cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (BPMPTSP) PROVINSI KALIMANTAN BARAT WIDATUN NIM. E21110028
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i3.762

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai Kinerja Pegawai Bidang Perizinan di kantor BPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat yang kurang optimal, seperti dalam memberikan pelayanan perizinan masih agak lama, dan sering mengalami kesalahan dalam pembuatan izin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja  Pegawai Negeri Sipil BPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat. Teori yang digunakan yaitu Teori Dwiyanto yang meliputi 5(lima) faktor yaitu produktivitas, kualitas pelayanan, resposivitas, responsibilitas dan akuntabilitas. Adapun metode penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja Pegawai Negeri Sipil BPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat  cukup optimal. Hal tersebut terlihat dari 5 indikator yang dapat menilai suatu kinerja yaitu produktivitas pegawai sudah cukup baik serta kualitas hasil pekerjaan sudah sesuai dengan ketentuan, kualitas pelayanan pegawai sudah cukup baik dalam melayani masyarakat dan memiliki kemampuan yang cukup memadai dalam memberikan pelayanan,resposivitas pegawai sudah cukup baik setiap keluhan masyarakat dapat diterima dan ada solusinya, responsibilitas pegawai juga cukup baik karena sudah sesuai prosedur dan akuntabilitas pegawai juga sudah cukup baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga berdampak pada kinerja yang cukup optimal. Rekomendasinya adalah diharapkan kepada BPMPTSP Provinsi Kalbar untuk lebih meningkatkan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat dan menempatkan pegawai harus sesuai dengan keahliannya.Sehingga diharapkan mampu bekerja secara efektif dan lebih baik serta mampu menjalankan tugas dan fungsi secara baik dan benar. Kata-kata Kunci : Kinerja, Kualitas Layanan, Responsivitas,Responsibilitas Dan Akuntabilitas
KINERJA PEGAWAI ADMINISTRASI NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SAJAD KABUPATEN SAMBAS SABANIAH NIM. E1011131067
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1771

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksud untuk menemukan dan menganalisis kinerja pegawai administrasi nikah di kantor urusan agama kecamatan sajad kabupaten sambas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu kepala kantor urusan agama sekaligus penghulu, staf administrasi, amil desa, masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesederhanaan prosedur pelayanan yang dilihat berdasarkan penyelenggara kinerja  dilakukan oleh kantor urusan agama kecamatan sajad kabupaten sambas yang sudah jelas dari pendaftaran nikah. Keterbukaan informasi pelayanan dari pihak kantor urusan agama kecamatan sajad kabupaten sambas sudah dilakukan dengan masih belum optimal terbukti dengan informasi pelaksanaan BP4 tergantung dengan situasi dan kondisi yang ada. Kepastian pelaksanaan pelayanan mengalami beberapa hal seperti mengubah jadwal dalam pelaksanaan akad nikah yang sudah ditentukan dari pihak kantor urusan agama. Tingkat profesional petugas dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat kecamatan sajad kabupaten sambas sudah baik dilihat dari kepuasan masyarakat mengenai kejelasan informasi persyaratan nikah. Sarana dan prasarana masih banyak kekurangan fasilitas seperti aplikasi, sistem informasi manajemen nikah yang disebut Simkah tidak bisa digunakan, ruang tunggu kantor urusan agama yang kecil, ruangan kantor urusan agama kecamatan sajad kabupaten sambas yang memiliki 6 ruang yaitu ruang kepala kantor urusan agama, ruang administrasi, ruang arsip, ruang ibadah, ruang nikah, dan ruang BP4, tidak memiliki loket untuk pendaftaran nikah, tempat parkir motor tidak ada sehingga parkir motor hanya bisa di tepi jalan umum. Kata-kata Kunci : Kinerja Pegawai, Kantor Urusan Agama Kecamatan Sajad
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) ARUK, WILAYAH PERBATASAN INDONESIA MALAYSIA, KABUPATEN SAMBAS Netti Mayasari E1011141077 Lingga; Rusdiono Rusdiono; Ida Rochmawati
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v10i1.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan Publik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, kabupaten sambas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif. Penelitian ini mengunakan teori dari Parasuraman, Zeithmal, dan Berry yang mengatakan ada lima indikator yang mempengaruhi kualitas pelayanan (dalam Tjiptono,2017: 158-159)yang terdiri dari : 1) Reliability,ditunjukkan dari ketepatan petugas dalam menyampaikan informasi belum cukup baik serta petugas tidak cukup detail menjelaskan setiap prosedur. 2)Responsiveness,dilihat dari tanggapan terhadap pelintas belum cukup baik disebabkan karena kurangnya jumlah petugas sehingga berdampak lambatnya pelayanan. 3)Assurance, kualitas pelayanan yang berkaitan dengan pengetahuan dan keramahan petugas masih kurang dalam memberikan pelayanan. 4) Empathy, rasa peduli untuk memberikan perhatian yang berbeda beda kepada pelintas terhadap kebutuhan yang sedang membutukan pelayanan. 5)Tangibles,kondisi fisik dan sumber daya manusia belum maksimal dengan hal hal yang terlihat dalam pelayanan seperti kerapian, kebersihan fasilitas, dan penampilan petugas. Adapun saran yang dapat peneliti sampaikan terkait penelitian ini yaitu dalam indikator Reliability perlunya memberikan pelatihan yang berkualitas kepada setiap petugas. Dalam indikator Responsiveness, sikap saling membantu dan saling mengisi bagian yang kosong tanpa melalaikan tugas utamanya. Dalam indikator Assurance, dengan cara mengupayakan pelayanan yang tidak memberatkan pelintas dan mudah dipahami. Dalam indikator Empathy, miningkatkan hubungan dan menjalin komunikasi yang bagi serta mengetahui kebutuhan pelintas. Dalam indikator Tangibles, meningkatkan penyediaan fasilitas fisik, perlunya memperhatikan ketersediaan ruang tunggu serta perlu adanya penambahan petugas dan perubahan sistem pemeriksaan yang lebih modern.  Kata kunci : Kualitas Pelayanan Publik, Perbatasan Indonesia Malaysia.
PENGARUH STRESOR KERJA INDIVIDU TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PONTIANAK Rizky Apriani E.01110010
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i1.308

Abstract

This research is meant to analyze the influence of individual job stressor on the performance of employees in the Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak. The problems identified in the title of this research is work overload received  by each employee in Water Resources and Control in Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak that can cause stress on job and degrade performance. Insufficient number of employees has also led Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak delegated a lot of work to one person.The results showed that individual job stressors with employee performance has a strong relationship with the calculation of correlation of 0,671. Individual job stressors also also a negative effect on employee performance as evidenced by F test of 14,777 and 3,844 by T test with significance 5%. This means that the higher the stress experienced by employees, the lower employee performance. Simple linear regression calculation results show that the individual job stressors have a significant effect on the performance of employees in the Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak especially on the Water Resources and Control at 45,1% and 54,9% determined by other factors. The writer suggestion are the employee should overcome the stress on job to all individual by positive ways like doing outbond, recreation, getting close to the mighty Lord, and other, because the good performance is supported by the controlled level of job stress. Keyword: Individual Job Stressor and Performance of Employees
IMPLEMENTASI INTEGRASI DATA KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DUKCAPIL) KABUPATEN MEMPAWAH YUNITA NIM. E01112007
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1498

Abstract

Penelitian ini didasari pada permasalahan mengenai integrasi data kependudukan dan pencatatan sipil yang terjadi, yaitu masih ditemukannya data kependudukan ganda, sehingga menjadi laporan kependudukan kurang akurat untuk dimanfaatkan. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan implementasi kebijakan integrasi data kependudukan dan pencatatan sipil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah. Dalam penelitian ini menggunakan teori Charles O. Jones dimana terdapat tiga (3) faktor yang mempengaruhi, yaitu tahap pengorganisasian, tahap interpretasi dan tahap aplikasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini apabila dilihat dari tahap pengorganisasian ialah sudah cukup baik dengan jumlah pegawai yang memadai, ketersediaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan penetapan manajemen yang baik. Namun, sumber daya peralatan di Dinas Dukcapil Kabupaten Mempawah masih kurang memadai terutama pada ruang tunggu dan ruang kerja sehingga ruang gerak masih kurang leluasa. Dilihat dari tahap interpretasi, pegawai Dinas Dukcapil Kabupaten Mempawah telah melakukan sosialisasi terkait integrasi data kependudukan dan pencatatan sipil agar kebijakan ini dapat berjalan dengan optimal. Sedangkan dilihat dari tahap aplikasi, pegawai Dinas Dukcapil Kabupaten Mempawah telah menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk melakukan pengumpulan dan pengolahan data kependudukan. Penggunaan sistem ini memudahkan pegawai dalam melakukan pengumpulan dan pengolahan data. Namun, untuk penyajian data masih ditemukan 1400 data kependudukan ganda dan pihak Dinas Dukcapil Kabupaten Mempawah melakukan pemutakhiran data. Kata-kata Kunci: Implementasi, Integrasi Data, Data Kependudukan dan Pencatatan Sipil
IMPLEMENTASI LARANGAN PARKIR PADA BADAN JALAN DI KOTA PONTIANAK NISRINA OKTAVIANI NIM. E1012141072
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelanggaran terhadap Implementasi Larangan Parkir Pada Badan Jalan Di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori dari Van Metter dan Van Horn. Adapun yang menjadi permasalaan yang diangkat dari penelitian ini adalah masih adanya pengunaan badan jalan sebagai lahan parkir yang mempengaruhi kepadatan dalam berlalu lintas dan minimnya patrol yang dilakukan oleh petugas Dishub sehingga masih adanya parkir di badan jalan. Hasil penelitina ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan larangan parkir pada badan jalan di Kota Pontianak adalah masih kurangnya sumber daya yang digunakan dalam Implementasi Larangan Parkir Pada Badan Jalan Di Kota Pontianak, baik itu sumber daya manusia atau implementor yang bertugas dilapangan yang melakukan patroli, sumber daya dana yang menunjang kegiatan dan sumber daya alat (sarana dan prasarana). Kemudian Komunikasi Antar Organisasi dan Aktivitas Pelaksana, masih kurangnya komunikasi dan koordinasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, baik itu komunikasi dan koordinasi antar petugas lapangan maupun dengan pihak lain seperti dinas-dinas terkait. Kemudian Sikap/kecenderungan (disposition) serta Lingkungan Ekonomi, Sosial yang kurang mendukung dan berpengaruh terhadap pelaksanaan kebijakan larangan parkir tersebut. Saran untuk penelitian ini adalah perlu adanya peningkatan sumber daya, baik sumber daya manusia, sumber daya dana dan sumber daya alat (sarana dan prasarana) yang menunjuang semua kegiatan. Kemudian perlu adanya penguatan petugas dalam melakukan penindakan kepada para pelanggar.  Kata Kunci : Implementasi, Larangan Parkir, Badan Jalan.
PERILAKU PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KALIMANTAN BARAT Anita E.21108115
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.195

Abstract

The success of an organization in achieving its goals can not be separated from the behavior of employees who interact in it. Behavior of employees is determined by many factors, among others, influenced by the capabilities, needs, or by the hope and the environment. The focus of this study refers to the main factors forming the individual or employee behavior such as attitudes, skills, and motivation of employees in the work. In discussing the focus of the study, used qualitative research methods with a case study conducted at the Biro Organisasi Sekretariat Daerah Kalimantan Barat. Based on the results of the study found that the ability of some employees still inadequate. This is because some employees have not gotten a chance to take part in education and training aimed at improving the ability of employees. Therefore, researchers suggest in order to improve work attitude, commitment, and job satisfaction of employees should be given an award for employees who have shown good performance. Leaders are expected to provide education and training to all employees to improve their ability to work. In addition, it is expected that leaders can give attention and appreciation to its employees to be motivated to work properly.Keywords: Apparatus Behavior, Employee Attitudes, Employee Ability, Motivation Employee. 
STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA PEMUDA DAN OLAH RAGA DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TANJUNG BELADANG DI KABUPATEN KETAPANG YUSTINA CITRA NINGSIH NIM. E01111001
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i4.1251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk terselenggaranya pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Belandang secara optimal, menjadikan tujuan utama wisata Pantai Tanjung Belandang dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Permasalahan dalam penelitian ini ialah abrasi pantai yang belum dapat solusi, penataan bangunan dikawasan Pantai Tanjung Belandang belum tertata dengan optimal, dan kebersihan pantai yang belum dikelola dengan baik. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan keadaan yang sebenarnya berdasarkan data dan fakta dilapangan. Untuk menganalisis permasalahan tersebut peneliti menggunakan teori dari Freddy Rangkuti yaitu analisis strength, weakness, opportunity dan treath (SWOT). Hasil penelitian ini menunjukaan bahwa abrasi pantai yang masih belum ditanggulangi, pembangunan daerah sekitar pantai yang kurang tertata dengan baik, minimnya anggaran, masalah sampah yang masih belum diperhatikan dan kondisi air yang dapat dibilang cukup keruh sehingga Disbudparpora harus lebih memperhatikan objek wisata Pantai Tanjung Belandang. Kata-kata Kunci : strategi, pengembangan, analisis SWOT
KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN SINTANG RAHMAD SUMADI NIM. E01109105
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2056

Abstract

Latar belakang  penelitian  ini mencakup pada pelayanan  perpustakaan  umum di Dinas Perpustakaan Dan  Kearsipan   Kabupaten   Sintang.  Permasalahan   yang  muncul  diantaranya   ketersediaan   sarana belum   lengkap,  kecermatan   petugas   pelayanan   perpustakaan   umum  masih  kurang,  dan  adanya kesenjangan  perlakuan terhadap  pengunjung  perpustakaan  umum. Tujuan  penelitian  pada penelitian ini  adalah  untuk   mengetahui   dan  memahami   lebih  dalam   bukti  fisik  (tangibles),   kehandalan (reliability),    empati   (emphathy)   dari   pelayanan   perpustakaan   umum.   Jenis   penelitian   dalam penelitian  ini yaitu  penelitian  kualitatif  deskriptif.  Teknik  pengumpulan  data  melalui  wawancara, observasi  dan dokumentasi.  Kemudian  untuk menguji  apakah  data yang  diperoleh  sah dan benar, peneliti  melakukan  uji kredibilitas  data  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa bukti fisik (tangibles) pelayanan   yang   belum   optimal   disebabkan    oleh   anggaran   dana   yang   terbatas,   kehandalan (reliability)   petugas  pelayanan  perpustakaan   umum  yang  masih  belum  optimal  disebabkan  oleh belum  adanya  tenaga  ahli  perpustakaan  (pustakawan),   dan  sikap  empati  (emphathy)  yang  masih kurang,  disebabkan  kurangnya  kepekaan  petugas  pelayanan  perpustakaan  umum terhadap  keluhan dan kebutuhan pemustaka,  serta ketersediaan  sarana yang masih terbatas. Kesimpulan  dari penelitian ini  ditinjau  dari  aspek  bukti  fisik  (tangibles),   aspek  kehandalan   (reliability)   dan  aspek  empati (emphathy),   bahwa  kualitas  pelayanan   perpustakan   umum  sudah  cukup  baik,  namun  beberapa masalah   yang  muncul   perlu  dibenahi   dan  ditingkatkan   agar  pelayanan   menjadi   optimal,   dan terciptanya  kepuasan pengguna layanan perpustakaan  umum.Kata-kata Kunci : Kualitas Pelayanan,  Perpustakaan Umum.
KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN SERASAN KABUPATEN NATUNA BENI SAPUTRA NIM. E21110035
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i4.826

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai Kinerja Pegawai Di Kantor Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna yang kurang optimal, seperti ketersediaan komputer untuk kegiatan administrasi yang terbatas dari segi jumlah dan kemampuan mengoperasionalkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Pegawai Di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna. Teori yang digunakan yaitu teori Dwiyanto (dalam Pasolong, 2010:178) yang terdiri dari Produktivitas, Kualitas Pelayanan Dan Responsivitas. Sedangkan Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Produktivitas masih belum efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan jumlah sumber daya manusia atau stafnya masih terbatas sehingga tidak mampu untuk menghandel pekerjaan apabila menumpuk, jadi seringkali pekerjaan menjadi timpang tindih dikarenakan 1 orang mengerjakan beberapa pekerjaan. Selain itu juga, masih terdapat beberapa pegawai yang tingkat pendidikannya SLTA yang mengakibatkan rendahnya kemampuan dan keterampilan pegawai untuk menggunakan sistem pelayanan berdasarkan informasi dan teknologi. Pelayanan masih belum memuaskan karena terhambatnya ketersediaan sarana dan prasarana sehingga setiap pekerjaan  menjadi terhambat dan selain itu juga pelayanan di Kecamatan Serasan tidak berjalan sesuai aturan karena memerlukan waktu yang lama. Kurangnya responsivitas pegawai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya terhadap pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna dikarenakan oleh terbatasnya kemampuan dan keterampilan pegawai sehingga kinerja pegawai menjadi tidak maksimal. Sesuai dengan program yang sudah berjalan sebagai bentuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdapat sebagian program yang tidak terpenuhi secara maksimal seperti pelayanan administrasi dan pelayanan dalam bentuk infratruktur. Saran dalam penelitian ini sebenarnya perlu adanya penambahan personil/staf. Perlu meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pekerjaan. Perlu meningkatkan sumber daya manusia dengan menambah kemampuan dan keterampilan setiap personil didalam melaksanakan pelayanan sehingga sesuai dengan aturan. Kata-kata Kunci: KinerjaPegawai,Kecamatan Serasan, Kabupaten, Natuna

Page 97 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue