cover
Contact Name
Salmahaminati
Contact Email
salmahaminati@uii.ac.id
Phone
+6285641761731
Journal Mail Official
miqdam.musawwa@uii.ac.id
Editorial Address
Department of ChemistryFaculty of Mathematics and Natural ScienceUniversitas Islam IndonesiaProf. Dr. H. Zanzawi Soejoeti Building, Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
IJCR (Indonesian Journal of Chemical Research)
ISSN : 23549610     EISSN : 26145081     DOI : 10.20885
IJCR is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Chemistry field with related topics, as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach. The types of articles published in this journal include research articles, review articles and short communication. This journal covers some topics include: Inorganic Chemistry Physical Chemistry Computational Chemistry Biochemistry Analytical Chemistry Organic Chemistry Food and Medicinal Chemistry Environmental Chemistry Material Chemistry
Articles 118 Documents
Sintesis dan Karakterisasi Komposit Alginat/Zeolit/Fe-Zn Sebagai Salah Satu Material Pupuk Penyimpan Fe dan Zn Kurniawan, M. Arsyik; Wahyuningrum, Indah R.; Anggraini, Dela
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH VOLUME 3, ISSUE 1, 2018
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.69 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol3.iss1.art5

Abstract

Telah dilakukan penelitian material komposit dalam bentuk penyimpanan unsur kimia berupa nutrisi/pupuk dalam bidang agricultural. Komposit ramah lingkungan, murah serta mudah didapat ini dibuat dari campuran alginat dan zeolit. Komposit disintesis dengan komposisi alginat/zeolit (1:1) dan variasi kation Fe, Zn dan Fe-Zn. Penelitian ditujukan untuk mengetahui karakter komposit alginat/zeolit yang terembankan kation Fe dan Zn didalamnya, karakterisasi dilakukan baik secara visual fisik dan molekular menggunakan analisis spetrofotometer inframerah. Hasil penelitian diperoleh berupa komposit tekstur dan warna visual yang berbeda-beda sesuai dengan jenis kation yang diemban, komposisi sampel yang dihasilkan dapat dijadikan dasar pengembangan material komposit berbasis material alginat/zeolit untuk mensuplai nutrisi bagi tanaman berupa unsur hara mikronutrien seperti Fe dan Zn.
ANALYSIS OF PHOSPHORUS AND POTASSIUM LEVELS IN ORGANIC FERTILIZER IN THE INTEGRATED LABORATORY OF JOMBANG DISTRICT AGRICULTURE OFFICE Zakiyah, Zahrah Nur; Rahmawati, Cicik; Fatimah, Is
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH VOLUME 3, ISSUE 2, 2018
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.828 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol3.iss2.art1

Abstract

Quantitative analysis in the integrated laboratory of Jombang District Agriculture Office has been done on two samples of organic fertilizer with phosphorus and potassium parameters, considering these two elements are macronutrients which have an important role in the growth and development of plants. Determination of phosphorus level has been done by ascorbic acid method using double beam UV-Visible spectrophotometer, while determination of potassium level has been done by flame photometric method. There are 2 samples code of organic fertilizer, 13/F/16 and 14/F/16. From the result of analysis, the phosphorus level as P2O5 in 13/F/16 sample is 0.275%, while in the 14/F/16 sample is 0.29%. The potassium level as K2O in 13/F/16 sample is 2.58%, while in the 14/F/16 sample is 2.67%. These results meet the requirements for compost quality standards based on SNI 19-7030-2004, because they exceed the minimum requirements, which are 0.10% for phosphorus level and 0.20% for potassium level.
Analisis Kadar Nitrogen Total pada Pupuk Padat dengan Metode Kjedahl di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta Fajarwati, Febi Indah; Hermawati, Athalia Tasya; Widada, Sri
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.434 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art4

Abstract

Telah dilakukan analisis penentuan kadar N-Total dalam pupuk di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar nitrogen total dalam sampel pupuk. Analisis kadar nitrogen dalam pupuk dilakukan dengan mengggunakan Metode Kjeldahl. Prinsip penentuan nitrogen total dengan metode Kjeldahl adalah nitrogen dalam sampel pupuk dihidrolisis dengan asam sulfat pekat membentuk senyawa amonium sulfat. Produk hasil destruksi yaitu senyawa ammonium sulfat didestilasi dalam suasana basa yang kemudian ditampung dengan asam borat. Destilat yang dihasilkan dititrasi dengan larutan asam sulfat sampai terjadi perubahan warna hijau menjadi merah muda. Dari hasil kadar N-Total didapatkan yaitu pada sampel PO.207 dengan N-Total 1,8136%, PO.208 dengan N-Total 1,5597%, PO.209 dengan N-Total 1,5489%, PO.210 dengan N-Total 1,385%, PO.211 dengan NTotal 1,1292% dan PO.212 dengan N-Total 2,2401%.
Studi Perlakuan Reaksi Isomerisasi 3-Carene Menjadi 4-Carene Menggunakan Katalis Natrium-O-Klorotoluena Hidayati, Baiq Nisfi; Julianto, Tatang Shabur; Rubiyanto, Dwiarso
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH VOLUME 1, ISSUE 2, 2014
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.735 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss2.art2

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang isomerisasi 3-carene menjadi 4-carenemenggunakan katalis natrium-o-klorotoluena dengan perlakuan yang berbeda dariperlakuan sebelumnya yaitu dilakukan pembuatan katalis natrium-o-klorotoluena dandirefluks pada temperatur 250 oC selama 12 jam. Selanjutnya ditambahkan 3-carene dandi refluks kembali pada temperatur 170 oHasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan perlakuan yang berbeda(katalis dan reaktan tidak dicampur) dari perlakuan sebelumnya (katalis dan reaktandicampur) tidak dapat terbentuk katalis natrium-o-klorotoulena terhadap isomerisasi 3-carene menjadi 4-carene. Hal ini disebabkan karena tidak terbentuknya katalis natrium-oklorotoluena dan proses isomerisasinya tidak bereaksi sempurna sehingga tidak diperolehsenyawa 4-carene melainkan diperoleh senyawa 3-carene, β-pinene dan pelarut
Application of Lignin as Adsorbent for Silver (Ag) and Copper (Cu) on Electroplating Waste in Kota Gede Prakoso, Nurcahyo Iman
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH VOLUME 3, ISSUE 1, 2018
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.013 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol3.iss1.art1

Abstract

Lignin was a component of wood and always eliminated by chemical processing in many industries. On the other hand, oil palm bunches were the waste of palm oil industry, where that also containing high lignin.This study used lignin from residual waste of palm oil industry as biomass to adsorb silver (Ag) and copper (Cu) metal that is contained in electroplating waste by looking at lignin mass ratio, temperature and time in order to obtain optimal adsorption condition. The mass variations used were 100 mg, 200 mg, 300 mg, 400 mg, and 500 mg. While for the variation of contact time were 2 hours, 3 hours, 4 hours, 5 hours, 6 hours. For temperature variations were 30 °C, 40 °C, 50 °C,   and  60 °C.The results showed that the most optimal lignin mass ratio in adsorbing silver and copper metals was 200 mg/ 50 mL. While the most optimal contact time were 4 hours for Ag and 2 hours for Cu. For the most optimum temperature in adsorbing Ag metal at 50 °C and for Cu metal at 30 °C.
Penentuan Kadar Amonia (NH3), Sulfur Dioksida (SO2) dan Total Suspended Particulate (TSP) Pada Udara Ambien di Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo Putri, Kartika Ananda; Samsunar, Sigit
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 2, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcer.vol5.iss2.art4

Abstract

Analisis kandungan amonia, sulfida, dan total partikulat terlarut dilakukan di laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo dengan mengacu pada SNI 19-7119.1-2005, SNI 7119-7:2017 dan SNI 7119-3:2017. Prinsip pengujian pada amonia dan sulfur dioksida adalah penjerapan gas udara ambien oleh impinger dilanjutkan analisis dengan spektrofotometer UV-Vis. Sementara prinsip pengujian pada TSP (Total Suspended Particulate) adalah  udara ambien dihisap menggunakan pompa vakum dan dilewatkan pada filter. Jumlah partikel yang terakumulasi dalam filter dianalisis secara gravimetri. Hasil kadar sulfur dioksida sebesar 0,41µg/m3, angka TSP sebesar 123,7611 µg/m3 dan kadar amonia sebesar 0,0014 ppm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kadar sulfur dioksida dan TSP berada di bawah nilai ambang batas baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang masing-masing sebesar 150 µg/m3 dan 230 µg/m3 dan Kadar amonia juga berada di bawah nilai ambang batas baku mutu berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 50 Tahun 1996 yaitu dengan nilai kadar sebesar 2,00 ppm.
Analysis of COD, BOD and DO Levels in Wastewater Treatment Instalation (IPAL) at Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan Dinas PUP-ESDM Yogyakarta Fadzry, Nurul; Hidayat, Habibi; Eniati, Endah
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 2, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcer.vol5.iss2.art5

Abstract

Analisis kadar COD, BOD, dan DO pada Instalasi Pengolahan Air Limbah di Balai PIALAM DPUP-ESDM Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengolahan air limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah di Balai PIALAM dan mengetahui kadar COD, BOD dan DO. Analisis penentuan kadar COD dilakukan dengan menggunakan metode yang mengacu pada SNI 6989.73-2009, penentuan kadar BOD dilakukan dengan menggunakan BOD Oxidirect dan penentuan kadar DO dilakukan dengan menggunakan DO meter. Hasil analisis diperoleh bahwa kadar COD, BOD dan DO masing-masing yaitu 94 mg/L, 24 mg/L dan 2 mg/L. Berdasarkan Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah, hasil analisis kadar COD, BOD dan DO sudah sesuai dengan baku mutu, sehingga air limbah hasil pengolahan Instalasi Pengolahan Air Limbah Balai PIALAM relatif aman untuk dibuang ke lingkungan (badan air).
Analisis Kadar pH, Total Dissolved Solid (TDS) dan Mn pada Air Sumur Gali di Kabupaten Cirebon Hamidah, Wanda; Cindramawa, Cintia
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 1, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol5.iss1.art2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar pH, Total Dissolved Solid (TDS), dan mangan (Mn) pada air sumur gali kabupaten Cirebon (A), sumur Laboratorium Perumda Tirta Giri Nata Kota Cirebon (B), dan air Perumda Tirta Giri Nata Kota Cirebon (C). Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan pengamatan di laboratorium. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Analisis pH dan TDS menggunakan alat konduktivitimeter ADWA AD8000 dan logam Mn dianalisis menggunakan spektrofotometer HACH DR1900. Hasil analisis menunjukkan bahwa pH sampel A,B dan C adalah 6,53, 7,00, dan 6,78. Kadar TDS sampel A, B dan C masing-masing adalah 381 mg/L, 421 mg/L dan 176 mg/L. Kadar Mn sampel air Sumur gali kabupaten Cirebon 0,680 mg/L, kadar Mn sampel air Sumur gali laboratorium Perumda 0,128 mg/L, dan kadar Mn sampel air Perumda 0,012 mg/L. Analisis pH dan TDS pada seluruh sampel menunjukkan dalam batas aman kadar air bersih dan air minum.
Perbandingan Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga odorat) Segar dan Kenanga Layu Amelia, Danna; Rubiyanto, Dwiarso
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 1, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol5.iss1.art3

Abstract

Isolasi dan identifikasi sifat fisika-kimia minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata) segar dan layu telah dilakukan dalam penelitian ini. Minyak atsiri bunga kenanga diisolasi dengan metode destilasi uap. Komponen kimia dari dua kondisi bahan bunga kenanga dianalisis menggunakan instrumen GCMS. Beberapa parameter fisika meliputi uji warna, bau, berat jenis dan indeks bias dilakukan dalam penelitian ini. Hasil analisis diketahui rendemen minyak atsiri pada bunga kenanga segar dan layu masing-masing adalah 0,325%(b/b) dan 0,276%(b/b). Komponen senyawa kimia utama yaitu 1-metoksi-4-metil benzena (3,05%) linalool (22,06%), geranil asetat (7,54%), trans-kariofilen (28,06%),a-humulen (8,65%) dan D-germacren (21,91%), sedangkan penyusun minyak kenanga layu adalah 1-metoksi-4-metil benzena (2,79%), linalool (21,76%), trans-kariofilen (31,87%), a-humulen (9,25%) dan D-germacren (21,62%). Hasil uji sifat fisika-kimia minyak bunga kenanga segar berwarna kuning bening, bau harum kenanga, berat jenis 0,9157 dan indeks bias 1,5039, sedangkan untuk minyak bunga kenanga layu berwarna bening jernih, bau harum sangit, berat jenis 0,9138 dan indeks bias 1,5040.
Biochar Dari Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Termodifikasi Magnetite (Fe3O4) Untuk Menurunan Kadar Logam Kromium Dalam Limbah Batik Ardiyanto, Nova Restu Nur; Arisky, Try Nur; Fadilla, Baiq Milla
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 1, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol5.iss1.art4

Abstract

Penelitian ini akan menyoroti potensi biochar kayu Mahoni sebagai adsorben Cr(VI) pada limbah cair Batik. Adsorpsi adalah metode yang baik untuk pengolahan beberapa jenis limbah. Salah satu adsorben yang menjanjikan dalam proses adsorpsi adalah karbon aktif. Karbon aktif dapat dibuat dari bahan yang mengandung senyawa organik berbasis karbon tinggi seperti selulosa dan hemisselulosa. Kayu mahoni mengandung banyak kandungan seperti selulosa, holoselulosa, hemiselulosa dan lignin masing-masing 47,26%, 74,63%, 23,37% dan 25,82%. Senyawa organik yang kaya akan karbon merupakan bahan baku yang baik untuk pembuatan biochar. Biochar adalah zat arang kayu yang berpori (porous). Biochar magnetik merupakan kandidat adsorben untuk menurunkan kadar logam Cr(VI) dari limbah cair Batik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kayu mahoni memiliki karakteristik yang hampir sama dengan kayu lainnya, sehingga memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan baku biochar untuk adsorpsi Cr (VI) dari limbah batik.

Page 6 of 12 | Total Record : 118