cover
Contact Name
Lilik Indrawati
Contact Email
jurnalbips@ukdc.ac.id
Phone
+6288217266957
Journal Mail Official
jurnalbips@ukdc.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No. 201 Surabaya 60117
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BIP'S : Jurnal Bisnis Perspektif
ISSN : 19794932     EISSN : 27152596     DOI : 10.37477/bip
Core Subject : Economy,
BIPs Jurnal Bisnis Perspekti merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Unika Darma Cendika Surabaya. BIPs Jurnal Bisnis Perspektif sebelumnya bernama Jurnal Darma Cendika Manajemen & Akuntansi, yang ditujukan terutama untuk mempublikasikan pemikiran, gagasan, hasil kajian, dan penelitian dari dosen Fakultas Ekonomi Unika Darma Cendika. BIPs Jurnal Bisnis Perspektif diterbitkan setiap 6 bulan sekali pada bulan Januari dan bulan Juli.
Articles 246 Documents
Deferred Tax Asset And Deferred Tax Liability : Studi Eksistensinya Ditinjau Dari Sudut Teori Akuntansi Setiadi Alim Lim
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2038.928 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.277

Abstract

Book income is got from financial statement which is made based on financial accounting standard and taxable income is got from financial statement which is made based on income tax act. Because there are fundamental dffirences used for calculating and arranging, so book income will be different from taxable income. One of the elements which cause these differences is time differences or temporary differences. This time differences can or can't be recorded and presented in a financial statement as deferred tax (interperiod tax allocation or no interperiod tax allocation). There are three methods which can be used to record and report deferred tax: deferred method, asset/liability method and net-of-tax method. Besides to cover time defferences, deferred tax can also be used to record net operating loss (NOL). Each method will use separate account to record deferred tax. From three methods interperiod tax allocation, only asset/liability method which fulfills the presented deferred tax criteria to asset and liability definitions. Deferred tax asset and deferred tax liability which rise from interperiod tax allocation asset/liability method conceptually fulfills asset and liability criteria, so that its existence in balance sheet is strong. Meanwhile, deferred tax asset which comes from NOL carryback and NOL carryforward don't fulfill the asset criteria.
Hubungan Perceived Service Quality Dan Loyalitas: Peran Trust Dan Satisfaction Sebagai Mediator Licen Indahwati Darsono
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/bip.v2i1.278

Abstract

Customer loyalty is the most valuable asset for the company. Several previous studies find that customer loyalty has a positive effect on company's profitability. But, in today marketplace, managing customer loyalty is a daunting task. Marketer must clearly understand the loyalty concept, so they can find out loyalty's antecedent and manage loyalty from that antecedent. The purpose of this research is to investigate perceived service quality, trust, and satisfaction contribution to the loyalty creation. The object of this research is higher education institution, and the subjects are undergraduate students at Widya Mandala Catholic University. Reliability and validity check find that research instrument has achieved reliability, convergent validity, and discriminant validity criteria. The results support all hypotheses with the exception for perceived service quality-loyalty relationship. Perceived service quality does not have significant direct effect on loyalty. Therefore, perceived service quality does not have direct contribution for loyalty building, the contribution is indirect through satisfaction and trust. The results also find a strong support about satisfaction and trust role as a mediator of perceived service quality-loyalty relationships.
Analisa SWOT Sebagai Dasar Penetapan Strategi Pemasaran Cat Tembok PT. Propan Raya Cabang Surabaya Dalam Memasuki Pasar Di Surabaya John Maranata Rau; Bruno Hami Pahar
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1870.909 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.279

Abstract

Cat tembok PT Propan Raya diproduksi pertama kali pada tahun 1997. Yakni rangkaian cat Decor yang berkualitas tinggi dan cat tembok Eco Emulsion yang lebih ekonomis. Sejak pertama kali diproduksi cat Decor dan Eco Emulsion tidak langsung dijual bebas di pasar. Melainkan hanya pada segmenproject. Hal ini dimaksudkan untuk menguji kualitas cat-cat tersebut. Kmena memang yang diutamakan dari setiap produk PT Propan Raya adalah kualitas. Dua belas tahun kemudian, tepatnya Pada Mei 2009, cat tembok PT Propan Raya diluncurkan ke pasar ritel (toko), sebanyak 5 merek yaitu, D6corflex, D6corshield, Ddcorsafe, Decorcryl dan Eco Emulsion. Masa 12 (dua belas) tahun dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas terus menerus. Bukti kualitas cat tembok PT Propan Raya adalah yang terbailq dimana telah digunalran dalam proyek-proyek perumahan mewah Surabaya, seperti Perumahan Galaxy, dan Perumahan Citraland. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisa lingkungan yang telah dilakukan ditarik kesimpulan PT Propan Raya mempunyai peluang yang cukup besar dalam memasarkan cat tembok di Surabaya mencapai angka 3237. Kompetisi pasar yang dinamis merupakan sebuah peluang besar. PT Propan Raya dapat menjadikan pesaing sebagai alat pembanding potensi diri untuk dapat memperbaiki dan melengkapi kekurangan yang ada. Sehingga perusahaan mampu mengelola segala sumber daya dan kemampuan secara optimal agar efisiensi dan efektivitas tujuan perusatraan dapat tercapu. Analisis yang dilalcukan menuqiukkan kekuatan yang dimiliki PT Propan Raya sangat besar yaitu sebesar 4gl4 (tabel4.5). Kualitas produk yang sangat tinggi dibanding produk pesaing meliputi hidding power, dirty shield dan alkaly resisting. Strategi yang tepat untuk diterapkan oleh perusahaan adalah kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strateg). Dengan fokus pengembangan kebijakan pada peningkatan layanan kepada konsumen dan peningkatan promosi pada media masa cetak dan elekfronik serta pada internet (online marketing). Penentuan strategi ini berdasarkan pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perusahaan berada pada kuadran I. Pada kuadran ini, PT Propan Raya dalam penetapan kebijakan-kebijakan pemasaftm dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan yaitu dengan menggunkan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang.
Analisa Rasio Dan Z-Score Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Ngariwati Ngariwati; Maria Widyastuti; Martinus Sony Erstiawan
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1583.488 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.280

Abstract

Akibat krisis global ini, laju pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan yang dratis. Kondisi di atas menimbulkan banyaknya perusahaan-perusahaan besar maupun kecil mengalami kebangkrutan. Setiap perusahaan dituntut untuk siap menghadapi persaingan usaha dengan perusahaan lain dengan tujuan agar dapat tetap bertahan. Salah satu aspek pentingnya dalam menjaga eksistensi perusahaan adalah analisis terhadap laporan keuangan yaitu kegunaannya untuk meramal kontinuitas atau kelangsungan hidup perusahaan. Prediksi kebangkrutan hidup perusahaan sangat penting bagi manajemen dan pemilik perusahaan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya potensi kebangkrutan. Oleh sebab itu diperlukan suatu analisa laporan keuangan untuk memahami "Bagaimana peranan analisa rasio keuangan dan metode Z-Score dapat digunakan untuk mengukur kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoema?". Tujuannya yaitu untuk mengetahui analisa rasio keuangan dan metode Z-Score digunakan untuk menilai kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Penelitian ini menggunakan data sekunder pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. dengan tahun pengamatan yaitu tahun 2006, 2007dan 2008. Data penelitian lapangan dengan mengumpulkan data dari BEI. Data yang dikumpulkan berupa laporan keuangan dari 4 (empat) perusahaan sejenis yaitu PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk., PT. Gudang Garam Tbk., PT. Bentoel International Investama Tbk., dan PT. BAT Indonesia. Untuk tahun 2006-2008. Metode penelitian ini menggunakan perhitungan rasio keuangan dan metode Altman (Z-Score), adapun analisa yang digunakan dalam kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan metode times series dan rata-rata industri. Berdasarkan hasil penelitian atas laporan keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. dari tahun 2006-2008, dapat diketahui kinerja keuangan bisa dilihat dari segi likuiditas, leverage, profitabititas dan aktifitasnya menunjukkan kinerja keuangan yang baik, walaupun perusahaan mengalami penurunan di tahun 2008 tetapi penurunan tersebut tidak melebihi standar yang ditentukan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum dapat mencapai target yang diinginkan, tetapi perusahaan telah mampu untuk mempertahankan kondisi keuangan perusahaan dengan sangat baik. Sedangkan untuk ZScore perusahaan dapat diinterpretasikan perusahaan yang sehat, sehingga aman dari kebangkrutan. Performance PT. Hanjaya Mandala Sampoerna harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi kedepannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal baik dari segi likuiditas, aktivitas usaha, dan profitabilitas. Perusahaan perlu menurunkan beban hutang yang meningkat 6,16% ditahun 2008 sehubungan dengan menurunnya kinerja leverage pada tahun tersebut, hal ini sangat perlu diwaspadai untuk mengantisipasi agar perusahaan tidak terbeban oleh hutang yang besar dalam jangka waktu yang lama, karena dapat berdampak negatif terhadap eksistensi perusahaan kedepannya. Berdasarkan hasil perhitungan Model Altman (Z-Score), kinerja perusahaan perlu dipertahankan supaya posisi keuangan dalam tetap dalam kondisi sehat.
Strategi Komunitas Intellectual Publik Amin Silalahi
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.738 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i2.281

Abstract

Strategies intellectual community realized the public is very important today because the public must have the intellectual community characteristics and concrete contribution towards the public issue to find the truth about the (God, Science and Moral) through the ideas contained in: research, teaching and community service through a multi-disciplinary science. Third public spaces that include: research, teaching and community service for the community to give space for the public intellectual exchange between the intellectual mind of the will and collective interests, and seek kebenaran humanity and justice. Interaction between vision / mission and goals of the public intellectual community must be adapted to the environmental issues of public and environmental science specialist from Widya Mandala Surabaya UNIKA so that strategic decisions are tailored to the resources, structure, culture, policies, programs and budget and should be evaluated and controlled so that the universal values of public properties of precedence with a comprehensive, integrated and unified in the mind-heart-will in order to create a man for Others and Improving Life University is mainly intended for the weak groups in society.
Earning Management dan Deferred Tax Setiadi Alim Lim
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.931 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i2.282

Abstract

Corporate managers often face conflicting interest when they report their earning for financial and tax purposes. On one side, managers desire to increase earnings that will be reported to creditors, shareholders and other external users. But on other side, managers also desire to decrease taxable income that will be reported to tax authorities. Managers can achieve these two goals by manipulating earnings upward for financial reporting but not for tax reporting. So managers don't pay income taxes on the upward earnings. In long term this will increase gap between book-tax income differences and effect deferred tax account.
Aplikasi Model Loyalitas Berbasis Relationship Quality Dalam Pengelolaan Dunia Pendidikan Tinggi: Sebuah Pandangan Komprehensif dan Tantangan Bagi Peneliti Licen Indahwati Darsono
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1633.501 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i2.283

Abstract

As a result of tight competition in the higher education sector, loyalty creation become important issues. However, empirical studies of this issue are still lacking. Yet, many empirical investigation of loyalty and relationship quality only use single perspective. Comprehensive perspective on internal-external customer, loyalty-disloyalty are used for proposing relationship-based loyalty model. Further, several higher education management pattern in Indonesia are discussed and reviewed. Theoretical contribution of this articles lies on spiral effect of loyalty/disloyalty-performance relationship, expanding arena of Ioyalty studies on higher education sector. Practical contribution of this articles lies on practical guide for managing loyalty in higher education. Several challenges for future research are also discussed and reviewed.
Pertimbangan Konsumen Dalam Membeli dan Membaca Surat Kabar di Jawa Timur dengan Analisis Faktor Lilik Indrawati
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1521.74 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i2.284

Abstract

Newspaper business competition in East Java makes many newspapers are offered to public. This condition make the company must know customer's want and need, by improving quality of factors in a newspaper, so it will attract customer's interest to buy and read it. There are 12 variables which are classified to 4 factors which influence the customer in buying ang reading Jawa Pos newspapers in East Java, such as: (1) Service factor with composite variable which consist of reader's feedback, display design, reward, compensation voucher for late delivery, easy to get and delivery on time; (2) Quality factor with composite variable which consist of brand image, up to date news, printing quality and numbers of page; (3) Contents factor with composite variable: creative ond inovation news contents; (4) Habit factor with composite variable: family habit. With these factors in buying and reading newspaper above, factor analysis calculation is used as marketing tools for Jawa Pos newspaper in East Java for knowing ang taking action for the company improvement.
Harmonisasi Standard Laporan Keuangan menuju Konvergensi International Financial Accounting Standard (IFRS) Martinus Sony Erstiawan
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.567 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i2.285

Abstract

Pada studi literatur ini, Penerapan International Financial Accounting Standard (IFRS) di Indonesia saat ini masih belum banyak dilakukan oleh kalangan ekomoni di lndonesia. Padahal penerapan IFRS dalam sistem akuntasi perusahaan akan menjadi salah satu tolak ukur yang menunjukkan kesiapan bangsa Indonesia bersaing di era perdagangan bebas. Harrnonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompabilittas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan menentukan batasan-batasan seberapa besar praktik tersebut dapat beragam. Harmonisasi saat ini merupakan isu terpenting yang dihadapi oleh pembuat standar akuntansi, badan pengatur pasar modal, bursa efek, dan mereka yang menggunakan atau menyusun laporan keuangan.(Choi:2002). Harmonisasi juga bisa diartikan sebagai sekelompok negara yang menyepakati suatu standar akuntansi yang mirip, namun mengharuskan adanya pelalsanaan yang tidak mengikuti standar harus diungkapkan dan direkonsiliasi dengan standar yang disepakati bersama (Sadjiarto:1999). Dengan adanya standar global tersebut memungkinkan keterbandingan dan pertukaran informasi secara universal. Konvergensi IFRS dapat meningkatkan daya informasi dari laporan keuangan perusatraan-perusahaan yang ada di Indonesia. Adopsi standar intemasional juga sangat penting dalam rangka stabilitas perekonomian.
Pengaruh faktor-faktor retail image terhadap keputusan membeli konsumen Pada PT. Naramitra Tarra Surabaya Anang Subardjo; Basuki Rachmat
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.936 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i2.286

Abstract

Keputusan membeli konsumen sangat dipengaruhi oleh citra dari perusahaan ritel tersebut (retail image). Faktor-faktor retail image yang mempengaruhi keputusan membeli konsumen pada perusahaan Ritel meliputi : Store Location, Merchandise, Pricing, Customer Service, Physical Facilities. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengetahui pengaruh faktor-faktor Retail Image terhadap keputusan membeli pelanggan pada PT. Naramitra Tarra Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan menggunakan 22 pertanyaan , yang terdiri dari 19 pertanyaan untuk retail image dan 3 pertanyaan untuk keputusan membeli konsumen. Dari jumlah populasi 250- orang diambil sampel 71 responden dan teknik pengambilan sampelnya adalah stratified proposional random sampling. Kemudian data dilakukan uji validitas dan reliabilitas selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian ini mendukung Hipotesis yang menyatakan Ada pengaruh secara simultan faktor- faktor retail image terhadap keputusan membeli konsumen pada PT. Naramitra Tarra Surabaya. Hal ini dapat diketahui dari nilai F test sebesar 11.859 yang lebih besar dari F tabel yang hanya sebesar 2,3560 dan tingkat signifikansi a yang dicari sebesar 0.000 lebih kecil dari tingkat signfikansi a yang sudah ditentukan sebesar 0.05. faktor Customer service memiliki nilai t test yang paling tinggi yaitu sebesar 2.882 yang lebih besar dari t tabel yang hanya sebesar 1.9971 dan tingkat signifikansi sebesar 0.005 yang lebih kecil dari nilai tingkat signifikansi (a) yang sudah ditentukan 0.05/2 = 0.025. ha! ini menunjukkan bahwa customer service memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap keputusan membeli pelanggan pada PT. Naramitra Tarra Surabaya.