cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2016)" : 10 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA BATELA PADA SISWA KELAS X7 MATERI HIDROKARBON SMAN 1 DONOROJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Riyanti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.348 KB) | DOI: 10.24905/psej.v1i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media batela danmenciptakan suasana senang menggunakan media batela pada materi hidrokarbon. Penelitian tindakan kelas inidilakukan di kelas X7 berjumlah 34 siswa dan menggunakan 2 siklus. Data hasil penelitian berupa hasilobservasi, tes kognitif dan respon siswa terhadap media batela. Dari hasil observasi oleh observer (pengamat)yang mengamati aktifitas siswa dan guru sebagai faslitator diperoleh nilai rata-rata pada siklus 1 yaitu 2,63(kategori sedang) dan siklus 2 sebesar 3,21 (kategori baik). Sedangkan hasil belajar siswa pada materi hidrokarbondiukur menggunakan tes kemampuan kognitif dengan KKM untuk materi hidrokarbon 75. Soal dalam penelitianini terdiri-dari 5 butir soal essay setiap siklus. Pada siklus 1 dan siklus 2 diperoleh nilai rerata tes dari 61,77 menjadi85,29. Tampak bahwa kemampuan memahami materi hidrokarbon sudah mencapai indikator keberhasilan yaitulebih dari 75% siswa memperoleh nilai di atas KKM. Jumlah prosentasi nilai di atas KKM lebih besar disebabkanbanyak siswa yang sudah dapat mentransformasi penggunaan media batela ke dalam materi hidrokarbon.Demikian juga hasil angket yang diberikan tercatat data bahwa setelah akhir siklus 2 terdapat 100% siswa memberitanggapan merasa senang dengan pembelajaran menggunakan media batela.
FORMULASI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C.) SEBAGAI SEDIAAN AROMATERAPI Nurcahyo, Heru
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.918 KB) | DOI: 10.24905/psej.v1i1.60

Abstract

Minyak atsiri jeruk purut sangat bermanfaat selain sebagai rasa pada makanan juga bisa dimanfaatkansebagai sediaan aromaterapi yang sangat bermanfaat sebagai pengembangan produk terapy non farmakologi.Penelitian ini dilakukan dengan membuat tiga formula secara eksperimen laboratorium dengan konsentrasi minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) yang berbeda yaitu 1%, 2%, 3% yang selanjutnya dilakukan diuji sifat fisika untuk mengetahui konsentrasi yang paling baik yang digunakan untuk sediaan aromaterapi. Uji sifat fisika meliputi uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, dan kesukaan. Berdasarkan penelitian tentang uji fisika bahwa semua formula menunjukkan hasil yang baik yang selanjutnya dilakukan uji kesukaan dengan responden sejumlah 50 orang untuk mencoba masing-masing formula dan didapatkan kesimpulan bahwa Formula III dengan konsentrasi 3% mendapatkan respon peserta sejumlah 50% .
ANALISA KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) DALAM TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSIVIERA Sp.) DI KOTA TEGAL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA) Kusnadi, Kusnadi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.363 KB) | DOI: 10.24905/psej.v1i1.61

Abstract

Pencemaran logam berat terhadap alam lingkungan merupakan suatu proses yang erat kaitannya denganaktivitas manusia. Timbal (Pb) merupakan logam berat yang bersifat toksik yang berasal dari gas hasilpembuangan kendaraan bermotor dan industri. Tanaman yang dapat menyerap Pb di udara maupun di dalam tanah, salah satunya adalah Sansiviera. Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) digunakan untuk penentuan unsurunsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada penyerapan absorbs radiasi oleh atom bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam Pb dalam Sansiviera yang terdapat dalam Sansiviera yang ditanam di Kota Tegal dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan variabel bebas yaitu; tanaman Sansiviera yang diperoleh di pinggir Jalan Gajah Mada, Jalan Kolonel Sugiyono dan Taman Alun-alun KotaTegal. Variabel tergantung yaitu; untuk mengetahuikeberadaan dan jumlah kadar residu Pb dalam tanaman Sansiviera di Kota Tegal. Hasil uji analisa pada 3 sampelmenunjukan adanya kandungan logam Pb pada masing-masing sampel. Dengan kadar logam Pb tertinggi padasampel Sansiviera yang ditanam di Taman Alun-alun Kota Tegal dengan kadar 3,289 ppm, pada Jalan Gajah Mada dengan kadar 1,666 ppm dan kadar logam Pb terendah ada pada sampel di Jalan Kolonel Sugiyono dengan kadar 1,615 ppm. Hal ini menunjukan bahwa kadar logam Pb seluruh sampel masih berada di atas ambang batas normal.
PENINGKATAN MUTU MINYAK GORENG BEKAS DENGAN PROSES ADSORPSI KARBON AKTIF UNTUK DIBUAT SABUN PADAT Riyanta, Aldi Budi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.799 KB) | DOI: 10.24905/psej.v1i1.62

Abstract

Proses pemurnian akan meningkatkan mutu minyak goreng bekas. Penelitian ini, minyak goreng bekasdilakukan proses pemurnian atau penghilangan bumbu (despicing) dengan menggunakan alat kertas saring,netralisasi minyak goreng bekas dengan mereaksikan NaOH dan proses pemucatan (bleaching) denganmenggunakan karbon aktif kemudian digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun padat. Mutu minyakgoreng dilihat dari kejernihan, kandungan bilangan peroksida, bilangan asam dan bau. Uji kandungan peroksida dan bilangan asam menggunakan metode titrasi, kejernihan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis sedangkan uji bau dengan indera pembau. Minyak goreng bekas kemudian dibuat sabun dengan metode semi pemanasan.Hasil percobaan menunjukkan proses adsorpsi menggunakan karbon aktif dengan konsentrasi 0,1;0,2 dan 0,3dapat meningkatkan kejernihan minyak goreng bekas hingga 74,1;82,1 dan 86,3% transmitansi. Bilangan peroksida hingga 60% dan bilangan asam dapat berkurang hingga 34,38% dan bau yang ditimbulkan mendekati normal minyak goreng baru.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN PETA KONSEP UNTUK MENGEVALUASI PROSES BERPIKIR PADA TOPIK ANIMALIA Kusuma, Mobinta
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.899 KB) | DOI: 10.24905/psej.v1i1.63

Abstract

Pembelajaran biologi syarat makna dengan “belajar konsep” yang dapat diajarkan melalui pembuatan petakonsep.Materi animalia pada pembelajaran biologi di kelas X merupakan materi ajar yang memiliki banyak konsep yang terkait dengan kata kunci klasifikasi dan selama ini, siswa tidak banyak diarahkan untuk memahami konsep, melainkan cenderung menghapalkan materi ajar. Proses berpikir siswa dalam mengkonstruk & memahami konsepmenjadi salah satu urgensi untuk mengetahui pencapaian hasil belajar. Penggunaan peta konsep sebagai alat evaluasi belajar belum banyak dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan menguji validitas perangkat penilaian peta konsep untuk mngevaluasi proses berpikir konsep pada materi animalia. Desain penelitian ini adalah penelitian riset & pengembangan (R&D). Subjek ujicoba adalah 7 guru beserta 32 siswa di SMAN 1 Semarang dan 26 siswa SMAN 3 Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan checklist, angket dan tes. Data dianalisa menggunakan rumus Pearson Product Moment Correlation. Jenis data meliputi data validasi perangkat oleh pakar, data ujicoba sampel dan data hasil test perangkat. Teknik validasi data tes dilakukan dengan membandingkan peta konsep siswa dan master map. Hasil validasi perangkat oleh pakar dinilai valid dengan perolehan skor rata-rata validasi konstruk 3,86 dan skor rata-rata validasi isi 3,89. Hasil validitas dan reliabilitas menunjukkan kategori tinggi dengan perolehan rerata koefisien uji validitas (r) sebesar 0,99. Sedangkan rerata koefisien uji reliabilitas sebesar 0,69. Simpulan dari penelitian ini, komponen perangkat penilaiain peta konsep dinyatakan valid dan reliabel untuk mengevaluasi proses berpikir konsep pada topik animalia
PENGGUNAAN DISCREPANT EVENTS DENGAN PENDEKATAN POE TERHADAP HASIL BELAJAR KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA Nur Hayati, Muriani; Saptorini; S, Titi Wahyukaeni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.563 KB) | DOI: 10.24905/psej.v1i1.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: (1) pengaruh pembelajaran discrepant events dengan pendekatan POE terhadap hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa; (2)berapa besar pengaruh metode tersebut terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pola pre test post test group design. Metode pengumpulan data melalui kuesioner untuk menilai prestasi belajar afektif dan psikomotorik dan tes untuk menilaiprestasi belajar kognitif pada 92 siswa di SMA N 2 Semarang. Penggunaan discrepant events dengan pendekatan POE ternyata mempengaruhi hasil belajar kimia pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA N Semarang. Data diuji dengan uji t dan N-gain. Hasil analisis uji t menunjukkan perbedaan dua rata-rata satu pihak kanan, diperoleh hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Angka korelasi pada kelas eksperimen 0,5237 yang menunjukkan nilai sedang, dan nilai koefesien determinasi sebesar 27,42 %. Hal inimenunjukkan sebesar 27,42% peningkatan hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa dipengaruhi hanya oleh metode tersebut.
PERANGKAT EVALUASI KECAKAPAN HIDUP DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMK Yuni Arfiani
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.279 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan perangkat evaluasi kecakapan hidup untuk pembelajaran fisika, (2)mengukur validitas dan reliabilitas perangkat, (3) menentukan kepraktisan perangkat, dan (4) mendeskripsikanprofil kecakapan hidup siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development denganempat tahap yaitu studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan, dan uji coba produk. Analisis yang dilakukanmeliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan uji kepraktisan. Penelitian ini menghasilkan perangkat evaluasi yangterdiri atas pedoman evaluasi, pedoman penilaian, daftar komponen dan indikator yang akan dinilai, dan jenisinstrumen. Jenis instrumen terdiri dari lembar observasi dan lembar penilaian yang memuat indikator-indikatorkecakapan hidup pada komponen desicion making, wise use of resources, communication, accepting differences,self responsibility, dan problem solving. Hasil pengembangan perangkat evaluasi kecakapan hidup menunjukkannilai validitas 88,3%, koefisien reliabilitas 0,995 dan berada pada kriteria sangat tinggi. Pengembangan perangkatevaluasi juga menunjukkan bahwa tingkat kecakapan hidup siswa SMK lebih tinggi pada kecakapan hidup generikyang lebih berkaitan dengan aspek psikomotor dan afektif daripada aspek kognitif.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MEMBUAT PROYEK SAINS Retna Kusuma Astuti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.588 KB)

Abstract

Pembelajaran menuntut kemandirian gurumenciptakan suasana yang menyenangkan agar siswa mampumengembangkan aktivitas dan kreativitas, yaitu dengan melibatkan siswa secara aktif. Salah satu SMP di Ungaranbelum melakukan implementasi pembelajaran tersebut. Hal ini mengakibatkan kreativitas dan aktivitas yangkurang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besar peningkatankreativitas membuatprojek sains,aktivitas selama pembelajaran, menyelesaikan masalah, dan sikap kreatif melaluipenerapan problem based learning(PBL) .Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dua siklus. Teknik analisis data menggunakan gain ternormalisasi.Hasil belajar psikomotorik (kreativitas mendesain alat) pada siklus I dan II, nilai rata-rata setiap komponennya71,5 dan 81,7 dengan ketuntasan hasil belajar klasikal 40% dan 92%, g = 0.36; Aktivitas pada siklus I dan IIdengannilai 67,66 dan 78,33 dengan ketuntasan 16% dan 88%, diperoleh g = 0,34. Peningkatan hasil belajar kognitif(pemecahan masalah) pada siklus I dan II, nilai rata-ratanya 66,68 dan 78,13 dengan ketuntasan 40% and 80%,diperoleh g = 0,34. Sikap kreatif pada siklus I dan II, nilai rata-rata niap komponenya 68,56 dan 79,17 denganketuntasan64% dan 96%, diperoleh g = 0.34. Penerapan model ini telah membantu siswa meningkatan kreativitasmembuat projek sains,aktivitas selama pembelajaran, menyelesaikan masalah dan sikap kreatifny
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN IPA DENGAN MODEL INTEGRASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DAN PETA KONSEP Mukhammad Aji Fatkhurrohman
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.995 KB)

Abstract

___________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan pembelajaran IPA dengan menggunakan model integrasipembelajaran kooperatif STAD dan peta konsep dibandingkan dengan model kooperatif STAD. Hasilmenunjukan bahwa model integrasi pembelajaran kooperatif STAD dan peta konsep lebih efektif daripadamodel pembelajaran kooperatif STAD dilihat dari perolehan rata-rata nilai kognitif, persentase sikap danaktivitas serta peningkatan hasil belajar. Berdasarkan hasil temuan, disimpulkan bahwa model integrasipembelajaran kooperatif STAD dan peta konsep lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif STAD
PENERAPAN MODEL MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA Mokh Darsono
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.958 KB)

Abstract

__________________________________________________________________Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar melalui model mindmapping pada peserta didik kelas IX F SMP Negeri 1 Warungasem Kabupaten Batang tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan dua siklus. Untuk aktivitas peserta didik, indikator yang digunakanadalah data hasil observasi yaitu rata-rata keaktifan peserta didik pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I keaktifanpeserta didik 66,9% dan pada siklus II menjadi 75,2% sehingga ada kenaikan 8,3%. Sedangkan untuk hasil belajar,indikator yang digunakan adalah pencapaian daya serap dan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I dansiklus II. Rata-rata daya serap pada siklus I adalah 76,8% mengalami peningkatan sebesar 5,6% pada siklus IIsehingga menjadi 82,4% sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I adalah 70,6% menjadi 97,1%pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 26,5%. Disimpulkan bahwa metode Mind Mapping dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar

Page 1 of 1 | Total Record : 10