cover
Contact Name
Tri Juwono
Contact Email
trijuwono@mercubuana.ac.id
Phone
+628980875279
Journal Mail Official
visikom@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650. Tlp./Fax: +62215870341
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Visi Komunikasi
ISSN : 14123037     EISSN : 25812335     DOI : https://doi.org/10.22441/visikom
Jurnal Visi Komunikasi [p-ISSN: 1412-3037 | e-ISSN: 2581-2335] has been published since 2007 byFakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia. Jurnal Visi Komunikasi is a bi-annual journal issued on May and November. It consists of research-based articles and /or conceptual articles in communications (see Focus and Scope). The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Articles 238 Documents
EFEKTIFITAS WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PRODUK JIGAR FRUIT SALAD DI PLAZA SEMANGGI Suhendra Suhendra
Jurnal Visi Komunikasi Vol 14, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.285 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v14i1.1670

Abstract

There are many ways to convey the message to promote, so that the target market right on target. To promote the growing consumer interest in buying that nominal required no small amount of good to advertise in print media, TV, internet, radio. This probably would not have happened if it can maximize the promotion by using the Word Of Mouth. It is applied by Jigar Fruit Salad which is a culinary business. Varian products include Mayo Fruit Salad, Yogurt Fruit Salad, Pickled Fruit Salad, Fruit Salad Rojak Caramel, honey Dazzling Fruit Salad, Fruit Rojak Serut Salad, Fruit Salad and Mango Fruit Toast. Jigar Fruit Salad has a target market aged 19-40 years, male and female students and employees, SES B, a healthy lifestyle. Jigar Fruit Salad is located in Plaza Semanggi Mall foodcourt with minimal skills possessed to start the promotion, Fruit Salad Jigar select Word of Mouth as a way to intensify the promotion, establish a commercially viable product and consumption with positioning as a healthy food and fresh as the most basis for intensifying Word of Mouth to reach consumers to buy the product Jigar fruit salad. Ada banyak cara untuk menyampaikan pesan untuk berpromosi, agar target market tepat sasaran. Untuk berpromosi sehingga minat beli konsumen tumbuh dibutuhkan nominal yang tidak sedikit untuk mengiklankan baik di media cetak, TV, internet, radio. Hal ini mungkin tidak akan terjadi jika dapat memaksimalkan promosi dengan menggunakan Word Of Mouth. Hal tersebut diaplikasikan oleh Jigar Fruit Salad yang merupakan satu bisnis kuline. Varian produknya antara lain Fruit Salad Mayo, Fruit Salad Yogurt, Fruit Salad Asinan, Fruit Salad Rujak Caramel, Fruit Salad honey Dazzling, Fruit Salad Rujak Serut, Fruit Manggo Salad dan Roti Panggang Buah.Jigar Fruit Salad mempunyai target market umur 19 – 40 tahun, laki- laki dan perempuan mahasiswa dan karyawan, SES B , bergaya hidup sehat. Jigar Fruit Salad terletak di Foodcourt Mall Plaza Semanggi dengan kemampuan minim yang dimiliki untuk memulai promosi, Jigar Fruit Salad memilih Word of Mouth sebagai salah satu cara untuk menggencarkan promosi, membentuk produk yang layak jual dan konsumsi dengan positioning sebagai makanan sehat dan segar sebagai kebutuhan paling dasar untuk menggencarkan Word of Mouth untuk menggapai minat beli konsumen terhadap produk Jigar fruit salad .
PENGGUNAAN NEW MEDIA SEBAGAI SARANA KAMPANYE POLITIK PADA KONTESTASI PILKADA JABAR 2018 Afdal Makkuraga
Jurnal Visi Komunikasi Vol 16, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.852 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v16i2.3805

Abstract

Dewasa ini penggunaa media baru (new media) sebagai sarana kampanye politikmakin marak. Kehadiran berbagai macam fitur internet memungkinkan publik untuk terlibat lebih jauh dalam proses pemilihan atau pengambilan keputusan publik. Pengaplikasian new media dalam dunia politik dipandang dapat mewujudkan konsep ruang public (public sphere) seutuhnya. Penelitian mengkaji apakah penggunaan new media sebagai sarana kampanye pada Pilkada Gubernur Jawa Barat Jawa 2018 mampu mendorong terwujudnya demokrasi yang deliberatif, yakni menjaring partisipasi warga yang lebih luas dan lebih aktif melalui Internet, komunikasi mobile, dan teknologi lainnya dalam sistem demokrasi. Penelitian ini menggunakan metodologi analisis wacana nonkritis untuk melihat pola isu yang disampaikan oleh masing-masing kandidat dengan menggunakan kriteria media baru seperti adanya interkonektifitas dan interaktif. Hasil penelitian menujukkan bahwa kampanye menggunakan media sosial dipandang lebih efektif ketimbang media konvensional. Hal ini disebabkanorang lebih percaya pada perkataan teman atau kolega yang mereka kenal di media sosial.
KESESUAIAN ISI TAYANGAN IKLAN TV DENGAN KELAS SOSIAL TARGET KONSUMEN Megi Primagara
Jurnal Visi Komunikasi Vol 12, No 2 (2013): November 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.27 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v12i2.402

Abstract

Abstrak. Kemampuan iklan dalam menyampaikan pesan kepada konsumen menjadikanbidang ini memegang peran sangat penting bagi keberhasilan perusahaan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian gambaran iklan produk di televisi dengankelas sosial target konsumen, dan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan perancangkreatif iklan di Indonesia dalam menerjemahkan target konsumen produk ke dalam bahasagambar iklan televisi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis yang sangatbermanfaat untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai media massa. Secara umum,penelitian analisa isi dapat dibagi ke dalam sejumlah langkah yang berbeda yaitu: 1)menentukan populasi dan sampel penelitian; 2) menentukan kategorisasi; 3) memilih unitanalisis dari isi media; 4) mencocokkan isi media dengan kategorisasi yang dibuat danmenghitung frekuensinya dan; 5) mengemukakan hasilnya sebagai suatu distribusikeseluruhan dari populasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 66.5% dari total iklan TVyang tayang di TV Indonesia selama tahun 2012 sudah menunjukkan kesesuaian antara targetkonsumen dengan gambaran iklan yang ditampilkan, sedangkan 33.5% spot iklan yangtayang di TV Indonesia selama tahun 2012 tidak menunjukkan kesesuaian. Dengan demikiankemampuan pekerja iklan di Indonesia dalam menyesuiaikan gambaran iklan dan targetkonsumen adalah baik.Abstrak. Kemampuan iklan dalam menyampaikan pesan kepada konsumen menjadikanbidang ini memegang peran sangat penting bagi keberhasilan perusahaan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian gambaran iklan produk di televisi dengankelas sosial target konsumen, dan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan perancangkreatif iklan di Indonesia dalam menerjemahkan target konsumen produk ke dalam bahasagambar iklan televisi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis yang sangatbermanfaat untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai media massa. Secara umum,penelitian analisa isi dapat dibagi ke dalam sejumlah langkah yang berbeda yaitu: 1)menentukan populasi dan sampel penelitian; 2) menentukan kategorisasi; 3) memilih unitanalisis dari isi media; 4) mencocokkan isi media dengan kategorisasi yang dibuat danmenghitung frekuensinya dan; 5) mengemukakan hasilnya sebagai suatu distribusikeseluruhan dari populasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 66.5% dari total iklan TVyang tayang di TV Indonesia selama tahun 2012 sudah menunjukkan kesesuaian antara targetkonsumen dengan gambaran iklan yang ditampilkan, sedangkan 33.5% spot iklan yangtayang di TV Indonesia selama tahun 2012 tidak menunjukkan kesesuaian. Dengan demikiankemampuan pekerja iklan di Indonesia dalam menyesuiaikan gambaran iklan dan targetkonsumen adalah baik.
STRATEGI IDENTITAS MEREK AGROWING.CO.ID SEBAGAI STARTUP ECOMMERCE AGRIBUSINESS TAHUN 2019 Adharis Kuswidiarto
Jurnal Visi Komunikasi Vol 20, No 02 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.7 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v20i02.14516

Abstract

Identitas merek penting untuk membangun citra dan nilai merek baru di mata masyarakat. Adapun identitas merek yang ingin disampaikan oleh Agrowing.co.id adalah berkualitas dan terjangkau. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Strategi Identitas Merek Agrowing.co.id sebagai Startup E-Commerce Agribusiness Tahun 2019. Teori yang digunakan adalah komunikasi pemasaran terpadu dan analisa STP (Segmentation, Targeting dan Positioning) oleh Widyastuti (2017), konsep marketing mix 4C (Customer Solution, Customer Cost, Convenience, dan Communication) yang dikembangkan oleh Robert F. Louterborn. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah Paradigma konstrutivis. Tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi partisipatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi identitas merek yang dilakukan oleh Agrowing.co.id melalui beberapa tahap yaitu analisa STP, analisa competitor melalui konsep marketing mix 4C (Customer Solution, Customer Cost, Convenience, dan Communication) dan implementasi strategi komunikasi pemasaran terpadu (IMC) seperti advertising, sales promotion, public relation, digital marketing, personal selling, dan event marketing. Semua tahapan strategi dilakukan untuk mengomunikasikan identitas merek agrowing.co.id yaitu berkualitas dan terjangkau. Identitas merek berkualitas tergambar dari customer solution dan convenience, sedangkan identitas merek terjangkau tergambar dari customer cost dan communication. Saran peneliti dengan melakukan evaluasi strategi secara berkala dapat memberikan insight baru dalam mengomunikasikan identitas merek secara efektif.
KOMUNIKASI POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM 2014 Atmadji Sumarkidjo
Jurnal Visi Komunikasi Vol 13, No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.185 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v13i2.1661

Abstract

Jokowi name in early 2013 emerged as a candidate for the "newest" Presiden RI 2014dramatically changed the political map in Indonesia. From March 2013 until January 2014 thename of Joko Widodo has always topped the surveys or polls were held, despite the PDI-Struggle(PDI-P), which is the bearer party official Jokowi until early February 2014 was never officiallyannounced their names as candidates of their President in Presidential Election come.This is known as Jokowi Effect. Has five characteristics of, first, the emergence of the name ofthe former mayor of Solo, who only three months in office as Governor of Jakarta to exchange aPresidential candidate in the 2014 polls. Second, the bandwagon effect after Jokowi nameappeared in the survey on social media and then knowingly disseminated through conventionalmass media such as newspapers and television.Third, the emergence of Jokowi name with thepopularity and the highest elektabilitas consistently in surveys throughout the year 2013 haschanged the landscape of national political calculations competition 2014 candidates.Pemilihan Umum (Pemilu) sudah didepan mata. Pemilihan untuk menentukananggota-anggota DPR-RI, DPRD I dan DPRD II akan diselenggarakan pada 9 April 2014sementara pemilihan Presiden akan dilaksanakan pada 9 Juli 2014. Tidak mengherankan paracalon legislatif sudah bersiap untuk dikenal, diketahui dan nantinya dipilih oleh parakonstituennya, dan meskipun periode untuk kampanye secara resmi dimulai 11 Januari 2014.Nama Jokowi pada awal tahun 2013 muncul sebagai kandidat “terbaru” Pres iden RI 2014mengubah secara dramatis peta politik di Indonesia. Sejak Maret 2013 hingga Januari 2014 namaJoko Widodo selalu menduduki peringkat teratas berbagai survei atau poll yang diselenggarakan,meskipun PDI-Perjuangan (PDIP) yang merupakan partai pengusung resmi Jokowi sampai awalFebruari 2014 tidak pernah secara resmi mengumumkan namanya sebagai bakal calon Presidenmereka pada Pilpres mendatang.
MENILAI OBJEKTIVITAS ISI BERITA MEDIA TELEVISI SWASTA NASIONAL Seto, Indiwan; Morissan, Morissan
Jurnal Visi Komunikasi Vol 12, No 1 (2013): May 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v12i1.380

Abstract

Abstrak. Salah satu bentuk tanggungjawab stasiun TV adalah menyajikan program beritakepada masyarakat secara bertanggungjawab. Menayangkan program berita merupakanbentuk kewajiban dan tanggung jawab pengelola TV sebagai pengguna gelombang udara(frekuensi) publik yang terbatas kepada masyarakat. Upaya untuk memberikan penilaian(assesment) secara ilmiah terhadap kualitas kerja (performance) media massa merupakansalah satu topik penting dalam studi mengenai media massa. Penelitian ini memfokuskanperhatian pada upaya mengukur objektivitas program berita TV swasta nasional di Indonesiadengan objek penelitian Metro TV dan TV One. Pemberitaan yang objektif harus memilikidua kriteria yaitu bahwa berita harus bersifat faktual yang berarti berita ditulis berdasarkanfakta (factuality) dan tidak berpihak (impartiality). Penelitian ini dilaksanakan denganmenggunakan metode analisis isi yang terdiri atas: menentukan kategorisasi sertamencocokkan isi media dengan kategorisasi yang dibuat dan menghitung frekuensinya.Berdasarkan hasil pengumpulan data dan proses koding yang telah dilakukan maka baikMetro TV ataupun TV One berada dalam level objektivas cukup. Hal ini berarti kedua stasiunTV masih melakukan sejumlah kesalahan ketika menyampaikan berita. Stasiun televisi beritanasional masih belum memiliki standar kemampuan profesional yang seharusnya dimilikikarena belum mampu menunjukkan standar pekerjaan minimal yang seharusnya dimilikistasiun televisi berita.Abstrak. Salah satu bentuk tanggungjawab stasiun TV adalah menyajikan program beritakepada masyarakat secara bertanggungjawab. Menayangkan program berita merupakanbentuk kewajiban dan tanggung jawab pengelola TV sebagai pengguna gelombang udara(frekuensi) publik yang terbatas kepada masyarakat. Upaya untuk memberikan penilaian(assesment) secara ilmiah terhadap kualitas kerja (performance) media massa merupakansalah satu topik penting dalam studi mengenai media massa. Penelitian ini memfokuskanperhatian pada upaya mengukur objektivitas program berita TV swasta nasional di Indonesiadengan objek penelitian Metro TV dan TV One. Pemberitaan yang objektif harus memilikidua kriteria yaitu bahwa berita harus bersifat faktual yang berarti berita ditulis berdasarkanfakta (factuality) dan tidak berpihak (impartiality). Penelitian ini dilaksanakan denganmenggunakan metode analisis isi yang terdiri atas: menentukan kategorisasi sertamencocokkan isi media dengan kategorisasi yang dibuat dan menghitung frekuensinya.Berdasarkan hasil pengumpulan data dan proses koding yang telah dilakukan maka baikMetro TV ataupun TV One berada dalam level objektivas cukup. Hal ini berarti kedua stasiunTV masih melakukan sejumlah kesalahan ketika menyampaikan berita. Stasiun televisi beritanasional masih belum memiliki standar kemampuan profesional yang seharusnya dimilikikarena belum mampu menunjukkan standar pekerjaan minimal yang seharusnya dimilikistasiun televisi berita.
AKTIVITAS MARKETING PUBLIC RELATIONS DALAM MEMBANGUN BRAND POSITIONING DI PT FOODS BEVERAGES INDONESIA Vrendi Witoko
Jurnal Visi Komunikasi Vol 20, No 01 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.494 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v20i01.14259

Abstract

The method used in this study is descriptive qualitative, primary data collection methods with in-depth interview techniques, and documentation, while secondary data collection is done by collecting data through research and library studies and then the validity of the data is tested through triangulation techniques. The results of the research from Marketing Public Relations Activities in Building a Brand Position at PT Foods Beverages Indonesia in the eyes of consumers, through the Drink Promotion at Chatime Setia Budi One Jakarta, which succeeded in making consumers keep buying and even making favorite drinks and maintaining good relations between PT. Foods Beverages Indonesia with its customers, so as to create goodwill and mutual understanding from the public in building customer trust and interest in participating in the Promotion Program organized by PT. Foods Beverages Indonesia. Conclusion of this research Every activity carried out in the company in this case Marketing Public Relations activities have a positive and negative impact in terms of promotions that are held positive impacts that must be able to be maintained in order to make Brand Chatime more advanced and always develop innovations while the negative impacts regarding the program that is carried out because of an existing obstacle must be able to immediately overcome it well in order to achieve a customer or buyer satisfaction to be able to always enjoy the chatime by having fun and comfort.
IMPLEMENTATION OF PERSONAL SELLING PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO), TBK IN PROMOTING PROGRAM SUPER UNTUNG Natalya, Novita Eva
Jurnal Visi Komunikasi Vol 15, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.804 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v15i2.1693

Abstract

Appearing many types of bank proves that business of banking is growing up rapidly and and competing to compile society’s found. Therefore, each bank does the best promotion in order to get the attention and trust from society. PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk is using personal selling in promoting Program Super Untung in 2014, this research focuses on monitoring the process of implementation personal selling in Program Super Untung done by PT Bank Tabungan Negara (Persero),Tbk.This research aims to monitor the implementation of personal selling done by PT Bank Tabungan Negara (Persero),Tbk to promote Program Super Untung by using personal selling process method from Churchill,. Method applied in this research is descriptive qualitative with design of study case and technic of collecting data done by interviewing and compiling documents from the company related with the research. The result of this research discussed about implementation of personal selling done by PT Bank Tabungan Negara (Persero),Tbk in 2014. The steps of personal selling are prospecting for customer, opening the relationship, qualifiying the prospect, presenting the sales message, closing the sales, until servicing the account. This research concludes that personal selling has view steps, every steps have relationship and will influence the other steps. Every steps have substantial points that can influence the success of personal selling, i.e. good communication between seller and candidate of customer. Muncul banyak jenis bank membuktikan bahwa bisnis perbankan berkembang pesat dan dan bersaing untuk menyusun masyarakat yang ditemukan. Oleh karena itu, setiap bank melakukan promosi terbaik agar mendapat perhatian dan kepercayaan dari masyarakat. PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk menggunakan penjualan pribadi dalam mempromosikan Program Super Untung pada tahun 2014, penelitian ini berfokus pada pemantauan proses implementasi personal selling di Program Super Untung yang dilakukan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. Penelitian ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan personal selling yang dilakukan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk untuk mempromosikan Program Super Untung dengan menggunakan metode proses penjualan pribadi dari Churchill. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus dan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mewawancarai dan menyusun dokumen dari perusahaan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini membahas tentang implementasi personal selling yang dilakukan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk pada tahun 2014. Langkah-langkah penjualan pribadi adalah mencari nasabah, membuka hubungan, mengualifikasi prospek, menyajikan pesan penjualan, menutup Penjualan, sampai melayani akun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penjualan pribadi memiliki langkah-langkah melihat, setiap langkah memiliki hubungan dan akan mempengaruhi langkah-langkah lainnya. Setiap langkah memiliki poin substansial yang dapat mempengaruhi keberhasilan penjualan pribadi, yaitu komunikasi yang baik antara penjual dan calon pelanggan.
Mengkomunikasikan Penjualan Emas PT. Pegadaian Syariah di Jakarta Barat NW Dewi Susanti
Jurnal Visi Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.056 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v18i2.9828

Abstract

PT. Pegadaian Syariah in increasing gold sales by communicating gold products to consumers, so that consumers after knowing the advantages of buying gold become a profitable purchase option. The problems in this research; how PT. Pegadaian Syariah communicates products, advantages and services in selling gold to consumers and potential consumers. The company's marketing communication process to consumers with the aim of increasing understanding, attracting buying interest and increasing sales of gold products can be achieved. Qualitative research methods - a case study used to research with descriptive design and data collection techniques with participatory observation, in-depth interviews, and documentation study. Companies in increasing sales to consumers by communicating variations of precious metal gold products, prices, procedures for calculating precious metal gold investment through brochures, price tables, promotions through advertising, personal selling, face-to-face communication / direct selling, to consumers who make purchases, seminars and Pegadaian Digital Service (PDS) in the form of web and mobile-based applications. Consumer backgrounds determine how to make purchases and the reasons for consumer purchases vary, so that marketing communication methods are always adapted to the unique needs of consumers. 
PEMANFAATAN RADIO KOMUNITAS DI MASYARAKAT NELAYAN DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN PANTAI BERBASIS BUDAYA LOKAL kokom komariah; evi novianti; Priyo Subekti
Jurnal Visi Komunikasi Vol 13, No 1 (2014): May 2014
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.482 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v13i1.362

Abstract

Abstrak, Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Radio Komunitas di masyarakat nelayan dalammelestarikan lingkungan pantai berbasis budaya lokal. Tujuan penelitian ini untukmengetahui bagaimana pemanfaatan radio komunitas di masyarakat nelayan dalammelestarikan lingkungan pantai dan untuk mengetahui hambatan yang terjadi dalampemanfaatan radio komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptifdengan teknik analisis data yang akan digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa radio komunitas digunakan untuk pemberdayaan warga melaluipengenalan lingkungan untuk anak sekolah seperti bagaimana menjaga lingkungan pantai,melestarikan pantai, menjaga pantai dari sampah-sampah dan pengenalan ekosistem pantai.Selain itu, radio komunitas digunakan untuk informasi dan edukasi yang berfungsi sebagaisarana pemulihan trauma pasca bencana. Program yang berjalan sejauh ini tidak berbedadengan umumnya stasiun radio. Kegiatan lebih ditekankan pada edukasi dan informasikebencanaan, terutama di sekitar Jabar Selatan.

Page 6 of 24 | Total Record : 238