cover
Contact Name
Abdillah Ubaidi
Contact Email
jihbiz@uniramalang.ac.id
Phone
+62811379916
Journal Mail Official
jihbiz@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Jalan Mojosari 02 Kepanjen - Malang, Universitas Islam Raden Rahmat
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jihbiz: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah
ISSN : 25490397     EISSN : 28076028     DOI : https://doi.org/10.33379/jihbiz.v6i1
Core Subject : Economy,
JIHBIZ: Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking has a focus study on Islamic economics, Islamic finance, and Islamic banking. While the scope of studies in this journal includes: Islamic Economics: Islamic economics thought, national Islamic economy strategies, the ecosystem of shariah economy, and halal product Fiscal and monetary in Islamic perspective Islamic financial institutions and organizations Islamic social finance: zakat, infaq, sadaqah and waqf Islamic banking, finance and capital market: financial and non-financial performance Shariah compliance and corporate governance Islamic values driving lifestyle practice Islamic business ethics and entrepreneurship
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2023)" : 6 Documents clear
Melawan Sistem Keuangan dan di Balik Kehancuran Pasar Properti AS: Sebuah Kajian Moneter dalam Perspektif Islam Adriati Azizah Syafitri; Hilda Sanjayawati; Winda Silvi Dinillah; Dedy Hartanto Prastya Irawan
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v7i2.2469

Abstract

Krisis properti yang terjadi di Amerika Serikat, ratusan berita juga sudah menjelaskan apa yang terjadi saat itu. Bencana runtuhnya keuangan Amerika Serikat melalui Pasar properti mendekat secara perlahan dan bertahap.  Obligasi aktif pada pinjaman hipotek tidak segera disusutkan hal ini terlihat dengan adanya beberapa runtutan penyebab tragedi keuangan. Pertama, pinjaman diharuskan untuk membayar dengan jumlah yang tidak tertahankan. Kemudian prosedur kebangkrutan telah dimulai setelah itu diikuti dengan properti peminjam yang pailit disiapkan untuk dijual.  Semua ini terjadi beberapa bulan saja (kondisi obligasi hipotek terjadi seperti penyakit lamat namun sangat berbahaya). Hal pertama yang harus dipahami ialah “leverage” yang merupakan biang permasalahannya. Hal kedua tentang historis kronologis yang diceritakan dalam film adalah penggunaan produk “Prime Mortgage”. Tiga puluh tahun yang lalu, sebagaimana film menceritakan bahwa investor hanya mempunyai peluang kecil terhadap investasi dan obligasi. Kemudian muncullah produk bernama “Prime Mortagage” Produk ini seperti kredit kepemilikan rumah. Orang-orang yang ingin membeli rumah bisa kredit kepada bank pemberi pinjaman.  Persoalan awal terjadi saat bank Investasi membeli (KPR) dengan harga yang sangat tinggi dengan harapan mendapatkan keuntungan serta bank mendapatkan pemasukan dari pembayaran angsuran oleh pemilik rumah. Namun bank menggunakan Leverage untuk membeli (KPR-nya).
Peran BAZNAS dalam Upaya Program Pati Cerdas untuk Meminimalisir Anak Putus Sekolah Noer Rohmah Khasanah; Mohammad Nurul Qomar
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v7i2.2479

Abstract

Penelitian ini bertujuan Pertama, untuk mengetahui pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah yang dihadapi dan di kelola di BAZNAS Kabupaten Pati. Kedua, Pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk Program Pati Cerdas. Ketiga, untuk mengetahui apa saja problematik yang dialami ketika pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk Program Pati Cerdas. Keempat, bagaimana solusi dalam menghadapi kendala dalam pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk program Pati Cerdas. Jenis penelitian yang dipakai merupakan penelitian di lapangan, di mana penelitian ini dilaksanakan mendalam dan rinci bertujuan untuk mengumpulkan informasi melalui sejumlah informan secara langsung dan membuat laporan penelitian secara rinci. Sedangkan pendekatan yang dipakai peneliti yaitu pendekatan kualitatif-deskriptif. Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hal ini dikarenakan untuk menjawab sebuah pertanyaan terkait dengan apa, di mana, kapan, siapa dan bagaimana kaitannya dengan peneliti terdahulu yang sudah dijelaskan. Peneliti deskriptif ini ditunjukkan guna mendapat sebuah informasi mengenai suatu situasi dan kondisi dalam suatu variabel. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pertama, pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk semua program sudah berjalan dengan baik yaitu dengan cara setiap programnya sudah dibagi dananya agar tidak mengganggu dana di program lain dan selalu ada pengecekan setiap bulannya untuk memastikan dan mengetahui dana keluar masuk tersebut digunakan untuk keperluan yang sudah direncanakan. Kedua, mengenai pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk Program Pati Cerdas sudah dilakukan dan diberikan tepat sasaran agar bisa membantu bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ketiga, problematik yang dialami ketika pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk Program Pati Cerdas kurangnya informasi yang jelas ketika proses pendistribusian dilakukan dari pihak sekolah kepada penerima bantuan. Keempat, solusi dalam menghadapi kendala dalam pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Pati untuk Program Pati Cerdas ini untuk ke depannya akan di realisasikan lebih baik lagi tentang masalah adanya ketidaktahuan diakan pendistribusian tersebut.
Penerapan Green Banking di Lingkungan Bank BJB Syariah Indonesia Siti Khodijah; Muhammad Iqbal Fasa; Suharto Suharto
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v7i2.2527

Abstract

Issues related to the environment, maintaining ecological balance, and ecological sustainability have become topics of discussion worldwide. Organizations and consumers understand the importance of the environment for human survival, especially in the business community, which must integrate environmental protection into its business operations. The current banking industry must consider environmental aspects in its behavior and operations, namely green banking. This study aims to find out how green banking is implemented in the Bank BJB Syariah environment. The research method is a qualitative descriptive analysis using secondary data. The study results show that the BJB Syariah Bank has implemented several green banking programs, namely: the application of green principles with green financing use of water, paper, and waste treatment.
Implementasi Jaminan Produk Halal Melalui Sertifikasi Halal Sebagai Service Quality Pada Produk Makanan dan Minuman Dara Riska Alifia; Aslikha Aslikha; Mohammad Dayat; Sukamto Sukamto
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v7i2.2817

Abstract

Implementing halal product guarantees through halal certification as service quality is a necessary process that involves the agency administering halal product guarantees. Halal certification as a service quality aims to ensure that the products or services provided by business actors meet the halal standards and requirements stipulated in the Islamic religion. This research examines whether halal certification is used as service quality for food and beverage products for Micro, Small, and Medium Enterprises in the Sekar Association, Purwosari District, Pasuruan Regency. The type of research used by researchers is qualitative research using a descriptive approach. At the same time, the research instruments used in this study were observation, interviews, and documentation. From the study results, it was found that business actors have fulfilled the requirements set out in Islam, which in turn can increase consumer confidence and business reputation. Halal certification as a service quality can be necessary in building good business relationships with consumers who want products or services that comply with halal principles.
Bagaimana Upaya Dana Pensiun Syariah dalam Memajukan Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia? Muhammad Ash-Shiddiqy
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v7i2.2870

Abstract

Dana Pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program-program yang menjanjikan manfaat pensiun. Semakin berkembangnya transaksi syariah di industri keuangan di Indonesia memungkinkan dana pensiun dikelola sesuai syariah. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan dana pensiun syariah di Indonesia secara signifikan terhadap peningkatan lembaga keuangan syariah. Dana pensiun umumnya diatur dalam UU No. 11 Tahun 1992. Perbedaan utama dana pensiun syariah dengan dana pensiun konvensional terletak pada penerimaan iuran, instrumen investasi, hasil investasi, dan manfaat pensiun. Tidak hanya itu, perbedaan yang paling mencolok antara dana pensiun syariah dan dana pensiun konvensional adalah sistem pengelolaan investasi yang dilakukan untuk menghindari investasi keuangan konvensional berbasis riba dan bunga.
Digitalisasi Ekonomi Syariah dalam 12 Aspek Isomorfisme: Kontekstual Indonesia Rachmad Nor Firman
Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/jihbiz.v7i2.2913

Abstract

The digitalization of the Islamic economy can penetrate various aspects of the economy, both microeconomics and macroeconomics. Right now, the role of digital is extraordinary; almost all economies use information and communication technology or digitization, both in packaging products and in marketing products, making it easier and faster the distribution information used to make economic growth faster and without limits with the support digital technology and information technology. Information technology that has penetrated individuals (personal) can support the era of digitalization of information and communication in conventional economics and Islamic economics; this technology is now in the hands of gadget users, such as mobile applications, which can be downloaded and installed with features easily understood by users. Likewise, in the banking world, in carrying out its activities, Islamic banking cooperates with the information technology sector to build an Islamic banking information system by creating a special application (app) that can facilitate all transaction processes in banking. So, the formation of a digital society, one of which is the digital Islamic economy.

Page 1 of 1 | Total Record : 6