cover
Contact Name
Hilyah Ashoumi
Contact Email
hira@unwaha.ac.id
Phone
+6285730115001
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 09 61451 Tambakberas Jombang Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : -     EISSN : 26556391     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
AGROSAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah untuk menyebarluaskan penelitian baik dari mahasiswa maupun dosen dalam bidang ilmu pertanian. Jurnal ini menekankan kajian ilmu pertanian yang meliputi budidaya pertanian dan ilmu perlindungan tanaman, agroekologi, teknologi pengolahan hasil pertanian, sosial ekonomi pertanian dan agribisnis, serta keteknikan pertanian dan ilmu-ilmu bidang pertanian lainnya. Terbit dua kali dalam satu tahun dan terbuka bagi para kontributor dari keahlian ilmu pertanian. E-ISSN : 2655-6391
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2019): November" : 6 Documents clear
Strategi Pengembangan Kawasan Agribisnis Tanaman Hortikultura di Asri Organik-Sehat Tambakrejo Jombang ima alimah alimah; Umi Kulsum Nur Qomariah; Mis Suhartini
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 1 (2019): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i1.646

Abstract

Asri Organik-Sehat merupakan salah satu tempat yang berpotensi dalam pencapaian pengembangan kawasan agribisnis tanaman hortikultura.Hortikultura merupakan kelompok komoditas yang sangat banyak ragamnya.Komuditas hortikultura telah tumbuh menjadi salah satu komoditas pertanian yang cukup diminati.Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan, yang secara eksplisit menentukan tujuan jangka panjang, sasaran organisasi, program kerja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan, dan alokasi sumberdaya yang diperlukan suatu perusahaan ataupun organisasi terkait.Penelitian terdiri dari data primer dan sekunder yang mencakup kondisi fisik, sarana dan prasarana Asri Organik Sehat.Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana hambatan yang dihadapi dan strategi pengembangan kawasan agribisnis tanaman hortikultura di Asri Organik-Sehat.Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, yaitu untuk menentukan arah dan strategi pengembangan kawasan agribisnis tanaman hortikultura. Hasil penelitian menunjukkan alternatif strategi yang dapat di gunakan adalah memanfaatkan lahan tanam dengan mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada, pengolahan tanaman hortikultura guna meningkatkan nilai produk dengan melakukan inovasi produk tanaman hortikutura, menjalin kemitraan, dan melakukan pendekatan serta sosialisasi pada masyarakat tentunya dengan peranan pemerintah. Hambatan yang dihadapi dalam pengembangan yaitu: kurangnya pemahaman, kurangnya kesadaran masyarakat, produk tidak tahan lama, dan sulitnya modal.
KONSORSIUM MIKROBA DAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULAR (CMA) SEBAGAI BIOFERTILZER TERHADAP BIJI KEDELAI Mazidatul Faizah; Anggi Indah Yuliana
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 1 (2019): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.88 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i1.653

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian konsorsium mikroba dan cendawan mikoriza arbuskular (CMA) sebagai biofertilizer terhadap biji kedelai. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor 1 yaitu konsorsium mikroba dengan 4 taraf (konsentrasi 0; 10; 20 dan 30 mL) dan faktor 2 yaitu CMA dengan 4 taraf ( 0; 10; 20 dan 30 g/tanaman). Penelitian ini dilakukan di dua tempat yaitu Laboratorium Mikrobiologi, Dinas Pertanian jombang dan Lahan di desa denanyar jombang jawa timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 – Maret 2019. Pada penelitian ini, data produktivitas tanaman (meliputi, jumlah biji) dianalisis statistika dengan menggunakan ANOVA faktorial dengan derajat signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s multiple range test (DMRT) untuk membandingkan antar perlakuan. Sebelum dilakukan uji ANOVA, dilakukan pengujian normalitas dan uji homogenitas. Sedangkan data analisis kesuburan tanah, analisis kimia tanah, Total Plate Count (TPC) dan kadar NP daun dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk pemberian konsorsium mikroba dan cendawan mikoriza arbuskular (CMA) sebagai biofertilizer berpengaruh (α<0,05) terhadap peningkatan jumlah biji (36.33±4.16) dan berat biji (7.33±0.58) yang memberikan hasil tertinggi pada dosis biofertilizer konsorsium 20 mL dan mikoriza 30mL. Perlakuan konsorsium mikroba dan cendawan mikoriza arbuskular (CMA) sebagai biofertilizer menunjukkan adanya pengaruh terhadap jumlah biji dan berat biji.
Kajian Pengaruh Kombinasi Limbah Kulit Buah Pisang Raja Nangka (Musa paradisiaca L.) dan Tepung Tapioka pada Proses Pembuatan Kerupuk Kulit Buah Pisang Terhadap Uji Organoleptik Mohammad Malik Abdul Aziz; Anggi Indah Yuliana; Arifah Roosenani
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 1 (2019): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.303 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i1.658

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi kulit buah pisang dan tepung tapioka yang terbaik terhadap uji organoleptik kerupuk kulit buah pisang. Penelitian dilakukan di home industy Gethuk Pisang milik Bapak Atiq yang berada di daerah Sidomulyo-Megaluh-Jombang, pada bulan Agustus-September 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf dan 4 kali ulangan, sehingga dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 20 satuan percobaan dengan kombinasi kulit buah pisang 30% dengan tepung tapioka 70% (K1), kombinasi kulit buah pisang 40% dengan tepung tapioka 60% (K2), kombinasi kulit buah pisang 50% dengan tepung tapioka 50% (K3), kombinasi kulit buah pisang 60% dengan tepung tapioka 40% (K4), kombinasi kulit buah pisang 70% dengan tepung tapioka 30% (K5). Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Organoleptik kerupuk kulit buah pisang terbaik pada perlakuan K1 yaitu memiliki nilai warna, aroma, rasa dan penerimaan yang tinggi, sedangkan pada variabel renyah tidak adanya perbedaan nyata pada semua perlakuan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi tepung tapioka berpengaruh terhadap kualitas organoleptik kerupuk kulit buah pisang. Kata kunci: Kulit Buah Pisang, Tepung Tapioka dan Organoleptik.
Analisis Sikap Konsumen Dalam Membeli Sayuran Siti Nur Qomariyah; Eko Donit Hermawan
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 1 (2019): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i1.726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap konsumen terhadap atribut fisik sayuran segar dan atribut pasar yang ada di Pasar Induk Pare, Kediri sebelum mereka melakukan pembelian. Selain itu, penelitian ini juga menyertakan analisis hal-hal yang bisa mempengaruhi sikap konsumen didalam memutuskan pembelian, seperti karakteristik konsumen atau responden, pengenalan kebutuhan, proses pengambilan keputusan, evaluasi pasca pembelian, dan lain-lain. Penelitian ini hanya berfokus pada hal-hal yang bisa mempengaruhi konsumen dalam berbelanja sayuran segar di Pasar Induk Pare, Kediri. Penelitian ini menggunakan metode Accidental Sampling dan rumus Wibisono untuk menentukan jumlah responden. Penelitian ini didalam mengumpulkan datanya adalah dengan melakukan wawancara dan kuisiner, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan rumus Model Sikap Multiatribut Fishbein. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa sikap konsumen terhadap atribut fisik sayuran dan terhadap atribut pasar di Pasar Induk Pare, Kediri sangat positif. Dari penelitian tersebut juga mempengaruhi persepsi dan preferensi konsumen yang sangat penting didalam pengambilan keputusan pembelian mereka. Persepsi konsumen adalah interpretasi dari kesan sensorik konsumen untuk memberi arti pada produk yang ingin mereka beli, dengan kata lain persepsi konsumen bisa juga diartikan sebagai kesan konsumen terhadap suatu produk yang ingin mereka beli. Preferensi terbentuk dari persepsi terhadap suatu produk, yang mana preferensi konsumen merupakan derajat suka atau tidak suka seseorang terhadap suatu jenis produk, jadi kesan atau persepsi akan mempengaruhi derajat suka dan tidak suka konsumen terhadap suatu produk. Kemudian, dari persepsi dan preferensi tersebut akan mempengaruhi sikap atau tindakan konsumen didalam memutuskan pembelian terhadap suatu produk.
PENGARUH DOSIS ASAM HUMAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L.) Bagus Bekti; Retno Tri Purnamasari; Sri Hariningsih Pratiwi
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 1 (2019): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.429 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i1.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Dosis Asam Humat Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah. Penelitian dilaksanakan di Desa Susukanrejo , Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian 4,5 m dpl, pada bulan Mei – Agustus 2019. Tanah jenis alfisol yang digunakan memiliki kandungan N 0,24%, P2O5 38,1 ppm, dan K2O 470 ppm C-Organik 1,96%. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal perlakuan dosis asam humat yang masing-masing diulang enam kali. Perlakuan A0 atau kontrol tanpa pemberian asam humat; perlakuan A1 dosis asam humat 15 l ha-1; perlakuan A2 dosis asam humat 30 l ha-1; perlakuan A3 dosis asam humat 45 l ha-1. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F), apabila terdapat pengaruh nyata atau tidak nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Parameter yang diamati yaitu komponen pertumbuhan dan komponen hasil : tinggi tanaman, luas daun dan bobot kering total tanaman, jumlah polong segar tanaman-1, bobot segar polong tanaman-1, bobot kering biji tanaman-1, bobot 100 biji petak-1bobot biji petak-1 dan bobot biji ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan asam humat berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil. Hasil tertinggi terdapat pada perlakuan dosis asam humat 15 l ha-1yaitu 1,8 ton ha-1, diikuti dengan perlakuan dosis asam humat 30 l ha-1 yaitu 1,7 ton ha-1, dan hasil lebih rendah terdapat pada perlakuan kontrol tanpa pemberian asam humat yaitu 1,2 ton ha-1.
EFISIENSI PEMUPUKAN NITROGEN PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OYONG (Luffa acutangula L.) DENGAN PENGAPLIKASIAN ZEOLIT Alfin Sanah; Sulistyawati -; Retno Tri Purnamasari
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 1 (2019): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.833 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i1.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi zeolit terhadap efisiensi pemupukan nitrogen pada tanaman gambas. Penelitian dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan yang ada di desa Purut kelurahan Purutrejo, kecamatan Purworejo, kota Pasuruan pada ketinggian 4-5 m dpl pada bulan Maret sampai dengan Juni 2019. Penelitian terdiri dari perlakuan pemberian pupuk nitrogen 125 Kg Ha-1, perlakuan pemberian pupuk nitrogen 100 Kg Ha-1; perlakuan pemberian zeolit 7,5 Ton Ha-1 yang dikombinasikan dengan pupuk nitrogen 125 Kg Ha-1; perlakuan pemberian zeolit 7,5 Ton Ha-1 yang dikombinasikan dengan pupuk nitrogen sebanyak 100 Kg Ha-1; perlakuan pemberian zeolit 10 Ton Ha-1 yang dikombinasikan dengan pupuk nitrogen 125 Kg Ha-1; perlakuan pemberian zeolit 10 Ton Ha-1 yang dikombinasikan dengan pupuk nitrogen sebanyak 100 Kg Ha-1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang masing-masing diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian zeolit 10 ton/Ha yang dikombinasikan dengan pupuk nitrogen 125 Kg Ha-1 menunjukkan hasil panen tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6