Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penguatan dan Pemahaman Kimia Melalui Learn Management System (LMS): Teachmit pada MGMP Kimia Kabupaten Bantul Febriana, Beta Wulan; Hidayat, Habibi; Merdekawati, Krisna; Arlianty, Widinda Normalia; Wiyantoko, Bayu; Fajarwati, Febi Indah; Yanti, Ika
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 7 No 1-April 2024
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This activity is a training activity on strengthening understanding of chemistry through the Learning Management System (LMS). The basis for taking this activity is based on a needs analysis that has been carried out for the MGMP Chemistry teacher in Bantul Regency. A needs analysis was conducted using non-test instruments in the form of open questionnaires and interviews. Based on the needs analysis results, it shows that most teachers experience problems implementing online learning activities so that learning materials cannot be delivered properly. The method used in this activity is formal socialization—offline. The material presented is related to chemistry and applications and the introduction of LMS. LMS: Teachmint is considered to be able to facilitate students and teachers in teaching and learning activities. Teachers can efficiently conduct video conferences, share material in the form of files/videos, provide deadlines for collecting assignments, and assess and even interact with students using only a single platform. This training received a positive response from chemistry teachers; most teachers agreed to use the platform in chemistry learning
Microwave-assisted extraction and computational modelling of curcumin from turmeric (Curcuma longa) for sunscreen applications Salmahaminati, Salmahaminati; Muchtar, Khopipah; Fajarwati, Febi Indah; Herawati, Mutiara; Kesumawati, Ayundyah
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v22i2.22693

Abstract

Excessive exposure to ultraviolet (UV) radiation from sunlight can cause skin damage, including premature aging, sunburn, and increased risk of skin cancer. While synthetic sunscreen agents are widely used, concerns over their long-term safety have driven interest in natural alternatives. In this study, curcumin was extracted from turmeric rhizomes (Curcuma longa) using microwave-assisted extraction (MAE) as a potential natural sunscreen. The highest yield was obtained using ethanol as solvent (5.5%), 100 watts of microwave power (5.7%), and solvent temperature of 50 °C (7.8%). Curcumin presence was confirmed by thin layer chromatography (TLC), with Rf values from 0.63 (methanol) to 0.82 (ethanol). Fourier transform infrared (FTIR) spectroscopy showed functional groups including O–H, C–H, C=C, C=O, and C–O, along with trans-C–H benzoate vibrations. ¹H-NMR spectra supported its presence, with chemical shifts at 3.80–3.92, 6.54–7.18, and 7.31–7.49 ppm. UV-Vis analysis revealed strong absorption in the UV-A region (320–420 nm), and DFT-based computational modelling showed peaks at 276 and 405 nm. These results highlight curcumin’s potential as a photoprotective agent, supporting safer, plant-based sunscreen formulations and offering a sustainable alternative for the cosmetic industry.
Penentuan Kadar Logam B3 Dalam Pupuk Cair Dengan Metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN) Mulwandari, Meike; Supriadi, Harry; Fajarwati, Febi Indah
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH VOLUME 3, ISSUE 2, 2018
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.408 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol3.iss2.art3

Abstract

Telah dilakukan penentuan kadar logam B3 dalam sampel pupuk cair dengan Metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN). Metode ini dilakukan dengan proses penembakan sinar gamma pada selongsong-selongsong yang sudah dipersiapkan. Selongsong yang terdiri dari sampel, standar dan blanko dimasukkan dalam Reaktor Kartini untuk diiradiasi dengan menggunakan sumber neutron (fluks neutron 5,85 . 1010 n cm-2 s-1) pada fasilitasi radiasi Lazy Susan selama 2 x 6 jam dengan daya 100 kW. Setelah itu dilakukan pendinginan sesuai dengan waktu paruh suatu unsur. Kemudian dilakukan pencacahan dengan menggunakan detektor HPGe pada umur menengah dan umur panjang. Berdasarkan hasil analisis secara kualitatif pada umur menengah mengandung unsur-unsur logam B3 seperti Sm, Ce, La, U, Th, Cd, K, As, Br dan Na untuk standar sedangkan unsur-unsur logam B3 yang terkandung didalam sampel 1, sampel 2 dan blanko yaitu Sm, Ce, La, Th, As, Br, K dan Na. Berdasarkan hasil analisis kualitatif pada umur panjang terdapat unsur-unsur logam B3 seperti Cr, Cs, Fe, Zn dan Co pada standar. Pada sampel 1 terdapat unsur-unsur logam Cr, Fe, Zn dan Co. Pada sampel 2 terdapat unsur-unsur logam Fe, Zn dan Co sedangkan pada blanko hanya terdapat unsur logam Cr. Hasil analisis kuantitatif pada umur menengah diperoleh unsur yang paling banyak yaitu unsur K  dengan kadar  sebesar 44121,6370 ± 948,966 dan presisi 2,1508%. Sedangkan unsur yang paling sedikit yaitu unsur Sm diperoleh nilai kadar sebesar 0,0190 ± 0,003 dan presisi 14,3074%. Adapun hasil analisis kuantitatif pada umur panjang diperoleh unsur yang paling banyak yaitu unsur Zn  dengan kadar  sebesar 267,1754 ± 7,384 dan presisi 2,7638%. Sedangkan unsur yang paling sedikit yaitu unsur Cr diperoleh nilai kadar sebesar 0,2250 ± 0,270 dan presisi 0,1215%.
Pengaruh Pelarut pada Polimerisasi Aricryl dan Aplikasinya dalam Pelapisan Kayu Nasriyanti, Desi; Zukhrufi, Zukhrufi; Fajarwati, Febi Indah
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 2, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.658 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol5.iss2.art1

Abstract

Polimerisasi aricryl dibuat dengan tiga tahap sesuai skema polimerisasi adisi yaitu inisiasi, terminasi dan propagasi. Polimerisasi aricryl yang diproses yaitu batch G-0903, G-0915A, dan G-0915B. Perbedaan pada masing-masing batch adalah penggunaan pelarut untuk pengenceran. Pengenceran untuk resin batch G-0905 dilakukan dalam ≥63% n-butanol dan toluene. Pengenceran untuk resin batch G-0915A dilakukan dalam ≥63% n-butanol dan metanol. Pengenceran untuk resin batch G-0915B dilakukan dalam ≥63% toluene. Berdasarkan data pada pengaplikasian pelapis kayu, hasil terbaik yaitu pada batch G-0905 dengan nilai hardness 97, nilai gloss 97 dan drying time 0,05. Resin yang diperoleh memiliki spesifikasi total solid sebesar 59,66%, viskositas Z2-Z3, bilangan asam sebesar 0,45 mg KOH/g, warna kurang dari 1 dan resin yang dihasilkan jernih dan bersih.
Studi Pengaruh Pelarutdan Kuantitas Katalis Terhadap PolimerisasiArikrildi PT. Aristek Highpolymer Bekasi Airun, Nurul Hidayati; Zukhrufi, Zukhrufi; Fajarwati, Febi Indah
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 2, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.978 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol5.iss2.art2

Abstract

Sintesisarikriltelahdilakukandenganteknik feeding. Monomer yang digunakan adalah styrene,isobutil akrilat, 2-HEMA, serta bubuk akrilamida. Katalis yang digunakanadalah AIBN (Azobisisobutyronitrile) dan Perbutil O98. Hasil sintesis lalu dibagidua yaituuntuk resin batch G-0915 A dilakukan pengenceran dalam ≥ 63% n-butanol dan metanol, sedangkan untuk G-0915 B dilakukan pengenceran dalam ≥ 63% toluene. Hasil ini kemudian dibandingkan pengaruh pelarutnya menggunakan parameter viskositas, NV/total solid, bilangan asam, warna, serta OH Value. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa pelarut toluene menghasilkan arikril yang paling sesuai dengan spesifikasi, viskositas yang diperoleh adalah Z2-15. Kemudian Arikril batch G-0915 ini dibandingkan dengan Arikril batch G-0903 terkait pengaruh kuantitas katalis yang digunakan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kuantitas katalis yang meningkat mempengaruhi prosesaging,pada Arikril batch G-0903 durasi aging yang dibutuhkan adalah selama 11 jam, sedangkan pada Arikril batch G-0915 durasi aging yang dibutuhkan selama 8 jam.
ADSORPTION STUDY OF MAGNETIC CARBON COMPOSITE FROM SALACCA ZALACCA PEEL AND IRON OXIDE TO REDUCE CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) LEVELS IN LAUNDRY WASTE Anugrahwati, Mai; Fajarwati, Febi Indah; Safitri, Rika Awalin
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 5, ISSUE 2, 2020
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.642 KB) | DOI: 10.20885/ijcer.vol5.iss2.art3

Abstract

Dalam penelitian inidilakukan penelitian terkait sintesis komposit karbon magnetik yang digunakan sebagai adsorben limbah laundry. Komposit ini dibentuk dari perpaduan antara karbon aktif yang berasal dari kulit salak (dalam penelitian ini disebut KASMG) dan besi oksida. Parameter yang dipelajari dalam peneliti ini meliputi karakterisasi adsorben dengan SEM-EDXdan uji adsorpsi dengan variasi massa adsorbensertavariasi waktu kontak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit karbon magnetik berhasil disintesis dan SEM-EDX menunjukkan adanya besi oksida padapermukaan karbon aktif. KASMG memiliki kemampuan untuk mengadsorp zat organik dalam limbah dimana kemampuan ini bertambah seiring dengan meningkatnya massa adsorben yang digunakan dengan waktu kontak optimum 15 menit.
VALIDASI PENENTUAN KALIUM (K) DALAM SAMPEL AIR MENGGUNAKAN FLAME FOTOMETER Dwiputri, Adelia Yuni; Fajarwati, Febi Indah; Matahelumual, Bethy C
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 6, ISSUE 1, 2021
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.835 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss1.art3

Abstract

Pengukuran kadar kalium dalam air keran dengan menggunakan metode flame fotometri dan validasi metode flame fotometri telah dilakukan dalam penelitian ini. Validasi dilakukan di Laboratorium Air, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Bandung. Parameter uji untuk validasi meliputi linearitas, akurasi, presisi, limit deteksi dan limit kuantitasi. Hasil penentuan parameter validasi diperoleh linearitas yang baik, ditunjukkan dengan  nilai koefisien korelasi 0,9998, limit deteksi sebesar 3,681 mg/l, limit kuantitas sebesar 12,27 mg/l, presisi yang baik ditunjukkan dengan % RSD sebesar 1,139%, akurasi yang baik ditunjukkan dengan nilai % recovery sebesar 103,88%, berdasarkan uji t dan uji F.
Pengujian Kualitas Solar dan Statistik Control Mutu di Laboratorium Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Cepu, Jawa Tengah Fajarwati, Febi Indah; Mayang Sari, Sukma Radik
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 6, ISSUE 1, 2021
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.739 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss1.art5

Abstract

Solar merupakan jenis bahan bakar yang berasal dari minyak untuk mesin-mesin diesel. Jaminan mutupengujian bahan bakar solar telah dilakukan menggunakan metode statistik control mutu yaitu InternalQuality Control (IQC). Pengujian kualitas solar dilakukan berdasarkan batas spesifikasi minyak solarCN 48 yang mengikuti American Standard Testing and Material (ASTM). Hasil uji analisis jaminanmutu pengujin solar dengan beberapa parameter IQC (Internal Quality Control) telah memenuhispesifikasi solar CN 48.
Analisis Kadar Nitrogen Total pada Pupuk Padat dengan Metode Kjedahl di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta Fajarwati, Febi Indah; Hermawati, Athalia Tasya; Widada, Sri
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.434 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art4

Abstract

Telah dilakukan analisis penentuan kadar N-Total dalam pupuk di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar nitrogen total dalam sampel pupuk. Analisis kadar nitrogen dalam pupuk dilakukan dengan mengggunakan Metode Kjeldahl. Prinsip penentuan nitrogen total dengan metode Kjeldahl adalah nitrogen dalam sampel pupuk dihidrolisis dengan asam sulfat pekat membentuk senyawa amonium sulfat. Produk hasil destruksi yaitu senyawa ammonium sulfat didestilasi dalam suasana basa yang kemudian ditampung dengan asam borat. Destilat yang dihasilkan dititrasi dengan larutan asam sulfat sampai terjadi perubahan warna hijau menjadi merah muda. Dari hasil kadar N-Total didapatkan yaitu pada sampel PO.207 dengan N-Total 1,8136%, PO.208 dengan N-Total 1,5597%, PO.209 dengan N-Total 1,5489%, PO.210 dengan N-Total 1,385%, PO.211 dengan NTotal 1,1292% dan PO.212 dengan N-Total 2,2401%.
Analisis Parameter Fisika dan Kimia Outlet Ipal komunal Domestik Dusun Sukunan di Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air Limbah (PUSTEKLIM) Yogyakarta Fajarwati, Febi Indah; Putri, Annisa Dwi
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.985 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art6

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal domestik Dusun Sukunan mengolah air limbah domestik yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Namun, pengolahan air limbah yang dilakukan belum menjamin kualitas air limbah yang dihasilkan. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian beberapa parameter pada outlet IPAL komunal domestik Dusun Sukunan seperti TDS, TSS,BOD, dan pH. Pengujian kadar TDS dan TSS dilakukan dengan metode gravimetri, yaitu menimbang massa yang diperoleh setelah dilakukan pemisahan. Pengujian kadar BOD dilakukan dengan metode iodometri (modifikasi azida), yaitu menentukan volume larutan natrium tiosulfat (Na2S2O3) yang digunakan untuk titrasi iodium (I2) yang dibebaskan pada sampel hari ke-0 dan hari ke-5. Sedangkan penentuan nilai pH dilakukan dengan menggunakan pH universal. Berdasarkan pengujian diperoleh kadar TDS adalah 1440 mg/L, TSS adalah 80 mg/L, BOD adalah 70,5625 mg/L, dan memiliki pH 7. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat parameter yang melebihi baku mutu air limbah domestik. Parameter tersebut adalah TSS, sedangkan parameter TDS, BOD, dan pH memenuhi persyaratan.