cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM USAHA KECIL MENENGAH DI KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH (Studi Pada UKM Berkah Usaha di Desa Sungai Batang) Andris NIM. E1011151001; Zulkarnaen *; R.L. Sitorus *
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i3.2502

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi strategi pemberdayaan masyarakat melalui program Usaha Kecil Menengah di Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah yang bertempat pada UKM Berkah Usaha di Desa Sungai Batang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti mendeskripsikan secara komprehensif melalui pengumpulan data dengan melakukan wawancara, dokumentasi dan pengamatan tentang strategi pemberdayaan masyarakat melalui program Usaha Kecil Menengah. Penelitian dilakukan didasari pada fenomena yang terjadi yaitu masih rendahnya tingkat produksi pengolahan ikan lele, kurang optimalnya pengunaan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk serta kemasan produk yang belum terlalu baik bagi ketahanan produk, yang dikemas oleh anggota UKM Berkah Usaha yakni hanya bertahan 1-1,5 bulan saja. Dengan mengunakan salah satu aras atau matras pemberdayaan yaitu aras mezzo diharapkan anggota UKM Berkah Usaha dapat mendapatkan pemberdayaan lewat pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi melalui dinas terkait khususnya Dinas Penanaman Modal Koperasi UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMKUKMPTSP) Kabupaten Mempawah Bidang UKM agar tiap anggota UKM Berkah Usaha mempunyai peningkatan kesadaran, pengetahuan, keterampilan supaya mampu memecahkan masalah yang dihadapi terutama dalam hal peningkatan produksi, pengemasan produk, pemasaran dan promosi produk agar tujuan untuk mengoptimalkan potensi desa yaitu ikan lele dapat berjalan secara maksimal dan kendala yang menghambat perkembangan UKM Berkah Usaha menjadi dapat terselesaikan.Kata Kunci : Strategi Pemberdayaan, UKM, Pendidikan, Pelatihan, Pemberdayaan Masyarakat COMMUNITY EMPOWERMENT STRATEGY THROUGH SMALL-SCALE BUSINESS PROGRAM IN SUNGAI PINYUH DISTRICT OF MEMPAWAH REGENCY (STUDY IN SMES OF BERKAH USAHA IN THE SUNGAI BATANG VILLAGE) Abstract The writing of this thesis is intended to identify Community Empowerment Strategy Through The Program Small Medium Enterprises In Sungai Pinyuh District Mempawah Regency which is hosted in UKM of Berkah Usaha in Sungai Batang Village. This research is a descriptive study with a qualitative approach. In this study the researcher has described in comprehensive through data collection by conducting interviews, documentation and observation about a strategy for community empowerment program through Small and Medium Enterprises. Research based on the phenomenon that occurs that is the low level of catfish production, less optimal use of social media as a means of promotion and marketing of products as well as packaging products that have not been good for the durability of the products, which are packed by members of the UKM Berkah Usaha that only lasts 1-1,5 months only. By using one of the level of empowerment , namely mezzo level. The SME is expected that the Berkah Usaha can get empowered through education and training in accordance with the problems faced through the related service , especially Investment Department in SME Cooperative and One Door Integrated Service (DPMKUKMPTSP) in Mempawah District so that each member of the SME Berkah Usaha has increased awareness, knowledge, skills to be able to solve the problems faced mainly in terms of increased production, product packaging, marketing and promotion of the product so that the goal to optimize the potential of the village in which the catfish can run maximally and obstacles that inhibit the development of the SME’s Berkah Usaha can be resolved.Keywords : Empowerment Strategy, SME, Education, Community Empowerment
PENEMPATAN PEGAWAI DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Sri Maryati E.21109016
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i1.264

Abstract

This study aims to describe and analyze the apparatus location of Economic Planning Area in Bappeda of West Kalimantan Province. Benefit theoretically as source of information science, specially in development program of Human Resource and Administrative Science State. Practically is expected as opinion contribution for the Bappeda of West Kalimantan Province, due to process the apparatus location of Economic Planning Area according to job analysis. Result of research indicate that still there are among apparatus which low education it, so that have an in with the officer performance, especially job experience covering productivity and skill work, because low involve in education and practice. Therefore, head suggested by more opening of officer opportunity to follow the education and practice. The mentioned needed to a orderliness work, because duty burden given by have down alley owned each apparatus. Keywords:  Apparatus  Location,  Education,  Productivity,  Skill Work  and  Job Experience Apparatus.
KUALITAS PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP KELAS III PADA RSUD. SUDARSO PONTIANAK ANDI ENY ROCHANI NIM. E01111035
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya pasien rawat inap di kelas III mengeluhkan jumlah ruangan yang untuk menampung pasien terbatas, setiap ruangan diisi sampai 12 orang pasien hal ini tentunya membuat ruangan menjadi panas, pendingin udara berupa kipas angin hanya 1 unit setiap ruangan. Penelitian ini menggunakan teori Parasuraman yang terdiri dari: Tangibles, atau bukti fisik, reliability, atau keandalan, responsiveness, atau ketanggapan, assurance, atau jaminan dan empathy, yaitu memberikan perhatian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif, sumber data adalah kepala ruangan kelas III dan 4 orang keluarga pasien, teknik dan alat pengumpul data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik analisi data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan, sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitiannya menyimpulkan: 1) Untuk bukti fisik (tangibles), bahwa ruangan terlalu padat sehingga pasien sulit beristirahat, tempat tidur terbatas, kurang layak dan kekurangan tabung oksigen, 2) Untuk keandalan (reliabylitas), bahwa perawat menanggapi keluhan pasien, apotik utama hanya satu, jumlah petugas kesehatan tidak sebanding dengan jumlah pasien, keluarga pasien harus merawat sendiri, petugas yang melakukan tugas belum sesuai dengan harapan pasien, 3) Untuk daya tanggap (responsiveness), bahwa masih lambannya proses administrasi, dokter spesialis jarang di tempat, pelayanan dokter ahli hanya pada hari kerja, pengambilan tindakan dilakukan melalui telpon, tenaga kesehatan sangat kurang pada saat hari libur, 4) Jaminan (assurance), bahwa pelayanan kesehatan lebih banyak dilakukan oleh perawat atau koas, prosedur pelayanan belum diketahui sepenuhnya oleh keluarga pasien, rasa aman yang diberikan staf rumah sakit belum menyentuh kesemua pasien rawat inap, keramahan dan kesopanan masih belum baik, pasien yang diutamakan adalah pasien umum dan 5) Empati (empaty), lambannya dalam memberikan pelayanan dan pasien umum selalu diutamakan. Peneliti menyarankan agar merenovasi ruang tunggu, menyediakan peralatan rumah sakit yang lebih modern, melakukan pelatihan dan pendidikan kepada petugas kesehatan mengenai, sikap petugas yang ramah membuat pasien senang dan nyaman ketika diberikan pelayanan dan kemampuan berkomunikasi antara petugas dan psien agar pasien merasa puas dirawat.Kata-kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Pasien Rawat Inap
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 58 TAHUN 2009 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI PAUD PEMBINAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK IKA SAPUTRI NIM. E1012141042
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2208

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai program pelaksanaan PAUD PKK di Kecamatan Pontianak Selatan. Permasalahan mengenai PAUD PKK cukup menarik untuk diteliti mengingat jumlah tenaga pendidik kurang dari yang dibutuhkan dan kependidikan tenaga pendidik tidak memenuhi kualifikasi akademik dan kompetensi guru yang telah ditetapkan, kemudian PAUD PKK di Kecamatan Pontianak Selatan tidak memiliki bangunan milik sendiri, dan pembagian tugas yang diberikan kepada tenaga pendidik tidak tepat pada jabatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan analisis data secara kualitatif. Selain itu, peneliti menggunakan model George C Edwards III yang mengemukakan ada empat faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi kebijakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 58 Tahun 2009 Tentang Standar PAUD yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kemampuan sumber daya yang diperlukan belum tersedia dengan efektif dan belum memiliki bangunan tersendiri, dan pembagian tugas yang tidak tepat pada jabatannya. Saran untuk permasalahan ini sebaiknya dilakukan penambahan jumlah tenaga pendidik serta sarana dan prasarana, dan anggaran lebih ditingkatkan lagi kedepannya. Kemudian memberikan instruksi yang dapat dimengerti kepada yang memberi wewenang dan menerima wewenang dilapangan supaya tidak terjadi tumpang tindih dalam menjalankan tupoksi. Kata-kata Kunci : Implementasi,PERMENDIKNAS No 58 Tahun 2009, PAUD
TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) TENTANG PERATURAN DAERAH NO 15 TAHUN 2005 DI KOTA PONTIANAK Doewiono Sasputro E.01106048
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i2.152

Abstract

This article was triggered by desire to know the enforcement of regulations done by Satpol pp Pontianak City to regulation No. 15/2005 about gaming kite. Formulation problem of this research is "How Implementation Enforcement Regulation No. 15/2005 about gaming kite by municipal police in the district of  Pontianak City". As for the purpose of this research is to identify and explain the process of enforcement of regulations done by Satpol pp Pontianak City the regulation No. 15/2005 about gaming kite. A method of research here the use writers descriptive the kind of research and engineering data used in this research is observation, techniques interview documentation, the engineering data qualitative analysis writer descriptive used technique which has been collected data qualitative tillable and analyzed.From the results of analysis showed that the implementation of the enforcement regulation No. 15/2005 which done by Satpol pp to the communities in the district of Pontianak city has been qualified by principal and functions of municipal police are already stipulated in the regulations No. 10 / 2010. Enforcement of regulations done by Satpl pp Pontianak city razia  the form field and provide outreach to the community that netted rajia about the regulation No. 15/2005. There are still many people who do not care about these regulations and the absence of regular razia conducted Pontianak city municipal police in enforcing these regulations constitute barriers to the implementation of the enforcement of regulation No 15 / 2005. Keywords: enforcement of regulations and monitoring implementation of regulation number 15/2005 by the municipal police Pontianak city.
KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DESA MEGA TIMUR KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA NANI WIJAYA NIM. E1012131082
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i2.1056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan dan menganalisis mengetahui kualitas, kuantitas dan ketepatan waktu kerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan kegiatan di Kantor Desa Mega Timur. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat pendidikan Pegawai Kantor Desa dan kurangnya pengetahuan Pegawai dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian yang penulis lakukan  diketahui bahwa Kuantitas dan kualitas kerja Pegawai sudah cukup baik. Para pegawai telah bekerja dengan cukup disiplin dalam pencapaian target pekerjaan serta menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan intruksi yang diberikan. Tercapainya kuantitas dan kualitas kerja yang cukup baik dikarenakan adanya dukungan sejumlah faktor diantaranya adanya tupoksi yang jelas, motivasi pegawai yang cukup baik, kepemimpinan yang mendukung serta sanksi yang tegas bagi pegawai yang malas. Ketepatan Waktu Pegawai  sudah cukup baik. Hal ini karena  pegawai sudah berpengalaman, serta adanya pelatihan dan bimbingan teknis tentang tupoksi. Efisiensi kerja Pegawai sudah cukup baik,  karena rata-rata pegawai telah berpengalaman.Sarana-dan prasarana kerja juga sudah cukup memadai baik dari segi jumlah maupun kualitas. Pegawai di Desa Mega Timur Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya sudah menempati kantor yang dilengkapi dengan komputer serta meja dan kursi yang nyaman untuk bekerja. Ruangan kerja juga cukup sejuk sehingga nyaman untuk bekerja.didorong oleh kebutuhan berprestasi yang tinggi. Rekomendasi dalam penelitian ini diharapkan kinerja pegawai Desa Mega Timur Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya dapat terus ditingkatkan.Yaitu dengan meningkatkan produktivitas kerja pegawai terutama dengan meningkatkan kedisiplinan, keseriusan kerja maupun meningkatkan kecepatan dalam memberikan pelayanan publik. Mengoptimalkan responsibilitas pegawai dengan memberikan pemahaman secara komprehensif tentang penerapan tatanan administrasi maupun prosedur pelayanan publik. Memaksimalkan kualitas layanan terhadap pelayanan publik terutama dengan meningkatkan pengetahuan pegawai dan kecepatan pelayanan maupun meningkatkan kebersihan lingkungan. Konsisten dalam memberikan pelayanan publik dengan akuntabilitas yang maksimal agar pelayanan publik yang ada memberikan kepuasan bagi masyarakat.Kata-kata kunci:Kualitas, Kuantitas, Kinerja Pegawai 
IMPLEMENTASI PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURUPADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT SELESTINA NIM. E1012151044
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.1972

Abstract

Penelitian ini  bertujuanuntukmengetahui Proses Implementasi Peraturan Kepala Badan Kepegawaian NegaraNomor 1 tahun 2016 tentang pelaksanaan pengalihan pegawai negeri sipil daerah kabupaten/kota yang menduduki jabatan fungsional guru dan tenaga kependidikan menjadi  pegawai negeri sipil daerah provinsi pada badan kepegawaian daerah provinsi kalimantan barat.Adapunmetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian yang penulis peroleh dilapangan diketahui bahwakomunikasi dalam Peraturan kepala badan kepegawaian nomor 1 tahun  2016 sudah berjalan cukup efektif setiap pegawai yang mempunyai hak untuk  pelaksanaan pengalihan pegawai negeri sipil daerah kabupaten/kotayang menduduki jabatanfungsional guru dan tenaga kependidikan menjadi  pegawai negeri sipil daerah provinsi pada badan kepegawaian daerah provinsi kalimantan barat, diinformasikan baik melalui surat atau webside yang tersedia di BKD Provinsi Kalimantan Barat, hanya pegawai yang mempunyai hak masih kurang untuk merespon artinya tidak segera mengurusnya sehingga target yang dilakukan belum tercapai. Sumber daya yang ada dalam implementasi Peraturan kepala badan kepegawaian nomor 1 tahun 2016 sudah tersedia dengan baik hal ini tenaga di kepegawaian di Provinsi Kalimantan Barat jenjang pendidikanpara pegawainya sudah sesuai dengan  jabatannya artinya tupoksinya sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh, sehingga tersedianya dalam implementasi peraturan kepala badan kepegawaian nomor 1 tahun 2016 sudah terdapat struktur yang jelas, sehingga para pegawai yang ingin melakukan pengusulan tidak mengalami kebingungan atau kendala. Para pegawai dalam  mengimplementasikan peraturan sudah komitmen, artinya siapa yang berhak untuk naik pangakat maka pegawai tersebut berhak untuk memperoleh haknya. Rekomendasi dalam penelitian diharapkanperlu dilakukan sosialisasi secara formal terhadap para pegawai agar pegawai tersebut memahami dan mengetahui tentang hak–haknya dan kewajibannya. Kata-kata kunci : Implementasi Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2016, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Barat
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KURANG EFEKTIFNYA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN HARGA ECERAN TERTINGGI (HET) PUPUK BERSUBSIDI DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Sugihartini Utami E.01107038
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v1i1.16

Abstract

AbstractThis study is conducted to investigate what factors that causes ineffectiveness inimplementation of highest paid retail policy of subsidized fertilizer in KecamatanSungai Raya Kabupaten Kubu Raya. In this research, the researcher used qualitativeresearch. The data was collected through observations in order to get a picture of theobject under study, while the primary data was obtained through an interview whichwas supported by archival investigation, files and documents collection, and otherresources related to the study, and to know the validity of the data the researcher usedtriangulation method. The results showed that the factors that led to the lack ofeffectiveness in implementation of the policy include: Keywords : Effectiveness of Implementation, Highest Paid Retail Policy, SubsidizedFertilizer, Purchasing Power of Farmer.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK UTARA ASRI DWI RAHAYU NIM. E01111018
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i1.1019

Abstract

Program pemberian ASI eksklusif belum terlaksana dengan baik dikarenakan belum maksimalnya penggunaan ruang laktasi dan masyarakat kurang memahami pentingnya ASI eksklusif. Selain itu, ibu yang sedang menyusui tidak diarahkan ke ruang laktasi dan masih ada bayi tidak lulus ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas program pemberian air susu ibu eksklusif di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Kecamatan Pontianak Utara. Teori yang digunakan peneliti adalah teori menurut Emitai Etzioni (Subkhi, 2013:252) yakni aspek adaptasi, integrasi, motivasi anggota, dan produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dilihat dari aspek adaptasi, kurangnya prasarana seperti tempat duduk menyebabkan tidak semua ibu dapat menyusui anaknya di ruang laktasi saat kegiatan imunisasi. Kemudian, integrasi yang dilakukan belum maksimal karena masih ada ibu yang memberikan susu formula saat berpergian dan beberapa organisasi yang terlibat kurang berperan. Selain itu, kurangnya motivasi petugas UPTD untuk mengarahkan ibu yang sedang menyusui anaknya ke ruang laktasi. Kemampuan produksi juga kurang maksimal karena kurangnya jumlah konselor ASI. Peneliti menyarankan sebaiknya pihak UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Utara menambah prasarana yang kurang, mensosialisasikan cara memerah dan menyimpan ASI, menyuruh  ibu menyusui anaknya di ruang laktasi, dan menambah konselor ASI.Kata-kata kunci: Efektivitas Program, Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif, Unit Pelaksana Teknis Daerah, Kecamatan Pontianak Utara
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TANJUNG BATU DI KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS MULYADI NIM. E01112141
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1826

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan Objek Wisata Pantai Tanjung Batu di Kecamatan Pemangkat belum ada pengembangan secara maksimal dan merata serta berkelanjutan. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori George C. Edward III (dalam subarsono,2005:15) terdapat 4 faktor yang memperngaruhi keberhasilan implementasi  yaitu Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pemuda,Olahraga,Kebudayaan dan Pariwisata dalam melakukan binaan dan arahan belum tepat sasaran dan belum ke seluruh masyarakat tanjung batu. Sumber daya yang  ada di Dinas Pemuda,Olahraga,Kebudayaan dan Pariwisata masih belum memadai terutama sumber daya manusia dan fasilitas. Disposisi merupakan karakter atau watak yang dimiliki oleh Dinas Pemuda,Olahraga,Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sambas dalam pembagian tugas sudah cukup baik hanya saja belum tepat sasaran sehingga Kebijakan Implementasi Pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Batu di Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas belum berjalan dengan maksimal dan merta. Saran dari penelitian ini perlu adanya evaluasi terhadap pelaksanaan implementasi agar nantiknya pelaksanaan dan sosialisasi yang dilakukan bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Kata-kata Kunci : Kebijakan, Pengembangan, Komunikasi, Sumber Daya,    Disposisi dan Struktur Birokrasi

Page 88 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue