cover
Contact Name
Adolf Situmorang
Contact Email
teknika@usm.ac.id
Phone
+628122003033
Journal Mail Official
teknika@usm.ac.id
Editorial Address
Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari. Semarang, Jawa-Tengah, Indonesia Telp: 024-6702757; fax: 024-6702272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14104202     EISSN : 25808478     DOI : 10.26623/teknika.v17i1.3127
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran dibidang Teknik Sipil. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang Teknik Sipil dan Rekayasa. Dosen, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2020): Maret" : 5 Documents clear
ANALISIS STRUKTUR ATAP BAJA DOUBLE SIKU RUMAH RETRET DI PARUNG-BOGOR JAWA BARAT anik kustirini; bambang purnijanto; afrida ranu l; galuh cahyo n.w
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.567 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2009

Abstract

Bangunan di Indonesia sebagian besar menggunakan baja sebagai rangka atap selain karena kemudahan, faktor kecepatan pemasangan juga menjadi pertimbangan dalam  memilih rangka atap baja, oleh sebab itu baja Double Siku digunakan untuk struktur atap ini.SNI 7971:2013 adalah peraturan perencanaan struktur baja (canai dingin). Peraturan ini, dapat membantu mendisain struktur baja Double Siku yang aman dan ekonomis. Penelitian ini membahas perencanaan  rangka  atap  baja Double Siku dengan tipe atap fink dan panjang bentang 21 m akan direncanakan struktur alternatif  dengan menggunakan metode desain LRFD. Perencanaan batang tarik, tekan dan sambungan sesuai SNI 7971:2013, serta menganalisis berat total struktur dan lendutan yang terjadi Hasil didapat dari Bantuan sofewere SAP2000 V.14. Hasil perencanaan tersebut, diperoleh desain profil untuk batang horisontal adalah 2L 100.100.20 dan 2L 65.65.9, batang vartikal 2L 65.65.9, Batang Diagonal Atas 2L 70.70.11, Batang Diagonal Tengah 2L 70.70.11 dan 2L 70.70.9 Dengan menggunakan Plat Buhul 10mm dan Baut type A 325 Diameter 12.7mm. hasil perhitungan Tekan didapat nilai Pmax = 13,7185 ton dibatang 45 dan tarik didapat nilai Pmax = 12,3688 ton dibatang 1 dari hasil tersebut maka jarak antar baut yaitu 45mm, jarak baut ke tepi 30mm dan 4 jumlah baut.
MANAJEMEN LALU LINTAS DI KAWASAN PASAR BITINGAN KABUPATEN KUDUS yesina intan pratiwi; anik kustirini
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.584 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2008

Abstract

Kemacetan lalu-lintas di kota-kota besar di Indonesia selain disebabkan oleh tidak seimbangnya jumlah kendaraan dan kapasitas jalan yang ada, juga disebabkan oleh manajemen lalu-lintas yang kurang baik, serta disebabkan oleh penataan tata ruang kota yang kurang baik. Oleh karena itu tidak terkecuali kemacetan yang ditimbulkan di kawasan pasar Bitingan Kabupaten Kudus. Terjadi kemacetan di karenakan jumlah kendaraan yang melebihi ruas kapasitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai tingkat kemacetan pada kawasan pasar Bitingan Kabupaten Kudus. Dalam hal ini metode penelitian menggunakan analisis data seperti survey data eksisting untuk mengetahui tingkat kemacetan pada pasar Bitingan Kabupaten Kudus tersebut. Oleh karena itu maka di analisis tingkat pertumbuhan lalu lintas yang terjadi saat ini. Rata – rata kemacetan yang ditimbulkan oleh MC lebih besar dibandingkan dengan LV atau HV. Hal ini disebabkan ruas jalan major merupakan jalan menuju pusat perekonomian, pusat perkantoran dan perbelanjaan. Maka dalam hal ini perlu manajemen lalu lintas yang tepat dan efektif.
ANALISIS KINERJA JALAN MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI LALULINTAS (KAJIAN STUDI: SEGMEN JALAN DEPAN USM) Iin Irawati; agus muldiyanto
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.292 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2285

Abstract

Tata guna lahan (land use) adalah suatu upaya dalam merencanakan penggunaan lahan dalam suatu kawasan yang meliputi pembagian wilayah untuk pengkhususan fungsi-fungsi tertentu (Wendika et.al, 2012). Dalam suatu fungsi tata guna lahan akan tercipta suatu bangkitan dan tarikan dalam suatu zona. Pergerakan manusia yang merupakan akibat dari sistem aktifitas yang saling berhubungan dari satu tempat dengan tempat lain, selalu dikaitkan dengan pola hubungan antara distribusi spasial dengan tata guna lahan yang terdapat di suatu wilayah (Akbardin, 2013). Salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan cukup tinggi adalah kawasan pendidikan.USM merupakan salah satu kawasan pendidikan yang terletak di jalan arteri Sukarno Hatta. Karena memiliki letak yang strategis, maka USM menjadi salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi. Jumlah mahasiswa USM yang melebihi 14.000 orang, juga merupakan faktor tingginya bangkitan dan tarikan di kawasan tersebut. Tingginya bangkitan dan tarikan tersebut memberikan dampak terhadap kondisi di sekitar kampus. Menurut Hidayat et.al, 2011; aktivitas pendidikan dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Pusat – pusat aktivitas masyarakat seperti pusat perkantoran, pusat perdagangan, industri,rekreasi dan sarana pendidikan akan menjadi penarik perjalanan dan merupakan penyebab terjadinya hambatan samping (Yasa dan Sutapa, 2011). Hambatan samping yang terjadi di depan kampus USM pada sore hingga malam hari dipicu oleh berbagai aktivitas samping pada sisi jalan, antara lain : kendaraan keluar masuk kampus, kendaraan yang menaikkan dan menurunkan penumpang, kendaraan yang bergerak melambat, pejalan kaki, kendaraan parkir serta adanya pedagang kaki lima (PKL). Hambatan samping yang tinggi akan memberikan pengaruh terhadap kinerja suatu ruas jalan, yaitu berupa penurunan kecepatan kendaraan yang melintas serta tingginya nilai derajat kejenuhan (degree of saturation / DS) .Tingginya bangkitan dan tarikan yang ada serta jenis hambatan samping yang bervariatif dengan bobot frekwensi yang tinggi, maka diperlukan suatu strategi manajemen lalulintas (traffic management) supaya tercipta keamanan dan kenyamanan lalulintas di depan kampus. Penentuan strategi dalam manajemen lalulintas dilakukan setelah adanya evaluasi kinerja jalan pada kondisi existing.Evaluasi kinerja jalan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pendekatan secara mikroskopik melalui model simulasi lalulintas. Pendekatan yang dilakukan didasarkan pada perilaku pengemudi (driving behaviour) dengan indikator kinerja jalan berupa kecepatan serta tundaan rata – rata yang terjadi. Perilaku pengemudi dipilih sebagai parameter penentu dalam membentuk kinerja jalan karena karakteristik lalulintas yang ada di Indonesia adalah bersifat heterogen. Kondisi serta karakter lalulintas akan mempengaruhi pola aliran arus lalulintas, sehingga studi karakteristik arus lalulintas merupakan pra- syarat untuk perencanaan yang efektif terhadap desain, operasi serta pengelolaan sistem lalulintas (Radhakrishnan dan Mathew, 2009). Ciri karakter lalulintas heterogen adalah setiap lajur kendaraan terdiri dari berbagai macam variasi jenis kendaraan yang melintas, komposisi kendaraan yang berubah – ubah, serta pengguna jalan yang cenderung tidak tertib sehingga menghasilkan perilaku yang kompleks.
ANALISA PERILAKU PENGGUNA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTARMODA KERETA API KALIGUNG SEMARANG-TEGAL wardana galih pamungkas; diah rahmawati; lila anggraini
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.151 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2021

Abstract

Transportasi menjadi fasilitas pertumbuhan sangat penting dan vital dalam menjamin perputaran roda ekonomi, memperkokoh integritas suatu bangsa dan negara, dan mempengaruhi segi kehidupan masyarakatnya. Arti penting aktivitas transportasi dapat ditunjukkan dengan tingginya angka kebutuhan dan pemenuhan pelayanan angkutan umum bagi pergerakan manusia dan barang sebagai dampak tumbuh dan berkembangnya penduduk serta peningkatan pemukiman pada kota-kota besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku dari pengguna jasa transportasi angkutan umum penumpang antarmoda Kereta Api Kaligung Semarang-Tegal. Data yang dikumpulkan dilakukan dengan interview serta dengan penyebaran kuisioner. Responden yang dimaksud adalah pengguna jasa transportasi yang melakukan perpindahan/melanjutkan perjalanan dari moda transportasi awal dengan kereta api. Analisa yang dilakukan dengan model analisis PLS (Partial Least Squar e). Dari hasil analisa tersebut dapat diusulkan pengembangan sarana transportasi umum antarmoda akan kebutuhan penggunaan Kereta Api Kaligung saat ini harus menjadi perhatian utama. Serta suatu rekomendasi mengenai penelitian lanjutan yang berkaitan dengan frekwensi perjalanan Kereta Api Kaligung yang didasarkan pada penawaran dan permintaan dari perilaku pengguna jasa Kereta Api Kaligung. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan pengguna jasa transportasi umum penumpang antarmoda Kereta Api Kaligung merasa nyaman, aman, dan lebih menguntungkan yang didasarkan pada ketepatan jadwal perjalanan, jarang adanya gangguan dalam perjalanan, serta biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah. 
ANALISA STRUKTUR BETON BERTULANG BANGUNAN GEDUNG PUSAT LAYANAN HAJI DAN UMROH sujiat sujiat; zainul ikhwan
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.366 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2022

Abstract

Struktur bangunan gedung harus dirancang sesuai ketentuan yang ada agar kenyamanan dan keamanan pemilik dan pengguna gedung terpenuhi, tak terkecuali struktur gedung yang konstruksi utamanya adalah beton. Konstruksi beton harus dirancang agar memenuhi efektifitas kenyamanan dan pemanfaatan ruangan agar terpenuhinya kekuatan yang maksimal dan efisien.  Perencanan Sturktur Bangunan Pusat Layanan Haji Dan Umroh ini bertujuan untuk mendapatkan design rencana yang memenuhi syarat teknis guna memberikan rencana struktur yang baik. Bahan utama penyusun struktur adalah beton bertulang mengacu pad SNI 03-2847-2013. Perencanaan beban akibat gempa menggunakan analisis respon spektrum. Sedangkan beban non gempa disesuaikan dengan SNI 03-1727-2012. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah analisis Kuantitatif. Penelitian ini diharapkan bisa membantu dalam menetukan rencana struktur yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5