Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022"
:
15 Documents
clear
Media audio visual untuk meningkatkan keterampilan menarikan tari Saraswati Natha pada kegiatan ekstrakulikuler tari
I Dewa Gede Ngurah Semarabawa
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7367628
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menarikan tari Saraswati Natha, serta respon siswa terhadap penggunaan media audio visual untuk meningkatkan keterampilan menarikan tari Saraswati Natha pada kegiatan ekstrakurikuler tari siswa SMA Negeri 1 Tampaksiring, tahun pelajaran 2017/2018. Dalam penelitian tindakan kelas ini, data yang dikumpulkan berupa keterampilan siswa dalam menarikan tari Saraswati Natha melalui tes keterampilan dan observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalsis dengan metode deskriptif- kuantitatif. Hasil penelitian sebelum penggunaan media audio visual nilai rata-rata siswa adalah 67,14 dengan presentase ketuntasan 14,89%, setelah pelaksanaan pra siklus, selanjutnya penggunaan media audio visual pada siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh 72,93 dengan persentase ketuntasan 31,91%, setelah itu diberlakukan siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 82,29 dengan persentase ketuntasan 100%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menarikan tari saraswati natha pada kegiatan ekstrakurikuler tari siswa SMA Negeri 1 Tampaksiring tahun pelajaran 2017/2018. This study aims to improve the dance skills Saraswati Natha dance, as well as the student's response to the use of audio-visual media to improve the dance skills of the Saraswati Natha dance in the dance extracurricular activities of SMA Negeri 1 Tampaksiring students, in the 2017/2018 academic year. In this classroom action research, the data collected is in the form of students' skills in dancing the Saraswati Natha dance through skill tests and observations. The data analyzed using descriptive-quantitative methods. The results of the study before the use of audio-visual media the average value of students was 67.14 with a percentage of completeness 14.89%, after the implementation of the pre-cycle, then the use of audio-visual media in the first cycle there was an increase in the average score obtained 72.93 with a percentage completeness of 31.91%, after which the second cycle was applied, the average score of students increased to 82.29 with a percentage of 100% completeness. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of audio-visual media can improve the ability to dance the Saraswati Natha dance in dance extracurricular activities of SMA Negeri 1 Tampaksiring students in the academic year 2017/2018.
Model pembelajaran numbered head together untuk meningkatkan kemampuan menentukan struktur teks anekdot
Ni Made Ariadi
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7367682
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menentukan struktur teks anekdot pada siswa kelas X IPS 3 SMA Negeri 1 Selat. Untuk mengatasi hal tersebut digunakan strategi pembelajaran Numbered Head Together dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dan respon siswa dalam menentukan struktur teks anekdot. Rancangan penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui empat langkah yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan semester II tahun pelajaran 2019/2020 di kelas X IPS 3 SMA Negeri 1 Selat, yang berjumlah 39 orang siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 1) metode tes tindakan untuk mengetahui hasil belajar siswa, dan 2) metode observasi untuk mengetahui respon siswa. Metode pengolahan data yang digunakan adalah deskriptif. Berdasarkan metode yang digunakan hasil penelitian ini mengalami peningkatan. Terbukti dengan hasil rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus I meningkat dari 74,43 menjadi menjadi 86,02 pada siklus II. Selain itu, terlihat juga dengan adanya peningkatan pada observasi respon siswa yang awalnya pada siklus I sebesar 70,12 menjadi sebesar 85,76 pada siklus II. The background of this study is the low ability to determine the structure of anecdotal texts in class X IPS 3 SMA Negeri 1 Selat, to overcome this problem, the Numbered Head Together learning strategy is used with the aim of knowing the improvement of students' abilities and student responses in determining the structure of anecdotal texts. This classroom action research design was carried out through four steps, namely: 1) planning, 2) action, 3) observation, and 4) reflection. This research was carried out in the second semester of the 2019/2020 academic year in class X IPS 3 SMA Negeri 1 Selat, totaling 39 students. The methods used to collect data are 1) the action test method to determine student learning outcomes, and 2) the observation method to determine student responses. The data processing method used is descriptive. Based on the method used, the results of this study have increased. Evidenced by the average results obtained by students in the first cycle increased from 74.43 to 86.02 in the second cycle. In addition, it was also seen that there was an increase in the observation of student responses, which was initially 70.12 in the first cycle to 85.76 in second cycle.
Nilai-nilai cinta tanah air film Rudy Habibie dan relevansinya dalam pembelajaran PPKN di sekolah
Ni Luh Yeni Rosani
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7367554
Penelitian ini mengungkap nilai-nilai cinta tanah air film Rudy Habibie dan relevansinya dalam pembelajaran PPKN. Objek material penelitian ini adalah film Rudy Habibie karya Hanung Bramantyo dan Gina S. Noer. Film ini diambil dari kisah nyata presiden ketiga Indonesia, yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie. Objek formal penelitian ini adalah nilai-nilai cinta tanah air film Rudy Habibie serta relevansinya dalam pembelajaran PPKN di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini memiliki dua tujuan sebagai berikut. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai cinta tanah air yang terkandung pada film Rudy Habibie. Kedua, melihat relevansi nilai-nilai cinta tanah air film Rudy Habibie dengan pembelajaran PPKN di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan ada lima nilai-nilai cinta tanah air dalam film Rudy Habibie. Nilai-nilai tersebut di antaranya: (1) kesetiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, (2) kepedulian kepada bangsa dan negara, (3) pengabdian untuk kesejahteraan bangsa dan negara, (4) rela berkorban demi bangsa dan negara, dan (5) menghargai budaya dan ciri khas bangsa. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa adanya relevansi antara nilai-nilai cinta tanah air film Rudy Habibie dengan pembelajaran PPKN di sekolah. Hal ini terkait dengan adanya materi nilai-nilai pancasila dalam pelajaran PPKN kelas XII semester I. This study reveals the values of patriotism in the film "Rudy Habibie" and its relevance in learning Civics. The object of this research is the film "Rudy Habibie" by Hanung Bramantyo and Gina S. Noer. This film is based on the true story of Indonesia's third president, Bacharuddin Jusuf Habibie. The formal object of this research is the values of patriotism in the film "Rudy Habibie" and its relevance in learning Civics in schools. This study uses a qualitative method. This research has two objectives as follows. First, this study aims to determine the values of love for the homeland contained in the film "Rudy Habibie. Second, look at the relevance of the values of patriotism in the film "Rudy Habibie" with learning Civics in schools. The results of this study indicate that there are five values of love for the homeland in the film "Rudy Habibie". These values include: (1) loyalty in the life of the nation and state, (2) concern for the nation and state, (3) dedication to the welfare of the nation and state, (4) willing to sacrifice for the nation and state, and (5) respect the culture and characteristics of the nation. The results of this study also show that there is a relevance between the values of patriotism in the film "Rudy Habibie" and learning PPKN in schools. This is related to the material values of Pancasila in the PPKN class XII semester I.
Meningkatkan budaya literasi membaca dan menulis siswa melalui pembiasaan di kelas
Kamila Kamila
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7365136
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi membaca dan menulis peserta didik dengan cara melakukan kegiatan pembiasaan peserta didik siswa MI DDI Lipu di Madrasah. Mengingat kondisi siswa yang saat ini jauh sekali dari keinginannya untuk membaca dan menulis, baik di rumah ataupun di madrasah. Dalam penelitian ini yang menjadi sasarannya adalah seluruh siswa kelas satu sampai dengan kelas enam. Kegiatan pembiasaan yang di laksanakan memiliki jadwal yang telah disusun berdasarkan hasil rapat kepala Madrasah dan dewan guru. Kegiatan pembiasaan budaya literasi membaca dan menulis ternyata di sambut baik oleh guru dan siswa. Pelaksanaan kegiatan pembiasaan ini sudah berjalan selama dua bulan dan di pantau langsung oleh kepala madrasah sebagai penggagas kegiatan pembiasaan ini. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pembiasaan ini. This study aims to improve the reading and writing literacy culture of MI Lipu students in Madrasahs.considering the current condition of students who are far from wanting to read and write, either at home or in schools. In this study, the targets were all students in grades one through six. Habituation activities carried out have a schedule that has been prepared based on the results of the head meeting madrasah and teacher councils. cultural habituation activities Literacy reading and writing. was well received by teachers and students. The implementation of this habituation activity has been running for two months. and monitored directly by the head of the madrasa as the initiator of this habituation activity. All of students were very enthusiastic in participating in this habituation activity.
Peningkatan kemampuan guru melaksanakan penilaian autentik dalam PTM terbatas melalui coaching model tirta
I Komang Gede Sudarsana
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7367570
Hasil analisis raport mutu tahun 2020 pada sub indikator melakukan penilaian autentik secara komprehensif memperoleh nilai 5,01 kategori menuju SNP 3. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan guru melaksanakan penilaian autentik masih perlu ditingkatkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan coaching model TIRTA. Sasaran pelaksanaan penelitian ini adalah semua guru mata pelajaran SMPN 3 Selat sebanyak 34 orang. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru melaksanakan penilaian autentik dan mengetahui dampaknya terhadap kebahagiaan siswa (student’s wellbeing). Data dikumpulkan dengan angket, wawancara, dan observasi selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh sangat menggembirakan dimana kemampuan guru melaksanakan penilaian autentik memperoleh nilai 95,74 termasuk kategori sangat baik dan pencapaian student’s wellbeing (kebahagiaan siswa) memperoleh nilai 88,01 termasuk kategori sangat baik. Berdasarkan hasil-hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan coaching model TIRTA dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian autentik dan berdampak sangat baik pada pencapaian kebahagiaan siswa. The results of the analysis of the 2020 school quality report on the sub-indicators of carrying out a comprehensive assessment obtained a score of 5.01. This indicates that the teacher’s ability to carry out authentic assessment still needs to be improved. One of the efforts made is the application of the TIRTA coaching model. The object of the implementation of this research is all 34 teachers of SMP Negeri 3 Selat. The implementation of this research is aimed to improve the teacher’s ability carrying out authentic assessments and finding out the impact of the student’s wellbeing. Data is collected by questionnaires and observation interviews, and then analyzed descriptively. The results obtained the teacher’s ability to carry out authentic assessments got a score of 95,74 that is categorized to be a very good and the achievement of the student’s wellbeing got a score of 88.01 that is categorized to be the very good. Based on the results obtained, it can be concluded that the application of the TIRTA coaching model can improve the teacher’s ability in carrying out authentic assessments and resulting a very good impact on the achievement assessments and resulting a very good impact on the student’s wellbeing.
Profil kemampuan literasi bahasa, literasi budaya dan kewargaan pada mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Iing Dwi Lestari;
Dwi Ratnasari;
Usman Usman
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7365078
Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan profil kemampuan literasi bahasa, literasi budaya dan kewargaan pada mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilakukan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Untirta yang mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Tahap 1 Tahun 2020/2021. Instrument penelitian yang digunakan berupa soal tes dan angket kemampuan literasi Bahasa dan literasi budaya dan kewargaan. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan literasi bahasa mahasiswa Untirta peserta PMM berdasarkan hasil tes diperoleh skor rata-rata sebesar 83,9% dengan kategori baik dan berdasarkan hasil angket diperoleh skor rata-rata sebesar 90,2% dengan kategori sangat baik. Sedangkan kemampuan literasi budaya dan kewargaan mahasiswa Untirta peserta PMM berdasarkan hasil tes diperoleh skor rata-rata sebesar 73,6% dengan kategori cukup dan berdasarkan hasil angket diperoleh skor rata-rata sebesar 84,7% dengan kategori baik. This study uses a descriptive method conducted at the University of Sultan Ageng Tirtayasa. The subjects of this study were Untirta students who took part in the Phase 1 Student Exchange Program 2020/2021. The research instrument used was in the form of test questions and questionnaires on language literacy skills and cultural literacy and citizenship. The results of this study are the language literacy skills of Untirta students, and PMM participants, based on test results, an average score of 83.9% is obtained in the good category, and based on the results of the questionnaire, an average score of 90.2% is obtained in the very good category. While the cultural literacy and citizenship skills of Untirta PMM students, based on the test results, an average score of 73.6% was obtained in the sufficient category, and based on the results of the questionnaire, an average score of 84.7% was obtained in the good category.
Penerapan pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa SD Negeri 3 Sawan tahun pelajaran 2018/2019
Luh Yudiani
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7365464
Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Sawan di Kelas III yang prestasi belajar matematika masih rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Data penelitian tentang prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 65,18 meningkat menjadi 74,06 pada siklus I dan meningkat menjadi 83,71 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 41% pada siklus I meningkat menjadi 76% dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. This research was conducted at SD Negeri 3 Sawan in Grade III where mathematics learning achievement is still low. This classroom action research aims to find out the Indonesian Realistic Mathematics Education Approach (PMRI) can improve students' learning achievement in mathematics. Research data on students' mathematics learning achievement was collected using a learning achievement test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results obtained from this study indicate an increase in students' ability to follow the learning process from an initial average of 65.18 increased to 74.06 in the first cycle and increased to 83.71 in the second cycle with 41% early learning completeness in the first cycle increased to 76% and in the second cycle increased to 100%. The conclusion that can be drawn from these results is that the application of the Indonesian Realistic Mathematics Education Approach (PMRI) in the implementation of the learning process is able to improve students' mathematics learning achievement.
Usaha maksimal untuk meningkatkan prestasi belajar IPA dengan penggunaan model pembelajaran inkuiri pada siswa SD Negeri 2 Bebetin
I Gede Sumaka
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7367510
Kemajuan mutu pendidikan utamanya peningkatan proses pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah akan mampu diupayakan lewat sebuah penelitian tindakan. Oleh karenanya penulis mencoba melakukan penelitian ini demi adanya upaya perbaikan tersebut. Tujuan tersebut terfokus adalah untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa Kelas VI semester II SD Negeri 2 Bebetin Tahun Pelajaran 2019/2020 setelah usaha maksimal penggunaan model pembelajaran Inkuiri dalam pembelajaran. Peningkatan prestasi belajar tersebut datanya diperoleh lewat pemberian tes, setelah data diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Perolehan data hasil penelitian ini, ternyata menggembirakan setelah cara pembelajaran yang konvensional dirubah menggunakan model Inkuiri. Kegiatan penelitian ini menghasilkan suatu peningkatan yang diharapkan yaitu meningkatnya perolehan data awal yang baru mencapai 64,42 dengan ketuntasan belajar 53% pada siklus I naik menjadi 74,11 dengan ketuntasan belajar 74%, dan pada siklus II naik menjadi 84,37 dengan ketuntasan belajar 100%. Hasil tersebut membuktikan keberhasilan penelitian ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa usaha maksimal penggunaan model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas VI semester II SD Negeri 2 Bebetin tahun pelajaran 2019/2020. The progress of the quality of education, especially the improvement of the learning process carried out by teachers in schools, will be able to be pursued throughan action research. Therefore, the author tries to do this research for the sake of these improvements. The goal is clearer and more focused, namely to improve the science learning achievement of Class VI students in the second semester of SD Negeri 2 Bebetin for the 2019/2020 academic year after maximum efforts are made to use the Inquiry learning model in learning. The increase in learning achievement data is obtained through the provision of tests, after the data is obtained, then analyzed using descriptive analysis. The data obtained from this study were encouraging after the conventional learning method was changed using the Inquiry model. This research activity resulted in an expected increase, namely the increase in initial data acquisition which only reached 64.42 with 53% learning completeness in the first cycle increasing to 74.11 with 74% learning completeness, and in the second cycle increasing to 84.37 with learning mastery 100%. These results prove the success of this study, so the researchers concluded that maximum effort in using the Inquiry learning model can improve science learning achievement for sixth grade students in the second semester of SD Negeri 2 Bebetin for the 2019/2020 school year.
Model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa SD Negeri 3 Lemukih Singaraja
Ni Made Artini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7367614
Pelaksanaan penelitian ini berlokasi di SD Negeri 3 Lemukih Singaraja yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas VI semester II tahun pelajaran 2019/2020 setelah diterapkan model contextual teaching and learning dalam kegiatan belajar dan mengajar. Permasalahan awal yang terjadi adalah belum maksimalnya proses pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan prestasi belajar IPA siswa. Setelah data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa tes prestasi belajar IPA siswa dari nilai rata-rata awal 59,27 naik menjadi 68,73 pada siklus I dan naik menjadi 84,65 pada siklus II. Hasil pada siklus II sudah sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian oleh karenanya penelitian ini tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya. Dengan perolehan data tersebut dapat dipastikan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima. The implementation of this research is located at SD Negeri 3 Lemukih Singarajawhich aims to determine the increase in student achievement after applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in the learning process. The purpose of this research is to improve the science learning achievement of class VI students in semester II of the 2019/2020 academic year after applying the contextual teaching and learning model in teaching and learning activities. The initial problem that occurs is that the teacher's learning process has not been maximized in improving students' science learning achievement. After the data was collected using an instrument in the form of a science learning achievement test, the students' initial average score was 59.27, rising to 68.73 in cycle I and rising to 84.65 in cycle II. The results in cycle II were in accordance with the expectations of indicators of research success, therefore this research was not continued to the next cycle. With the acquisition of these data it can be ascertained that the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in the implementation of the learning process is able to improve student achievement so that the hypothesis proposed can be accepted.
Peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok anak kelompok B1 pada semester II dengan metode bercerita di TK Widya Kumara Pura
Ni Made Murni
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7365488
Penelitian Tindakan Kelas pada anak kelompok B1 yang dilatarbelakangi observasi awal yang menunjukan rendahnya kemampuan kognitif anak, dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata kemampuan kognitif anak yaitu 66,00. Rata-rata nilai tersebut masih di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Hal ini menunjukkan masih rendahnya kemampuan kognitif anak. Oleh karena itu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak adalah metode bercerita. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui penerapan metode bercerita pada anak kelompok B1 semester II di TK Widya Kumara Pura tahun pelajaran 2018/2019. Motode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 18 anak. Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan cara pemberian tes kemampuan kognitif. Dalam menganalisis data yang diperoleh digunakan metode analisis deskriptif. Data yang dihasilkan dari penelitian ini terdiri dari data awal, data siklus I dan data Siklus II. Dari data awal diperoleh rata-rata kelas baru mencapai nilai 66,00 dan ketuntasan belajarnya baru mencapai 56%. Data ini jauh di bawah harapan mengingat KKM di sekolah ini adalah 75. Pada siklus I sudah terjadi peningkatan yaitu rata-rata kelasnya mencapai 73,83 dan persentase ketuntasan belajar mencapai 72%. Pada siklus II perolehan rata-rata kelas sudah mencapai 83,00 dan persentase ketuntasan belajarnya sudah mencapai 94%. Data pada Siklus II ini sudah sesuai harapan akibat penggunaan metode pembelajaran. Simpulan yang diperoleh adalah kemampuan kognitif anak kelompok B1 pada semester II dapat meningkat dengan metode bercerita di TK Widya Kumara Pura tahun pelajaran 2018/2019. Classroom Action Research on group B1 children with a background of initial observations showing low cognitive abilities of children, can be seen based on the average value of children's cognitive abilities, which is 66.00. The average value is still below the minimum completeness criteria (KKM) set by the school, which is 75. This shows that the child's cognitive ability is still low. Therefore a learning method that can improve children's cognitive abilities is the storytelling method. The purpose of this study was to improve cognitive abilities through the application of the storytelling method to children in the second semester of B1 group at Widya Kumara Pura Kindergarten in the 2018/2019 academic year. The research method used is Classroom Action Research (CAR). The research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of planning, action, observation and reflection. The subject of this study was carried out in group B1 children, totaling 18 children. Data from this study were collected by administering cognitive ability tests. In analyzing the data obtained used descriptive analysis method. The data generated from this study consisted of initial data, cycle I data and cycle II data. From the initial data, it was obtained that the average grade for new classes reached 66.00 and the learning completeness only reached 56%. This data is far below expectations considering the KKM in this school is 75. In cycle I there has been an increase, namely the class average reached 73.83 and the percentage of learning completeness reached 72%. In cycle II, the class average acquisition has reached 83.00 and the percentage of learning completeness has reached 94%. The data in Cycle II are as expected due to the use of learning methods. The conclusion obtained is that the cognitive abilities of group B1 children in semester II can be increased by the storytelling method at Widya Kumara Pura Kindergarten in the 2018/2019 academic year.