cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
KOORDINASI KOMITE SEKOLAH DI SMA NEGERI 7 KOTA PONTIANAK Angga Sofiana Putra E.21108008
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i2.176

Abstract

Implementation of the School Committee give greater autonomy to schools. Schools have the authority and greater responsibility in managing the school, making it more independent. This study focused on the division of labor, unity of direction and actions, and cooperative relations. Foci are discussed with qualitative methods and case studies in SMAN 7 Pontianak. From the research it was found that the division of labor, unity of direction and action, cooperation has not terlaksan as expected. Therefore, the focus of the division of tasks researchers suggest that more attention to the quality and quantity of the board but how to carry out its duties and functions. Suggestions for the direction and focus of unity of action is expected to implement the unity of action by way of joint meetings. As for the suggestion to focus cooperation should have mutual understanding, co-exist, help each other, and complement each other so that the School Committee program objectives in order to achieve educational services as predefined. Keywords: Coordination Committees School, Division of Labor, Unity of Direction and Action, Equal Employment
UPAYA PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PENGUSAHA WALET MEMBAYAR PAJAK DI KABUPATEN SAMBAS MASHADIANSYAH NIM. E1012131084
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i2.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pembayaran pajak pengusaha sarang Burung Walet di Kabupaten Sambas.Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya sosialisasi kepada pengusaha walet tentang kewajiban membayar pajak, dan masih rendahnya penghasilan pajak dari sarang burung walet. Hasil penelitian yang penulis peroleh dilapangan diketahui bahwa upaya peningkatan partisipasi pengusaha Sarang Burung Walet dalam membayar pajak  Sarang Burung Walet di Kabupaten Sambas dilakukan dengan melakukan intensifikasi. Intensifikasi merupakan cara yang dilakukan  untuk meningkatkan jumlah pendapatan asli daerah dengan memperbaiki kualitas pelayanan dan prosedur keuangan yang baik  sebagai  bentuk  meningkatkan  kepercayaan masyaraka. Intensifikasi ini dimaksudkan dengan meningkatkan kualitasorganisasi dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak dan menyusun sistem informasi dan prosedur pengelolaan keuangan melalui pajak daerah.Saran yang dapat dijadikan pertimbangan yaitu diharapkan Pemerintah Kabupaten Sambas dapat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mensukseskan pelaksanaan upaya peningkatan pajak sarang burung walet. Koordinasi SKPD dalam perizinan bangunan dan pengelolaan sarang burung wallet diharapkan juga terus ditingkatkan, sehingga makin banyak pengusaha sarang burung walet yang dapat menjalankan usahanya secara legal dan patuh dalam membayar pajak sarang burung walet. Kata-kata Kunci : Pemerintah Daerah, Pajak, Partisipasi Pengusaha
STRATEGI DINAS KESEHATAN KOTA PONTIANAK DALAM MENGATASI GIZI BURUK BALITA DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA NUR FITRlYANI NIM. E 01111086
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2029

Abstract

Tujuan   dari   penelitian    ini, adalah   untuk   mengetahui     dan  menganalisis     penerapan    strategi   Dinas   Kesehatan    Dalam Kota   Pontianak    Mengatasi    Gizi  Buruk     Balita   di  Kecamatan    Pontianak    Utara.   Permasalahan     dalam   penelitian    ini adalah   tingginya    angka   penderita    gizi   buruk   di  Kecamatan     Pontianak    Utara,   Rendahnya     pengetahuan     orang   tua mengenai                gizi,   Minimnya     peran   Posyandu     dalam    meneegah  gizi   buruk.    Dari   permasalahan      dianalisis     dengan menggunakan     Teori   EVR  congruence  dari  Thomson   (l'99~9) yang  mana   terdapat   tiga  dimensi   analisis   strategi   yaitu: Environment  (lingkungan),     Value (nilai)  dan Resources (rumber   daya).   Metode   yang  digunakan    dalam   peneiitian    ini adalah   metode    deskriptif    dengan    pendekatan     kualitatif.    Adapun    hasil   penelitian     dari   penelitian     ini  adalah   Pada analisis  strategi    lingkungan     (Environment}    terkait    kaslJs   gizi   buruk    ini  pada  dasarnya  lingkungan     merupakan penyebab    atau   faktor  tidak   langsung    dari   terjadinya    s~atu   kasus   gizi   buruk   pada   balita.   Secara    tidak   langsung, lingkungan    dapat   menjadi   sumber   penyebaran    penyakit    yang  mana   penyakit    tersebut   sebagai   awal  mula   terjadinya kasus  gizi  buruk.   Saran  dalam   penelitian    ini adalah   Diharapkan untuk   Dinas Kesehatan    Kota  Pontianak   untuk   dapat memberikan     dan  melaksanakan      program    Sanitasi    yang   lebih   intensif    ke  lingkungan    yang   rawan   akan   penyakit, seperti  di daerah  Kecamatan    Pontianak    Utara  yang  dikelilingi   oleh  berbagai   pabrik   dan  industri. Kata-Kata Kunci:   Strategi   Gizi  Buruk  Balita,  Penderita   Gizi  Buruk,   Pengetahuan    Orang   Tua.
PROFESIONALISME PEGAWAI DI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA PONTIANAK YA’KHUB NIM. E21111027
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i3.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa kesesuaian antara kompetensi dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pegawai di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak. Berdasarkan hasil analisis data dilapangan ditemukan secara umum  (sekitar 85%) antara latar belakang pendidikan dengan tupoksi pegawai sudah sesuai, hanya 8(delapan) orang pegawai yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, menurut hemat penulis tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Berdasarkan aspek tingkat pendidikan, komposisi pegawai dengan tingkat pendidikan sarjana (S-1) mendominasi struktur organisasi di sekretariat DPRD kota Pontianak, antara keahlian (skill) dengan tupoksi pegawai sudah sesuai, terutama terkait dengan kesanggupan seorang pegawai dalam melaksanakan tupoksinya ditinjau dari aspek kesesuaian antara pelatihan dan kursus-kursus yang pernah diikuti oleh seorang pegawai. Sikap kerja pegawai ditinjau berdasarkan, yaitu keterlibatan kerja dan kepuasan kerja sudah cukup baik. Hanya saja waktu menyelesaikan tugas tersebut tidak sesuai SOP, dikarenakan adanya kesalahan pengetikan atau kekurang telitian dalam pengetikan.  Unsur komitmen pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya masih rendah, hal tersebut terlihat adanya pegawai yang bekerja tidak sesuai dengan SOP yang menjadi tuntutan organisasi. Berkaitan dengan nilai-nilai yang dimiliki oleh pegawai di Sekretariat DPRD kota Pontianak, merujuk pada SOP, peraturan kerja serta ketentuan kerja yang berlaku. Sebagai solusinya dikemukakan saran-saran sebagai berikut: perlu adanya penambahan pegawai baru yang sesuai dengan keahlian dan formasi yang dibutuhkan oleh Sekretariat DPRD Kota Pontianak, meningkatkan intensitas keikutsertaan pegawai dalam diklat/pelatihan dan kursus-kursus  guna meningkatkan  keterampilan/skill pegawai terhadap pekerjaanya dan pimpinan diharapkan melakukan  pendisiplinan kerja berupa pemberian peringatan agar pegawai mentaati semua peraturan organisasi dan mau merubah perilaku kerjanya. Kata-kata kunci: Pengetahuan, Keahlian, Sikap Dan Nilai-Nilai Kerja
KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SINTANG RISYA SUSANTI NIM. E.21108147
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1769

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kualitas, kuantitas serta ketepatan waktu  Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sintang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya Disiplin pegawai serta Kurangnya rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian yang penulis lakukan  menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas kerja, serta ketepatan Waktu Pegawai Negeri Sipil Badan Kepegawaian daerah Kabupaten Sintang sudah cukup baik, para pegawai telah bekerja dengan cukup disiplin dalam pencapaian target pekerjaan serta menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan intruksi yang diberikan. Tercapainya kuantitas dan kualitas kerja yang cukup baik dikarenakan adanya dukungan sejumlah faktor diantaranya adanya tupoksi yang jelas, motivasi pegawai yang cukup baik, Pimpinan juga mendorong pegawai untuk meningkatkan kompetensinya, misalnya melalui jalur pendidikan formal dengan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas kerja pegawai. Ketepatan Waktu serta profesionalisme Pegawai Negeri Sipil Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sintang, sudah cukup baik. Hal ini karena adanya penempatan pegawai sesuai latar belakang pendidikan dan keterampilan, rata-rata pegawai sudah berpengalaman, serta adanya pelatihan dan bimbingan teknis tentang tupoksi. Rekomendasi dalam penelitian ini diharapkan peningkatan produktivitas kerja pegawai terutama dengan meningkatkan kedisiplinan, keseriusan kerja maupun meningkatkan kecepatan dalam memberikan pelayanan publik, serta mengoptimalkan responsibilitas pegawai dengan memberikan pemahaman secara komprehensif tentang penerapan tatanan administrasi maupun prosedur pelayanan publik. Kata-kata Kunci : Kinerja, Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah, Kabupaten Sintang
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NO 20 TAHUN 2018 TENTANG PENGELOAAN KEUANGAN DESA DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (Studi pada Desa Sira Jaya Kecamatan Pengkadan Kabupaten Kapuas Hulu) Devi E1013161008 Elisa; Sri Maryuni; Joko Triyono
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v10i1.2643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Peraturan Menteri Daam Negeri No 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Sira Jaya Kecamatan Pengkadan Kabupaten Kapuas Hulu. Masalah dalam penelitian ini adalah aparatur desa yang belum memahami penggunaan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes), kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan kebijakan, dan adanya keterlambatan waktu pelaporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa kepada Bupati/Walikota. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan desain penelitian analisis eksploratif. Penelitian ini menggunakan teori George C. Edward III (dalam Subarsono 2005) yang terdiri dari : 1) Komunikasi, transmisi dan kejelasan informasi dalam penyampaian laporan keuangan desa belum berjalan secara optimal. 2) Sumber Daya, aparatur desa masih rendah sebab dari 7 orang aparatur desa hanya 1 orang saja yang berpendidikan S1, sedangkan yang lainnya hanya tamatan SMA dan SMP. Serta sarana dan prasarananya kurang memadai. 3) Disposisi, aparatur desa Sira Jaya telah menunjukan sikap dan komitmen yang cukup baik dalam menjalankan tugasnya; 4) Struktur Birokrasi, prosedur-prosedur kerja antara aparatur-aparatur desa dalam pembagian tugas belum sesuai dengan prosedur yang ada. Adapun saran yang direkomendasikan oleh peneliti adalah diharapkan bagi pemerintah atasan harus meningkatkan pelatihan dan pengarahan kepada pemerintah desa, aparatur desa harus aktif dan bertanggung jawab baik itu dalam pengelolaan dan penyelenggaran pemerintah desa. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan  Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
STRATEGI DINAS PENDIDIKAN KOTA PONTIANAK DALAM DISTRIBUSI GURU DI KOTA PONTIANAK Yollanda Sari E.01108092
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i1.304

Abstract

This thesis in the title “ Strategi Dinas Pendidikan Kota Pontianak Dalam Distribusi Guru di Kota Pontianak ” has the aim to know how the strategy of education departement of Pontianak to distribute teachers in Pontianak. The background of the thesis is about problems of the amount interest to teaching in the city, many teachers in the village who want to teaching in the city while the number of teachers in the city is excess for the junior high school. Result of the research indicate that distribution of the junior high school teacher is conducted by the education departement is not optimal. Junior high school teacher system and subject teacher, so there was a buildup of some teacher for the same subject. Communication both of the education departement of Pontianak and education departement of province is not still going well, it is seen from the overlap both of the decision taken by the education departement of province and education departement Pontianak. This research is conducted with descriptive research method to know the description how the alternative strategy education departemen of Pontianak for distribution teacher was conducted in December 2012 to June 2013 in the education departemen of Pontianak with the target is junior high school teachers.To realize the equal of quality education is the vision of education departemen of Pontianak. So, to secure the quality of education is needed the policy and the strategy of teacher distribution to get over the issue of inequalityKeywords: strategy, education departement, teacher distribution.
KUALITAS PELAYANAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL DIBAWAH SATU ATAP KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS WIRNA SAFIRNA NIM. E01112061
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1490

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor yang diberikan Petugas Sistem Administrasi Manunggal Dibawah Satu Atap Kecamatan Pemangkat Kabupaten SAMBAS kepada masyarakat wajib pajak. Dalam menganalisis peneliti menggunakan Teori Parasuraman, Zeithmal dan Berry dimana kualitas pelayanan dilihat dari aspek Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tangibles belum memadai seperti kursi antrian, meja, sarana informasi/papan informasi yang belum tersedia. Serta genset yang dibutuhkan ketika mati lampu. (2) Reliability dalam segi waktu dan kecepatan proses pelayanan. (3) Responsiveness dalam hal membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan khususnya masyarakat yang bingung dengan pelayanan sudah terlihat antara petugas dan pengunjung yang saling berkomunikasi. (4) Assurance terkait memberikan rasa aman kepada masyarakat wajib pajak. (5) Empathy yaitu memberikan kesan yang menyenangkan. Hal itu dapat terlihat dari sikap petugas yang menerangkan dengan sejelas-jelasnya mengenai prosedur pelayanan dan menerima kritik maupun saran dengan sepenuh hati sebagai interopeksi untuk layanan yang lebih baik. Kata-kata Kunci: Kualitas, Pelayanan, Pajak Kendaraan, SAMSAT
PENGARUH FAKTOR INTRINSIK TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK NOMI HATIJA NIM E1011141022
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2292

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menumbuhkan minat untuk berwirausaha dikalangan mahasiswa, karena mahasiswa sebagai penerus perjungan dan harapan bangsa Indonesia, dalam rangka mengabdi pada Nusa dan Bangsa, dengan membantu perekonomian masyarakat bangsa Indonesia, untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan bangsanya. Permasalahan mengenai kurangnya minat berwirausaha yang terjadi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak ini menarik untuk diteliti mengingat masih banyaknya jumlah alumni Universitas Tanjungpura yang belum memiliki pekerjaan karena keterbatasan lapangan kerja bagi lulusan perguruan tinggi. Hal tersebut mengakibatkan jumlah atau angka pengangguran terdidik Kalimantan Barat meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif dengan metode survey dan korelasional, yaitu metode yang mempelajari hubungan dua variabel atau lebih, yakni sejauh mana variasi dalam satu variabel berhubungan dengan variasi dalam variabel lain. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor intrinsik berhubungan secara positif terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh kesimpulan bahwa minat berwirausaha mahasiswa FISIP Untan rendah, hal tersebut dipengaruhi oleh faktor intrinsik dalam diri mahasiswa yang juga rendah. Saran dalam penelitian ini yaitu generasi muda atau mahasiswa harus merubah pandangannya untuk tidak hanya memiliki mental “pekerja” saja, akan tetapi lebih dari itu yaitu memiliki pemikiran yang terbuka terhadap situasi yang ada, dan berani mengambil langkah dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan orang lain melalui (entrepreneurship) sesuai dengan arah pembangunan nasional. Kata kunci : Berwirausaha, Mahasiswa, Minat, Faktor Intrinsik, Bangsa, Indonesia.
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA KEGIATAN MUSRENBANG DESA DI DESA BALAI SEPUAK KECAMATAN BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU Ignasius Chrismassiswanto Taena E.211111
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.192

Abstract

The writing of this article aims to determine the preformance community participation in village activities musrembang village hall appoint sub Belitang Hulu. This study included in the descriptive study with a qualitative analysis focusing on variable; Factor Age, Factor Gender, Factor Education, income and income, duration of stay. Results of research in the field shows that community participation in village activities musrenbang still very low because there are many rural communities that lack appoint Hall to attend every activity musrembang village. This is due to several factors that inhibit community participation asnamely, age, gender, education, occupation and income, and length of stay. Number of people who do not follow musrenbangdes relatively young because they do not have to participate but only the old folks who have to go and still a lot of women do not attend musrenbangdes. Education is still low makes no understandedmusrenbang the benefits of society and the economy is still low because most of them farm jobs, lack of any sense of belonging to the local community especially people who were the original inhabitants of the area. It is expected that the future further increase participation in every activity musrenbang villages, and each village hall appoint officials more often socialize the village to the community planning forums. Keywords: FactorAge, Factor Gender, Factor Education, workandIncome, length ofstay

Page 99 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue