cover
Contact Name
Halida Thamrin
Contact Email
jurnal.wom@umi.ac.id
Phone
+6282343676670
Journal Mail Official
jurnal.wom@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Midwifery Journal
ISSN : -     EISSN : 27214001     DOI : https://doi.org/10.33096/wom.vi.8
Core Subject : Health,
Window of Midwifery Journal is a publication of scientific work in the field of midwifery in a broad sense such as child and maternal health, reproduction health, biomedical midwifery, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Midwifery Journal published on June and December.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)" : 7 Documents clear
Manajemen Asuhan Kebidanan pada Nona R dengan Mioma Uteri Jariah, Ainun; Abeng, Andi Tenri; Erawati, Micha
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.377

Abstract

Mioma uteri atau yang biasa disebut juga dengan Leiomioma merupakan salah satu masalah yang sering timbul pada organ reproduksi wanita, mioma merupakan tumor jinak yang memiliki ciri tersendiri, bulat, keras, berwarna putih hingga merah mudah pucat, dan sebagian besar terdiri atas otot polos dengan beberapa jaringan ikat, berdasarkan otopsi novak menemukan 27% wanita berumur 25 tahun mempunyai sarang mioma pada wanita yang berkulit hitam ditemukan lebih banyak. mioma merupakan tumor pelvis yang paling sering terjadi pada kira-kira 25% wanita berkulit putih dan 50% wanita berkulit hitam hal ini dikarenakan wanita yang berkulit hitam memiliki lebih banyak hormon estrogen dibanding wanita kulit putih. Tujuan diadakannya studi kasus ini adalah agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan pada gangguan sistem reproduksi pada Nona R dengan mioma uteri di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar tahun 2019, dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan wewenang bidan. Studi kasus ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu : pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosis potensial, tindakan segera, menyusun rencana, melaksanakan secara menyeluruh asuhan kebidanan serta mengevaluasi keberhasilannya. Hasil yang didapatkan adalah Nona R merasakan nyeri perut bagian bawah sebelah kanan dengan nyeri ringan dan kecemasan, keadaan umum baik, nyeri perut bagian bawah sebelah kanan dan kecemasan berkurang. Studi kasus ini menyimpulkan bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Manajemen Asuhan Kebidanan Post Natal Care Hari Ketiga pada Ny. N dengan Bendungan ASI Risma, Risma; Istiqamah, Evi; Hamang, Siti Hardiyanti; Sharif, Suchi Avnalurini; Erawati, Micha
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.378

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) terbaru pada tahun 2013 di Amerika Serikat persentasi perempuan menyusui yang mengalami bendungan ASI rata-rata sebesar 87,05% dari ibu nifas. Pada tahun 2014 ibu yang mengalami bendungan ASI sebanyak 66,87% dan pada 2015 terdapat ibu yang mengalami bendungan ASI sebanyak 66,34% ibu nifas. Tujuan disusunnya studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kepada Ny N yang mengalami post partum hari ketiga dengan bendungan ASI di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar. Berdasarkan data awal yang diperoleh dari RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar pada Januari - Februari 2020, jumlah nifas sebanyak 746 orang ibu nifas dengan ibu yang mengalami bendungan ASI sekitar 20 (2,68%) orang. Bendungan ASI adalah terkumpulnya ASI didalam payudara akibat penyempitan duktus laktiferus atau kelenjar yang tidak dikosongkan dengan sempurna pada saat menyusui bayi atau karena kelainan pada puting susu. Bendungan ASI biasanya terjadi pada hari ketiga sampai hari kelima setelah persalinan. Pasien yang dikaji dalam studi kasus ini adalah Ny N, berusia 38 Tahun. Hasil dari studi kasus yang dilakukan pada Ny N dengan Bendungan ASI, yakni tidak ditemukannya kendala dalam menangani masalah tersebut. Kesimpulan dari studi kasus dengan manajemen asuhan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP, yakni semuanya berlangsung normal tanpa ada penyulit, tidak ditemukannya komplikasi pada payudara ibu.
Manajemen Asuhan Kebidanan pada Ny. E Akseptor IUD dengan Menometroragia Daen, Atika; Kurnaesih, Een; S, Suryanti
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.379

Abstract

Salah satu metode kontrasepsi yang paling ideal adalah IUD. IUD yaitu kontrasepsi yang reversible mempunyai peranan penting karena secara teoritis IUD sangat potensial sebagai alat kontrasepsi yang ideal, aman, dan efektif, karena hanya memerlukan satu kali insersi dengan cara pemasangan yang relatif mudah untuk proteksi dalam jangka waktu yang lama dan efek sampingnya minimal. Salah satu efek yang ditimbulkan karena pemakaian IUD adalah terjadinya menometroragia. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami asuhan kebidanan akseptor KB IUD Pada Ny E dengan menometroragia di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2019 menurut Manajemen Varney. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney. Dari kasus Ny E yang dikumpulkan dari hasil pengkajian anamnesis ibu menjadi akseptor IUD sejak 6 tahun yang lalu. Ibu mengeluh haid dua kali dalam bulan ini dengan jumlah lebih banyak dari biasanya setelah pemakaian IUD. Haidnya sudah berlangsung 3 hari, pengeluaran darah disertai rasa nyeri pada perut bagian bawah. Tidak terdapat data yang menunjang untuk menegakan diagnosa potensial, dilakukan tindakan segera atau kolaborasi dengan dokter kandungan berupa pemberian obat anti inflamasi dan koagulasi, dilakukannya rencana asuhan dan pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya dari kasus Ny E, yaitu tanda-tanda vital dalam batas normal. Menometroragia belum teratasi, namun ibu dapat beradaptasi dengan kondisinya saat ini dan kecemasan teratasi. Pada studi kasus ini, disarankan agar bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Manajemen Asuhan Kebidanan Akseptor Baru KB Implan pada Ny. N dengan Kecemasan Permatasari, Ayu Diah; Thamrin, Halida; Nurhidayati, Nurhidayati
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.380

Abstract

penggunaan kontrasepsi implan meningkat di sub-sahara karena akan membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan dengan demikian mengurangi kejadian HIV, penularan dari ibu-ke-bayi.. peserta program KB di Indonesia memilih metode kontrasepsi suntik (59,7%) dan pil (20,71%), hal ini dikarenakan kedua metose tersebut mudah diterima oleh PUS kalangan ekonomi menengah, jangka penggunaan pendek dan lebih popular karena gencarnya iklan media massa . sedangkan, pengguna alat kontrasepsi jangka panjang tercatat sebanyak 7,30%, pengguna IUD 6,21%, Implan 1,27%, MOP dan kondom . Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pada akseptor baru KB implant yang dirasakan Ny”N” di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah makassar tahun 2019. Implan merupakan alat kontrasepsi yang berbentuk batang dengan panjang sekitar 4 cm yang didalamnya terdapat hormon progesteron, Hormon tersebut kemudian akan dilepaskan secara perlahan dan impalnt ini dapat efektif sebagai alat kontrasepsi selama 3 tahun. Cara Pemasangan implan dilaksanakan pada bagian tubuh yang jarang bergerak atau digunakan. Berdasarkn penelitian, lengan kiri merupakan tempat terbaik untuk pemasangan implan, yang sebelumnya dilakukan anastesi lokal. Kecemasan adalah perasaan tidak nyaman atau kekhawatiran yang samar, perasaan takut yang disebabkan oleh antisipasi yang berbahaya. Hal ini merupakan isyarat kewaspadaan yang memperingatkan individu akan adanya bahaya dan memampukan individu untuk bertindak menghadapi ancaman. Calon Akseptor baru KB implant dengan kecemasan. Dari kasus Ny”N” yaitu kecemasan sudah berkurang. Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Manajemen Asuhan Kebidanan Bayi Ny. H dengan Berat Badan Lahir Rendah Rifani, Rifani; Istiqamah, Evi; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.381

Abstract

Berat badan lahir rendah adalah bayi yang berat badannya kurang dari 2.500 gram. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) Tahun 2017 Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara dengan jumlah bayi prematur atau BBLR terbanyak di dunia dan sebagai penyumbang terbesar angka kematian. Hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 menunjukkan bahwa AKB mengalami penurunan meskipun tergolong tinggi dari negara-negara Association Of Southeast Asian Nations (ASEAN). Berdasarkan profil kesehatan Sulawesi Selatan pada tahun 2015 angka kejadian BBLR sebanyak 660 (2,62%) bayi dan pada tahun 2016 mulai terjadi peningkatan angka kejadian BBLR yaitu sebanyak 5.299 (3,58%), dan pada tahun 2017 peningkatan angka kejadian BBLR lebih meningkat sebanyak 149.835 (99,80%). Berdasarkan bagian pencatatan dan pelaporan data yang diperoleh di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar pada tahun 2017 dari 4.829 bayi yang lahir hidup terdapat 375 (7,76%) BBLR, 2018 dari 4.940 bayi yang lahir hidup terdapat 430 (8,70%) BBLR, sedangkan pada tahun 2019 dari 5.479 bayi yang lahir hidup terdapat 485 (8,85%) BBLR. Tujuan disusunnya Laporan Tugan Akhir (LTA) ini untuk Melaksanakan Asuhan kebidanan pada Bayi Ny “H” dengan BBLR di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar, dengan pendekatan asuhan kebidanan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab bidan. Dari studi kasus dengan manajemen asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP yakni semuanya berlangsung normal tanpa ada kendala.
Manajemen Asuhan Kebidanan Post Sectio Caesarea Hari Kedua pada Ny. D dengan Nyeri Luka Operasi Hendring, Widya Lestari; M, Azrida; Hamang, Sitti Hadriyanti
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.382

Abstract

Pada masa lalu melahirkan dengan cara operasi merupakan hal yang menakutkan karena dapat menyebabkan kematian. Beberapa tahun terakhir ini angka kejadian sectio caesarea meningkat di dunia, tak terkecuali Indonesia. Berkembangnya kecanggihan bidang ilmu kedokteran pandangan tersebut mulai bergeser, sectio caesarea telah menjadi alternatif pilihan persalinan. Ditemukannya Sectio Cesarea memang dapat mempermudah proses persalinan sehingga banyak ibu hamil yang lebih senang memilih jalan ini walaupun sebenarnya bisa melahirkan secara normal. Angka kesakitan dan kematian ibu pada tingkat section caesarea lebih tinggi dibandingkan persalinan pervaginam. Sectio caesarea berkontribusi terhadap angka kematian sekitar 5,8 per 100.000 persalinan, juga angka kesakitan lebih tinggi yakni sekitar 27,3 per 1.000 persalinan, dibandingkan persalinan normal yang hanya 9 per 1.000 persalinan. Angka kesakitan post sectio caesarea kira-kira sebesar 15% dan sekitar 90% disebabkan oleh infeksi, maka perubahan fisiologis yang terjadi adalah nyeri luka. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui nyeri luka sectio caesarea Ny. D di RS Pelamonia Makasasar tahun 2019. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu: pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa actual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya. Dari kasus Ny. D yaitu nyeri luka sectio caesarea nyeri belum berkurang namun ibu dapat beradaptasi dengan nyeri (nyeri tingkat 4), tidak terdapat tanda-tanda infeksi. Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Manajemen Asuhan Kebidanan Intra Natal pada Ny. M dengan Serotinus Sarfina, Cici; Sundari, Sundari; Batara, Andi Surahman
Window of Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.383

Abstract

Data dari medical record RSUD Labuang Baji Makassar Januari sampai Desember 2019 sekitar 556 ibu yang bersalin dengan angka kejadian serotinus sebanyak 31 kasus, penelitian dilakukan bertujuan untuk mengumpulkan informasi atau data dari sesuatu yang kita kaji atau teliti. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen kebidanan yang terdiri dari 7 langkah varney yaitu : pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa potensial, tindakan segera, menyusun rencana, melaksanakan secara menyeluruh asuhan kebidanan serta mengevaluasi keberhasilannya. Asuhan kebidanan pada ibu bersalin Ny. ‘’M’’ Kala I, fase laten berlangsung (1-3 jam), 3 jam kemudian ibu pada fase aktif deselerasi dengan pembukaan serviks 10 cm. Waktu proses persalinan dari kala I sampai kala IV berlangsung (6 jam 5 menit), keadaan umum Ibu dan Bayi dalam batas normal sampai dipindahkan ke ruang nifas. Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7