cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA DI DESA KALON KECAMATAN SELUAS KABUPATEN BENGKAYANG IRAWATI NIM. E1012161140
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2355

Abstract

Permasalahan dalam implementasi kebijakan Alokasi dana Desa (ADD) ini yaitu Desa Kalon belum memiliki pendapatan asli Desa sebagaimana ketentuan yang disebutkan dalam UU Nomor 06 tahun 2014, Hal ini disebabkan oleh masih minimnya kualitas SDM yang dimiliki oleh Kepala Desa dan Aparatur Desa untuk memaksimalkan potensi Desa,”  Penggunaan ADD Desa Kalon belum berjalan dengan efektif karena ADD lebih banyak digunakan untuk biaya operasional  penyelenggaraan pemerintahan Desa.Fokus penelitian ini adalah “Efektivitas Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Kalon Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang”. perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “ Mengapa Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Kalon Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang  Tahun Anggaran 2017 Belum Efektif ?.” Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas implementasi kebijakan  ADD Desa Kalon Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayan Tahun Anggaran 2017”.Teori yang digunakan adalah menurut Riant Nugroho (2006: 52) yaitu empat “tepat” keefektifan yakni kebijakannya sudah tepat, pelaksanaannya sudah tepat, target kebijakan sudah tepat dan lingkungan kebijakan sudah tepat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ketepatan kebijakan ADD di Desa Kalon Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang berjalan cukup lancar.  Namun demikian apabila dikaitkan dengan pencapaian tujuan, pelaksanaan ADD di Desa Kalon Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang kurang berhasil. Meskipun tujuan peningkatan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, telah terlaksana secara optimal, namun belum berjalan secara efektif. Kata kunci : Implementasi, efektifitas, Alokasi Dana Desa.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KURANG EFEKTIFNYA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BERAS UNTUK RUMAH TANGGA MISKIN DI KELURAHAN BANGKA BELITUNG LAUT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA Nina Ardiagarini E.01107122
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.914 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i3.221

Abstract

The research was conducted to investigate the factors that cause the ineffectiveness of policy implementation of rice for poor households (Raskin) in Kelurahan Bangka Belitung Laut Kecamatan Pontianak Tenggara. This is a qualitative research. The data was collected through observation in order to get an overview of the object. Meanwhile the primary data obtained through interviews supported by archival examination, collection of files and documents, and other materials related to the research. To know the validity of the data, the researcher used triangulation method. The results showed that the factors that led to the lack of effectiveness implementation of the policy include: (1) The agents of the policy implementation do not obey the command and the rules; (2) The policy function was not running such as the lateness of the distribution of Raskin and the indiscipline action of the agents in public service; (3) Miss point in achieving the target of Raskin. Based on the research, the advices to be considered are: (1) The understanding and ability of the agent of the policy about Raskin in various kind of things related to the implementation of Raskin policy need to be improved; (2) The need of regular meeting at least once a month between the people in charge of the Raskin policy and the people who receive Raskin is necessity in order to discuss about the program improvement and the problems raised on the field; (3) The delivery of clear information and socialization to the society related to the purposes and advantages of Raskin policy is needed. Keyword: Implementation effectiveness, the obedience of the policy agent, the fluency of the policy function, and the right target. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) DI KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS HENDI NIM. E01112081
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.361 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i4.1213

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja “Implementasi Kebijakan Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di Kecamatan Galing Kabupaten Sambas yang belum terlaksana secara optimal. Belum optimalnya implementasi kebijakan tersebut terlihat dari timbulnya permasalahan yang ada di lapangan seperti masih banyak usaha kecil yang berada di Kecamatan Galing tidak memiliki izin usaha dari Pemerintah Kabupaten Sambas dan kurangnya pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Sambas terhadap usaha kecil yang tidak memiliki izin usaha perdagangan. Untuk menganalisis permasalahan yang terjadi, maka penulis menggunakan teori Purwanto dan Dyah Ratih Sulistyastuti sebagai pisau analisis. Teori Purwanto dan Dyah Ratih Sulistyastuti diharapkan mampu memberikan gambaran dan penilaian sejauh mana para pelaksana kebijakan melaksanakan tujuan yang telah ditetapkan dalam kebijakan tersebut. Ada enam variabel yang mempengaruhi kinerja implementasi menurut Purwanto dan Dyah Ratih Sulistyastuti yaitu kualitas kebijakan itu sendiri, kecukupan input kebijakan, ketepatan instrumen yang dipakai untuk mencapai tujuan, kapasitas implementor, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, kondisi lingkungan geografi, sosial, ekonomi, dan politik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan bahwa ada beberapa variabel yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan sehingga tujuan yang ingin dicapai belum terealisasi dengan baik. Pertama, kapasitas implementor terutama dibidang pengawasan masih belum berjalan optimal disebabkan kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak terkait. Kedua, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran dimana pengusaha kurang mendukung dikarenakan apabila pengusaha memiliki SIUP maka mereka wajib membayar pajak yang telah ditetapkan sedangkan penghasilan tidak menentu. Ketiga, kondisi lingkungan geografi, sosial, ekonomi, dan politik dimana kondisi lingkungan baik itu geografi, sosial, dan ekonomi masih sangat tinggi pengaruhnya untuk mendukung berjalannya suatu kebijakan di Kecamatan Galing terutama untuk pengusaha yang wajib memiliki SIUP. Saran dari penelitan ini yaitu dari kapasitas implementor terutama dibidang pengawasan harus ditingkatkan lagi dan memberi sanksi kepada pengusaha apabila tidak memiliki SIUP. Kedua karakteristik dan dukungan kelompok sasaran yang mana pengusaha diberi arahan dan sosialisasi tentang pentingnya SIUP. Ketiga dari kondisi lingkungan geografi, sosial, ekonomi dan politik terutama dibidang geografi yang mana pemerintah harus memberikan kemudahan dalam mengurus SIUP. Kata-kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, SIUP, Pengusaha
FENOMENA SOSIAL PADA PEKAN GA WAI DAYAK ("Baroah" Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Sompak Kabupaten Landak.) Y. SAMSUNI NIM. E1042131013
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i2.2123

Abstract

Tujuan  penelitian   ini adalah  untuk  mengetahui   faktor-faktor   penyebab   fenomena sosial   disela-sela    gawai   dayakbaroah    Di   Desa   Tebing   Tinggi   Kecamapatan Sompak    Kabupaten    Landak.    Lokasi   penelitian    adalah   Desa   Tebing   Tinggi, kecamatan    sompak,   Kabupaten    Landak,   karena   lokasi   ini   diketahui    banyak terdapat     masyarakat     yang    berwenang-wenang      karena    tuak   penelitian     ini merupakan  penelitian  kualitatif.  Teknik  pengumpulan   data yang digunakan  adalah wawancara,    observasi,    dan   dokumentasi    hasil   penelitian    ini   mengungkapkan bahwa  dari  hasil  banyak  terdapat   masyarakat   disela-sela   gawai  dayak,  terdapat perselisihan,   perjudian,   dan  pergaulan  bebas,  faktor  ini disebabkan   arak  dan  tua, Arak  dan   tuak  ini  karena   menggandung    alkohol   yang   cukup   kuat   dan   bisa membuat   pribadi   kita  menjadi   lupa  diri,  maka  terjadi   lah  fenomena-fenomena yang tidak di inginkan,  seperti perselisihan,  perjudian  dan pergaulan  bebas. Kata-kata kunci:  pekan  gawai,  fenomena,  perselisihan,  perjudian  dan pergaulan  bebas
PERILAKU PENATAAN DAN PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA PONTIANAK Roma Filani E.01107102
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.273 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i1.99

Abstract

Regarding the administration and management of green space in the city of Pontianak related to the behavior ofstakeholders in the implementation. This study used qualitative methods and do descriptively in depth, as wellas the methods used to help the research is done by observation, interview guides and documentation. Theresults of this study found that there has not been any active role among the stakeholders in the city to realize thepresence of green space, which according to the Spatial Planning Act 26 of 2007 that requires the city have anallocation of 30% green space. The absence of legislation Keywords: the behavior of stakeholder, positive participation, implementing of professionalism
EVALUASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) DI KELURAHAN BANGKA BELITUNG LAUT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA INTAN PUJI LESTARI NIM. E01111082
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3701.334 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i1.950

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam pelaksananaan PNPM-MP pada tahun 2012 masih terdapat masyarakat yang tidak memahami dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan PNPM-MP menyebabkan kurang berhasilnya kegiatan-kegiatan PNPM-MP.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi PNPM Mandiri Perkotaan di Kelurahan Bangka Belitung Laut.Teori yang digunakan untukmengevaluasi PNPM-MP adalah  dengan menggunakan kriteria evaluasimenurut Dunnyang bertujuan untuk mengukur keberhasilan program atau kebijakan publik yakni: efektivitas, efesiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan.Metode penelitian  yang digunakanadalah metode penelitian deskriptif, pendekatan kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan kegiatan PNPM-MP mencakup 3 bidang yaitu bidang lingkungan, bidang sosial dan bidang ekonomi. Adanya PNPM-MP dapat membantu pada tataran pemerintah, kecamatan dan kelurahan. Karena kegiatan PNPM-MP dalam bidang lingkungan yang bisa ditangani dalam skala pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dalam skala yang kecil. Pada tahun 2012 tidak dilaksanakan kegiatan bidang sosial yang berbentuk kegiatan pelatihan. Karena kegiatan pelatihan pada tahun 2011 hanya sebatas formalitas. Kegiatan PNPM-MP dalam bidang ekonomi yang berbentuk kegiatan pinjaman dana bergulir sudah dikelola dengan baik. Pinjaman dana bergulir hanya akan dipinjamkan dengan kelompok-kelompok yang sudah memilik usaha. Pinjaman dana bergulir dijadikan modal usaha. Namun, masih ada beberapa KSM pinjaman dana bergulir yang menunggak.Saran yang dapat diberikan adalah semestinya kegiatan bidang ekonomi berbentuk pinjaman dana bergulir dengan pengembaliannya tidak berbunga. Kata-kata Kunci:   Evaluasi, PNPM-MP, Kriteria evaluasi, Bidang lingkungan, Bidang sosial, Bidang ekonomi
PENGAWASAN DINAS KOPERASI USAHA MIKRO DAN PERDAGANGAN TERHADAP PEDAGANG DI PASAR BELIMBING KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK SYARIF MAH AFHANDY NIM. E1011131117
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengawasan telah dilakukan  dan apa saja faktor yang menyebabkan pedagang di Pasar Belimbing kembali Berpindah ke ruas jalan Jl. Komodor Yos Sudarso depan gg. Belimbing dengan mengunakan penelitian deskriptif dan metode pendekatan kualitatif. Dalam Pengawasan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan terhadap pedagang di Pasar Belimbing Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak peneliti menggunakan teori Manajemen dari Siagian, yaitu: pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan langsung yang dilaksanakan Diskumdag dengan, inspeksi langsung, observasi langsung dan laporan ditempat menemukan beberapa faktor yang menyebabkan terkendalanya pengawasan langsung tersebut, yaitu : karena terkendalanya waktu, sehingga belum ada solusi untuk pedagang yang belum mendapatkan meja/kios di Pasar Belimbing, serta menyebabkan tidak adanya tindak lanjut terhadap keluahan yang disampaikan oleh pedagang. Sedangkan pengawasan tidak langsung dengan laporan lisan dan laporan ditempat menemukan beberapa faktor yang menyebabkan terkendalanya pengawasan tidak langsung tersebut, yaitu : Kurangnya respon/tanggapan dari Kabid Pasar menyebapkan tidak ada tindaklanjut atas laporan yang disampaikan dari pedagang ke staf bidang pasar yang turun kelapangan. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Penambahan tenaga Bidang Pasar  sesuai dengan kebutuhan dan penempatan yang diperlukan dan dilakukan secara rutin. Serta Kabid pasar seharusnya menindaklanjuti atas laporan yang dibawa oleh staf bidang Pasar Kata-kata Kunci: Pengawasan, Pedagang, Pasar Belimbing
PARTISIPASI MASYARAKAT PENDONOR DARAH (Studi Di Palang Merah Indonesia Kota Pontianak) SYAFRIZAL NIM. E01109037
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.169 KB) | DOI: 10.26418/publika.v4i1.570

Abstract

Pada penelitian ini peneliti meneliti tentang upaya yang dilakukan oleh PMI Kota Pontianak untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya di UDD PMI Kota Pontianak. Permasalahan mengenai rendahnya partisipasi masyarakat pendonor darah sukarela di UDD PMI Kota Pontianak ini menjadi sangat menarik mengingat kebutuhan akan ketersedian darah bagi masyarakat di PMI Kota Pontianak sangat besar. Penelitian ini dibahas dengan menggunakan teori jenis-jenis partisipasi dari Sastropoetro dalam hal partisipasi dengan pikiran, partisipasi dengan tenaga, partisipasi dengan pikiran dan tenaga (partisipasi aktif), partisipasi dengan keahlian, partisipasi dengan barang, partisipasi dengan uang, dan partisipasi dengan jasa-jasa. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah dari sub-bab pembahasan diketahui bahwa ada partisipasi masyarakat di UDD PMI Kota Pontianak yaitu partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat dengan pikiran, partisipasi ini dilakukan masyarakat dengan memberikan kritik serta saran di UDD PMI Kota Pontianak; partisipasi dengan barang, partisipasi ini dilakukan dalam bentuk darah melalui kegiatan donor darah di  UDD PMI Kota Pontianak; partisipasi dengan uang, Partisipasi masyarakat ini dalam bentuk Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) yaitu sebesar Rp.250.000,00 untuk satu kantong darah berdasarkan peraturan gubernur yang dibebankan oleh UDD PMI Kota Pontianak kepada masyarakat yang membutuhkan darah; dan partisipasi dengan jasa-jasa, partisipasi dengan jasa-jasa ini dilakuakan oleh masyarakat dalam bentuk bantuan promosi, sosialisai dan pemuatan berita-berita tentang rendahnya partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah di UDD PMI Kota Pontianak baik di media cetak maupun elektronik. Saran dari penilitian ini adalah peneliti menyarankan kepada UDD PMI Kota Pontianak untuk membuka diri agar masyarakat dapat berpartisipasi dengan bentuk tenaga, pikiran dan tenaga (partisipasi aktif) dan keahlian di UDD PMI Kota Pontianak berdasarkan teori jenis-jenis partisipasi dari Sastropoetro yang belum pernah dilakukan di UDD PMI Kota Pontianak. Kata-kata kunci:  Meningkatkan, Partisipasi Masyarakat, Donor Darah, Pendonor Darah Sukarela, PMI Kota Pontianak
KINERJA PALANG MERAH INDONESIA KOTA PONTIANAK DALAM PENYEDIAAN DARAH DI KOTA PONTIANAK TARMIZI MUHAMMAD YUSUF NIM. E01112075
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i3.1595

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah fenomena ketersediaan pasokan darah di Palang Merah indonesia Kota Pontianak yang tidak memenuhi kebutuhan atau permintaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja Palang Merah Indonesia Kota Pontianak dalam penyediaan darah di Kota Pontianak. Penulis menggunakan indikator kinerja dari Agus Dwiyanto, yaitu: Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responsibilitas, dan Akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja Palang Merah Indonesia Kota Pontianak dalam Penyediaan Darah di Kota Pontianak sudah cukup baik namun perlu adanya peningkatan. Ditinjau dari produktivitas dapat dikatakan belum maksimal karena hasil yang dicapai belum memenuhi semua target yang telah ditetapkan sebelumnya. Ditinjau dari kualitas layanan dapat dikatakan belum maksimal, hal tersebut disebabkan karena minimnya jumlah pegawai Palang Merah Indonesia Kota Pontianak. Ditinjau dari responsivitas dapat dikatakan cukup baik, hal ini ditunjukkan dengan adanya respon yang cepat dari Palang Merah Indonesia Kota Pontianak terhadap laporan dari masayarakat, namun perlu ditingkatkan kembali sosialisasi tentang kegiatan donor darah, sehingga masyarakat mengerti dan memiliki kesadaran untuk melakukan donor darah secara rutin dan sukarela. Ditinjau dari responsibilitas dapat dikatakan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya upaya dari Palang Merah Insonesia Kota Pontianak yang senantiasa melaksanakan tugasnya sesuai dengan SOP dan petunjuk teknis yang ada. Ditinjau dari akuntabilitas dapat dikatakan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya pelaksanaan kegiatan oleh Palang Merah Indonesia Kota Pontianak yang menyesuaikan situasi dan kondisi masyarakat, serta adanya transparansi dalam penyaluran dan penggunaan dana. kemudian senantiasa melaksanakan tugasnya sesuai dengan SOP dan petunjuk teknis yang ada. Kata-kata Kunci: Kinerja Organisasi, Donor Darah, Kota Pontianak
THE EVALUATION OF CURRICULUM 2013 POLICY AT SDN 03 KUALA MANDOR B KUBURAYA REGENCY Trifornia Ernawati NIM. E1011151087; H Sugito *; Sitorus *
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.283 KB) | DOI: 10.26418/publika.v8i4.2504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengevaluasi implementasi kebijakan kurikulum 2013 di SDN 03 Kuala Mandor B , Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini di dasari pada fenomena permasalahan yang terjadi yaitu rendahnya kemampuan guru dalam menerapkan prinsip-prinsip kurikulum 2013 dan minimnya sarana dan prasarana sekolah. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian Deskritif ekploratif dengan menggunakan metode Kualtitatif. Subjek dalam penelitian yakni Ketua Pengawas Tingkat Sekolah Dasar Kecamatan Kuala Mandor B, Kepala Sekolah SDN 03 Kuala Mandor B, Guru kelas 1 dan 4, Komite Sekolah, Orang tua murid , Siswa kelas 1 dan 4. Hasil dari penelitian ini yaitu Implementasi kebijakan kurikulum 2013 di SDN 03 Kuala Mandor B sudah di terapkan namun belum berjalan dengan optimal karna masih terdapat kendala yaitu Guru masih belum memahami prinsip-prinsip kurikulum 2013 pada proses pembelajaran,masih kurangnya sarana dan prasarana sekolah, kurangnya pengawasan dari Pengawas Tingkat Sekolah Dasar Kecamatan Kuala Mandor B, rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam membaca dan belajar dan kurangnya perhatian orang tua siswa terhadap pendidikan anak. Rekomendasi penelitian ini adalah Guru-guru dapat memahami dan menerapkan 14 prinsip-prinsip kurikulum 2013 dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, di harapkan Pengawas Tingkat Sekolah Dasar Kuala Mandor B dan Kepala Sekolah dapat lebih serius dalam melakukan pengawasan yang lebih intensif untuk melihat kinerja guru dan kondisi sekolah dalam proses implementasi kebijakan kurikulum 2013 di sekolah. Kata Kunci : Evaluasi kebijakan, Kurikulum 2013, Sekolah Dasar. THE EVALUATION OF CURRICULUM 2013 POLICY AT SDN 03 KUALA MANDOR B KUBURAYA REGENCY By : Trifornia Ernawati 1* NIM. E1011151087 Dr.H.Sugito,M.Si 2 , R.L.Sitorus,S.E,M.Si 2 *Email: trifornia.ernawati11@gmail.com 1. Student of Public Administration Program Study of Social and Political Sciences Faculty of Tanjungpura University Pontianak. 2. Lecturer of Public Administration Program Study of Social and Political Sciences Faculty of Tanjungpura University Pontianak. ABSTRACT The purpose of this research was to study and evaluate the implementation of curriculum 2013 policy at SDN 03 Kuala Mandor B, Kubu Raya Regency. This research was based on the phenomenon of problems that occur such as the low ability of teachers to apply the principles of curriculum 2013 as well as the lack of school facilities and infrastructures. In this study, the researcher used a type of exploratory descriptive research by using a qualitative method. The subjects in this study were the chief suppervisor at the Primary School level of the Kuala Mandor B sub-district, the school principal of the SDN 03 Kuala Mandor B, the teachers of grade 1 and 4, school committees, parents of students, and the students of 1st and 4st grades. The results of this study indicate that the implementation of policy of curriculum 2013 at SDN 03 Kuala Mndor B has been carried out. However,it has not run optimally due to some obstacles such as teachers who still do not understand the principles of curriculum 2013 in terms of learning process implementation. Moreover, there are still lack school facilities and infrastructure,lack of supervision from the primary school level supervisors of Kuala Mandor B sub-district, low interest and ability of students in reading and learning, not to mention, lack of parents’ attention to children’s education. The recommendation generated from this study is that teachers need to understand how to apply the 14 principles of curriculum 2013 regardding the process of teaching and learning activities in school. Thus, both supervisors and school principals at Kuala Mandor B Elementary School level are expected to be more serious in cunducting more intensive supervision in order to see teachers’ performance and school conditions regarding the process of implementing the curiculum 2013 policy in schools. Keywords : policy evaluation, curriculum 2013, Elementary Scholl.

Page 16 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue