Articles
126 Documents
Analisis Paparan Besi dan Mangan Pada Air Tanah Terhadap Keluhan Kesehatan Masyarakat Di Desa Lakardowo Kabupaten Mojokerto
Fadillah, Ganish;
Mulia, Mimin Indriani
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v2i2.53
Dugaan cemaran air tanah di Desa Lakardowo berasal dari industri pengelolaan limbah B3menjadi titik balik keluhan kesehatan yang dialami oleh masyarakat. Maka dari itu,penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kualitas air dengan parameter Fe dan Mn padaair bersih yang bersumber dari air tanah (sumur bor) warga yang dekat dengan industripengelola limbah B3 dan gangguan kesehatan masyarakat. Sampel penelitian ini adalah 9sampel air tanah dan 9 sampel warga yang menggunakan air tanah di Desa Lakardowo.Pengujian sampel air menggunakan alat dari Hanna instrument, lalu keluhan masyarakatdidapat dari hasil wawancara dan kuisioner. Hasil pengujian 2 dari 9 sampel air diatasbaku mutu Fe air higiene sanitasi dengan nilai tertinggi 1.23 mg/l dan 1 dari 9 sampel airdiatas baku mutu Mn air higiene sanitasi dengan nilai tertinggi 10.6 mg/l. Gangguankesehatan masyarakat yang dirasakan di sekitar industri pengelolaan limbah B3 adalahgatal-gatal dengan gejala serupa
Studi Timbulan Sampah dan Persepsi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Gresik
Andriansyah, Dhito Maulana;
Puspitasari, Radita Putri;
Muhsoni, Firman Farid;
Zainuri, Muhammad
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v2i2.57
Peningkatan populasi manusia khususnya di kota-kota besar secara tidak langsung akan mempengaruhi timbulnya sampah yang berpengaruh terhadap lingkungan karena banyaknya aktivitas industri tidak ramah lingkungan yang dapat menghasilkan limbah yang berbahaya. Pengelolaan sampah yang tidak baik dapat menyebabkan dampak terhadap lingkungan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara menggunakan cara random sampling dan observasi. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Wringinanom, Gresik. Penelitian ini dilakukan pada bulan April hingga Juni tahun 2022. Responden dari penelitian ini sebanyak 30 orang yang dipilih secara acak, seluruh responden merupakan perempuan yang bekerja sebagai pedagang dan ibu rumah tangga. Dari total responden, 50% telah berlangganan di TPS3R Wringin Asri dan 50% tidak berlangganan sehingga pengelolaan sampah rumah tangganya dengan cara dibakar. Hasil timbulan sampah pada penelitian ini berupa 36% sampah organik, 33% sampah daur ulang dan 31% sampah residu.
Identifikasi Mikroplastik Pada Air, Sedimen, dan Bivalvia di Hilir Sungai Brantas
Rohmah, Silfi Maulidatur;
Karsa, Ananta Putra;
Chandra , Adyos Bobby;
Abida, Indah Wahyuni
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v2i2.58
Aktivitas domestik manusia yang beragam cenderung mengakibatkan penurunan kualitas air sungai. Diantara beragaman aktivitas domestik yang dapat menurunkan kualitas air sungai adalah pembuangan limbah plastik yang dalam waktu lama dapat terfragmentasi menjadi mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mikroplastik pada air, sedimen, dan bivalvia di Sungai Brantas. Lokasi pengambilan sampel dilakukan di 9 titik di hilir Sungai Brantas. Preparasi sampel sedimen menggunakan NaCl sedangkan sampel air dan bivalvia menggunakan Fe2SO4 dan H2O2. Mikroplastik yang ditemukan pada air mencapai 90-568 partikel/m³. Mikroplastik yang ditemukan pada sedimen mencapai 62-98 partikel/50 gram. Mikroplastik yang ditemukan pada bivalvia mencapai 17-33 partikel/ind. Adapun mikroplastik yang paling banyak ditemukan yaitu jenis fiber.
Identifikasi Jumlah dan Jenis Mikroplastik pada Udang dan Ikan di Segmen Hilir Sungai Brantas
Maulana, Irkham;
Subakti, Elvina Indriani;
Farid, Akhmad;
Junaedi , Abdus Salam
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mikroplastik merupakan partikel yang memiliki ukuran <5 mm, sifat mikroplastik yang menempel pada semua molekul dapat mengkontaminasi biota perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroplastik pada udang dan ikan di sungai Brantas. Metode penelitian ini memiliki beberapa tahap yaitu sampling, identifikasi sampel, dan analisis data. Pengambilan sampel diambil sebanyak 9 stasiun. Metode NOAA. Pemberian H₂O₂ dengan kosentrasi 30 % dan FeSO₄ dengan konsentrasi 0.05 M dan sampel diinkubasi selama 24 jam. Hasil yang diperoleh ditemukan sebanyak 5-15 partikel/ekor pada udang (Macrobrachium equides) dan pada ikan sebanyak 11-345 partikel/ekor.Peran masyarakat sangat penting dalam pengurangan penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi penyebab utama adanya kontaminasi mikroplastik.Sebaiknya perlu adanya pengolahan limbah yang harus diolah sebelum dibuang ke sungai, serta membuat regulasi penggunaan sampah plastik sekali pakai.
Identifikasi Mikroplastik Pada Udang Putih (Penaeus indicus)dan Ikan di Muara Sungai Barito Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan
Hafidz, Muhammad Khaidir;
Amin, Muhammad Faisal
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 1: April 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v2i2.79
Sungai Barito merupakan sungai terbesar di Provinsi Kalimantan Selatan dan banyak aktivitas warga sekitar memanfaatkannya untuk memenuhi kehidupan. Seiring dengan banyaknya aktivitas di sungai juga dapat mengakibatkan pencemaran sungai salah satunya sampah plastik yang memicu terbentuknya mikroplastik. Mikroplastik merupakan plastik berukuran kecil dengan ukuran <5mm yang jika masuk ke dalam perairan dapat mengkontaminasi biota seperti udang dan ikan. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan mikroplastik pada udang putih dan Ikan di perairan Sungai Barito. Pengambilan sampel udang dan ikan didapatkan dari hasil tangkapan nelayan di TPI Sungai Barito. Sampel diukur berat dan panjangnya selanjutnya dipreparasi menggunakan H2O2 dan H2SO4 3:1 20 mL lalu diinkubasi, dipanaskan, lalu disaring dan diidentifikasi menggunakan mikroskop stereo perbesaran 40x. Hasil yang didapatkan pada sampel udang dan ikan terdapat 3 jenis mikroplastik yakni jenis fiber, fragmen dan filamen. Jenis mikroplastik yang paling dominan pada kedua sampel adalah jenis fiber sebanyak 13 partikel pada sampel udang sedangkan sampel ikan sebanyak 35 partikel. Keberadaan mikroplastik yang telah masuk kedalam tubuh biota Sungai Barito menjadi peringatan dini. Maka perlu diadakannya pengembangan penelitian pada biota konsumsi lain untuk mengetahui keberadaan mikroplastik dan dampaknya jika dikonsumsi oleh masyarakat.
Identifikasi Karakteristik dan Kelimpahan Mikroplastik Pada Sampel Air Kali Surabaya
Safari Putri, Anisa;
Nurhalimah, Lilis;
Firda Azzahra, Maya
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v2i2.85
Kali Surabaya merupakan bagian dari sistem aliran Sungai Brantas Hilir. Kali Surabaya mengalir dari Dam Mlirip Mojokerto sampai Dam Jagir Surabaya dengan panjang total 41 km. Sepanjang Kali Surabaya banyak ditemukan ditemukannya sampah plastik dari limbah rumah tangga karena padatnya pemukiman, adanya limbah industri, aktivitas nelayan, dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan metode NOAA untuk mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan kelimpahan mikroplastik di Kali Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan 9 stasiun dan 3 kali ulangan pada kiri, kanan, dan tengah. Hasil penelitian ini ditemukan empat tipe mikroplastik yaitu filamen, fiber, fragmen, film yang didominasi oleh filamen dan warna bening di seluruh stasiun penelitian. Kelimpahan tertinggi pada segmen hilir Kali Surabaya
Identifikasi Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada Air Kali Mas, Kota Surabaya
Murtadho, Mochammad Faais;
Aliyansyah, Gunawan;
Wienardy, Anggie Eka;
Ramadhani, Rizki Ayu
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v2i2.86
Kali Mas adalah sungai yang melewati daerah kawasan perdagangan, kawasan perkotaan, pemukimanpadat penduduk, dan industri di tengah Kota Surabaya yang memiliki potensi tingkat pencemaranyang tinggi khususnya sampah plastik. Plastik yang ada di perairan akan mengalami pelapukan danterjadi degradasi yang disebut dengan mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikelimpahan dan karakteristik mikroplastik pada Kali Mas. Metode yang digunakan untuk penentuanlokasi yakni purposive sampling dan preparasi sampel perairan dengan menggunakan metode NOAA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik tertinggi terdapat pada segmen hilirsebesar 3,98 partikel/L dan terendah pada segmen hulu sebesar 2,60 partikel/L. Persentase warnamikroplastik tertinggi adalah warna bening yakni 45% dan bentuk mikroplastik yang mendominasiadalah fiber sebanyak 635 partikel. Mikroplastik dapat berdampak pada biota air dan organisme lainnyaseperti lisis fisik dan inflamasi pada usus ikan. Selain itu mampu menurunkan kualitas dan merusakmorfologi sperma serta mampu masuk ke tubuh manusia melalui identifikasi feses.
Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik Pada Perairan di Sulawesi Tengah
Safitri, Talitha Aulia Nadifah
Environmental Pollution Journal Vol. 3 No. 1: April 2023
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v3i1.105
Mikroplastik merupakan partikel terkecil dari plastik yang memiliki ukuran >5 mm. Mikroplastik telah masuk mengontaminasi lingkungan perairan di Indonesia termasuk di wilayah perairan Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan jenis mikroplastik di perairan Sulawesi tengah dengan metode purposive random sampling. Sampel diambil pada 3 stasiun dengan 5 titik lokasi pengambilan sampel. Identifikasi mikroplastik ini menggunakan mikroskop stereo dengan perbesaran 40×dan kertas milimeter. Jenis mikroplastik yang ditemukan di titik yang telah ditentukan adalah fiber, filamen, fragmen, pellet dan foam. Kelimpahan mikroplastik tertinggi secara keseluruhan didominasi oleh jenis fragmen sebesar 2,21 partikel/L sedangkan yang terkecil adalah jenis foam sebesar 0,001 partikel/L.
Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik di Sekitar Perairan Provinsi Gorontalo
Argiandini, Devita Mega
Environmental Pollution Journal Vol. 3 No. 1: April 2023
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v3i1.106
Negara Indonesia sebagian besar memiliki masalah pada bidang perairannya yaitu perairan dengan masalah sampahnya, terutama sampah plastik. Sampah plastik tersebut akan terdegradasi yang nantinya akan menjadi masalah baru yaitu mikroplastik. Identifikasi kelimpahan mikroplastik pada perairan provinsi Gorontalo yang dilakukan di tiga stasiun dengan 6 titik lokasi yang berbeda-beda. Metode pengambilan sampel ini menggunakan purposive sampling, lalu pada proses identifikasi yaitu dilakukan waterbath dan diamkan selama 24 jam, lalu dilakukan presparasi menggunakan H2O2 sebanyak 30%,FESO4 sebanyak 5 tetes, NACL, dan aquades. Identifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop stereo dengan perbesaran 10x4. Hasil identifikasi kelimpahan mikroplastik Provinsi Gorontalo ditemukan jenis filamen, fragmen, pellet, dan fiber. Jenis mikroplastik yang paling banyak mendominasi adalah fragmen
Persepsi Komunitas Wadulink Sumengko Terhadap Pemanfaatan Bantaran Sungai Sebagai Lokasi Budidaya Kelor
Bachtiar, Indra
Environmental Pollution Journal Vol. 3 No. 1: April 2023
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v3i1.109
yang sensitif, karena akan menentukan kualitas air sungai yang akan berpengaruh pada kehidupan manusia. Seperti contoh yang dilakukan oleh komunitas Wadulink (Wanita Peduli Lingkungan) memanfaatkan bantaran sungai untuk bercocok tanam sekaligus sebagai ruang terbuka hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi komunitas Wadulink Sumengko terhadap pemanfaatan bantaran sungai sebagai lokasi budidaya kelor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan survey, jumlah responden sebanyak 18 orang yang tergabung dalam komunitas Wadulink. Melalui pengumpulan data dengan kuesioner, hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya Komunitas Wadulink Sumengko ini membawa banyak perubahan terhadap lingkungan tentang kelestarian daerah bantaran sungai. Namun pemahaman masyarakat sekitar tentang pemanfaatan bantaran sungai masih minim, hal ini disebabkan masih belum adanya informasi tentang kebijakan dari pemerintah. Sehingga masih banyak masyarakat di sekitar komunitas yang mendirikan bangunan liar dan mengalih fungsikan lahan bantaran.