cover
Contact Name
Ahmad Zaelani
Contact Email
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Phone
+62895613976252
Journal Mail Official
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kelurahan Pasalakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Impresi Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28281284     EISSN : 2810062X     DOI : https://doi.org/10.58344/jii.v2i12
The Jurnal Impresi Indonesia provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from management, economics, Education, law, Social Health and religion that belong to the social context. Published articles are articles from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books
Articles 1,087 Documents
Optimalisasi Keputusan Jumlah Penyedia dan Alokasi Order Menggunakan Model Machine Learning di PT PLN (Persero): Studi Kasus Perencanaan Pengadaan Kontrak Kesepakatan Harga Satuan Transformator Tenaga Firchi Ictiasha; Budi Santosa
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7999

Abstract

Pengadaan transformator tenaga di PT PLN (Persero) saat ini masih mengandalkan pendekatan Harga Evaluasi Akhir sehingga data kinerja penyedia yang multidimensi belum dimanfaatkan secara optimal dalam keputusan alokasi pesanan. Penelitian ini mengembangkan kerangka kerja Supplier Selection and Order Allocation (SSOA) berbasis machine learning menggunakan algoritma Decision Tree, Random Forest, dan XGBoost dengan data historis pengadaan transformator tenaga periode 2023–2025. Kinerja penyedia dimodelkan berdasarkan dimensi biaya, ketepatan waktu, kualitas, dan risiko kontraktual untuk menghasilkan klasifikasi kinerja penyedia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Random Forest dipilih sebagai model terbaik dengan nilai macro-AUC sebesar 0,9882. Hasil klasifikasi menunjukkan dua penyedia berada pada Tier 1, satu penyedia pada Tier 2, dan tiga penyedia pada Tier 3, serta menghasilkan rekomendasi satu hingga tiga penyedia yang layak untuk setiap varian transformator. Pendekatan ini merekomendasikan penentuan jumlah penyedia dan alokasi order yang lebih objektif dan berbasis data dibandingkan pendekatan yang hanya berorientasi pada harga. Penelitian ini berhasil mengintegrasikan model tree-based machine learning dengan kerangka Supplier Selection and Order Allocation (SSOA) menggunakan 18 variabel dari data historis pengadaan PT PLN (Persero) periode 2023–2025
Study Alternatif Perkuatan Tanah Lunak Pada Pekerjaan Timbunan Proyek Jalan Bebas Hambatan IKN Segmen Pulau Balang – Simpang Riko Seksi 5B STA 3+525 – 3+650 Adventus Kristian Tambunan; Yudhi Lastiasih; Herman Wahyudi
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.8000

Abstract

Jalan Bebas Hambatan IKN segmen Jembatan Pulau Balang – Simpang Riko seksi 5B merupakan bagian dari jaringan jalan tol penunjang Ibu Kota Negara Nusantara. Pada ruas tersebut, terdapat lokasi pekerjaan yang melewati tanah lunak di Sta 3+525 – 3+650 yang dalam dokumen RTA direncanakan timbunan tanpa penanganan tanah dasar, sehingga berisiko terjadi penurunan elevasi jalan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain awal sesuai RTA, mengidentifikasi alternatif perbaikan tanah untuk penurunan dan stabilitas, serta menentukan metode paling efisien dan efektif. Metode yang digunakan meliputi analisis pemampatan dan stabilitas secara manual serta pemodelan numerik Plaxis 2D pada tiga alternatif: substitusi tanah (1m, 2m, 3m), PVD (pola segitiga/segiempat spasi 1m/1,5m), dan mini pile (6m, 8m, 12m), kemudian dievaluasi dengan analisis pro-kontra berdasarkan stabilitas, biaya, waktu, dan workability. Hasil menunjukkan desain awal tanpa penanganan tanah lunak tidak memenuhi kriteria desain karena derajat konsolidasi 90% baru tercapai dalam 9,28 tahun, melampaui masa konstruksi 9 bulan. Metode substitusi 3m menghasilkan penurunan 0,30m dan waktu konsolidasi 6,36 bulan, PVD segitiga spasi 1m menghasilkan penurunan 0,82m dengan waktu konsolidasi <6 bulan, sedangkan mini pile 12m menghasilkan penurunan terkecil (0,20m) dan faktor keamanan tertinggi (2,09). Berdasarkan analisis pro-kontra, metode substitusi 3m dengan perkuatan geotekstil merupakan alternatif paling efisien secara keseluruhan dengan skor tertinggi (3,8), mengungguli PVD (3,7) dan mini pile (2,6).
Evaluasi Kegagalan dan Perbaikan Lereng Galian Tanah Pasir Kelempungan Pada Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Dumai KM 23+175 S.D 23+375 Frandika Rizal Nuryansyah; Trihanyndio Rendy Satrya; Indrasurya B. Mochtar
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.8003

Abstract

Pembangunan jalan tol sering menghadapi permasalahan geoteknik, salah satunya longsoran pada Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Dumai KM 23+175 s.d 23+375 sisi B yang tersusun oleh tanah pasir kelempungan konsistensi lepas hingga medium dan telah diperbaiki dengan shotcrete, soil nailing, horizontal drain, serta median concrete barrier. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi mekanisme kegagalan lereng, mengevaluasi efektivitas desain perbaikan menggunakan Geostudio Slope/W dengan metode konvensional dan pendekatan crack soil, serta membandingkan berbagai alternatif penanganan untuk meningkatkan stabilitas lereng jangka panjang. Pemodelan dilakukan dengan memvariasikan kedalaman muka air tanah (-12m dan -15m) dan pendekatan crack soil untuk mengidentifikasi kondisi paling kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi muka air tanah kedalaman -12m dan asumsi crack soil menghasilkan angka keamanan paling kritis (<1,00), sementara evaluasi alternatif penanganan menyimpulkan bahwa pengendalian muka air tanah melalui subdrain merupakan upaya paling signifikan dalam meningkatkan stabilitas. Evaluasi pada konstruksi perbaikan terbangun menunjukkan lereng dalam kondisi stabil, namun tidak seluruhnya memiliki angka keamanan yang sama; pada kondisi muka air tanah tinggi, stabilitas menurun drastis ke angka 1,12–1,25, yang teridentifikasi di lapangan melalui rembesan air dari retakan shotcrete saat cuaca cerah. Penelitian ini merekomendasikan penambahan subdrain, penutupan retakan shotcrete, pemasangan instrumen pemantauan (inclinometer dan patok geser), serta pembangunan saluran permukaan untuk menjamin stabilitas jangka panjang..
Stunting and its Risk Factors at Durenan Primary Public Healthcare in 2025 Garnis Nirwanasari; Umi Nadhiroh; Fika Rohmawati
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.8005

Abstract

Stunting remains a major global health concern, particularly in low- and middle-income countries. Indonesia has successfully reduced its stunting prevalence over the past five years, reaching 19.8% in 2024. Stunting is caused by multiple direct and indirect factors, and nutritional deficiencies during the first 1,000 days of life, particularly the period from conception to two years of age, can have irreversible impacts on children’s growth and long-term quality of life. This study aimed to identify and analyze the risk factors associated with stunting among children in the working area of Durenan Primary Public Healthcare, Trenggalek Regency, and to provide baseline data on the prevalence of stunting in the region. This qualitative descriptive study used secondary data from 58 children with stunting aged 8–59 months in 2025, based on height-for-age <?2 standard deviations (SD) according to World Health Organization (WHO) standards. The study analyzed several risk factors, including maternal chronic energy deficiency, low household income, low birth weight, comorbidities, non-exclusive breastfeeding, exposure to cigarette smoke, and inadequate nutritional intake. Children without stunting were excluded from the analysis. Among the 58 children included in the study, 14 (24.13%) were born to mothers with chronic energy deficiency, 30 (51.72%) came from families with economic difficulties, 9 (15.51%) had low birth weight, 9 (15.51%) had comorbidities, 12 (20.68%) did not receive exclusive breastfeeding, 47 (81.03%) were exposed to cigarette smoke at home, and all children (100%) had inadequate nutritional intake. Stunting remains a significant public health challenge in Indonesia, particularly in rural areas. Prevention efforts should begin during preconception and continue throughout pregnancy and early childhood. Collaboration among healthcare professionals, healthcare facilities, and relevant sectors is essential to accelerate stunting reduction efforts and support the achievement of zero stunting in Indonesia.
Pengaruh Kemampuan Literasi Matematis dan Self-Efficacy Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Sekartika Nareswari; Ekasatya Aldila Afriansyah; Dadang Rahman Munandar
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.8006

Abstract

Pengaruh literasi matematis dan self-efficacy terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis menjadi fokus utama pada riset ini. Penelitian kuantitatif berbasis ex-post facto ini mengambil lokasi di SMPN 1 Cikarang Barat pada tahun ajaran 2025/2026, yang melibatkan 81 siswa kelas VII sebagai sampel dari total populasi 413 siswa, yang ditarik menggunakan metode cluster random sampling dan rumus Slovin. Instrumen angket digunakan untuk merekam tingkat self-efficacy, sedangkan tes khusus diterapkan untuk mengukur literasi serta kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan estimasi regresi linear sederhana, literasi matematis dan self-efficacy secara parsial terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan sumbangan masing-masing sebesar 34,3% dan 36,2%. Secara bersama-sama, hasil regresi berganda mengonfirmasi adanya dampak positif dan signifikan dari kedua variabel tersebut terhadap pemecahan masalah matematis dengan kontribusi simultan sebesar 45,1%. Temuan ini menyiratkan bahwa pendekatan ganda yang berfokus pada peningkatan keterampilan kognitif dan keyakinan diri siswa sangat penting untuk meningkatkan hasil pemecahan masalah. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran terintegrasi yang memperkuat literasi matematis dan self-efficacy secara bersamaan.
Designing Knowledge Management for Legal Aspects to Enhance Governance of A Company in The Energy Sector (Case Study: PT KI) Aditya Pramoda Ramadhan; Dedy Sushandoyo
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7921

Abstract

Recently, the energy sector has experienced rapid growth in response to increasing global energy demand. Effective legal compliance is a key factor in achieving good corporate governance (GCG). To address this challenge, this study examined the current conditions and challenges of knowledge management in the legal function at PT KI, as well as explored how the implementation of knowledge management practices in legal processes could strengthen PT KI’s GCG. The research process involved problem identification, data collection through semi-structured interviews with company management, and analysis using several methods, including the People, Process, and Technology framework and SECI Analysis to evaluate the current state of knowledge management implementation at PT KI, as well as SWOT and TOWS analyses to identify areas for improvement. The objective was to understand the existing conditions at PT KI, particularly regarding the implementation of knowledge management within the legal function. The findings recommended the establishment of a Legal & Compliance Department and the development of comprehensive guidelines in the form of a framework and standard operating procedures (SOPs) based on the proposed business solution to implement knowledge management practices for the legal function and enhance PT KI’s corporate governance.
Pengembangan 9 Waste Extended Value Stream Mapping untuk Mendukung Implementasi Lean Manufacturing Innastya Hafshah Irbatul Ilmi; Putu Dana Karningsih
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7940

Abstract

Proses produksi pada industri manufaktur berat menghadapi pemborosan operasional sekaligus risiko kesehatan, keselamatan, dan lingkungan yang dapat menurunkan efisiensi proses. Value Stream Mapping (VSM) tradisional terutama merepresentasikan aliran material dan informasi sehingga masih terbatas dalam menggambarkan faktor manusia dan kondisi Health, Safety, and Environment (HSE). Penelitian ini mengembangkan 9 Waste Extended Value Stream Mapping (EVSM) dengan memperluas EVSM delapan waste dari penelitian terdahulu dan menambahkan HSE sebagai kategori waste kesembilan. Peta yang dikembangkan mengintegrasikan cycle time, waiting time, work in process, defect rate, aliran transportasi, risiko ergonomi menggunakan REBA, beban kerja mental menggunakan NASA-TLX, non-utilized talent, penilaian risiko HSE, serta pengukuran kondisi lingkungan kerja. Metode diaplikasikan pada tujuh proses pengecoran bogie di PT X, yaitu core making, mold making, setting core, melting, pouring, shakeout, dan shotblast. Hasil current state 9 Waste EVSM mengidentifikasi delapan dari sembilan kategori waste. Waiting menjadi waste yang paling sering ditemukan dengan 14 temuan, diikuti motion dan non-utilized talent masing-masing lima temuan, defect empat temuan, serta transportation, inventory, HSE, dan extra-processing masing-masing tiga temuan. Overproduction tidak ditemukan selama periode pengamatan. 9 Waste EVSM yang dikembangkan memberikan dasar visual yang lebih komprehensif untuk mendukung implementasi Lean Manufacturing karena menampilkan kondisi operasional, faktor manusia, kualitas, dan HSE pada setiap tahapan proses secara terintegrasi.
Incidence of Cerumen Impaction Among School-Age Children at the Durenan Primary Public Healthcare Working Area in 2025 Restu Kaharseno; Garnis Nirwan; Ani Shofiani
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8032

Abstract

Hearing loss is a global health concern affecting more than 5% of the world’s population, with cerumen impaction being one of the leading causes of conductive hearing loss, particularly among children. This study aimed to determine the incidence of cerumen impaction among school-age children in the Durenan Primary Public Healthcare working area in 2025. This was a descriptive qualitative study using secondary data obtained from hearing health screenings conducted in 22 elementary schools, 5 junior high schools, and 7 senior high schools within the healthcare center’s service area. The screenings were performed using otoscopic and headlamp examinations. The results showed that 376 elementary school students (20.15%), 159 junior high school students (12.58%), and 215 high school students (7.53%) experienced cerumen impaction, indicating a higher prevalence among younger age groups. These findings were consistent with previous research in Indonesia, which reported cerumen impaction rates of 30.5% among school-age children, with higher incidence among elementary school students compared with older age groups. The findings highlight the need to strengthen public health education, particularly for parents and school communities, regarding appropriate ear hygiene practices and the risks associated with cotton bud use. Furthermore, routine school-based ear screenings are recommended as an early detection and prevention strategy.
Pengaruh Content Marketing terhadap Brand Awareness di PT Jogja Painting Monica Vianto
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh penggunaan content marketing terhadap brand awareness pada PT Jogja Painting. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79,5% pada tahun 2024 serta berkembangnya penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran digital. PT Jogja Painting merupakan perusahaan yang bergerak di bidang creative painting yang telah menerapkan content marketing melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner online yang disebarkan kepada 124 responden yaitu pengikut media sosial Jogja Painting berusia 17–45 tahun. Variabel content marketing diukur menggunakan enam indikator (relevansi, akurasi, bernilai, mudah dipahami, mudah ditemukan, konsisten) dan variabel brand awareness diukur melalui empat indikator (top of mind, brand recall, brand recognition, unaware of brand). Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan persamaan Y = 27,323 + 0,143X dengan nilai signifikansi 0,017 < 0,05. Nilai Pearson Correlation sebesar 0,213 menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan lemah. Berdasarkan hasil tersebut, H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness PT Jogja Painting.
Strategi Pengembangan Industri Halal di Indonesia: Berdasarkan Nilai-Nilai Maqasid Syariah dengan Analisis 4C Diamond pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Shofiyullah Romdoni; Dewi Fatmasari; Aan Jaelani; Muhammad Khoirul Umam
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan industri halal Indonesia berdasarkan perspektif maqasid syariah, mengevaluasi efektivitas peran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam mendukung pengembangan industri halal, serta merumuskan strategi pengembangannya menggunakan pendekatan 4C Diamond. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi industri halal Indonesia yang belum diikuti oleh optimalnya daya saing global dan kesiapan ekosistem halal nasional dalam menghadapi implementasi wajib sertifikasi halal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan yang berasal dari BPJPH, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), dan pelaku UMKM halal. Analisis data dilakukan menggunakan analisis 4C Diamond, STEEPLE, TOWS Matrix, serta validasi maqasid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan industri halal Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama pada aspek tata kelola kelembagaan, akses sertifikasi halal bagi UMKM, transformasi digital layanan, dan harmonisasi standar halal global. Penelitian menghasilkan empat strategi utama, yaitu: (1) akselerasi daya saing global melalui penguatan keunggulan fiqh Indonesia; (2) transformasi digital layanan sertifikasi halal untuk memperluas akses UMKM; (3) penguatan integritas sistem sertifikasi dalam menghadapi tekanan standar global; dan (4) penguatan tata kelola serta akuntabilitas kelembagaan BPJPH. Seluruh strategi tersebut selaras dengan lima dimensi maqasid syariah dan menghasilkan model Strategic Halal Governance sebagai kerangka pengembangan industri halal yang berorientasi pada kemaslahatan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur melalui integrasi pendekatan 4C Diamond dan maqasid syariah dalam perumusan strategi pengembangan industri halal, serta memberikan rekomendasi bagi penguatan ekosistem halal nasional secara berkelanjutan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Impresi lndonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Impresi Indonesia More Issue