cover
Contact Name
Meylani Aljeinie Tijow
Contact Email
ehMeland@gmail.com
Phone
+6282272434768
Journal Mail Official
nokenmpuncen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Soegarda Poerbakawatja, Abepura, Jayapura – Papua
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27457788     DOI : https://doi.org/10.31957/
Core Subject : Education,
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Cenderawasih. Ruang lingkup jurnal berfokus pada kajian pengelolaan di semua jenjang pendidikan, diterbitkan sebanyak dua kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
GAME EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL Ningrum, Trimulya
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review (SLR) yang bertujuan untuk menganalisis peran game edukasi dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi digital. Penelitian ini mengidentifikasi, mensintesis, dan menganalisis artikel ilmiah yang relevan tentang penggunaan game edukasi dalam konteks peningkatan literasi digital di pembelajaran bahasa Inggris. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan dan mereview artikel terkait game edukasi pada pembelajaran bahasa Inggris yang diterbitkan tahun 2020-2024. Artikel yang digunakan sebanyak 10 artikel nasional yang diperoleh dari database Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu game edukasi dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi digital. Artikel dikumpulkan dengan diagram PRISMA dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris dan literasi digital dengan menciptakan lingkungan yang interaktif dan menarik di mana siswa mengembangkan keterampilan bahasa sekaligus kemampuan menggunakan alat digital. Tantangan penerapan game edukasi di pembelajaran bahasa Inggris antara lain masalah teknis dan infrastruktur, kesiapan guru, kemampuan siswa, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, dan keterbatasan evaluasi. Game edukasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat dikelompokkan menjadi 5 jenis yaitu Vocabulary-focused games, Engagement and motivation games, Story-Based and Sentence formation games, Grammar and structure games, dan Multimedia-based games.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Rianda, Intan Yuki; Purnama Sari, Helena; Akbar, Sahrul
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi belajar mahasiswa dalam menunjang keberhasilan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajemen waktu terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Manajemen dan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2018–2020 sebanyak 654 mahasiswa, dengan sampel 247 responden yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan jawaban responden serta analisis inferensial menggunakan uji t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan manajemen waktu mahasiswa berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase 78,7% dan berpengaruh positif serta signifikan terhadap motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, mampu menentukan prioritas kegiatan, serta menyeimbangkan aktivitas akademik dan nonakademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kemampuan manajemen waktu merupakan strategi penting dalam meningkatkan motivasi dan keberhasilan belajar mahasiswa di perguruan tinggi
PENGARUH STUDENTS CENTERED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Aprilia, Kurnia; Mangando, Widyaskara
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi melalui pendekatan yang berpusat pada siswa. Namun, praktik pembelajaran di sekolah menengah masih banyak didominasi pendekatan teacher-centered yang berpotensi membatasi keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Student-Centered Learning (SCL) terhadap hasil belajar siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa dari kelas X di SMA Negeri 5 Toraja Utara yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji paired sample t-test dan regresi linear sederhana pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 64,07 (pretest) menjadi 81,00 (posttest) dengan selisih 16,93 poin. Uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan hubungan yang sangat kuat (R=0,990) dengan kontribusi sebesar 97,9% terhadap variasi hasil belajar. Disimpulkan bahwa penerapan SCL berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan secara sistematis guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
KEPEMIMPINAN BERKARAKTER BUDAYA PAPUA: STUDI PADA PRAKTIK DEMONSTRASI MAHASISWA Fernandez, Richardo; Pekey, Cerry Hanna Grace
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan mahasiswa berkarakter budaya Papua melalui praktik mereka dalam berdemonstrasi, serta mengeksplorasi potensi transformasi kebiasaan demonstrasi untuk menjadi wadah pengembangan kepemimpinan yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan mahasiswa Papua dalam konteks demonstrasi mencerminkan nilai-nilai budaya lokal. Keterampilan kepemimpinan mahasiswa yang dimaksud dilihat dari kemampuan interpersonal, administratif, dan konseptual. Sedangkan nilai-nilai budaya Papua yang ditunjukkan cenderung mengarah pada konsep kepemimpinan "Big Man" yang meliputi kemampuan individu, kemampuan berdiplomasi atau berpidato, keberanian, kekuatan fisik yang besar, dan sifat bermurah hati serta adanya pengaruh religiusitas. Keterampilan interpersonal yang berkarakter budaya Papua mengacu pada  sensitivitas sosial tinggi, integrasi elemen religius dalam menyuarakan aspirasi, sifat bermurah hati, tampilan fisik yang meyakinkan, serta keberanian dan keterampilan berpidato untuk menyuarakan aspirasi sehingga mampu untuk menggerakan masa. Sedangkan keterampilan administratif tercermin dalam kemampuan individu dalam koordinasi, pembagian tugas, dan pengelolaan sumber daya yang efektif. Adapun keterampilan konseptual ditunjukkan melalui kemampuan individu dalam pemahaman struktur aksi, pengambilan keputusan, dan kecakapan menyelesaikan masalah. Demonstrasi berpotensi menjadi arena pengembangan kepemimpinan yang efektif, memungkinkan mahasiswa mengasah keterampilan kepemimpinan praktis yang selaras dengan nilai-nilai budaya mereka. Transformasi kebiasaan demonstrasi menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dapat melahirkan pemimpin Papua yang karismatik dan siap menghadapi tantangan masa depan, dengan catatan bahwa demonstrasi perlu dikelola dengan baik untuk menghindari dampak negatif.
ANALISIS KERJA SAMA SEKOLAH, ORANG TUA, KOMITE SEKOLAH, DAN TOKOH AGAMA DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA Fanga, Serfulus; Mataputun, Yulius; Tanta, Cornelius
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerjasama antara sekolah, orang tua, komite sekolah, dan tokoh agama dalam penguatan pendidikan karakter siswa di SMP YPPK Taruna Tegasa Arso, Kabupaten Keerom, Papua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, guru Bimbingan dan Konseling (BK), pembina kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik, orang tua, pengurus komite sekolah, dan tokoh agama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, dengan validitas dijamin melalui triangulasi, perpanjangan waktu penelitian, dan diskusi teman sejawat. Analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik terjalin melalui komunikasi langsung dan tidak langsung, seperti pertemuan tatap muka, media digital, surat menyurat, serta pemberian tugas rumah kepada peserta didik. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, yaitu pembinaan mental spiritual, moral dan akhlak, akademik, pembangunan fisik, kegiatan sosial karitatif, serta penguatan muatan lokal. Sementara itu, kerja sama antara sekolah dan komite sekolah telah dilakukan melalui komunikasi langsung maupun tidak langsung, namun belum diwujudkan dalam program konkret yang secara khusus mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik. Peran komite sekolah masih terbatas pada partisipasi dalam rapat serta penyampaian himbauan kepada orang tua dan pihak terkait untuk mendukung kegiatan pendidikan di sekolah. Adapun kerja sama antara sekolah dan tokoh agama diwujudkan melalui komunikasi langsung maupun melalui media digital serta keterlibatan tokoh agama dalam kegiatan pembinaan kerohanian, pembinaan moral, kegiatan sosial karitatif, dan kegiatan kemanusiaan di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pendidikan karakter dengan menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah, keluarga, dan tokoh agama memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial peserta didik. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa meskipun keterlibatan orang tua dan tokoh agama telah berjalan relatif baik, peran komite sekolah masih perlu dioptimalkan agar dapat berfungsi secara lebih efektif sebagai mitra strategis sekolah dalam mendukung pelaksanaan penguatan pendidikan karakter di satuan pendidikan

Page 1 of 1 | Total Record : 5