cover
Contact Name
Hilyah Ashoumi
Contact Email
hira@unwaha.ac.id
Phone
+6285746666795
Journal Mail Official
ashlihaherhaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Garuda No.9, Tambak Rejo, Jombang, Jombang Regency, East Java 61419
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Izdihar : Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 28087194     DOI : -
Core Subject : Religion, Economy,
Izdihar : Jurnal Ekonomi Syariah, published by Study Program of Sharia Economics Universitas K.H. Wahab Hasbullah, can be said as new academic journal dealing with the theme in Indonesia. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Islamic economics, Islamic public finance, Islamic finance, Islamic accounting, Islamic business ethics, Islamic banking, Islamic insurance, Islamic economic thoughts, Islamic human resource management, Islamic microfinance, Islamic development economics, Islamic monetary economics, Islamic fiscal economics, Islamic capital market, and other relevant themes. Thus, Indonesian and non-Indonesian scholars have enriched the studies published in the journal. Although not from the beginning Izdihar presents highly qualified scholarly articles, improvement—in terms format, style, and academic quality—never ceases. Now with articles written in Indonesian, Arabic, and English and with the fair procedure of peer-review, Izdihar continues publishing researches and studies pertinent to Islamic finance and economics with various dimensions and approaches. The Scope of our journal includes: (1) marketing management, (2) human resources management, (3) financial management, (4) operational management, (5) strategic management (6) entrepreneurship.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 01 (2025): April" : 9 Documents clear
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN BMT RIZQONA TERHADAP MINAT MENABUNG SANTRI PONDOK PESANTREN ALMARDLIYYAH TAMBAKBERAS JOMBANG Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah; Futaya, Andhi
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh kualitas pelayanan BMT Rizqona terhadap minat menabung santri pondok pesantren Al-Mardliyah Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket (kuisoner) dalam bentuk pertanyaan tertutup berupa skala Likert’s kepada 30 responden yang merupakan santri pondok pesantren Al-Mardliyah Tambakberas Jombang. Data dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 18. Terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, Uji Homogenitas dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan di BMT Rizqona Tambak beras Jombang, berdasarkan pada data yang diambil dari hasil angket yang telah disebar kepada 30 responden (santri) dapat dikategorikan sangat baik, begitu juga minat menabung santri pondok pesantren Al-Mardliyah Tambakberas Jombang, berdasarkan pada data yang telah diambil dari hasil angket minat menabung santri yang telah disebar kepada 30 responden (santri) dapat dikategorikan baik sehingga terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan BMT Rizqona terhadap minat menabung santri Al-Mardliyah Tambakberas Jombang. 
RIBA DALAM FIAT MONEY PERSPEKTIF SYEIKH ALI JUM’AH DAN SYEIKH IMRON NAZAR HOUSEN Syarifuddin, Moh.; Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5766

Abstract

Fiat money is a trigger for global economic instability. This has often happened since the Bretton Woods System was inaugurated on a global scale, namely legalizing the practice of printing paper money without any underlying. This research aims to determine the development of fiat money from an economic perspective and to determine the legal status of the use of fiat money according to the perspective of Ali Jum'ah and Imron Housen. This research is a type of Mix Method research by combining Library Research (Library) and Media Research (Social Media Research). The data collection method was obtained through primary data including literature sourced from statutory regulations, books, official documents, publications, research results, and secondary data including social media such as YouTube, Instagram, etc. Data analysis uses Comparative Descriptive Qualitative Analysis to compare the opinions of Ali Jum'ah and Imron Housen. The research results show that the development of fiat money has begun since the issuance of the fatwa on halal bank interest in 1904 by the Mufti of Egypt, Muhammad Abduh, the fatwa on halal paper money in 1984 in Haramain, the establishment of the Federal Reserve in 1913 and then the collapse of the Bretton Woods System in 1971 until now. Ali Jum'ah believes that fiat money is not usury for reasons of 'urf and the maslahah element in the modern era, while Imron Housen says that fiat money is usury on the grounds that fiat money has no intrinsic value. According to him, interest is the main characteristic of the current global financial system, capitalism or neoliberalism (banks, interest and fiat money). Fiat money is the essence of usury, from an Islamic perspective fiat money contains two types of usury at once, namely usury Al Fadl and usury an Nasiah.
ANALISIS KEPATUHAN SYARIAH PADA APLIKASI SHOPEE PAYLATER STUDI KASUS PENGGUNA DI KABUPATEN PEKALONGAN Rafanda, Shelly; Shultoni, Muhammad; Hermawan Adinugraha, Hendri
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepatuhan Fitur Shopee Paylater Terhadap Prinsip Ekonomi Syariah Studi Kasus Di Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pengambilan data dilakukan secara langsung di tempat penelitian, observasi ini dilakukan dengan mengamati praktik pengunaan pinjaman baik dari aplikasi Shopee maupun respon pengguna serta permasalahan yang ada. Hasil penelitian didapat bahwa penggunaan Shopee Paylater tidak seseuai dengan prinsip ekonomi syariah yang melarang riba dalam segala bentuk. Selain itu, mekanisme pembayaran Paylater tidak sesuai dengan akad qardh yang diperbolehkan dalam Islam. karena adanya kelebihan atau tambahan dari hutang yang harus dibayarkan. Serta adanya denda keterlambatan pada saat pembayaran telah melewati jatuh tempo. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa penggunaan Paylater tidak dibenarkan dalam hukum Islam. Umat Islam dihimbau untuk menghindari penggunaan Paylater dan memilih metode pembayaran yang sesuai dengan syariat Islam.
PENEMUAN HUKUM ISLAM MELALUI FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA DALAM BIDANG PERBANKAN SYARIAH Mayumi Atikasari, Nur; Syamsul, Muh Al Imran; Khairunnisa, Andi; Faturrohman Faizal, Fauzan
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penemuan hukum Islam yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui fatwa-fatwanya dalam konteks perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui analisis mendalam terhadap sejumlah fatwa MUI yang relevan dengan operasional perbankan syariah, sementara data sekunder dikumpulkan dari literatur, peraturan perundang-undangan, dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MUI memainkan peran signifikan dalam merumuskan dan menetapkan hukum Islam yang menjadi landasan bagi praktik perbankan syariah di Indonesia. Fatwa-fatwa MUI tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mengakomodasi perkembangan produk dan layanan perbankan syariah yang inovatif. Implikasi penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme ijtihad kolektif yang diterapkan oleh MUI dalam merespons isu-isu kontemporer di bidang ekonomi Islam, khususnya perbankan syariah, serta signifikansinya dalam pembentukan kerangka regulasi dan praktik industri perbankan syariah di Indonesia.
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUK BANK SYARI’AH MURABAHAH DENGAN BANK KONVENSIONAL Widyaningsih, Bekti; Ni’mati Rahmatika, Arivatu; Sanjaya, Ican
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara produk pembiayaan banksyariah (murabahah) dengan produk pembiayaan bank konvensional. Fokus utama adalahmengevaluasi perbedaan mekanisme pembiayaan, persepsi nasabah, serta daya tarik produk.Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus padabeberapa bank syariah dan konvensional di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perbedaan mendasar antara pembiayaan murabahah pada banksyariah dan kredit pada bank konvensional terletak pada prinsip dasar operasionalnya. Banksyariah mengimplementasikan akad berdasarkan prinsip syariah, seperti jual beli dan bagi hasil,sementara bank konvensional menggunakan sistem bunga sebagai dasar keuntungan. Produkmurabahah menjadi unggulan pada bank syariah karena sifatnya yang sesuai dengan syariahIslam dan transparansi dalam prosesnya. Penelitian ini menyoroti pentingnya edukasi, promosi,dan inovasi strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing produk syariah di pasarperbankan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi perbankan,dan regulator dalam meningkatkan kontribusi bank syariah terhadap perekonomian nasional
PENGARUH RELIGIOUS COMMITMENT TERHADAP MINAT EKONOMI SYARIAH DI KALANGAN SANTRI Hidayatullah, Nur; Ayu, Navirta; Nur Lestari, Desy
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5688

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Religious Commitment terhadap minat ekonomi syariah di kalangan santri. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren An Nur Ngrukem yang santri-santrinya berstatus sebagai siswa. Penelitian ini menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB) yang dikolaborasikan dengan Religious Commitment sebagai variabe Independen dan Minat ekonomi syariah sebagai variabel Dependen. Dalam penelitian ini, peneliti mengolah data sebanyak 70 kuesioner atau angket yang telah diolah dan diuji menggunakan SPSS. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa Religious Commitment berpengaruh terhadap minat ekonomi syariah pada kalangan santri, variabel sikap berpengaruh terhadap minat ekonomi syariah, norma subjektif juga berpengaruh terhadap minat ekonomi syariah, dan kontrol perilaku tidak berpengaruh terhadap minat ekonomi syariah. Sedangkan dari hasil uji F disimpulkan bahwasanya secara simultan dapat disimpulkan terdapat pengaruh dari semua variabel terhadap variabel minat.
LITERASI WAKAF UNTUK PEMBERDAYAAN WAKIF BERBASIS PLATFORM MEDIA DIGITAL Satria, Zaki
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5690

Abstract

Literasi wakaf memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berwakaf. Dengan berkembangnya teknologi digital, platform media digital menjadi sarana yang efektif dalam menyebarkan informasi terkait wakaf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana literasi wakaf berbasis platform media digital dapat memberdayakan wakif di Aceh, dengan studi kasus pada Baitul Mal Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital oleh Baitul Mal Aceh dalam sosialisasi wakaf telah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wakaf produktif. Media digital juga memfasilitasi transparansi pengelolaan wakaf serta meningkatkan kepercayaan wakif. Namun, tantangan yang dihadapi adalah literasi digital yang masih rendah pada sebagian masyarakat serta keterbatasan akses internet di beberapa daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi literasi digital yang lebih komprehensif untuk meningkatkan pemanfaatan wakaf berbasis teknologi.  
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN BMT RIZQONA TERHADAP MINAT MENABUNG SANTRI PONDOK PESANTREN ALMARDLIYYAH TAMBAKBERAS JOMBANG Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah; Futaya, Andhi
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh kualitas pelayanan BMT Rizqona terhadap minat menabung santri pondok pesantren Al-Mardliyah Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket (kuisoner) dalam bentuk pertanyaan tertutup berupa skala Likert’s kepada 30 responden yang merupakan santri pondok pesantren Al-Mardliyah Tambakberas Jombang. Data dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 18. Terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, Uji Homogenitas dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan di BMT Rizqona Tambak beras Jombang, berdasarkan pada data yang diambil dari hasil angket yang telah disebar kepada 30 responden (santri) dapat dikategorikan sangat baik, begitu juga minat menabung santri pondok pesantren Al-Mardliyah Tambakberas Jombang, berdasarkan pada data yang telah diambil dari hasil angket minat menabung santri yang telah disebar kepada 30 responden (santri) dapat dikategorikan baik sehingga terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan BMT Rizqona terhadap minat menabung santri Al-Mardliyah Tambakberas Jombang. 
RIBA DALAM FIAT MONEY PERSPEKTIF SYEIKH ALI JUM’AH DAN SYEIKH IMRON NAZAR HOUSEN Syarifuddin, Moh.; Awal Amarudin, Amin; Ashlihah, Ashlihah
Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2025): April
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/izdihar.v5i01.5766

Abstract

Fiat money is a trigger for global economic instability. This has often happened since the Bretton Woods System was inaugurated on a global scale, namely legalizing the practice of printing paper money without any underlying. This research aims to determine the development of fiat money from an economic perspective and to determine the legal status of the use of fiat money according to the perspective of Ali Jum'ah and Imron Housen. This research is a type of Mix Method research by combining Library Research (Library) and Media Research (Social Media Research). The data collection method was obtained through primary data including literature sourced from statutory regulations, books, official documents, publications, research results, and secondary data including social media such as YouTube, Instagram, etc. Data analysis uses Comparative Descriptive Qualitative Analysis to compare the opinions of Ali Jum'ah and Imron Housen. The research results show that the development of fiat money has begun since the issuance of the fatwa on halal bank interest in 1904 by the Mufti of Egypt, Muhammad Abduh, the fatwa on halal paper money in 1984 in Haramain, the establishment of the Federal Reserve in 1913 and then the collapse of the Bretton Woods System in 1971 until now. Ali Jum'ah believes that fiat money is not usury for reasons of 'urf and the maslahah element in the modern era, while Imron Housen says that fiat money is usury on the grounds that fiat money has no intrinsic value. According to him, interest is the main characteristic of the current global financial system, capitalism or neoliberalism (banks, interest and fiat money). Fiat money is the essence of usury, from an Islamic perspective fiat money contains two types of usury at once, namely usury Al Fadl and usury an Nasiah.

Page 1 of 1 | Total Record : 9