cover
Contact Name
Ahmad Zaelani
Contact Email
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Phone
+62895613976252
Journal Mail Official
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kelurahan Pasalakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Impresi Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28281284     EISSN : 2810062X     DOI : https://doi.org/10.58344/jii.v2i12
The Jurnal Impresi Indonesia provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from management, economics, Education, law, Social Health and religion that belong to the social context. Published articles are articles from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books
Articles 1,087 Documents
Kerangka Quality Risk Management pada Lini Pengemasan Granule Farmasi menggunakan FMECA Acceptance gate (Go/No-Go) dalam Konteks GMP/CPOB Dian Yuliarni; Moses Laksono Singgih
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7991

Abstract

Industri farmasi dituntut menjamin mutu produk dan kepatuhan terhadap Good Manufacturing Practice (GMP/CPOB), khususnya pada lini pengemasan sebagai tahap akhir sebelum produk dilepas ke pasar. Kompleksitas interaksi manusia, mesin, material, informasi, dan verifikasi berlapis pada lini pengemasan granul meningkatkan risiko mix-up, kesalahan identitas-pelabelan, ketidaksesuaian material, kegagalan integritas kemasan, serta kelemahan dokumentasi-rekonsiliasi. Meskipun Quality Risk Management (QRM) telah diterapkan, analisis risiko pada praktiknya masih cenderung berhenti pada pemeringkatan risiko dan belum diterjemahkan secara sistematis menjadi aturan keputusan operasional yang eksplisit, konsisten, dan dapat diaudit. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka QRM yang mengintegrasikan Failure Mode, Effects, and Criticality Analysis (FMECA) dengan mekanisme Acceptance Gate sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis risiko pada lini pengemasan granul farmasi. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-analitis melalui pemetaan proses, identifikasi critical decision point dan failure mode, penilaian severity-occurrence-detection, perhitungan Risk Priority Number (RPN), analisis criticality, perancangan Acceptance Gate dan mitigasi risiko, serta evaluasi desain-validasi oleh lima ahli. Hasil penelitian menunjukkan risiko dominan berkaitan dengan identitas produk, status material, bobot isi, integritas kemasan, foreign matter, efektivitas deteksi, segregasi produk tidak sesuai, dan rekonsiliasi akhir. Kerangka ini menghasilkan delapan Acceptance Gate berkriteria Go, Go with Mitigation, dan No-Go, dilengkapi persyaratan evidence, otoritas keputusan, dan mekanisme eskalasi. Evaluasi desain menunjukkan penurunan estimasi RPN residual, pergeseran zona criticality, peningkatan kejelasan keputusan, serta penguatan traceability-auditability. Validasi ahli menghasilkan skor rata-rata 3,50 dari 4,00 (indeks 0,875), menempatkan kerangka pada kategori sangat layak. Kerangka QRM–FMECA–Acceptance Gate ini menyediakan mekanisme sistematis untuk menerjemahkan analisis risiko menjadi keputusan operasional yang lebih konsisten, terdokumentasi, dan selaras GMP/CPOB.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Youtube Pojok Terminal Praz Teguh: Kajian Pragmatik Ruddy Chaniago; Muhammad Ridlwan; Mohammad Sulthon Amien
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7992

Abstract

Bahasa merupakan sarana utama yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dan berinteraksi dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi dalam podcast Youtube Pojok Terminal Praz Teguh dengan menggunakan kajian Pragmatik. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data berupa tuturan dari empat episode podcast Pojok Terminal dengan bintang tamu Raditya Dika, Indra Jegel, Eca Japascal, serta Maell Lee dan Fajar Sad Boy. Teknik pengumpulan data dilakukan denga metode simak dan catat, sedangkan analisis data menggunakan teori tindak tutur Searle yang mengklasifikasikan tindak tutur ilokusi menajdi lima jenis yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 54 data tuturan yang dianalisis, ditemukan lima tindak tuturilokusi dengan rincian asertif 25 tuturan, ekspresif 18 tuturan, direktif 6 tuturan, komisif 4 tuturan, dan deklaratif 2 tuturan. Dominasi tindak tutur asertif dalam podcast ini menunjukkan bahwa format podcast sebagai media percakapan santai lebih banyak digunakan untuk menyampaikan informasi, pengalaman dan pengetahuan antar pembicara. Hal ini sesuai dengan fungsi utama podcast sebagai media untuk berbagi cerita dan wawasan. Dalam podcast Pojok Terminal para pembicara saling bertukar informasi tentang kehidupan, pengalaman dan pandangan mereka terhadap berbagai hal.
Evaluasi Kualitas Layanan dan Loyalitas Pelanggan Laboratorium Pengujian Mutu dengan Servqual, NPS, dan Driver Analysis Muftiyana Zulfa Auliya; Moses Laksono Singgih
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7997

Abstract

Laboratorium Pengujian Mutu (LPM) merupakan unit pelayanan teknis yang menyediakan jasa pengujian mutu produk kelautan dan perikanan. Meningkatnya jumlah permohonan pengujian dan masih ditemukannya pengaduan pelanggan terkait keterlambatan penerbitan Lembar Hasil Analisa (LHA), keterlambatan penyampaian informasi, gangguan sistem pelayanan digital, dan lambatnya respons petugas menunjukkan bahwa kualitas pelayanan masih perlu ditingkatkan. Selain itu, meskipun sebagian pelanggan menggunakan jasa laboratorium secara berulang, tingkat loyalitas pelanggan belum pernah diukur secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas pelayanan, mengukur loyalitas pelanggan, serta mengidentifikasi dimensi kualitas pelayanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan sebagai dasar penyusunan rekomendasi peningkatan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 55 responden pelanggan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL), Net Promoter Score (NPS), dan Driver Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan, dengan dimensi responsiveness memiliki nilai gap terbesar sebesar -0,33. Hasil importance performance analysis menunjukkan bahwa atribut yang berkaitan dengan kecepatan respons petugas dan penyampaian informasi menjadi prioritas utama perbaikan. Pengukuran NPS menghasilkan skor 80% yang menunjukkan loyalitas pelanggan berada pada kategori sangat baik, sedangkan hasil Driver Analysis menunjukkan bahwa secara simultan seluruh dimensi SERVQUAL berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, namun secara parsial hanya dimensi Tangibles yang berpengaruh signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, Laboratorium Pengujian Mutu perlu memprioritaskan peningkatan kecepatan pelayanan dengan mengevaluasi alur pelayanan, respon customer service dengan membuat standar waktu respon, penyampaian informasi status pengujian, pengembangan sistem pelayanan digital, serta mempertahankan kualitas fasilitas pelayanan guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan LPM secara berkelanjutan.
Analisis Kesesuaian Kriteria Teknis dan Operasional Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari terhadap Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional Mohammad Deny Syaputra; Noor Zuhry; Heru Kurniawan Alamsyah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8002

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari mencatat realisasi produksi 133.245 ton pada 2025, namun kesesuaiannya terhadap Kepmen KP No. 109 Tahun 2021 tentang Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional (RIPPN) belum pernah dievaluasi secara sistematis. Penelitian terdahulu umumnya menilai kesesuaian pelabuhan perikanan menggunakan Permen KP No. 8/2012 yang telah digantikan, dan jarang mengintegrasikan triangulasi persepsi multipemangku kepentingan ke dalam skoring checklist. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian kriteria teknis dan operasional PPN Tegalsari terhadap RIPPN 2021 serta mengidentifikasi faktor penyebab kesenjangannya. Penelitian studi kasus deskriptif komparatif dilakukan menggunakan lembar checklist observasi terhadap 165 subindikator (85 teknis, 80 operasional), didukung Laporan Tahunan 2025 PPN Tegalsari dan kuesioner/wawancara terhadap 15 responden dari lima kelompok (petugas Syahbandar, petugas TPI, petugas administrasi, nelayan, dan pedagang ikan). Kesesuaian teknis 56,5% dan operasional 55,0% (keseluruhan 55,8%, kategori Cukup Sesuai), dengan Sistem Logistik dan Distribusi Ikan sebagai aspek terlemah (40,0%, Tidak Sesuai). Analisis lintasindikator mengungkap bahwa persoalan pada kapasitas kolam dan dermaga bersifat akar masalah yang merambat ke pelayanan tambat labuh, keselamatan pelayaran, dan efisiensi bongkar muat, sehingga perbaikan parsial tidak akan efektif tanpa intervensi terintegrasi. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan basis data empiris pertama mengenai kesesuaian PPN Tegalsari terhadap regulasi RIPPN terbaru sekaligus model triangulasi checklistkuesioner yang dapat direplikasi pada evaluasi pelabuhan perikanan nusantara lainnya.
Do Role of Program TV and Host Attractiveness Influence the Interest of Watching? A Case of Indonesian Program TV and Indonesian Public Figure Surianto Surianto; Frenky Frenky; Yesica Yuliani Clara; Destri Sari Gunarti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8004

Abstract

This study examines the influence of television program characteristics and host attractiveness on viewers’ viewing intention using the Indonesian television program Lapor Pak! on TRANS7 as the research context. A quantitative survey was conducted involving 97 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression analysis. The findings reveal that television program characteristics have a positive and statistically significant effect on viewers’ viewing intention. Host attractiveness also has a positive and significant influence and demonstrates a stronger contribution than television program characteristics. Simultaneously, both independent variables significantly affect viewing intention and explain 64.7% of its variance. These findings indicate that engaging television program characteristics and attractive hosts with strong communication competence complement each other in increasing audience interest. This study contributes to the broadcasting communication literature by providing empirical evidence regarding the combined role of program characteristics and host attractiveness in shaping television viewing behavior and offers practical implications for broadcasters in developing competitive television programs.
Pembentuk Identitas Kawasan Kota Lama Tangerang Dalam Perspektif Fisik Fortuna Bella Susanto; A. Hadi Prabowo
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8007

Abstract

Kawasan Kota Lama Tangerang merupakan salah satu kawasan bersejarah yang memiliki nilai budaya, sejarah, dan arsitektur yang tinggi serta berperan penting dalam membentuk identitas Kota Tangerang. Perkembangan kawasan perkotaan yang berlangsung secara dinamis telah memengaruhi karakter fisik kawasan sehingga diperlukan identifikasi terhadap elemen-elemen yang membentuk identitasnya sebagai dasar pelestarian dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis identitas fisik Kawasan Kota Lama Tangerang berdasarkan pendekatan Image of the City yang dikemukakan oleh Kevin Lynch. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 102 responden dan 25 responden terpilih, mental mapping, serta wawancara dengan narasumber. Data dianalisis menggunakan analisis rerata (mean) skala Likert, analisis deskriptif kualitatif, dan triangulasi berbagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen pembentuk citra kota, yaitu Path, Edge, District, Node, dan Landmark, memiliki peran penting dalam membentuk identitas fisik kawasan. Elemen Node memperoleh nilai rerata tertinggi (3,84), diikuti District (3,83), Edge (3,76), Path (3,75), dan Landmark (3,73), yang seluruhnya berada pada kategori tinggi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa identitas kawasan tidak hanya dibentuk oleh keberadaan bangunan bersejarah, tetapi juga oleh keterpaduan struktur ruang, aktivitas ekonomi, sosial, budaya, dan persepsi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kawasan Kota Lama Tangerang merupakan living heritage yang identitasnya terbentuk melalui interaksi antara elemen fisik dan aktivitas masyarakat sehingga dapat menjadi dasar penyusunan strategi pelestarian kawasan bersejarah yang berkelanjutan.
Kimura Disease: Tantangan Diagnosis pada Massa Kepala dan Leher yang Menyerupai Keganasan Tri Nisdian Wardiah; Welly Oktaviandani; Nova Kurniati; Benny Kusuma; Krisna Murti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8008

Abstract

Kimura's Disease (KD) adalah penyakit inflamasi kronis langka yang umumnya menyerang pria Asia usia 20–40 tahun, dengan sekitar 200 kasus dilaporkan secara global hingga 2019. Etiologi belum diketahui, namun infeksi jamur diduga berperan sebagai faktor pencetus melalui aktivasi sel Th1, Th2, dan Th17.  Laporan kasus ini bertujuan mengeksplorasi gejala, pendekatan diagnosis, dan penatalaksanaan KD dengan infeksi dermatofita sebagai faktor pencetus.  Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, laboratorium (eosinofil, IgE), radiologi (CT-scan kepala), histopatologi dan imunohistokimia, serta pemeriksaan mikologi (KOH 10%).  Seorang pria 35 tahun dengan massa bukal bilateral (kanan 7x5 cm, kiri 10x9 cm) disertai plak eritematosa bersisik di wajah, tengkuk, dan ekstremitas. Laboratorium: eosinofil 663/mm³, IgE 26.917 IU/mL. Histopatologi: infiltrasi eosinofil difus dan folikulolisis. KOH 10%: hifa bersekat panjang (dermatofita). Pasien diterapi metilprednisolon 16 mg/12 jam, siklosporin 100 mg/hari, ketokonazol oral 200 mg/12 jam, dan antijamur topikal. Setelah 3 bulan, massa bukal kiri menghilang dan massa kanan mengecil. Diagnosis KD memerlukan pendekatan komprehensif melalui korelasi klinis, laboratorium, dan histopatologi. Identifikasi dan tatalaksana faktor pencetus, termasuk infeksi jamur, merupakan bagian penting dalam pengobatan KD.
Retorika Konten Dakwah Digital Ustadz Khalid Basalamah Dan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal Kevin Kautsar; M. Saifulloh; Yunita Sari
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8010

Abstract

Fenomena mediatisasi agama menuntut para pendakwah untuk beradaptasi dengan logika media baru, di mana keberhasilan dakwah tidak hanya bergantung pada kedalaman dalil, tetapi juga pada strategi pengemasan konten. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan strategi retorika yang kontras antara Ustadz Khalid Basalamah dan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal di ruang digital, meskipun keduanya berangkat dari basis teologis yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengomparasikan konstruksi Ethos, Pathos, dan Logos dalam konten video dakwah kedua tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif-komparatif. Metode yang digunakan adalah Analisis Retorika Komparatif yang mengadopsi teori Retorika Digital tanpa mendefinisikan ulang konsep-konsep tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan terhadap konten, dokumentasi digital, serta wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan adanya dua tipologi strategi yang berbeda dalam konten dakwah digital mereka; Ustadz Khalid Basalamah menerapkan pola retorika yang mengutamakan kekuatan argumentasi dalil dan ketegasan penyampaian (Logos dominan) untuk menjaga kemurnian pesan, sedangkan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal menerapkan pola retorika yang lebih adaptif, mengutamakan estetika visual dan pendekatan emosional yang lembut (Pathos dominan) guna menjangkau audiens yang lebih luas. Perbedaan penggunaan elemen retorika ini menjadi kunci dalam memahami variasi penerimaan pesan dakwah di era digital.
Gen Z's Perception of Green Open Space in Cirebon City Dipta Bagaskara Leonan; Arni Muslimah Handayani Widjaja
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8011

Abstract

Generation Z (Gen Z) possesses significant creative potential that requires supportive public spaces for discussion and collaboration; however, the availability of suitable open spaces in Cirebon City remains limited. This gap highlights the need to optimize existing Green Open Spaces (GOS) so that they can be transformed into creative public spaces for younger generations without requiring the construction of new infrastructure. This study aimed to examine Gen Z’s perceptions of the availability of green open spaces in Cirebon City and analyze the characteristics of ideal green open spaces based on their preferences. This study employed a descriptive statistical method with a quantitative approach. Data were collected through questionnaires administered to at least 100 Gen Z respondents aged 18–29 years across five subdistricts in Cirebon City using purposive sampling. The findings revealed that the highest perceived importance in the ecological aspect was visual/aesthetic vegetation (86%); in the social aspect, pedestrian accessibility; in the economic aspect, the provision of spaces for small and medium enterprises (SMEs) (78%); and in the visual aspect, well-maintained and clean parks (81%). The evaluation of current conditions indicated that public open spaces were adequate in terms of vegetation and basic facilities; however, significant gaps remained, particularly regarding hydrological functions for flood mitigation and environmental safety systems. As the primary recommendation, the development of public open spaces in Cirebon City should adopt the Smart & Sustainable Eco-park concept to integrate sustainable environmental elements and smart technologies, thereby accommodating Gen Z’s need for safe, well-maintained, and productive public spaces.
The Multiplier Effect of Tourism on the Local Economy (Case Study of Aryakibans Land Tourism, Rajagaluh Kidul Village, Majalengka) Reza Rahmat; Arni Muslimah Handayani Widjaja
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8013

Abstract

The tourism industry is a development priority that contributes to regional economic growth and job creation. However, a significant research gap remains regarding economic circulation within community-based and independently managed tourism sites, as most existing literature focuses on highly structured or established destinations. This study aimed to examine the multiplier effect of tourism activities at Aryakibans Land on the local economy of Rajagaluh Kidul Village, Rajagaluh District, Majalengka Regency, with particular emphasis on direct, indirect, and induced economic impacts. This study employed a descriptive quantitative approach. Primary data were collected through structured questionnaires from tourists, local business owners, and employees using proportional stratified random sampling. The data were analyzed by calculating the Keynesian Income Multiplier and Ratio Income Multiplier Type I and Type II to assess economic circulation generated by tourism activities. The findings provided a quantitative depiction of the economic circulation resulting from visitor expenditures on household income and local business activities. The results indicated that the self-managed tourism model at Aryakibans Land demonstrated potential to generate sustainable economic multiplier effects within the local community. These findings suggest that optimizing community-based tourism infrastructure can serve as a practical strategy to enhance grassroots economic development and provide strategic input for local government policymaking.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Impresi lndonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Impresi Indonesia More Issue