cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA BAMBI’ ARI GUNA MENUNJANG PEMBANGUNAN DI DESA BENUA TENGAH PALIN KECAMATAN PUTUSSIBAU UTARA KABUPATEN KAPUAS HULU E01108141, Selvianus Saludan
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.146 KB) | DOI: 10.26418/publika.v3i4.438

Abstract

Penulisan skripsi ini di latarbelakangi oleh adanya  anggapan bahwa sistem budaya yang ada merupakan penghambat pembangunan. Tujuannya ialah untuk memberikan masukan serta informasi tentang nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Bambi’ Ari, bahwa pembangunan pada era otonomi daerah ini harus berakar dari budaya lokal. Teori, Afiffudin (2010:42) Pembangunan ialah; (a) Perubahan; (b) Pertumbuhan; (c) Rangkaian usaha yang tersusun secara rapi; dan (d) Cita-cita akhir dari perjuangan suatu bangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriftif Kualitatif. Hasil, Pengembangan Nilai Budaya Bambi’ Ari sudah cukup baik, hanya saja perlu terus dimaksimalkan dengan mengupayakan kerjasama terhadap setiap elemen tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Itu dimaksudkan agar nilai-nilai yang terkandung dalam Bambi’ Ari benar-benar bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinay guna menunjang pembangunan di era otonomi daerah ini. Rekomendasi, untuk mewujudkan keberhasilan program pemberdayaan masyarakat miskin/kurang mampu dan program-program lainya perlu adanya komitmen dari pemerintah daerah dalam bentuk pembuatan kebijakan. Kata kunci: Budaya, Nilai,  Bambi’ Ari, Pembangunan dan Otonomi Daerah
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN DI KECAMATAN MIDAI KABUPATEN NATUNA NIM. E1011131064, JUSFRIZAL
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.629 KB) | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1511

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pemberdayaan Kelompok Nelayan di Kecamatan Midai Kabupaten Natuna yakni para nelayan Kecamatan Midai dalam meningkatkan penangkapan ikan dilaut, serta upaya untuk membuat berdaya setiap nelayan sehingga menjadi lebih baik dan terpotretnya kesejahteraan yang merata bagi setiap kelompok nelayan. Penelitian ini mengunakan metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian jika dilihat dari permasalahan harga BBM di Kecamatan Midai lebih mahal dibandingkan di Ranai Kota Kabupaten Natuna dan harga jual ikan di Kecamatan Midai sangat murah ini menunjukkan bahwa alasan yang membuat kurangnya kesejahteraan yang merata bagi setiap kelompok nelayan Kecamatan Midai Kabupaten Natuna adalah pertama lemahnya pendidikan nelayan sehingga pengusaha dan pengepul dengan mudahnya memainkan harga jual ikan serta penguasa mempermainkan harga minyak. Kedua, kurangnya sosialisasi dan pelatihan yang diberikan pemerintah kepada nelayan sehingga kelompok nelayan takut dalam menerima bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Natuna. Dan ketiga, fasilitas pendukung seperti sarana informasi, listrik dan sarana pabrik es batu yang tidak berfungsi secara maksimal. Dimensi pemberdayaan yang terkait dengan terpotretnya kesejahteraan yang merata bagi setiap kelompok nelayan di Kecamatan Midai Kabupaten Natuna ialah kemampuan (enabling), kelancaran (facilitating), kerjasama (collaborating), dan membimbing (mentoring). Saran yang diberikan yaitu: pertama, memberikan pendidikan dan pelatihan kepada setiap kelompok nelayan secara bergantian. Kedua, mengajukan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan agar lancar dalam menghasilkan ikan. Ketiga, terus meningkatkan kerjasama antara pemerintah Kantor Dinas Perikanan dengan kelompok nelayan Kecamatan Midai Kabupaten Natuna agar terciptanya pembangunan dibidang perikanan. Keempat, agar terwujudnya program pembangunan sektor perikanan maka bimbingan pemerintah harus dilakukan dengan maksimal. Kata-kata kunci :      Pemberdayaan Kelompok Nelayan, Sarana dan Prasarana Kecamatan Midai, Kesejahteraan yang Merata bagi Kelompok Nelayan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA PAK BULU KECAMATAN ANJONGAN KABUPATEN MEMPAWAH NIM. E1012131022, IKA CANDRA YULIARSI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaan tahapan perencanaan pembanguan desa. judul ini dipilih berdasarkan fenomena yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan desa baik itu dalam penyusunan rencana maupun penetapan rencana pembangunan desa yang berdampak pada belum dibuatnya irigasi yang seharusnya segera dibangun agar pengairan sawah tidak terhambat dan tidak kekeringan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang diawali dengan melakukan penelitian pendahuluan, membuat usulan penelitian, pengambilan data skunder dan primer, serta membuat laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan pembangunan desa di Desa Pak Bulu Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah suda berjalan dengan cukup baik. Adapun kendala yang dialami diantaranya adalah jalur perencanaan kegiatan dan keuangan yang terpisah, sehingga untuk menentukan anggaran menjadi terbatas, sebagian besar yang hadir dalam pengambilan keputusan adalah orang-orang tua, dan didominasi oleh laki-laki, dan ada perwakilan yang tidak hadir dalam forum musrenbang. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Perencanaan, Pembangunan
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KEBUN RIMBA BELIAN INTI KABUPATEN SANGGAU Fatmawati E.01105021, Syarifah
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.708 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i3.205

Abstract

Every leader basically has different behavior in leading or often is called as with leadership style. Human resource stands of vital importance because man as drive wheel from all corporate activity. Strives to increase performance is done with leadership style arranged carefully and giving of motivation that employee performance increases. Purpose of this research is to know leadership style influence of democracy to employee performance.Leader of with good leadership style will create high motivation in x'self every subordinate, so that with the motivation will arise spirit [of] job (activity which can increase performance from the subordinate.This research applies survey method with questionaire as a means of data collecting. Population in this research is all employee PT. Kebun Rimba Berlian Inti which amounts to 18. Sample taken 18 employee with quantitative technique. Data obtained through questionaire tested by validity and reliability by using correlation formula product moment.Result of research indicates that : ( 1) Leadership Style of Democracy influential positive to employee performance PT. Kebun Rimba Berlian Inti. There is relationship and influence between leadership style variables with employee performance at jungle garden belian core showing by correlation coefficient product moment 0,807. Relation between leadership style variable with employee performance at jungle garden belian core is very strong that is with value 0,807. Contribution given by leadership style variable to employee performance is equal to 65%. Key Words: Democracy Leadership StyleDemocracy Leadership StyleDemocracy Leadership Style, Employee Performance
KOORDINASI EKSTERNAL DALAM PENERBITAN SERTIFIKAT TANAH DI KECAMATAN BONTI KABUPATEN SANGGAU NIM. E01112171, SOPIA MIRNA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2157.395 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis koordinasi Kecamatan dan BPN dalam penerbitan sertifikat tanah di Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya koordinasi eksternal dalam pelayanan pada penerbitan sertifikat tanah yang berdampak pada sedikitnya jumlah tanah yang telah bersertifikat. Penelitian ini menggunakan teori koordinasi Tripathi dan Reddy  yaitu hubungan langsung, kesempatan awal, kontituitas, dinamisme, tujuan yang jelas, organisasi yang sederhana, perumusan wewenang dan tanggung jawab yang  jelas, komunikasi yang efektif serta kepemimpian dan surpesive yang efektif. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan kurangnya koordinasi yang dilakukan oleh instansi terkait dalam penerbitan sertifikat tanah. Dilihat dari aspek kesempatan awal yaitu rapat yang hanya dilakukan oleh pihak interen BPN untuk membahas rencana, pelaksanaan dan evaluasi dalam penerbitan sertifikat tanah. Aspek kontinuitas yaitu hasil dari rapat tersebut hanya disampaikan melalui surat kepada Kecamatan dan Desa. Aspek tujuan yang jelas yaitu setiap instansi telah mengetahui tujuan dari penerbitan sertifikat tanah meskipun masih banyak masyarakat yang belum mempunyai sertifikat tanah. Aspek perumusan wewenang dan tanggung jawab yaitu terjadi tumpang tindih dari tugas dan wewenang yang dilakukan oleh masing-masing instansi. Aspek komunikasi yang efektif yaitu kurangnya sosialisasi menyebabkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti arti dan cara penerbitan sertifikat tanah. Kata-kata Kunci: Koordinasi, Pelayanan, Penerbitan Sertifikat Tanah
KINERJA PEMERINTAH DESA DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI DI DESA HARAPAN KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS YEN YEN MARITI NIM. E1011141051
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2066

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Pemerintah Desa Harapan dalam pelayanan administrasi khususnya kependudukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Harapan, Sekretaris Desa, dua aparatur desa, dan dua masyarakat yang pernah dilayani. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan teori kienrja dikemukakan oleh Dwiyanto (2006), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas di Pemerintah Desa Harapan belum optimal dikarenakan waktu penyelesaian pelayanan administrasi tidak menentu. Selain produktivitas yang belum optimal, kualitas layanan Pemerintah Desa Harapan juga belum berjalan dengan baik. Namun demikian emphaty (Empati), sudah sangat baik karena aparatur yang melayani masyarakat selalu bersikap ramah dan tidak mendiskriminasi. Saran untuk penelitian ini adalah agar memaksimalkan kinerjanya terutama agar produktivitas dan kualitas layanan meningkat. Hal tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan skill aparatur yang bertugas, menyediakan sarana dan prasaran yang dibutuhkan, serta kepatuhan aparatur terhadap kewajibannya dan hukum yang berlaku. Kata-kata Kunci: Kinerja, Pemerintah Desa, Pelayanan Publik, Administrasi kependudukan
PELAKSANAAN PELAYANAN RAWAT INAP DI PUSKESMAS KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA SAMSUL BAHRI NIM. E21111035
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3687.011 KB) | DOI: 10.26418/publika.v4i4.879

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya tanggung jawab petugas, kemampuan petugas, kecepatan petugas, kenyamanan lingkungan dan fasilitas ruangan, dalam pelaksanaan pelayanan rawat inap di puskesmas kecamatan sukadana kabupaten kayong utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis faktor pelaksanaan pelayanan pasien Rawat Inap. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Surjadi dkk, ( 2012 : 49 ) bahwa dalam memberikan pelayanan terdapat 4 (empat) aspek yaitu: 1) Tanggung jawab petugas pelayanan, 2) Kemampuan petugas pelayanan, 3) Kecepatan pelayanan, 4) Kenyamanan lingkungan dan fasilitas ruangan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Petugas yang ada sudah bertanggung jawab dalam melaksanakaan tugasnya, kemampuan petugas sudah cukup walaupun dengan di dukung alat seadanya, kecepatan petugas dalam menangani pasien cukup optimal meskipun dalam melayani pasien rawat inap banyak kekurangan alat medis, Kenyamanan lingkungan dan fasilitas yang dimiliki ruangan rawat inap puskesmas kecamatan sukadana masih banyak kekurangan sehingga mempersulit petugas dalam melaksanakan kerjanya. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan: Petugas rawat inap di harapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pelayanan kesehatan, Menciptakan suasana yang kondusif yang di dukung oleh pendanaan yang memadai, kelengkapan sarana dan prasarana. Kata-kata Kunci: Pelayanan, Rawat Inap, Puskesmas Kecamatan Sukadana
KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH FARID SETIADY NIM. E21110006
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Pegawai Di Kecamatan Sungai pinyuh Kabupaten Mempawah. Teori yang digunakan yaitu teori Dwiyanto (dalam Pasolong, 2010:178) yang terdiri dari Produktivitas, Kualitas Pelayanan Dan Responsivitas. Sedangkan Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Produktivitas masih belum efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan jumlah sumber daya manusia atau stafnya masih terbatas sehingga tidak mampu untuk menghandel pekerjaan apabila menumpuk, jadi seringkali pekerjaan menjadi timpang tindih dikarenakan 1 orang mengerjakan beberapa pekerjaan. Selain itu juga, masih terdapat beberapa pegawai yang tingkat pendidikannya SLTA yang mengakibatkan rendahnya kemampuan dan keterampilan pegawai untuk menggunakan sistem pelayanan berdasarkan informasi dan teknologi. Pelayanan masih belum memuaskan karena terhambatnya ketersediaan sarana dan prasarana sehingga setiap pekerjaan  menjadi terhambat dan selain itu juga pelayanan di Kecamatan Sungai pinyuh tidak berjalan sesuai aturan karena memerlukan waktu yang lama. Kurangnya responsivitas pegawai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya terhadap pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Sungai pinyuh Kabupaten Mempawah dikarenakan oleh terbatasnya kemampuan dan keterampilan pegawai sehingga kinerja pegawai menjadi tidak maksimal. Sesuai dengan program yang sudah berjalan sebagai bentuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdapat sebagian program yang tidak terpenuhi secara maksimal seperti pelayanan administrasi dan pelayanan dalam bentuk infratruktur. Saran dalam penelitian ini sebenarnya perlu adanya penambahan personil/staf. Perlu meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pekerjaan. Perlu meningkatkan sumber daya manusia dengan menambah kemampuan dan keterampilan setiap personil didalam melaksanakan pelayanan sehingga sesuai dengan aturan. Kata-kata Kunci: Kinerja Pegawai,Kecamatan Sungai pinyuh, Kabupaten, Mempawah
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA MARSIANA LIANCE NIM. E01107003
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.846 KB) | DOI: 10.26418/publika.v3i4.509

Abstract

Permasalahan yang terjadi dalam implementasi PKH di Kecamatan Pontianak Utara yaitu pertama, sosialisasi yang belum optimalseperti kurangnya informasi mengenai kebijakan PKH, siapa saja yang berhak memperoleh PKH, biaya apa saja yang menjadi tanggungan PKH, serta apa saja sanksi yang dikenakan apabila tidak memenuhi kewajibannya. Akibat dari kurangnya sosialisasi tersebut masih ada RTSM yang mengalami pemotongan bantuan karena tidak memenuhi kewajibannya. Kedua, sikap kurang peduli petugas instansi terkait pelayanan kesehatan terhadap peserta PKH yang tidak hadir sesuai jadwal yang sudah ditentukan untuk diberi pelayanan atau pembinaanserta kurang disiplin pendamping di UPPKH. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model kebijakan implementasi menurut Brigman dan Davis yaitu sosialisasi, perilaku atau sikap implementor, dan koordinasi antar organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi dalam proses implementasi PKH di Kecamatan Pontianak Utara belum dilakukan dengan baik. Hal ini dilihat dari proses penyaluran informasi yang belum efektif dan kejelasan informasi yang diterima oleh masyarakat masih belum jelas terkait PKH.Sikap implementor khususnya pendamping PKH di Kecamatan Pontianak Utara belum sepenuhnya menunjukan sikap yang baik dalam mendukung pelaksanaan program. Dampak yang dirasakan peserta program adalah semakin meningkatnya penggunaan fasilitas pendidikan dan kesehatan oleh anak usias ekolah, ibu hamil serta anak Balita. Peneliti menyarankan bahwa perlu peningkatan terhadap proses sosialisasi PKH serta perlunya upaya mempercepat tindaklanjut pengaduan yang telah disampaikan, sehingga diharapkan apresiasi pesert aterhadap program tersebut menjadi lebih baik lagi. Kata-kata Kunci: Implementasi Program KeluargaHarapan (PKH), Kemiskinan
PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR PEMERINTAH DESA DI DESA NGARAK KECAMATAN MANDOR KABUPATEN LANDAK RAISA YOSEFHIN NIM E01112147
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.877 KB) | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1552

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia pada Pemerintah Desa Ngarak Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah indikasi relatif masih rendahnya kemampuan aparatur pemerintah Desa Ngarak dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan desa. Selain itu juga tidak semua dari aparatur pemerintah Desa Ngarak pernah mengikuti kegiatan pelatihan. Teori yang digunakan adalah teori Simamora, dimana Pengembangan Sumber Daya Manusia dilaksanakan melalui pelatihan, pengembangan dan edukasi. Paradigma kualitatif dangan jenis penelitian deskriptif merupakan pendekatan yang digunakan untuk menyusun penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah Desa Ngarak tidak pernah mengadakan kegiatan PSDM bagi aparaturnya dan hanya mengikuti kegiatan pelatihan yang diadakan lembaga lain sehingga tidak semua aparatur pernah mengikuti pelatihan. Pemerintah Desa Ngarak ada mendapatkan pelatihan mengenai administrasi desa, namun karena kurangnya pengawasan sehingga pelaksanaan administrasi desa menjadi kurang diperhatikan dan diprioritaskan.  Kata-kata Kunci : Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), Aparatur, Pemerintah Desa.

Page 15 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue