cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+6288980867344
Journal Mail Official
cakrawala.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01, Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Cakrawala: Jurnal Pendidikan
ISSN : 18584497     EISSN : 25499300     DOI : https://doi.org/10.24905/cakrawala
Core Subject : Education,
Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan (P-ISSN:1858-4497, E-ISSN: 2549-9300) is a scholarly journal aimed to provide a platform for both established and early-career researchers. This journal accepts research-based papers from the fields of Teaching and Learning; Language and Literacy Education; and Applied Human Development in the Context of Schooling with submissions accepted throughout the year. It is published biannually, May and November, by Universitas Pancasakti Tegal, Indonesia. Papers are all subject to peer review before being accepted for inclusion. Contributions for future editions are welcome. Starting from Vol. 12 No. 1, Cakrawala has been accredited SINTA 3 by the Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti) of The Republic of Indonesia based on Director Decree No. 23/E/KPT/2019 dated 08 Agustus 2019. The Decree is as an achievement for the Peer-reviewed journal which has excellent quality in management and publication and is effective for 5 years until 2023.
Articles 336 Documents
English as Lingua Franca; A Threat to Multilingualism Yoga Prihatin
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3692.792 KB)

Abstract

Linguistic imperialism is often seen in the context of cultural imperialism. This article is intended to describesome teories of English as a lingua franca that can be a threat to multilingualism to some extent. Theendangerd language project predicts that half of the world 6,500 languages by the end of the century andthat the major reason of people learning national language and lingua franca (Han Rausing 2008). Thefollowing three princliples would help retain local languages on the other hand validate and promotemultilingualism on the other; First, wherever possible, the mother tounge should be used as the mediuminstruction; other wise a local language shoud be used. Second, English can be happily be delayed until thelater years of primary school. Thridly, the goal of Learners of English in multilingual and lingua franca settingshould be multilingual performance and profeciency, not an idealized native-like profeciency.
Bauran Pemasaran Business Centre di sekolah dan Korelasinya Terhadap Kepuasan Siswa sektiyanto; Rony Yulianto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3692.792 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v8i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara bauran pemasaran Business Centre di sekolahdengan kepuasan siswa sebagai konsumennya. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XIProgram Keahlian Akuntansi SMK PGRI 2 Taman, Pemalang, yang terdaftar pada awal bulan Agustus2014, dengan jumlah 172 orang. Sebanyak 45 siswa digunakan sebagai subjek penelitian yang diambildengan cara Insidental.Sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan carakuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bauranpemasaran Business Centre terhadap kepuasan siswa sebagai konsumen, dengan nilai koefiesiensi rxy =0,492 dan p = 0,001.
Guru BK Konserva Potensi Peserta Didik dalam Penerapan Kurikulum 2013 Tri Jaka Kartana
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3692.792 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v8i2.72

Abstract

Guru memiliki peran dan fungsi yang penting, paling dominan diantara komponen-komonen pendidikandalam pembelajaran, dan harus ada pada satuan pendidikan (sekolah). Guru BK wajib memiliki kompetensisebagai pendidik dan memahami tugas dalam mengelola pengembangan kedewasaan berfikir, bersikap danbertindak peserta didik, serta mampu melaksanakan Kurikulum 2013 pada satuan pendidikan. Dengandemikian, profesionalisme dan karakter guru BK menjadi taruhannya. Guru BK sebagai salah satu komponenguru sebagai sumberdaya pendidikan, mereka mempunyai tanggung jawab yang sangat strategis,sebagaimana penghargaan jam kerja konselor ditetapkan 36 jam per minggu. Guru BK sesuai dengan perandan fungsinya, dalam penerapan Kurikulum 2013 harus berani akrobatik. Hal yang dimaksud akrobatikadalah, merubah peran menjadi konservator potensi peserta didik. Guru BK harus mampu melaksanakanprinsip-prinsip manajemen bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan. Guru BK harus profesional danmelaksanakan tugas dengan hati dengan manajemen layanan konseling yang prima terhadap kepentinganpeserta didik
Pengaruh Model Pembelajaran Inovatif Terhadap Kemampuan Matematika dan Pembentukan Jiwa Kewirausahaan Wikan Budi Utami; Rizqi Amaliyakh Sholikhah; Munadi
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.565 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v8i2.73

Abstract

Seiring tuntutan jaman, pembelajaran matematika perlu dilakukan dengan pengalaman yangada disekitar siswa. Hal ini erat kaitannya dengan upaya menjadikan matematika sebagai dasaruntuk menumbuhkan jiwa kewirusahaan. Jiwa kewirausahaan adalah upaya seseorang dalammengembangkan kemampuan berbisnis atau berwirausaha untuk mendapatkan hasil sesuai denganprisnsip ekonomi.Proses pembelajaran matematika dapat dilakukan dengan berbagai model inovatif sehinggadapat menumbuhkan minat dan kemampuan matematika siswa. Salah satu model inovatif tersebutadalah model Role Playing yang berlatar perdagangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inovatif terhadappeningkatan kemampuan matematika dan mengetahui pengaruh model pembelajaran inovatifterhadap jiwa kewirausahaan. Untuk mencapai tujuan dilakukan tes kemampuan awal, angket jiwakewirausahaan dan tes kemampuan matematika.Hasil penelitian terdapat pengaruh model pembelajaran inovatif terhadap kemampuanmatematika dan pembentukan jiwa kewirausahaan
Aspek Pragmatik Dalam Pemerolehan Bahasa Kedua Masfuad Edi; Yuvita
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.923 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.75

Abstract

Pembelajar bahasa kedua memiliki kompetensi pragmatik baik jika mereka diajarkan bahasa yang mengarah pada ranahpragmatik. Sangatlah penting untuk mengetahui dengan baik aspek pragmatik bahasa kedua agar terhindar darikesalahpahaman dan salah tafsir terhadap ungkapan orang lain dalam berkomunikasi. Tanpa perintah atau instruksi dalampragmatik, pembelajar tidak dapat mencapai kemampuan yang memadai dalam ranah pragmatik
Lingkungan Belajar dan Kecerdasan Emosional Sebagai Faktor yang Mempengaruhi Stres Kuliah Mahasiswa Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.454 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.77

Abstract

Lingkungan belajar merupakan manifestasi mahasiswa dalam proses belajar. Kecerdasan emosional melatih kemampuanmahasiswa untuk mengelola perasaannya, memotivasi dirinya, kesanggupan untuk tegar dalam menghadapi frustasi,kesanggupan mengendalikan dorongan dan menunda kepuasaan sesaat, mengatur suasana hati yang reaktif, serta mampuberempati dan bekerja sama dengan orang lain sehingga dapat mendukung seorang mahasiswa untuk menghadapi streskuliah dan mencapai tujuan serta cita-citanya.Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah lingkungan belajar dankecerdasan emosional mahasiswa berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap stres kuliah pada mahasiswaPendidikan Ekonomi, FKIP-UPS Tegal.Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa FKIP-Universitas Pancasakti Tegal.Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian ini adalah mahasiswa semester VIII(delapan) sebanyak 87 mahasiswa yang tersebar pada tiga kelas. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan alatstatistik, yaitu uji F untuk mengetahui secara keseluruhan pengaruh dari semua variabel independent secara simultantehadap variabel dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Belajar dan Kecerdasan Emosional secarasimultan berpengaruh terhadap Stres Kuliah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas PancasaktiTegal. Pengujian ini menunjukkan hasil yang signifikan dan berarti dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar yang baikdapat mengurangi stres kuliah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Pancasakti Tegal.Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap stres kuliah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIPUniversitas Pancasakti Tega
Kemampuan Guru Jurusan IPS dalam Mengembangkan Kurikulum pada Sekolah Menengah Atas di Kota Salatiga Sri Muryani; Ermy Wuryani
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.57 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.78

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pengembangan kurikulum pada guru mata pelajaran IPS khususnya guru mata pelajaran Ekonomi dan Sejarah di SMA Negeri Salatiga. Deskripsi pengembangan kurikulum diidentifikasi berdasarkan: (1) Kepatuhan langkah-langkah urgensi dan pemahaman pengembangan kurikulum, (2) Kelengkapan dokumen hasil pengembangan, dan (3) Ketepatan dan kesesuaian isi dokumen pengembangan kurikulum. Kemampuan deskripsi untuk berkembang dinyatakan secara kuantitatif dalam lima tingkatan; Sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesesuaian langkah, pemahaman urgensi, dan gambaran proses pengembangan kurikulum semakin tinggi tingkat langkah pengembangan kurikulum semakin sedikit jumlah guru yang melakukan, dan jika dilakukan umumnya dilakukan secara berkelompok, dan dalam umumnya guru belum memahami urgensi untuk semua langkah pengembangan kurikulum (2) dalam hal kelengkapan pengembangan kurikulum, pada umumnya guru membuat dokumen pengembangan perangkat lunak yang lengkap sesuai butir-butir yang ada dalam format silabus dan RPP, ( 3) kesesuaian dan keakuratan dokumen hasil pengembangan kurikulum; Secara umum kemampuan pengembangan silabus dalam kategori rendah, pengembangan RPP dalam kategori cukup, kurang, dan kurang tepat. Hasil penelitian tersebut menggambarkan bahwa, kurangnya pemahaman guru tentang urgensi pengembangan kurikulum telah berdampak buruk pada kemampuan guru untuk mengembangkan silabus dan RPP. Demikian pula dengan hasil pengembangan kurikulum yang tidak diikuti dengan ketepatan dan kejelasan silabus dan RPP, juga mengisyaratkan bahwa pengembangan kurikulum belum dimaknai sebagai bagian dari tanggung jawab profesionalnya.
Interferensi Gramatikal Bahasa Indonesia Ke Dalam Bahasa Inggris dan Implikasinya Terhadap Kemampuan Produktif Pembelajar Bahasa Inggris Tingkat Pemula J.C Sutoto Pradjarto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.139 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.79

Abstract

Interferensi gramatikal, yang terjadi sebagai akibat adanya kontak bahasa, adalah pemindahanbentuk-bentuk tatabahasa dari bahasa yang dikuasai ke bahasa lain yang kurang dikuasai, ataubahasa sasaran. Interferensi tersebut, dalam pembelajaran bahasa sangat potensial menimbulkankesalahan gramatika pada bahasa sasaran (target language). Melalui kajian analisis kontrastif antaraBahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, kesalahan-kesalahan gramatikal yang potensial dibuat olehsiswa, akan bisa diramalkan sebelumnya.Interferensi gramatikal yang potensial menimbulkankesalahan berbahasa, secara langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi / menentukantinggi rendahnya kemampuan produktif siswa..
Kajian Tentang Rate of Return Perguruan Tinggi dan Implikasinya Pada Peningkatan Mutu Pembelajaran Faridah
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.008 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.80

Abstract

Pendidikan Tinggi mempunyai peranan yang penting dalam meningkatkan sumber daya manusia.Pendidikan Tinggimenjadikan sumber daya manusia lebih cepat mengerti dan siap dalam menghadapi perubahan-perubahan dalamkehidupan. Pada umumnya pendidikan, termasuk pendidikan tinggi diakui sebagai investasi sumber daya manusia. Investasipendidikan berfungsi untuk melakukan pencegahan akan masalah-masalah sosial dan melakukan pengembangan terhadapberbagai sumber daya yang dimiliki. Rate of return merupakan alat perencanaan pendidikan. Pendekatan rate of returnmenjadi bagian yang tak terpisahkan dari teori-teori yang membahas pendidikan dari segi ekonomi. Nilai Rate of return akanmeningkat seiring dengan peningkatan nilai pendapatan individu. Peningkatan mutu pembelajaran merupakan treatmentterhadap tingkat pendapatan seseorang. Muitu pembelajaran yang ditingkatkan akan mempengaruhi capaian belajarseseorang.Kelebihan yang dimiliki sebagai akibat dari pendidikan mutu pembelajaran , akan memberikan daya tawar yangtinggi pada individu untuk mampu bersaing dan peluang mendapat pekerjaan
Hambatan Implementasi Kurikulum 2013 oleh Guru Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Kota Tegal Dino Rozan; Suriswo
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.092 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.81

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1). kondisi sarana dan prasarana yang mendukung layanan BK dalamimplementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal. (2). Dukungan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah serta guruguru dalam implementasi kurikulum 2013 dalam layanan BK di SMP 01 Kota Tegal. (3). Materi layanan BK dalamimplementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal.Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini adalahpenelitian kasus. Variabel atau subyek yang diteliti yaitu guru-guru BK dan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dansiswa kelas VII SMP Negeri 01 Kota Tegal. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Dalampenelitian ini peneliti menggunakan triangulasi teknik pengumpulan data dan sumber data sebagai uji keabsahan data.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1). kondisisarana dan prasarana yang mendukung layanan BK dalam implementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal adalahmenunjukkan cukup memadai (2). Dukungan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah serta guru-guru dalam implementasikurikulum 2013 dalam layanan BK di SMP 01 Kota Tegal menunjukkan sangat apresiasif.(3). Materi layanan BK dalamimplementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal menunjukkan sesuai dengan kemampuan dasar, bakat, dan minatpeserta didik, dan sudah sesuai dengan peminatan peserta didik. Hambatan-hambatan yang ditemukan dalam penelitianadalah (1).sarana layanan BK masih menggunakan kelas, (2). belum memiliki LCD khusus untuk guru BK. (3).terbatasnyadana dan sekolah tidak diperbolehkan memungut dana dari siswa, (4). materi layanan peminatan yang disampaikan kepadasiswa,dan guru BK mencari atau berusaha sendiri.

Page 6 of 34 | Total Record : 336