cover
Contact Name
ikhsan gunawan
Contact Email
sungkaifapertaupp@gmail.com
Phone
+628127678123
Journal Mail Official
sungkaijurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian Jl. Tuanku Tambusai Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Sungkai
ISSN : 23020784     EISSN : 23378948     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Sungkai diterbitkan setiap bulan Februari dan Agustus oleh Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian, menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan/studi kasus, kajian/tinjauan pustaka, maupun penyegar ilmu pertanian, yang berorientasi pada kemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, agar dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan pertanian yang semakin kompleks.
Articles 76 Documents
ANALISIS MIKROBIOLOGI MIE KUNING BASAH DI KABUPATEN ROKAN HULU Zulputra; Rizah Rizwana Wahyuni
SUNGKAI Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.275 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v9i1.817

Abstract

Keamanan pangan (food safety) merupakan hal yang penting dari ilmu sanitasi yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan suplai makanan manusia. Keracunan makanan dapat terjadi karena bahan tambahan pangan. Berdasarkan PERMENKES No.1168/MENKES/PER/X/1999,masyarakat dan industri seharusnya perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya kondisi mikrobiologi bahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keamanan pangan pada mie kuning basah yang dijual di Pasar Kabupaten Rokan Hulu. Sampel pada penelitian ini diambil dari lima pasar yang berbeda di Kabupaten Rokan Hulu yaitu Pasar Modern Kecamatan Rambah, pasar Muara Rumbai Kecamatan Rambah Hilir, pasar Tangun Kecamatan Bangun Purba, pasar Surau Gading Kecamatan Rambah Samo, dan pasar Baru Ujung Batu di Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2019. Penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriptif. Pengujian keamanan pangan mie kuning basah dilakukan dengan pengujian mikrobiologis coliform yang masih di bawah standar mutunya (1x106) yang dinyatakan amandikonsumsi dan pengujian kualitatif yang dilakukan pada setiap sampel dapat dinyatakan positif mangandung Esccherichia coli, jika melihat data pengujian coliform sampel berada pada batas aman dan mie kuning basah dapat dinyatakan aman dikonsumsi.
ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN UDANG GALAH DI KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya; Siti Kamariyah; Suri Purnama Febri
SUNGKAI Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.966 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v9i1.818

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pendapatan Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) dan apakah pemasaran Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) efisien atau tidak, selain itu juga untuk mengetahuhi saluran pemasaran Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) di Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Hasil penelitian diketahui rata-rata jumlah pendapatan usahatani tambak udang di Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah yaitu sebesar Rp. 22.609.002, hanya terdapat satu saluran pemasaran yaitu petani – pedagang besar – konsumen. Rata-rata biaya pemasaran Udang Galah yang dikeluarkan yaitu Rp. 10.000/kg. berdasarkan hasil perhitungan efisiensi pemasaran Udang Galah di Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah sebasar 3,7 dan dikatakan efisien karena < 5%.
PENGARUH BEBERAPA KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH AUKSIN SINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN STEK JAMBU AIR (Syzygium aqueum) Febri Azhar nofri; Edward Bahar
SUNGKAI Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.909 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v9i2.909

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian dengan berbagai konsentrasi sehingga mendapatkan konsentrasi obtimum dalam menggunakan auksin dalam memacu pertumbuhan stek pucuk jambu air. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian, Desa Kumu Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, propinsi riau, dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2020. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman dan 3 tanaman dijadikan sebagai sampel. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman pangkal setek pucuk dengan berbagai konsentrasi, yaitu 0, 150, 200, 250 dan 300 mg/L. Variabel yang diamati adalah persentase hidup, panjang akar primer dan jumlah akar primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian auksin dengan konsentrasi 250 mg/l air memberikan pengaruh nyata terhadap panjang akar dan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap presentase stek hidup, jumlah akar.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS PELEPAH SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jack) Robiarto Jeki; Edward Bahar
SUNGKAI Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.551 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v9i2.911

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis kompos pelepah sawit dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jack). Penelitian ini telah dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian dari bulan Juli sampai dengan bulan November 2020. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu A0 = 0 g/polybag kompos pelepah sawit, A1 = 100 g/polybag kompos pelepah sawit, A2 = 125 g/polybag kompos pelepah sawit, A3 = 150 g/polybag kompos pelepah sawit dan A4 = 175 g/polybag kompos pelepah sawit. Hasil penelitian menunjukan perlakuan kompos pelepah sawit memberikan pengaruh berbeda tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan pada berbagai umur pengamatan. Pemberian dosis A1 memberikan hasil tertinggi pada variabel tinggi tanaman, panjang pelepah, diameter bonggol dan lebar daun.
UJI POTENSI BIOHERBISIDA EKSTRAK DAUN MAHONI (Swietenia mahagoni (L.) ( Jacq ) TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA BABANDOTAN (Ageratum conyzoides L) Rizal Hambali; Lufita Nur Alfiah
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.627 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.917

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak dikenhendaki keberadaannya. Keberadaan gulma disekitar tanaman budidaya dapat menimbulkan kerugian baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Tumbuhan gulma memiliki senyawa alelopati yang dikeluarkan melalui organ yang berada diatas maupun yang berada dibawah tanah. Pelepasan senyawa tersebut dapat terjadi melalui penguapan, eksudat akar, pencucian, dan pembusukan bagian bagian yang mati. Salah satu alternative usah dalam pengendalian gulma yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan bioherbisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi bioherbisida ekstrak daun mahoni(Swietenia mahagoni (L). (Jack) terhadap pertumbuhan gulma babandotan (Ageratum conizoides L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 0%, 30%, 40%, 50%, 60% dengan 3 ulangan. Parameter pada penelitian ini adalah tinggi gulma, jumlah helai daun, bobot segar, bobot kering, warna daun gulma. Hasil penelitian menunjukkan dengan konsentrasi 40% efektif menghambat pertumbuhan tinggi gulma babandotan, sedangkan pada konsentrasi 60% dapat menghambat pertumbuhan daun, bobot segar dan bobot kering pada gulma babandotan. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan maka semakin efektif ekstrak daun mahoni menghambat pertumbuhan gulma babandotan. Ekstrak daun mahoni belum mempengaruhi warna daun dari gulma babandotan.
IDENTIFIKASI FORMALIN PADA TAHU PUTIH DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN ROKAN HULU Desi Afriani; Al Muzafri; Lufita Nur Alfiah
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.634 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.918

Abstract

Pengawet sintetis merupakan bahan pengawet berbahaya yang dilarang untuk makanan dan dinyatakan sebagai bahan berbahaya menurut peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) Nomor. 1168/Menkes/Per/X/1999. Salah satu senyawa berbahaya yang sering digunakan adalah formalin. Penggunaan formalin sudah marak di kalangan penjual tahu putih, karena formalin dianggap paling efektif untuk mengawetkan tahu putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin pada tahu putih yang dijual di Pasar Tradisional Kabupaten Rokan Hulu. Lokasi pengambilan sampel tahu putih adalah 16 pasar di Kabupaten Rokan Hulu yaitu Pasar Desa Sei Kandis Kecamatan Pendalian IV Koto, Pasar Tangun, Pasar Kamis, Pasar Dk 1. C, Pasar Dk 2. C Kecamatan Bangun Purba, Pasar Rokan, Pasar Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto, Pasar Aliantan Kecamatan Kabun, Pasar Pemda Kecamatatan Pagarantapah Darussalam, Pasar Boter, Pasar Pasir Utama, Pasar Pasir Jaya, Pasar Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir, Pasar Baru Kota Lama, Pasar Minggu Kecamatan Kunto Darussalam dan Pasar Kamis Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pemeriksaan metode kualitatif yang dilakukan pada bulan April sampai bulan Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 sampel tahu putih yang diuji dinyatakan 12 sampel positif mengandung formalin (+) dan 20 negatif (-) tidak mengandung formalin, hal ini dibuktikan pada pengamatan warna sampel hasil pengujian adanya perubahan warna ungu pada tahu putih.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA MARGA MULYA KECAMATAN RAMBAH SAMO Ahmad Ansori; Defidelwina
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.005 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.926

Abstract

Kelapa sawit adalah komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. Produksi perkebunan rakyat pada umumnya jauh dibawah perkebunan milik negara maupun perkebunan swasta dengan tingkat produktivitas antara 12 hingga 16 ton/tahun tandan buah segar per hektar sementara potensi produksi komoditas ini bisa mencapai 30 ton/ha/tahun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil produksi kelapa sawit rakyat di Desa Marga Mulya Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling dan ukuran sampel ditentukan dengan rumus Slovin. Jumlah sampel yang diambil adalah 73 sampel. Data penelitian dianalisis menggunakan program SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar 0,927 yang berarti besarnya pengaruh variable bebas luas lahan, pestisida, pupuk, hari orang kerja, bibit adalah sebesar 92,7% dan sisanya sebesar 7,3% dipengaruhi faktor diluar model. Luas lahan, tenaga kerja, dan Dummy bibit berpengaruh signifikan pada alfa 5% dan 10 %. Sedangakan pestisida, dan pupuk tidak berpengaruh signifikan. Hasil uji F menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi.
ANALISIS USAHA IKAN ASIN PATIN (Pangasius spp) DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU (Studi Kasus Pada Usaha Ikan Asin Patin Bapak Mirwan) Devi Sepriyanti; Ikhsan Gunawan
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.122 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi usaha ikan asin patin pada usaha bapak Mirwan di Desa Suka Damai, menghitung besarnya penerimaan, biaya dan keuntungan dan menganalisis besarnya tingkat efsiensi usaha ikan asin patin. Rumah produksi ikan asin patin ini adalah satu-satunya usaha ikan asin patin yang ada di Desa Suka Damai. Metode yang digunakan metode pengumpulan data primer yaitu dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan pemilik usaha ikan asin patin sebagai objek pada penelitian ini . Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis usaha yang meliputi analisis biaya, penerimaan dan keuntungan, dan analisis efisiensi. Hasil penelitian sebagai berikut, biaya total rata-rata yang dikeluarkan dalam usaha ikan asin patin di Desa Suka Damai sebesar Rp. 3.941.000,- per bulan, penerimaan rata-rata yang diperoleh Rp. 4.560.000.- per bulan sehingga keuntungan rata-rata yang diperoleh oleh produsen sebesar Rp. 619.000,- per bulannya. Usaha ikan asin patin memiliki efisiensi lebih dari 1 yaitu sebesar 1,2, Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1,00 yang dikeluarkan produsen pada awal kegiatan usaha akan mendapatkan penerimaan Rp 1,2 kali dari biaya yang dikeluarkan pada akhir kegiatan usaha tersebut.
ANALISIS DINAMIKA KELOMPOK PADA KELOMPOK TANI HARAPAN JAYA DESA RAMBAH TENGAH HULU KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU Hasuhutan
SUNGKAI Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.476 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v9i2.1157

Abstract

Analisis dinamika kelompok tani Harapan Jaya sangat penting dilakukan sebab kelompok tani Harapan Jaya merupakan kelompok tani yang pertama dibentuk di desa Rambah Tengah Hulu yakni pada tahun 2007 dan kelompok tani Harapan Jaya juga merupakan penerima bantuan dari pemerintah baik berupa bantuan Alsintan, bantuan Pupuk maupun bantuan bahan tanam, selain itu kelompok tani Harapan Jaya juga telah memiliki banyak program kerja yang meliputi program utama, program sosial maupun program kemitraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengetahui Mengetahui dinamika kelompok tani Harapan Jaya Desa Rambah Tengah Hulu Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dan Mengetahui cara menghadapi kendala oleh kelompok tani Harapan Jaya Desa Rambah Tengah Hulu Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan rumus skala likert yaitu dengan jenjang 1 (Tidak dinamis), 2 (Kurang dinamis), 3 (Dinamis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinamika kelompok tani Harapan jaya di Desa Rambah Tengah Hulu Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dikategorikan dinamis. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata unsur dinamika kelompok tani berjalan dengan baik. Kedinamisan kelompok tani ditunjukkan dari interaksi antar anggota dalam kelompok terjalin dengan baik dan kerjasama anggota dalam mencapai tujuan kelompok sangat kuat. Kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Harapan Jaya adalah : 1. Kekurangan permodalan, 2. Pemasaran hasil pertanian belum jelas dan belum terarah, 3. Alih fungsi lahan Pertanian, 4. Lahan tidur. Adapun solusi terkait permasalahan ialah sebagai berikut: Petani memanfaatkan fasilitas kredit yang diberikan pemerintah berupa pinjaman bantuan modal oleh BUMDesa Rambah Tengah Hulu, untuk pemasaran hasil pertanian petani bisa langsung menjual hasil pertaniannya ke BUMDesa Rambah Tengah Hulu, Untuk mengatasi laju alih fungsi lahan ini Pemerintah desa melakukan inventarisasi secara menyeluruh di mana saja dan masih berapa luas lahan produktif yang masih tersisa saat ini dan wilayah mana saja yang harus dipertahanka. Sementara untuk mengatasi banyaknya lahan tidur di daerah penelitian dibuatkan perda dengan memberikan pilihan, yaitu jika pemilik tidak dapat mengolahnya, hak pengolahannya diberikan kepada petani yang masih kekurangan lahan dalam suatu perjanjian untuk memanfaatkan lahan tidur tersebut atau mungkin dengan menawarkan sistem bagi hasil.
DETEKSI KEHADIRAN MIKROBA INDIKATOR COLIFORM PADA AIR MINUM ISI ULANG DI KELURAHAN TAMBUSAI TENGAH, KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Al Muzafri; Lufita Nur Alfiah
SUNGKAI Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.53 KB)

Abstract

Air merupakan kebutuhan manusia yang paling penting. Jumlah air yang terdapat pada tubuh manusia mencapai 68% dan untuk tetap hidup kadar air dalam tubuh harus dipertahankan. Kebutuhan air minum setiap orang bervariasi mulai dari 2,1 liter hingga 2,8 liter perhari. Semakin hari jumlah penduduk semakin bertambah, begitu juga dengan keubutuhan air, termasuk air minum. Pertumbuhan penduduk yang semakin padat menyebabkan rendahnya kemampuan tanah untuk menyerap air karena perubahan tata guna tanah yang tidak terkendali sebagai dampak kepadatan penduduk. Air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi harus memenuhi persyaratan yang meliputi syarat fisik, kimia dan bakteriologis. Syarat fisik kualitas air minum meliputi warna, rasa, kekeruhan dan bau. Syarat kimia kualitas air minum dengan melihat keberadaan senyawa yang membahayakan yaitu timbal, tembaga, raksa, perak, kobalt, sedangkan syarat bakteriologis kualitas air minum ini dapat dilihat dari ada tidaknya bakteri coliform pada Air. Air minum harus aman diminum yang artinya bebas mikroba patogen dan zat berbahaya dan diterima dari segi warna, rasa, bau dan kekeruhannya .Syarat bakteriologis air minum menurut peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/SK/IV/2010 adalah air minum tidak boleh mengandung bakteri patogen. Bakteri patogen adalah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit terutama penyakit saluran pencernaan. Salah satunya yaitu bakteri coliform. Sehingga perlu diadakan peneltian mengenai kemungkinan cemaran mikroorganisme pathogen pada air minum isi ulang tersebut. Keberadaan bakteri Coliform tertinggi di temukan pada sample ST2 dengan 2,3 x 104 , sedangkan Keberadaan bakteri Coliform terendah pada sample ST1 dengan 1,3 x 103 Departemen kesehatan R.I. 2004 angka tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan, karena masih dibawah total koloni maksimum yaitu 5 x 105 cfu/ml.