cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP DISIPLlN KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT PONTIANAK TIMUR AYU LASTRINI NIM. EI011141010
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2043

Abstract

Tujuan  penelitian   ini untuk  mengetahui   dan menganalisis   pengaruh  kepemimpinan dan  lingkungan kerja  terhadap   disiplin   kerja  pegawai   di kantor  carnat  Pontianak Timur.    Permasalahan dalam       penelitian     ini  adalah    masih rendahnya    tingkat kediisiplinan      pegawai. Penelitian ini    menggunakan      pendekatan kuantitatif. Hipotesis pertama   penelitian   ini  tidak  terdapat   peagaruh;     yang signifikan   antara kepernimpinan terhadap       disiplin  kerja  pegawai   di kantor camat  Pontianak   Timur. Hipotesis kedua  ini  tidak   terdapat   pengaruh  yang   signifikan    antara lingkungan  kerja  te             aisiplin  kerja pegawai  di kantor camat  Pontianak   Timur. Hipotesis    ketiga penelitian ini tidak   terdapat   pengaruh yang signifikan    antara kepemimpinan    dan lingkungan  kerja   terbadap   disiplin  kerja pegawai      di  kantor carnat   Pontianak Timur. Penelitian    ini  dilakukan melalui uji  korelasi   product moment,   korelasi    sederhana, korelasi  ganda, regresi sederhana dan  regresi  ganda dengan  menggunakan sample 23 orang pegawai  di Kantor Camat Pontianak  Timur. Hasil   penelitian    ini  menunjukan bahwa   kepernimpinan    berpengaruh    terhadap disiplin  kerja  pegawai   di kantor  camat  Pontianak   Timur  dengan   angka  koefisien korelasi  sederhana  0,732 dengan  tingkat  hubungan  kuat, basil koefisien  determinasiR Squere  sebesar  53,6%  sisanya  46,4%  dipengaruhi   faktor  lain. Hasil penelitian   ini menunjukkan   bahwa  lingkungan  kerja berpengaruh   terhadap  disiplin  kerja  pegawai di  kantor  carnat  Pontianak  Timur  dengan  angka  koefisien  korelasi  sederhana   0.692 dengan  tingkat  bubungan  J...'lI3t,  basil koefisien  determinasi   R Squere  sebesar  47,90/0 sisanya   52,1%  dipengaruhi    faktor  lain.  Hasil  penelitian   ini  rnenunjukkan    bahwa kepemimpinan     dan  lingkungan   kerja   terhadap   disiplin   kerja  pegawai   di  kantor carnat dengan  angka  koefisien  korelasi  0,807  dengan  tingkat  hubungan  sangat  kuat, basil  koefisien   determinasi    R  Squere   sebesar   65,2%  sisanya   34,8%  dipengaruhi faktor  lain.Kata-kata Kunci:  Kepemimpinan,    Lingkungan   Kerja,  Disiplin
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAJAK PENGALIHAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) DI KABUPATEN LANDAK NAVOLLION NIM. E01110008
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.409 KB) | DOI: 10.26418/publika.v4i3.764

Abstract

Permasalahan dalam implementasi kebijakan BPHTB di Kabupaten Landak yang belum optimal adalah naik turunnya penerimaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) efek dari implementasi kebijakan pajak pengalihan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) di Kabupaten Landak. Adapun penelitian ini bertujuan mencari faktor penyebab naik turunnya penerimaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) efek dari implementasi kebijakan pajak pengalihan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Teori yang digunakan adalah teori Van Meter dan Van Horn sebagai pisau analisa dengan enam faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan, antara lain Standar dan sasaran kebijakan, Sumber daya, Hubungan antar birokrasi, Karakteristik agen pelaksana, Disposisi implementor, Kondisi sosial, ekonomi dan politik. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif perspektif deskriptif. Dengan hasil antara lain mendapati ada kecenderungan sasaran dari kampanye yang dilakukan oleh pihak DISPENDA Kabupaten Landak kurang merata hingga lapis bawah, tingginya standar NPOPTKP (Nilai Pokok Objek Pajak Tidak Kena Pajak) yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, kurang optimalnya penggunaan teknologi informasi diakibatkan rendahnya kualitas SDM, kemudian masih terdapat kelemahan dalam mengatur dan mengawasi kinerja pegawai DISPENDA dan masih kurang intens dalam menyerap informasi berupa permasalahan dari lapangan, kemudian urgensi dari penyerahan data-data tentang tanah dan bangunan, termasuk NJOP (Nilai jual Objek Pajak) sekaligus ZNT (Zona Nilai Tanah) dari lembaga terkait yang pernah melakukan pemungutan BPHTB, kemudian ada hubungan positif antara pertumbuhan penduduk yang berada di Kabupaten Landak terhadap penerimaan BPHTB, ada kecenderungan masyarakat dalam membayar pajaknya lebih rendah (moral hazard), ada hubungan positif antara laju pertumbuhan ekonomi terhadap penerimaan BPHTB, dari kondisi sosial, Kabupaten Landak berada pada rata-rata kondisi sosial dari kondisi sosial di Provinsi Kalimantan Barat, dan kondisi politik saat ini masih kental dengan politik identitas. Saran dalam penelitian ini yakni antara kepadatan penduduk, ketersediaan barang didaerah dan pertumbuhan ekonomi merupakan sesuatu yang positif untuk dijadikan peluang demi meningkatan penerimaan pajak. Mengembangkan sumber daya manusia. Lebih intensif dalam membangun jaringan antar lembaga baik secara horizontal maupun vertikal agar terjadi transfer knowledge.  Kata-kata Kunci:   Implementasi kebijakan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Faktor-faktor naik turunnya Pendapatan BPHTB.
PENGAWASAN SIARAN TELEVISI LOKAL DI KOTA PONTIANAK OLEH KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH (KPID) PROVINSI KALIMANTAN BARAT ISMUN ALI NIM. E1011131100
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme proses pengawasan yang dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Barat pada siaran televisi lokal di Kota Pontianak Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Masih adanya lembaga-lembaga penyiaran yang melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang sudah menjadi pedoman dalam penyiaran, jumlah anggota pengawas tidak sebanding dengan jumlah lembaga penyiaran televisi yang ada, Pengawasan yang dilakukan masih belum optimal karena tidak sampai 24 jam. Teori yang digunakan untuk analisis adalah dari T. Hani Handoko (2003) yaitu: 1) menetapkan .standar pengawasan (perenanaan) 2) penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan, 3) pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata, 4) perbandingan pelaksanaan kegiatan dengan standar penganalisian penyimpangan-penyimpangan, 5) pengambilan tindakan koreksi bila diperlukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis data secara kualitatif. Hasil menunjukan tahapan proses pengawasan di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimanan Barat sudah dilakukan sesuai dengan tahapan proses pengawasan yang dikemukakan oleh T. H Handoko. Temuan pengawasan masih belum optimal karena seharusnya pemantauan dilakukan selama 24 jam, sementara jumlah SDM dan peralatan tidak sebanding, pihak KPID menyebut dana sebagai kendalanya sehingga pengawasan tidak bisa terlaksana secara optimal. Kata-kata Kunci: KPID Kalimantan Barat,  Televisi Lokal
IMPLEMENTASI PROGRAM BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA TEBAS KUALA KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS Tari E1012161086 Sera; Rusdiono Rusdiono; Deni Darmawan
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.675 KB) | DOI: 10.26418/publika.v10i1.2651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai hasil implementasi program BUMDes yang dikelola oleh Pemerintah Desa Tebas Kuala. Permasalahan dalam penelitian ini adalah implementasi program BUMDes belum memberikan hasil yang optimal disebabkan karena pelaksananaan program BUMDes di desa Tebas Kuala belum sesuai dalam Peraturan Peraturan Desa Tebas Kuala Nomor 4 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Rondinelli dan Cheema (dalam Subarsono 2010, 101) yang terdiri dari : 1) Kondisi Lingkungan.  Kurangnya dukungan dan partisipasi dari masyarakat yang ada di desa Tebas Kuala karena unit yang dipilih tidak sesuai yang dibutuhkan masyarakat; 2). hubungan antar organisasi. Hubungan yang terjalin antar pelaksana BUMDes  kurang efektif, dapat dilihat dari hanya beberapa pelaksana yang dapat hadir dalam musyawarah untuk membahas permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan program BUMDes; 3). Sumberdaya Organisasi. Sumber daya manusia yang tersedia  tidak bisa memanfaatkan peluang usaha dengan optimal dan unit yang dipilih terlalu banyak sehingga dana yang tersedia tidak mencukupi; 4). Karakteristik dan kapabilitas instansi pelaksana. Kurangnya pelatihan yang diikuti pelaksana pengelola BUMDes. Tidak transparan kepada masyarakat Desa Tebas Kuala mengenai program yang dijalankan dan laporan keuangan. Adapun saran yang direkomendasikan oleh peneliti adalah masyarakat ikut serta dalam program BUMDes, menjalin hubungan baik antar pelaksana, konsisten dalam menjalankan unit usaha yang ada dan pelaksana operasional mengikuti pelatihan untuk mewujudkan berhasilnya program BUMDes di Desa Tebas Kuala.           Kata kunci : Implementasi, Hasil Program BUMDes.
KEPEMIMPINAN LEMBAGA REHABILITASI NARKOBA KALIMANTAN BARAT DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARAT LEMBAGA REHABILITASI NARKOBA WISMA SIRIH DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Karseno E.21110019
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.178 KB) | DOI: 10.26418/publika.v3i1.351

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang kepemimpinan kepala Lembaga Rehabilitasi Narkoba Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan kinerja aparat Lembaga Rehabilitasi Narkoba Wisma Sirih di  Jl. Alianyang Pontianak Kalimantan Barat, Dari latar belakang penelitian tersebut  secara umum permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:Bagaimana kepemimpinan kepala Lembaga Rehabilitasi Narkoba Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan kinerja aparat Lembaga Rehabilitasi Narkoba Wisma Sirih di Jl Alianyang Pontianak Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif memberikan gambaran, merinci dan menganalisa data pada permasalahan yang terjadi pada saat ini, serta memusatkan pada pemecahan permasalahan yang aktual. Teori yang digunakan  adalah teori kepemimpinan yang dijabarkan oleh Ki Hajar Dewantoro sebagai berikut: Ing Ngarso Sung Tulodo yang berarti bahwa seseorang pemimpin harus mampu melalui sikap dan perbuatannya menjadikan dirinya pola panutan dan di ikuti orang yang dipimpinnya.Ing Madyo Mangun Karso yang artinya berarti bahwa seseorang pemimpin harus mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi pada orang-orang yang di bimbingnya.Tut Wuri Handayani yang berarti bahwa seseorang pemimpin harus mampu mendorong orang-orang yang diasuhnya agar berani berjalan didepan dan sanggup bertanggung jawab. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemimpinan Lembaga Rehabilitasi Narkoba Kalimantan Barat tampak dalam mengarahkan bawahannya untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalamannya (baik secara formil, non formal maupun informal), serta dapat memberikan teladan baik dalam menjalin hubungan dengan masyarakat berperanan penting dalam peningkatan kemampuan kerja aparatnya, serta mampu memelihara semangat bawahan serta dapat mengatasi kesulitan/ masalah yang dihadapi bawahan dalam pelaksanaan kerja, sehingga sangat besar peranannya dalam peningkatan prestasi kerja aparatnya serta mampu memotivasi bawahan dalam meningkatkan kemampuan mereka dari waktu ke waktu, sehingga mereka dapat menghasilkan kuantitas hasil pekerjaan secara optimal. Hal ini dilakukan dengan memberikan pengarahan dan bimbingan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) setiap bawahan. memotivasi kemampuan bekerjasama dengan orang-orang lain pada para bawahannya, baik bekerjasama antar aparat maupun dengan masyarakat setempat yang membutuhkan pelayanan. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan publik yang optimal,memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan mengenai pekerjaan yang sesuai dengan kecakapan dan pengalamannya. Hal ini mendorong bawahan benar-benar bertanggung jawab atas hasil pekerjaan tersebut sehingga kinerja aparat meningkat. Kata Kunci : Pimpinan, Kinerja dan Narkoba.
PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR CAMAT KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS PARAMIDA NIM. E01112165
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.667 KB) | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1503

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelayanan administrasi kependudukan pada pembuatan e-KTP yang dilaksanakan di Kantor Camat Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Judul Skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan yang terkait dalam pelayanan pembuatan e-KTP yaitu kurangnya tanggapan petugas terhadap  waktu  dalam proses penyelesaian pembuatan e-KTP, kurangnya kecermatan petugas dalam melakukan pelayanan dan kurangnya kenyamanan di lokasi ruang pelayanan. Penelitian ini mengggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dimensi pelayanan publik dari Tjiptono tentang pelayanan prima dipengaruhi oleh dimensi kecepatan, ketepatan, kenyamanan.Berdasarkan wawancara dan hasil observasi bahwa pelayanan yang diberikan petugas/aparatur belum memenuhi harapan.Hasil penelitian ini dilihat dari 3dimensi  yaitu 1.Kecepatan:  kurangnya tanggapan petugas terhadap  waktu  dalam proses penyelesaian pembuatan e-KTP. 2.Ketepatan: kurangnya kecermatan petugas dalam melakukan pelayanan.3.Kenyamanan:kurangnya kenyamanan di lokasi ruang pelayanan. Diharapkan petugas/aparatur agar lebih menghargai waktu pelayanan, kepastian waktu penyelesaian pembuatan e-KTP, kecermatan dalam proses pelayanan di tingkatkan, dan lebih memperhatikan  kebersihan dan kerapian ruang pelayanan serta menambah alat-alat perlengkapan perekaman e-KTP di Kantor Camat Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Kata-kata Kunci: Pelayanan Prima, Administrasi Kependudukan, e-KTP
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA TENAGA KONTRAK PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BENGKAYANG HENDRIK NIM. E1013141037
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2299

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pengembangan tenaga kontrak. Permasalahan belumoptimalnya kebutuhan pelatihan, menentukan sasaran dan materi pelatihan serta menentukan metode pelatihan tenaga kontrak terutama yang berkaitan dengan program di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan jenis penelitian deskritif dengan pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan sumber daya tenaga kontrak dalam menjalankan tugas dan fungsinya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, belum terlaksana secara optimal. Hal tersebut terlihat dari aspek 1) analisis kebutuhan Diklat kepada tenaga kontrak belum terlaksana sesuai dengan harapan, di bidang Pendidikan dan Kebudayaan; 2) Menentukan sasaran dan materi pelatihan yang dilihat dari aspek efektivitas masih rendahnya tingkat pemahaman tenaga kontrak peserta diklat terhadap materi diklat yang diperlukan; 3) Metode diklat yang dilaksanakan kepada tenaga kontrak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara efektif dan aplikatif, belum sesuai dengan harapan. Hal tersebut terlihat dari belum adanya relevansi materi diklat yang diperlukan, di bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Saran atau rekomendasi dalam proses pengembangan sumber daya tenaga kontrak pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang  perlu mengetahui dan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan (training needs) yang berkaitan dengan masalah-masalah kinerja tenaga kontrak di dalam organisasi khususnya di bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Kata Kunci:  Pengembangan, Sumber Daya, Tenaga Kontrak
IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KOTA PONTIANAK Aboy E.21108002
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.628 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i3.198

Abstract

Tuberklosis (TB) remains a major public health problem in Indonesia. In an effort to eradicate TB defined morbidity, mortality and transmission of TB control in accordance with the vision. This study focused on the organization, interpretation, and application. Foci are discussed with qualitative methods and case studies in the health center in the village of East Pontianak District. From the research it was found that the organizations implementing TB control program has been run in accordance with the procedure but can not walk well and reports required by the manager has not produced complete. As for the aspect in the interpretation of the TB control program in the clinic most nurses do not fully understand TB control procedures because they lack training. In applying the TB control program is still lacking. Therefore, the researchers recommend that the organization's focus on performance evaluation by the head of health center physicians to conduct TB diagnosis. As for the suggestion to focus interpretation to apply sanctions to officials who do not do their job properly. As for the suggestion to focus on the application to add a number of special officers involved in the TB control program. Keywords: Implementation of Tuberculosis Control Program, Health Center
KINERJA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DI DESA SEPANGAH KECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK ESO NIM. E21112079
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.749 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1165

Abstract

Tujuan penelitian ini di maksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai permasalahan Kinerja Kepemimpinan Kepala Desa di Desa Sepangah Kecamatan Air Besar Landak masih belum optimal karena masih rendah terkait menggunakan kekuasaan membuat aktivitas dikantor Desa Sepangah sejauh ini tidak ada terlihat setiap hari saat jam kerja membuat kegiatan pemerintahan desa juga menjadi terhambat. Lemahnya kemampuan kepala desa melakukan tranformasi visi misi sehingga sulit mewujudkan keberhasilan visi misi desa secara optimal dimana minimnya pembangunan fisik di Desa Sepangah oleh kepala desa karena menurunnya tingkat partisipasi. Selain itu kurangnya penyediaan pelatihan bagi perangkat desa untuk mengembangkan kemampuan diri sejauh ini tidak diadakan kepala desa. Teori dalam penelitian ini mengacu pada kinerja kepemimpinan menurut Syaroni (2007:40) kinerja kepemimpinan adalah hasil prestasi kerja pemimpin dalam Penggunaan kekuasaan; Tranformasi visi dan misi; Pemberdayaan; Mobilisasi; Memotivasi; Bimbingan dan Pengarahan; Komitmen. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menggambarkan bahwa Kinerja Kepemimpinan Kepala Desa Di Desa Sepangah Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak belum optimal terkait dalam menggunakan kekuasaan, tranformasi visi misi, pemberdayaan, mobilisasi, memotivasi, bimbingan dan pengarahan serta komitmen masih rendah karena tidak dijalan dengan penuh tanggung jawab yang baik.Kata Kunci: Kinerja Kepemimpinan, Kepala Desa
KINERJA PEGAWAI BAGIAN KEUANGAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG TOMY NIM. E1013141002
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2059

Abstract

Adapun   yang  menjadi tujuan  dalam  penelitian ini  adalah  untuk menganalisis  kinerja  pegawai  dalam  sistem pelaporan keuangan di Bagian Keuangan DPRD Kabupaten Bengkayang dan untuk  menganalisis faktor apa saja yang  mempengaruhi  kinerja pegawai dalam  sistem  pelaporan keuangan di Bagian Keuangan DPRD Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini mengunakan  metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif Data  primer cliperoleh dari  lapangan dengan   cara observasi, dan  melaksanakan wawancara,  sedangkan data  sekunder diperoleh dari kepustakaan melalui tinjauan pustaka, dok:umentasi yang dianggap_ relevan dengan masalah penelitian ini,Hasil Penelitian adalah Kinerja Pegawai di lingkungan Bagian Keuangan DPRD Kabupaten Bengkayang dalam Sistem  Pelaporan  Keuangan  belum    maksimal.   Kinerja   pegawai    dalam   Sistem   Pelaporan   Keuangan   di lingkungan DPRD Kabupaten Bengkayang antara Jain  menyangkut; Pelimpahan wewenang  merupakan bentuk kepedulian atau  untuk menyelesaikan pekerjaan secara bertanggungjawab. Pegawai  Bagian Keuangan DPRD Kabupaten Bengkayang cenderung bekerja dengan orientasi  pada  hasiJ  dan selesainya pekerjaan yang  menjadi bidang tugasnya.Kata Kunci:  Kinerja, Pelaporan Keuangan,  Disiplin

Page 25 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue