cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+6288980867344
Journal Mail Official
cakrawala.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01, Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Cakrawala: Jurnal Pendidikan
ISSN : 18584497     EISSN : 25499300     DOI : https://doi.org/10.24905/cakrawala
Core Subject : Education,
Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan (P-ISSN:1858-4497, E-ISSN: 2549-9300) is a scholarly journal aimed to provide a platform for both established and early-career researchers. This journal accepts research-based papers from the fields of Teaching and Learning; Language and Literacy Education; and Applied Human Development in the Context of Schooling with submissions accepted throughout the year. It is published biannually, May and November, by Universitas Pancasakti Tegal, Indonesia. Papers are all subject to peer review before being accepted for inclusion. Contributions for future editions are welcome. Starting from Vol. 12 No. 1, Cakrawala has been accredited SINTA 3 by the Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti) of The Republic of Indonesia based on Director Decree No. 23/E/KPT/2019 dated 08 Agustus 2019. The Decree is as an achievement for the Peer-reviewed journal which has excellent quality in management and publication and is effective for 5 years until 2023.
Articles 336 Documents
Pembelajaran CIRC Teknik Perikbalado Untuk Meningkatkan Keterampilan dan Aktivitas Belajar Menulis Naskah Drama Siswa Kelas XI IPA.2 Sma Negeri 1 Kramat Wiwik Widayaningtyas
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.972 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.92

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan dan keaktifan menulis naskahdrama di kelas XI IPA 2 semester 2 SMA Negeri 1 Kramat tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Data hasilpenelitian dianalisis menggunakan deskritif komparatif yang dilanjutkan refleksi. Deskriptifkomparatif dilakukan dengan membandingkan data kondisi awal, siklus 1dan siklus 2, baikuntuk aktivitas belajar maupun hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Aktivitas siswa pada kegiatan diskusi dari kondisi awal ke siklus II meningkat 61,90%.Aktivitas kerja sama siswa meningkat 74,06% dari kondisi awal ke siklus II, dan keaktifansiswa meningkat 68,65% dari kondisi awal ke siklus II. (2) Hasil belajar mengalamipeningkatan dari rata-rata 64,68 pada kondisi awal menjadi 85,75 pada kondisi akhir. Halini berarti mengalami peningkatan sebesar 32,57%. Jumlah siswa yang mencapaiketuntasan belajar meningkat dari 6 siswa (18,75%) yang tuntas pada kondisi awalmenjadi 32 siswa (100%).
Penarapan Model Asisten Sebaya Pada Pelaksanaan Praktikum Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognetif Mahasiswa Wilda Amananti
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.895 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.93

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai kemampuan kognetif mahasiswa farmasi semester3 tahun pelajaran 2015/2016 yang masih rendah pada mata kuliah praktikum FisikaFarmasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diterapkan pembelajaran denganasisten sebaya pada pelaksanaan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipeningkatan kemampuan kognetif mahasiswa farmasi pada mata kuliah praktikum fisikafarmasi. Penerapan asisten sebaya pada pelaksanaan praktikum merupakan kegiatanpembelajaran dengan melibatkan mahasiswa yang pandai berpartisipasi untuk membantutemannya yang mengalami kesulitan pada saat kegiatan praktikum. Setelah melakukankegiatan praktikum mahasiswa bersama dengan asisten sebaya berdiskusi mengenai hasilpercobaan. Kemudian mempresentasikan hasil percbaan yang telah dilakukan, dilanjutkandengan evaluasi diakhir pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelasyang dilaksanakan dalam tiga siklus. Lokasi penelitian adalah Politeknik Harapan BersamaTegal dengan subyek penelitian mahasiswa semester 3 tahun ajaran 2015/2016. Datahasil Hasil belajar kognetif diperoleh dari tes akhir siklus. Uji data statistika yangdigunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kemampuan kognetif mahasiswaadalah uji t (uji signifikansi) dan uji g(gain). Hasil penelitian menunjukan bahwapenerapan asisten sebaya pada pelaksanaan praktikum dalam pembelajaran dapatmeningkatkan kemampuan kognetif mahasiswa. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnyanilai rata-rata dan ketuntasan kemampuan kognetif mahasiswa pada setiap siklus.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model Problem-Based Learning pada Mahasiswa Farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal Tahun 2015/2016 Inur Tivani
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.267 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.94

Abstract

Hasil temuan dalam pembelajaran mikrobiologi di program studi DIII Farmasi PoliteknikHarapan Bersama Tegal menunjukkan perkuliahan lebih di dominasi oleh model ceramah,tanya jawab dan pemberian tugas. Imbas dari keadaan ini berdampak pada rendahnyakemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Sebagian besar mahasiswa lebih terfokuspada menghafal konsep materi yang diajarkan. Dosen juga tidak memberikanpembelajaran yang mengarah pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Olehkarena itu, dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model pembelajaranProblem-based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalahmahasiswa Farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal pada mata kuliah mikrobiologi.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), yangberlangsung selama tiga siklus. Alur penelitian dimulai dari tahap perencanaan,pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswaDIII Farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal semester satu berjumlah 30 orang yangsedang menempuh mata kuliah mikrobiologi pada tahun pelajaran 2015/2016. Waktupelaksanaan PTK yaitu tanggal 30 September – 28 Oktober 2015. Perangkat pembelajaranyang dipersiapkan antara lain Satuan Acara Perkuliahan (SAP), alat evaluasi, lembarobservasi dan lembar kerja untuk diskusi. Data dianalisis dengan melihat ketuntasanbelajar siswa yaitu persentase siswa yang mendapat skor ≥ 65.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar mahasiswa pada siklus Isebesar 13 %, pada siklus II sebesar 40% sedangkan pada siklus III meningkat menjadi63 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL mampumeningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa.
Mengoptimalkan Hasil Belajar Geografi Dengan Concept Mapping Bervisi Sets pada Siswa Kelas XI IPS 2 SMA N 1 Warureja Kabupaten Tegal Imam Sujarwanto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.872 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.95

Abstract

Penerapan metode concept mapping bervisi SETS untuk meningkatkan hasilbelajar siswa. Data bersumber dari nilai ulangan harian, observasi dan wawancara. Datadikumpulkan dengan teknik tes dan nontes yang diuji dengan validitas konten. Hasilpenelitian membuktikan bahwa metode concept mapping bervisi SETS dapatmeningkatkan hasil belajar. Pada pra siklus siswa yang mendapat nilai kriteria minimalbaik sebanyak 13,33% naik menjadi 50% pada siklus I dan 73,33% pada siklus II. Jumlahsiswa yang mendapat nilai sangat baik pada pra siklus nol persen dan pada siklus Imenjadi 3,33% dan 6,67% pada siklus II. Disimpulkan bahwa metode concept mappingbervisi SETS dapat mengo-ptimalkan hasil belajar siswa kelas XI IPS.2 SMA Negeri 1Warureja dan disarankan agar guru selalu berinovasi memberikan pembelajaran yangkontekstual.
Adversity Quotient dan Single Parent (Studi Kasus di Kelurahan Tegal Timur Tahun 2016) Sri Adi Nurhayati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dahulu keluarga inti merupakan struktur organisasi terkecil yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Sudah ada pergeseran dalam struktur keluarga yaitu ada keluarga yang hanya terdiri dari orang tua tunggal dan anak (ibu dan anak atau ayah dan anak). Seorang single parent perlu kemampuan menyelesaikan tantangan tersebut. Seorang single parent perlu mempunyai kecerdasan dalam menghadapi kesulitan yang dihadapi. Menurut Stoltz (2000), kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami disebut Adversity Quotient. Masalah yang akan diteliti adalah: Bagaimana single parent kalurahan Tegal Timur menyesuaikan diri dengan status barunya? Bagaimana meningkatkan Adversity Quotient (AQ) single parent di kalurahan Tegal Timur ? Tujuan : Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu single parent di kalurahan Tegal Timur untuk menyesuaikan diri dengan status barunya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu single parent di kalurahan Tegal Timur untuk meningkatkan Adversit Quotient yang dimiliki. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif single parent. Metode penelitian : Pada studi kasus ini, peneliti memberikan skala sikap kepada subjek yang merupakan sampel dari single parent di kalurahan Tegal Timur. Skala sikap yang digunakan menggunakan skala Likert yang sudah dimodifikasi. Selain skala sikap peneliti juga menggunakan metode penelitian Field Research. Analisa data kualitatif menggunakan analisa Deskriptif kualitatif Dari total responden penelitian ini yang merupakan single parents, hanya 10% yang mempunyai type climber. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut. Antara lain adalah tumbuhnya kesadaran bahwa responden mempunyai tanggung jawab ganda, yaitu sebagai ibu dan bapak bagi anak-anaknya. Yang bertugas mencari nafkah untuk menghidupi anak-anaknya sekaligus mengayomi anak-anak tersebut. Bukan hal yg mudah untuk menumbuhkan kesadaran tersebut dalam diri 90% responden yang lain. Maka tindak lanjut dari penelitian ini adalah mengadakan konseling dan pembimbingan kepada 90% responden tersebut untuk mulai move on, dan bangkit. Berjuang untuk diri sendiri dan anak-anaknya, tidak terlalu lama terpuruk dan menyesali keadaan. Menemukan potensi positif dalam diri responden untuk kembali menemukan jatidiri.
Keefektifan Metode Bermain di Sentra Abita (Aku Bangga Indonesia Tanah Airku) dalam Meningkatkan Kemandirian dan Rasa Nasionalisme di TK Negeri Pembina Kota Pekalongan Djoko Sri Bimo; Sari yuliastuti
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.068 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.97

Abstract

Pembinaan nasionalisme dan karakter bangsa sebagai upaya untuk membangunkesadaran berbangsa dan bernegara, kecintaan pada tanah air perlu dilakukansecara terpadu dalam setiap satuan pendidikan. Temuan studi pada anak di TKNegeri Pembina Kota Pekalongan, bahwa pelaksanaan pendidikan karakter untukmeningkatkan kemandirian dan rasa nasionalisme belum berjalan dengan baik,untuk itu perlu adanya solusi pemecahannya. Tujuan penelitian ini untuk dapatmeningkatkan kemandirian dan rasa nasionalisme anak TK dengan metode bermaindi sentra ABITA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu atau quasiexperiment design dengan variabel yang diteliti adalah kemandirian dan rasanasionalisme melalui observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pairedsampel t-test dan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 5%. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa metode bermain di sentra ABITA efektif dalammeningkatkan kemandirian dan rasa nasionalisme , terlihat dari uji hasil pairedsample t-test dengan p value = 0,000 < 0,05, dengan peningkatan tergolongsedang. Tingkat kemandirian dan nasionalisme dalam pembelajaran bermain disentra ABITA secara signifikan berbeda nyata dengan pembelajaran secarakonvensional, terbukti dari hasil independent sample t-test dengan nilai p value =0,000 < 0,05. Disarankan metode bermain di sentra ABITA ini digunakan sebagaisalah satu model layanan dalam membantu anak TK untuk meningkatkankemandirian dan rasa nasionalisme.
Simplifying The World’s Best Fairy Tales for Teaching Narrative Texts in Junior High School Pindha Kaptiningrum
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.59 KB)

Abstract

The World’s Best Fairy Tales is a well-known book and contains sixty nine best-loved stories over the world. However, the storieswritten in The World’s Best Fairy Tales contain too long and complicated sentences for Junior High School students in Indonesiaespecially in SMPN 1 Slawi. This problem can be solved by simplifying of The World’s Best Fairy Tales. The R&D steps are used toknow the existing materials, kinds of materials needed by the students, how the simplified materials developed, the advantages ofteaching and learning using the simplified materials, and the effectivennes of the simplified materials toward students’ achievement.The result was simplified materials giving positive influence to the students and able to motivate them in learning English.
Improving Students’ Motivation in Writing Procedure Texts Through MemoryRelated Strategy Sri Wigatiningsih
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.293 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i2.99

Abstract

This study was to investigate the memory related strategy in relation to students’ motivation in writing procedure texts. The problemsstatement were formulated as follows: (1) what problems were faced by the students?; (2) how was Memory-related Strategy beimplemented by the students?; (3) how could Memory-related strategy improve students’ motivation in writing procedure texts? Thedesign of the research was a Classroom Action Research. The subjects of this study were the seventh grader of SMP Negeri of 1Larangan which consists of 38 students. This study was implemented in three cycles. The instruments used to collect the data wereobservation sheet, questionnaire, and students’ product. The collected data were analyzed qualitatively. The score of students’ writingimproved from pre cycle to cycle 1 to cycle 2. It can be concluded that the use of memory related strategy was able to make the studentsenjoy the writing activities.
Improving the Students’ Participation in Writing Narrative Text by Using Pictures Diana Mahendra
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.886 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i2.100

Abstract

Penelitian ini menyajikan penggunaan gambar-gambar pada pembelajaran menulis untuk meningkatkan partisipasi siswa dalammenulis teks naratif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bulakamba.Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Sosial 3. Dengan menerapkan gambar pada pembelajaran menulis, partisipasipara siswa dalam menulis meningkat. Hal ini ditandai dengan hasil penilaian menulis mereka yang meningkat dan partisipasimenulis mereka juga meningkat. Ini bisa dilihat dari hasil penilaian mereka pada siklus 1 dan 2. Peningkatan kualitas menulismereka dinilai dengan menggunakan komponen-komponen menulis. Indikator peningkatan partisipasi siswa juga bisa dicapai. Halini menunjukan bahwa strategi penggunaan gambar-gambar pada pembelajaran menulis efektif untuk meningkatkan partisipasisiswa dalam menulis teks naratif
Efektifitas Pembelajaran Tutor Sebaya Berbantuan Modul Untuk Meningkatkan Komunikasi Matematik Mahasiswa Adi Candra Kusuma
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 11 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.438 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v11i1.101

Abstract

This type of research is the experiment (quantitative). Various obstacles in the process of learning mathematics has been experienced by the students and teachers themselves in the learning process of mathematics and thus require learning method is suitable. This study aims to know the effectiveness of peer-assisted learning modules to improve communication mathematical Students on number theory material. The subjects of this study Computer Engineering Polytechnic students DIII Harapan Bersama Tegal First Semester classes A and B of the academic year 2016/2017. Data collection methods using observation, interview, test questions such as the validity, reliability, discrimination power, level of difficulty of the questions. The results of the study as follows: (1) individual mastery fulfill minimum criteria completeness (65), classical completeness 75% the proportion of students already get more than 65 already exceeded 75%; (2) the ability of mathematical communications student peer-assisted learning modules at 81.10 is higher than expository amounted to 67.90; (3) an increased ability for 0,397 students mathematic communication medium category.

Page 8 of 34 | Total Record : 336