsi yang dibutuhkan oleh tanaman dan peserta yang hadir mampu membuat POC secara mandiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 5