cover
Contact Name
La Ode Achmad Suherman
Contact Email
ldasuherman91@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
scejumbuton@gmail.com
Editorial Address
Jl. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93717
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shell Civil Engineering Journal
ISSN : 25032909     EISSN : 28288688     DOI : https://doi.org/10.35326/scej
Core Subject : Engineering,
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) is a periodic scientific journal published binually, in June and December by the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Buton. The SCEJ journal is a medium for publishing the scientific research results of students, academics, practitioners and observers in the fields of civil engineering including structures, construction management, water resources management, transportation, geotechnics, environmental engineering and their lessons. SCEJ welcomes articles in the form of research articles, review articles, technical notes and editorial notes.
Articles 63 Documents
Efek Kombinasi Abu Dan Serat Daun Nanas Terhadap Kuat Tekan Dan Lentur Beton Berkelanjutan: Studi Eksperimental pada Beton Mutu Normal Manga, Jufri; Sombolinggi, Azriel Tangke; Novita, Visca; Irwanto, Irwanto
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 10 No. 1 (2025): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v10i1.7394

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang umum digunakan namun memiliki kelemahan dalam hal kuat lentur yang rendah dan sifat getas. Upaya untuk meningkatkan performa mekanik beton dilakukan dengan menambahkan bahan tambahan dari limbah organik seperti abu dan serat daun nanas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kombinasi abu dan serat daun nanas terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan benda uji berbentuk silinder (diameter 10 cm, tinggi 20 cm) untuk uji tekan dan balok (15×15×60 cm) untuk uji lentur. Variasi campuran meliputi abu daun nanas sebesar 1%, 2%, dan 3% serta serat daun nanas sebesar 1% dari berat semen. Proses pengujian mengikuti standar SNI 1974:2011 untuk uji tekan dan SNI 4431:2011 untuk uji lentur, dengan pengamatan dilakukan pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kadar abu daun nanas menghasilkan peningkatan kuat lentur, dengan nilai tertinggi sebesar 3,135 MPa pada variasi 3% abu dan 1% serat. Namun, kombinasi tersebut justru menurunkan kuat tekan beton, dengan penurunan tertinggi sebesar 16% pada campuran yang sama. Temuan ini menunjukkan bahwa abu dan serat daun nanas berpotensi digunakan sebagai bahan tambah beton ramah lingkungan, khususnya untuk struktur yang menekankan ketahanan lentur.
Analisis Kebutuhan Kapal Ferry di Pelabuhan Ferry Tomia Kabupaten Wakatobi Tisman; Hendra Kundrad SR; Muh.Sayfullah S; Agusman; Roy Kasturi
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 10 No. 1 (2025): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v10i1.7797

Abstract

Pelabuhan Ferry Tomia merupakan salah satu simpul transportasi laut di Kabupaten Wakatobi yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Pelabuhan ini melayani rute Kamaru – Wangiwangi - Kaledupa - Binongko. Permasalahan utama adalah keterbatasan jumlah armada ferry yang belum sesuai dengan kebutuhan perjalanan, khususnya di lintasan Kamaru – Tomia yang saat ini hanya dilayani oleh satu kapal, yaitu KMP Sultan Murhum II. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan kapal berdasarkan load factor, kapasitas terpakai, serta proyeksi pertumbuhan penumpang. Metode penelitian meliputi survei lapangan, pengumpulan data produksi kapal, perhitungan load factor, regresi sederhana untuk proyeksi, serta analisis kebutuhan armada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata load factor KMP Sultan Murhum II pada bulan April 2025 hanya sebesar 18%, jauh di bawah standar minimal 65%. Kondisi ini menunjukkan kapasitas tersedia jauh lebih besar dibandingkan dengan kapasitas terpakai. Namun, jumlah kapal yang beroperasi belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan trip secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi jadwal keberangkatan dan penambahan armada untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan di masa mendatang.
Analisis Potensi Sumber Mata Air Dan Penerapan Irigasi Sprinkler Pada Lahan Pertanian Di Desa Liwumetingki Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna Aswad Asrasal; Intan Ahlul Hafsyah; Idwan; Ikhwanudin
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 10 No. 1 (2025): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v10i1.7799

Abstract

Air merupakan sumber daya vital dalam mendukung kegiatan pertanian, khususnya di wilayah pedesaan yang masih bergantung pada curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber mata air dalam memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian di Desa Liwumetingki, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, pengukuran debit mata air, perhitungan kebutuhan air tanaman, serta analisis sistem irigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas lahan pertanian adalah 38 hektar, dengan total kebutuhan air sebesar 560.261 m³/tahun atau sekitar 17,77 liter/detik, termasuk kehilangan air sebesar 5%. Ketersediaan air dari dua mata air utama mencapai 174,33 liter/detik atau 5.497.788 m³/tahun, sehingga terdapat surplus 4.937.527 m³/tahun. Untuk optimalisasi distribusi air, sistem irigasi yang direkomendasikan adalah irigasi sprinkler dengan kebutuhan sekitar 3.800 unit sprinkler dan didukung oleh daya listrik sebesar 5.500 watt. Dengan demikian, potensi sumber mata air di Desa Liwumetingki sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian, mendukung perluasan lahan, serta meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan