cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
IMPLEMENTASI FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA TANJUNG MERPATI KECAMATAN KEMBAYAN KABUPATEN SANGGAU NIM. E01110074, NOVIE YULIANTI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1565

Abstract

Tujuan penelitian ini adalahuntuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan  Implementasi fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Tanjung Merpati Kecamatan Kembayan Di Kabupaten  Sanggau belum efektif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman dan motivasi anggota BPD Tanjung Merpati dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Mengapa Implementasi fungsi Badan Permusyawaratan Desa di Tanjung Merpati Kecamatan Kembayan  Kabupaten Sanggau belum efektif?”Subjek penelitian dalam penelitian ini terdiri dari,  penelitian, maka ditetapkan subjek penelitian yaitu : Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Kepala Desa, Sekertaris Desa dan Masyarakat  Hasil penelitian yang penulis peroleh dilapangan diketahui bahwa proses komunikasi sosialisasi yang dilakukan oleh BPD di Tanjung Merpati sangat minim, dalam menginformasikan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang fungsi BPD dalam pemerintahan desa, hanya lewat pertemuan di tingkat  desa, dengan mengundang beberapa tokoh tokoh masyarakat, dengan tidak menyampaikannya langsung masyarakat desa, sehingga proses komunikasi berjalan tidak maksimal.Faktor sumber daya manusia yang dimiliki BPD masih  rendah sebab dari 7 orang anggota BPD hanya 2 orang saja yang berpendidikan SMA yaitu Ketua dan Wakil Ketua BPD, sedangkan yang lainnya berpendidikan SMP 1 orang dan 4 orang berpendidikan SD atau sederajat. Dalam melaksanakan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Di Desa Tanjung Merpati Kecamatan Kembayan Di Kabupaten Sanggau telah menunjukkan sikap dan komitmen yang cukup baik dalam menjalankan fungsinya, dapat terlihat dari kerja sama antara BPD dan Pemerintah Desa dan melibatkan masyarakat dalam menyusun Peraturan Desa, selain itu juga dapat terlihat dari produk peraturan-peraturan desa, dan beberapa Peraturan Desa yang telah ditetapkan, hal ini menunjukan adanya usaha untuk meningkatkan pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa Implementasifungsi Badan Permusyawaratan Desa di Tanjung Merpati Kecamatan Kembayan  Kabupaten Sanggaubelum sepenuhnya berjalan dengan efektif. Saran yang dapat dijadikan pertimbangan diharapkan kepada Pemerintah  Daerah Kabupaten Sanggau untuk dapat memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anggota BPD agar memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam menjalankan tugas  dan fungsinya. Kata-kata Kunci : Implementasi. Fungsi, Badan Permusyawaratan Desa
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA PONTIANAK NIM. E1011141068, NUR AINI; *, Hj Hardilina; *, Sitorus
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1544.254 KB) | DOI: 10.26418/publika.v8i2.2463

Abstract

Penelitian ini didasari pada permasalahan mengenai belum optimalnya implementasi perlindungan anak di Kota Pontianak sehingga masih banyak ditemukan kasus yang berhubungan dengan anak dan pemenuhan hak-hak anak yang belum maksimal, faktor tersebut dipengaruhi oleh komunikasi berupa sosialisasi yang belum tepat sasaran, kekurangan sumberdaya, dan masih kurang koordinasinya antara lembaga yang bekerja sama. Adapun tujuan peneliti yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan faktor-faktor mengapa kebijakan penanganan hak- hak anak di Kota Pontianak masih belum berhasil sebagaimana tertulis dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Anak. Dalam penelitian ini menggunakan teori George C. Edwards dimana terdapat empat (4) faktor yang mempengaruhi, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penjelasan tentang bagaimana sebuah fenomena sosial terjadi dan mencari sebab – sebab dan alasan mengapa sesuatu fenomena terjadi. Hasil penelitian ini dilihat dari sisi komunikasi masih belum tepat sasaran, dari sisi sumber daya masih ada kekeurangan, sedangkan dari sisi struktur birokrasi masih kurang koordinasi. Sebagai saran dari penulis khususnya kepada pembuat kebijakan dan dinas terkait untuk memperhatikan penerapan Peraturan Daerah Tentang Perlindungan Anak. Untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Anak di Kota Pontianak dalam memenuhi dan melindungi hak-hak anak perlu diperbaiki dari komunikasi, sumberdaya, dan struktur birokrasi. Kata kunci : Implementasi, Perlindungan Anak, Hak Anak THE IMPLEMENTATION OF REGIONAL REGULATION NUMBER 4 2015 ON CHILD PROTECTION IN PONTIANAK CITY BY NUR AINI*1 NIM. E1011141068 Dr. Hj. Hardilina, M. Si.2, R. L. Sitorus, SE, M. Si.2 *Email: ainikoko@gmail.com 1. Student of Public Administration Science Program Study of Social an Political Sciences Faculty of Tanjungpura University Pontianak. 2. Lecturer of Public Administration Science Program Study of Social an Political Sciences Faculty of Tanjungpura University Pontianak. ABSTRACT This study was based on the problem of the lack of optimal implementation of child protection in Pontianak City so that there are still many cases related to children and the fulfillment of children’s right that have not been maximized. These factors are influenced by communication in the form of socialization that is not on target, lack of resources, and lack of coordination between institutions that work together. The aim of the researcher was to reveal the factors why the policy of managing children’s right in Pontianak still has not succeeded as written in Regional Regulation No. 4 of 2015 concerning child protection. In this study the researcher used the George C. Edwards chest where there were four (4) influencing factors, namely communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. This study used a qualititative approach and the type of research used was explanatory research. This study aimed to find an explanation of how a social phenomenon occurs and look for the causes and reasons why a phenomenon occurs. The result of this study indicate some aspects such as communication that is still not on target, in term of resources there are still shortcomings, while in terms of bureaucratic structure there is still lack of coordination. As a suggestion from the researcher especially to policy makers and related agencies, it in necessary to pay attention to the application of regional regulation no. 4 of 2015 concerning the protection of children in the city of Pontianak in fulfilling and protecting Children’s right, it is salient to improve communication, resources and bureaucratic structures. Keywords : Implementation, Children protection, Children’s right
PENGAWASAN TERHADAP BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PONTIANAK Retnowati E.21108054, Neni
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.498 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i3.225

Abstract

Basically management in an organization consists of four inter-related pillars, and one of the pillars of oversight is conducted by a leader against the work of its employees. Supervision carried out with the aim to prevent the occurrence of deviations and to compare the results with the employee the standards already set. This study focused on the implementation of the supervision that consists of direct supervision, indirect supervision, and supervision based on exceptions. To discuss the focus of the study, used qualitative methods and case study research conducted in the Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak. Based on the results of the study found that the implementation of the supervision in the financial part is still less than optimal so that several irregularities that often delay reporting SPJ (Letter of Responsibility), and one reason is the lack of supervision of the work of the leadership of the employees. Therefore, researchers suggest that leaders can optimize the direct supervision of the work of employees so that if errors are found in the work of an employee can be immediately corrected. Leaders are expected to be more prudent in correcting employee reports to avoid mistakes when making important decisions. If a fatal error occurs from the work of employees, leaders should implement monitoring by exception is to combine direct supervision and indirect supervision.Keywords: Monitoring Direct, Indirect Supervision, Supervision Based on Exceptions.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA PANCUR AJI YANG BERDAYA SAING DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN SANGGAU NIM. E01112175, GUSTI AZMI IHSAN MUNANDAR
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.476 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis strategi pengembangan ODTW oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sanggau. Dalam penelitian ini mengguanakan teori  Suwantoro Gamal, tentang komponen-komponen wisata, karena keterkaitan dengan strategi yang harus digunakan dalam pengelolaan dan pengembangan komponen-komponen wisata yang ada pada Objek Daya Tarik Wisata Pancur Aji.. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan belum maksimalnya pengembangan yang dilakukan dilihat dari komponen atraksi dan kegiatan wisata yaitu belum adanya atraksi pada objek wisata Pancur Aji hanya ada pentas dan taman bermain anak yang kurang diperhatikan. Dilihat dari komponen akomodasi bahwa pengembangan yang dilakukan sudah cukup baik dari segi sarana prasarana wisata, begitu juga dengan fasilitas pelayanan wisata dan transportasi untuk saat ini belum ada melihat kondisi yang belum memungkinkan serta minimnya dana yang diperlukan, namun kedepan akan ada rencana untuk diadakan. Dilihat dari komponen infrastruktur dan elemen kelembagaan sepenuh masih kurang dan belum maksimal, kurangnya pembenahan pada akses jalan masuk wisata dan belum maksimalnya kerjasama yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Diharapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengupayakan pengembangan secara optimal atau maksimal agar setiap sektor komponen wisata pada objek daya tarik wisata Pancur Aji menjadi lebih baik              Kata-kata Kunci :  Strategi Pengembangan, Pariwisata, Pancur Aji
IMPLEMENTASI PROGRAM USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH (UKGS) DI SEKOLAH DASAR NEGERI 15 SUNGAI KUNYIT KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH TAHUN 2016 NIM. E1012141011, NINA LISTIAWATI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di SDN 15 Sungai Kunyit. Jenis penelitian ini adalah eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan program UKGS di SDN 15 Sungai Kunyit belum berhasil antara lain  a) Sosialisasi yang dilakukan tidak melibatkan orangtua peserta sehingga orangtua tidak mengetahui tentang program ini. b) Sikap dan Perilaku Implementor tindakan yang dilakukan oleh guru sekolah untuk melaksanakan program UKGS juga masih belum optimal. c) Koordinasi, kerjasama yang terjalin antara perawat puskesmas dengan guru di sekolah tidak berjalan baik, serta  juga diperlukan peran orangtua dalam mengimplementasikan program UKGS. d) Kondisi sosial seperti kebiasaan yang salah dalam menjaga dan merawat kesehatan gigi dan mulut juga  menjadi penyebab tingginya angka karies gigi peserta didik di SDN 15 Sungai Kunyit. Saran bagi Puskesmas Rawat Jalan Sungai Kunyit yaitu agar lebih meningkatkan sosialisasi terutama kepada orangtua peserta didik. Kepada orangtua peserta didik sendiri, juga sebaiknya lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut anak serta memeriksakan kesehatan gigi ke Puskesmas dengan rutin 6 bulan sekali. Sehingga program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) dapat berjalan dengan baik dan berhasil. Kata-kata Kunci : Implementasi, Program, Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS)
KOORDINASI DALAM PENGELOLAAN TRANSMIGRASI DI KELURAHAN PANGMILANG KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN Irvani E.01107055, Andri
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.684 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i1.103

Abstract

The issue regarding the handling of land titles to residents in the Village Pangmilang transmigrationSouthern District singkawang related to directing activities, integrating activities and unity of agencywork in coordination. This research uses qualitative research and do pendeskriptifan in depth, as well asthe methods used to help the research is done by observation, interview guides and documentation. Theresults of this study found that the lack of coordination of various parties or work units involved in theissue of land titles transmigration citizens whether it be land, Land courtyard Keyword : directing the activities, integrating activities, employment the unity institution
KUALITAS PELAYANAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM GUNUNG POTENG KOTA SINGKAWANG DWI WIBISONO NIM. E01110003
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.502 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i1.970

Abstract

Pelayanan air bersih oleh Perusahaan Daerah Gunung Poteng Kota Singkawang masih banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat. Kualitas air yang dialirkan tidak maksimal serta penditribusian air yang tidak lancar menjadi masalah bagi masyarakat sebagai pelanggan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan PDAM Gunung Poteng Kota Singkawang. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Disini peneliti menggunakan teori indikator kualitas pelayanan yang diungkapkan Zeithaml, Berry, dan Parasuraman ( Total Quality Management, 2003:27-28), yaitu yang ditinjau dari aspek bukti langsung (tangible). Kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Hasil penelitian ini adalah pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum Gunung Poteng Kota Singkawang belum maksimal dan masih jauh dari harapan pelanggan. Dari aspek bukti langsung (tangible), PDAM belum mampu memberikan sarana prasarana yang dapat memberikan kenyamanan bagi pelanggan, dari aspek kehandalan (reliability) PDAM Gunung Poteng memberikan prosedur yang cukup mudah dipahami oleh pelanggan tapi masih belum cepat dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, dari aspek daya tanggap (responsiveness), PDAM Gunung Poteng belum maksimal memberikan respon terhadap apa yang dikeluhkan pelanggan dan cenderung lamban dalam proses penanganan keluhan tersebut, dari aspek jaminan (assurance) PDAM Gunung Poteng sudah cukup ramah dan sopan dalam melayani pelanggan, dari aspek empati (empathy) PDAM Gunung Poteng sudah memilki perhatian dan komunikasi yang cukup baik terhadap pelanggan meskipun sebagian pelanggan masih memiliki keterbatasan melakukan komunikasi yang mana penyebabnya adalah terbatasnya jumlah dari pegawai PDAM. Saran dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan air yang berkualitas, perlu diadakan pergantian pipa air yang sudah tua ataupun sarana produksi yang sudah rusak, karena dengan hal tersebut maka dapat meningkatkan nilai kualitas air maupun kontiunitas aliran air itu sendiri. Kata-Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan, PDAM.
PERAN DINAS KOPERASI USAHA MIKRO PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DI KABUPATEN KUBU RAYA SITI NURJANAH NIM. E1011141034
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i2.1852

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisi peran Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK) diKabupaten Kubu Raya. Permasalahan mengenai pengembangan Usaha Mikro Kecil di Kecamatan Rasau Jaya menarik untuk diteliti mengingat masih banyak Usaha Mikro Kecil yang belum mendapat pendampingan secara optimal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif dan teknik pegumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian sebagai Fasilitator dan Regulator dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil sudah cukup baik, namun dalam pelaksanaan nya masih kurang optimal. Sedangkan peran sebagai Katalisator dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dilaksanakan masih belum secara optimal, karena pelatihan kewirausahaan masih sangat kurang dan tingkat kepercayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) terhadap Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian masih sangat memprihatinkan. Kata-kata Kunci  :  Usaha Mikro Kecil, Peran, Pengembangan
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DANAU MUPA KENCANA DI KOTA PUTUSSIBAU UTARA MANSUR BATINSYAH NIM. E01109082
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.533 KB) | DOI: 10.26418/publika.v4i1.574

Abstract

Dalam pengembangan objek wisata Danau Mupa Kencana diduga belum dipergunakan strategi yang tepat untuk mengatasi faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi penghambat didalam pengembangannya. Pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis SWOT dengan menganalisis apa yang menjadi faktor internal seperti kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal yang  mencakup peluang dan ancaman dalam pengembangan objek wisata Danau Mupa kencana. Dalam penelitian ini peneliti mengunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriftif. Hasil dari penelitian ini adalah; Pertama, minimnya dukungan dana atau  keterbatasan alokasi dana yang diberikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu kepada DISBUDPAR  sehingga dapat menjadi penghambat dalam pengembangan objek wisata Danau Mupa Kencana. Kedua, masih minimnya sumber daya manusia (SDM) yang ada di objek wisata Danau Mupa Kencana, sehingga dengan kualitas sumber daya manusia yang rendah maka pengembangan suatu objek wisata tidak akan mudah berkembang dan maju. Ketiga, masih minimnya fasilitas pendukung serta sarana dan prasarana yang ada di objek wisata Danau Mupa Kencana. Keempat, masih minimnya pengunjung yang datang ke objek wisata Danau Mupa Kencana. Kelima, Masih terdapat faktor-faktor lain baik faktor internal maupun faktor eksternal yang mempengaruhi dalam pengembangan objek wisata Danau Mupa Kencana.Saran yang dapat dipertimbangkan untuk penelitian ini adalah pertama, Diharapkan untuk fasilitas yang sudah rusak serta yang belum ada segera diperbaiki  dan dibangun agar dengan fasilitas yang lengkap dapat membuat pengunjung semakin tertarik  untuk berkunjung ke objek wisata Danau Mupa Kencana ini. kedua, Perlunya peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang ada di objek wisata Danau Mupa Kencana karena dengan kualitas sumber daya manusia yang tinggi maka diharapkan dalam pengembangan objek wisata Danau Mupa Kencana kedepannya dapat dilakukan lebih optimal lagi.                                   Kata-kata Kunci : Strategi Pengembangan, Objek Wisata,  Danau Mupa Kencana
KINERJA DINAS PEMUDA OLAHRAGA DAN PARIWISATA DALAM PENGELOLAAN PANTAI PULAU DATOK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA RISKA FANTESA NIM. E1011131070
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i3.1604

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan dan menganalisis kinerja Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwista dalam pengelolaan Pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan mengunakan analisis kualitatif. Penelitian ini terkait dari tiga masalah yaitu kebersihan Pantai Pulau Datok, penataan pedagang kaki lima, dan POKDARWIS yang belum terlaksana dengan baik karena kinerja Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dalam pengelolaan Pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara belum optimal. Hasil penelitian ini adalah proses pengelolaan Pantai Pulau Datok oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara belum optimal dikarenakannya kurangnya pelatihan kelompok POKDARWIS, belum teraturnya penataan pedagang kaki lima (PKL), Dan kesadaran masyarakat dalam kebersihan Pantai Pulau Datok saat ini perlu ditingkatkan. Kata-kata Kunci : Kinerja DISPORAPAR, Sumber Daya Manusia, Pengelolaan Pantai Pulau Datok

Page 27 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue