Articles
617 Documents
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DI KANTOR CAMAT TELUK BATANG KABUPATEN KAYONG UTARA
Yuda Mahendra Tamura NIM. E42011094
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2972.695 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i1.1028
Upaya meningkatkan kinerja Aparatur pada kantor kecamatan adalah menjadi sebuah keharusan untuk dilaksanakan. Camat sebagai fasilitator yang berada di daerah kecamatan mempunyai peranan besar yang telah dilimpahakan untuk dapat meningkatkan kinerja parap bawahannya guna mewujudkan pembangun dalam bidang pelayanan kepada masyarakat sebagai suatu tuntutan pembangunan daerah baik daerah Kecamatan maupun daerah Kabupaten/Kota pada umumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Secara jelas tentang pengaruh kepemimpinan Camat dalam meningkatkan kinerja aparatur Pemerintah di Kantor Camat Teluk Batang, dengan metode yang digunakan adalah metode Kuantitatif dari metode dimana untuk mengetahui apakah ada pengaruh kepemimpinan Camat dan kinerja aparatur pada Kantor Camat Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh Kepemimpinan Camat dalam meningkatkan Kinerja Aparatur di Kantor Camat Teluk Batang. Memiliki pengaruh yang kuat, dilihat dari korelasi antara variabel kepemimpinan dan variabel kinerja aparatur pemerintah sebesar 0,693 termasuk pada kategori yang kuat yakni atara 0,60 – 0,799, besarnya pengaruh antara variabel kepemimpinan dan kinerja yaitu sebesar 48%, sedangkan 52% di pengaruhi oleh variabel lain.Kata-kata Kunci :Kepemimpinan, Kinerja Aparatur Pemerintah, variabel
IMPLEMENTASI PELIMPAHAN WEWENANG BUPATI KEPADA CAMAT DALAM PEMBUATAN SURAT IJIN TEMPAT USAHA DI KECAMATAN MENJALIN KABUPATEN LANDAK
ELISA DONDA SIAGIAN NIM. E42010051
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (743.309 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i2.635
Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan dalam pelaksanaan wewenang Bupati kepada Camat dalam menangani pembuatan SITU yang belum efektif sesuai dengan Peraturan Bupati Landak Nomor 3 Tahun 2005. Hal tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat Kecamatan Menjalin pemilik usaha yang belum memiliki SITU. Penelitian ini menggunakan model teori Edward III yang melihat efektivitas implementasi dari Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Kantor Camat Menjalin. Subjek Penelitian adalah Camat Menjalin, Kasi Ekbang Kecamatan Menjalin dan Masyarakat Pemilik Usaha di Kecamatan Menjalin. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Implementasi wewenang Bupati Kepada Camat berdasarkan Peraturan Bupati Landak Nomor 3 Tahun 2005.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah, delegasi wewenang yang bupati berikan kepada Camat dalam pembuatan SITU belum efektif. Komunikasi yang belum diberikan dengan baik kepada masyarakat, kemudian sumber daya keuangan yang tidak memadai dalam diberikannya sosialisasi kepada masyarakat, dan disposisi yang belum dilaksanakan dengan baik karna keterbatasan sumber daya serta panjangnya struktur birokrasi ditingkat kabupaten dalam menerbitkan SITU juga menjadi faktor penyebab belum efektifnya implementasi pelimpahan wewenang bupati kepada camat dalam pembuatan SITU. Untuk itu masukan yang diberikan adalah memberikan anggaran kepada pihak kecamatan agar sosialisasi dapat diberikakan pihak kecamatan kepada masyarakat serta dapat membuat kebijakan baru untuk menghapuskan dualisme kewenangan dalam proses pembuatan SITU yang mempengaruhi faktor struktur birokrasi.Kata-kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi
PENGARUH PEMBERDAYAAN PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR PELAYANAN WILAYAH UTAMA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KHATULISTIWA PONTIANAK
Arfhi Ajudia E.42008035
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1413.299 KB)
|
DOI: 10.26418/gov.v2i3.55
The purpose of this study is to investigate and analyze the effect of employeeempowerment on the quality of public services in the main area service office of PDAM TirtaKhatulistiwa Pontianak. This study was chosen because the authors see the phenomena and theproblems associated with the services provided. This problem is absolutely related to many factors,but the authors have alleged that good official empowerment factor will increase the maximumservice quality especially in serving the customers. This research uses quantitative perspective fortesting the hypothesis. The population in this study were all employees who work at the main areaservice office of PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak whose members is 20 employees. Theconclusion of this research is employee empowerment has a significant effect to the quality of public services by 37.3%. Therefore, quality of service will increase if ability and potentialservice providers are empowered as well as possible so it can resulting in maximum performance. Key Word : Empowerment, Quality of Public Services
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA SERUNAI KECAMATAN SALATIGA KABUPATEN SAMBAS
ADHABIBI NIM. E1032131035
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 4 (2017): Governance, Edisi Desember 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v6i4.1691
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana perencanaan pembangunan di Desa Serunai. Penulisan skripsi ini berdasarkan adanya fenomena yang terjadi di Desa Serunai yaitu pada tahap perencanaan dalam pembangunan di Desa Serunai belum optimal. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan langkah-langkah memilih topik kajian, Instrumen kunci penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan dokumentasi kemudian data yang diperoleh dianalisis serta untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber. Teori yang peneliti gunakan untuk melihat dan mendeskripsikan masalah pada proses perencanaan pembangunan di Desa Serunai adalah teori Perencanaan menurut T. Hani Handoko dalam Afifudin (2014). Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa pada Perencanaan Pembangunan Desa Serunai belum optimal. Hal ini dikatakan belum optimal karena didalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan desa kurangnya partisipasi masyaraka Desa Serunai. Pemerintah Desa perlu mengoptimalkan tahap Musyawarah Pembangunan Desa terutama kegiatan untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat mulai pada tingkat RT/RW supaya dapat mengetahui permasalahan dan kebutuhan masyarakat serta Pemerintah Desa dapat mengoptimalkan perencanaan pembangunan di Desa Serunai sesuai dengan keinginan dan terlaksana dengan baik. Saran penulis untuk Pemerintahan Desa Serunai Kecamatan Salatiga Kabupaten Sambas mengenai Perencanaan Pembangunan di Desa Serunai adalah: dalam partisipasi masyarakat juga perlu untuk ditingkatkan yaitu dengan mewajibkan unsur yang ada di Desa seperti Masyarakat, Kepala Dusun, RT/RW, BPD, LPM dan Kepala Desa bersama perangkat Desa hadir dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan. Kata Kunci: Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan Pembangunan
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISPASI MASYARAKAT PADA PEMBANGUNAN JALAN DI DESA NANGA AWIN KECAMATAN PUTUSSIBAU UTARA KABUPATEN KAPUAS HULU
ELISA NIM. E42011039
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.235 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v4i3.677
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran Kepala Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Pembangunan Jalan di Desa Nanga Awin Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu. Judul skripsi ini diangkat oleh karena Partisipasi masyarakat yang tergolong rendah hal ini terlihat dari daftar hadir musrenbang berlangsung di Desa Nanga Awin. Kesimpulan dalam Penelitian ini adalah Peran Kepala Desa sudah baik namun dari Perangkat Desa yang belum mendukung penuh setiap apa yang telah kepala Desa lakukan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan menumbuhkan kembali partisipasi masyarakat, partisipasi masyarakat tergolong rendah baik partisipasi melalui Survey dan Konsulatsi Lokal, serta dalam memanfaatkan Petugas Lapangan, partispasi masyarakat masih tergolong rendah sehingga pembangunan khsususnya pembangunan jalan terkendala.Kata-kata Kunci : Peran Kepala Desa, Partisipasi Masyarakat, Masyarakat Desa.
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT
Noprianus Hendro E.42008042
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1692.562 KB)
|
DOI: 10.26418/gov.v2i1.67
This Paper writing slated to know about style and leadership quality on Camat's Office Gorged, in givesand increase job Motivation on Camat's Office Clerk Gorged after quality and performance in give service tosociety and Region progress. In application motivates not only of someone or of side outer (ekstrinsik) , but also ofthyself (intrinsik) . On this paper researcher works through about how Camat's leadership attitude in motivate itsclerk, and how increases clerk job motivation in works at Camat's Office Gorged. Formula about problemobservational it is how application motivate lead to clerk at Gorged Office. Thus, to the effect of observational it issubject to be know lead motivation application to clerk at Camat's office Gorged. This research utilize kualitatif'sapproaching by methodics descriptive research. This observational location at Camat's Office Gorged GorgedRegency. Subjek is research is Camat, sekcam, Kasi / kasubbag and staff at Camat's Office Gorged. Conclusion inobservational it that motivates that given by Camat's lead just fine, Although extant many constraints namely thereare some oknum reducing clerk is ardour in working, on clerk work relation is still less congruity, and onPrasarana's facility and Medium Camat's Office Gorged. with so as down clerk job motivation. Therefore ofchairman of Camat can give that motivation is working with every consideration. This observationalrecommendation for to the fore it noticed by clerk work relation, prasarana's medium and the better facility again.Key word: Camat's office Gorged, Application Motivates Lead and Motivation of its Clerk, Prasarana's mediumand Office Facility.
PENGAWASAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA TERHADAP PELAKSANAAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DESA DI DESA SUNGAI JAGA A KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN BENGKAYANG TAHUN 2017
EGO SETIAWAN NIM. E1031141015
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 7, No 4 (2018): GOVERNANCE, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/%governance.v7i4.2264
Penulisan skripsi ini diangkat berdasarkan identifikasi akan adanya fenomena yang terjadi berkaitan dengan pengawasan BPD yang belum optimal terhadap rencana kerja pembangunan Desa di desa Sungai Jaga A. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana teknik pengawasan BPD terhadap rencana kerja pembangunan desa di desa Sungai Jaga A. Peneliti menggunakan teori Siagiaan yang memuat 2 (dua) teknik pengawasan yaitu: 1) Pengawasan langsung adalah mengawasi secara langsung kegiatan yang sedang dilakukan dengan cara on the spot observation dan on the spot report terhadap persiapan, perencanaan, dan pelaksanaan pembangunan. 2) Pengawasan tidak langsung merupakan pengawasan yang dilakukan melalui laporan yang disampaikan oleh para bawahan baik itu tertulis maupun lisan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Badan Permusyawaratan Desa, Kepala Desa, dan Tokoh Masyarakat desa Sungai Jaga A. Hasil penelitian ini adalah pada saat persiapan pengawasan BPD cukup baik hanya saja masih rendahnya partisipasi masyarakat pada saat diadakan sosialisasi yang berkaitan dengan pembangunan desa. Pada saat perencanan pengawasan BPD mengalami kendala terhadap minimnya dana yang diperuntukkan pada program pembangunan desa sehingga program yang direncanakan terhambat dan belum berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. Selanjutnya, pada saat pelaksanaan pengawasan BPD belum sepenuhnya optimal. BPD melaksanakan pengawasan terkesan baru melakukan perbaikan pada awal tahun saja dimana anggaran alokasi dana desa didapati baru BPD melakukan evaluasi terhadap program yang sudah dijalankan. Kata Kunci: Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa, Rencana Kerja Pembangunan Desa, Teori Siagian.
Evaluasi Program Pembuatan Akta Kematian Di Kabupaten Kubu Raya (Suatu Studi Kecamatan Rasau Jaya)
Ferry Try Ananda E42012005
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.416 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v5i4.1262
EVALUASI PROGRAM PEMBUATAN AKTA KEMATIAN DI KABUPATEN KUBU RAYA(Suatu Studi Kecamatan Rasau Jaya) Ferry Try Ananda Program Studi Ilmu Pemerintahan Kerjasama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat E-mail : ferrytrieananda@yahoo.com ABSTRAK Ferry Try Ananda (E42012005): Evaluasi Program Pembuatan Akta Kematian Di Kabupaten Kubu Raya (Suatu Studi Kecamatan Rasau Jaya). Skripsi: Program Studi Ilmu Pemerintahan Kerjasama Universitas Tanjungpura dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah minimnya minat masyarakat dalam pembuatan akta kematian di Kabupaten Kubu Raya khususnya, Kecamatan Rasau Jaya. Skripsi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembuatan akta kematian di Kecamatan Rasau Jaya. Untuk mengevaluasi program pembuatan akta kematian, peneliti menggunakan teori evaluasi yang mengarah pada proses yaitu menggunakan tipe evaluasi proses deskriptif, aspek yang digunakan yaitu : Fasilitas, sumber daya digunakan dalam kebijakan dan Kebijakan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pelaksanaan program pembuatan akta kematian ditingkat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah terlaksana dengan baik, dari fasilitas, sumber daya informasi (sosialisasi), dan kebijakan sesuai dengan petunjuk. Namun ditingkat Kecamatan Rasau Jaya dan dua Desa yaitu Desa Rasau Jaya Umum dan Rasau Jaya I, dalam pelaksanaanya belum sesuai dengan petunjuk teknis dan pelaksanaanya, hal ini disebabkan karena fasilitas, sumber daya informasi (sosialisasi), dan kebijakan sesuai dengan petunjuk belum diterima oleh pihak desa, sehingga pelaksanaan kepengurusan akta kematian tidak bisa dilaksanakan, dan hal tersebut berdampak pada minimnya minat masyarakat dalam mengurus akta kematian di Kecamatan Rasau Jaya. Kata Kunci : Evaluasi, Proses, Akta Kematian
PENGARUH KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DI KANTOR CAMAT BELITANG HILIR KABUPATEN SEKADAU
IKRA DINATA NIM. E42011076
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2016): GOVERNANCE, Edisi Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.203 KB)
|
DOI: 10.26418/gov.v5i2.712
Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kompetensi dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja aparatur pemerintah di Kantor Camat Belitang Hilir Kabupaten Sekadau. Judul ini diangkat berdasarakan permasalahan kinerja aparatur yang belum seluruh sasaran dicapai secara maksimal. Jenis penelitian ini adalah eksplanasi yaitu jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun juga hubungan antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan hubungan kausal. Penelitian ini diawali dengan melakukan pengamatan awal dan pengajuan usulan penelitian kemudian membuat dan menguji validitas dan reliabilitas kuesioner. Setelah itu, kuesioner disebarkan kepada responden dan dianalisis dalam laporan penelitian (skripsi) dengan bantuan software SPSS 22. Lokasi penelitian di Kantor Camat Belitang Hilir Kabupaten Sekadau. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat koefisien korelasi ganda (R) sebesar 0,890 dengan arah hubungan yang positif dan persamaan regresi berganda Y = 15,296 + 0,239X1 + 0,149X2. Selanjutnya dari perhitungan koefisien determinasi diperoleh R Square sebesar 79,3% yang menunjukan besarnya pengaruh kompetensi dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja aparatur di Kantor Camat Belitang Hilir. Hasil tersebut membuktikan bahwa kompetensi dan budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja aparatur di Kantor Camat Belitang Hilir Kabupaten Sekadau, sedangkan sisanya 20,7% adalah faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sehingga saran yang diberikan atas penelitian ini adalah Kantor Camat Belitang Hilir Kabupaten Sekadau untuk terus mengembangkan kompetensi dan menciptakan budaya organisasi yang baik guna meningkatkan kinerja aparatur di Kantor Camat Belitang Hilir Kabupaten SekadauKata-kata Kunci: Kompetensi, Budaya Organisasi, Kinerja Aparatur
HUBUNGAN PENGAWASAN PIMPINAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH DI BAGIAN TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SAMBAS
Lastri E.42009001
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 2 (2013): GOVERNANCE, Edisi Agustus 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (577.545 KB)
|
DOI: 10.26418/%governance.v2i2.319
This thesis is aimed to analyze the relationship between the leadership of the effectiveness of the surveillance apparatus in Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Sambas Regency. The title of this essay concerns raised by poor working effectiveness and the lack of oversight that most of the leadership at Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Sambas Regency, so in this paper will analyze whether there is a relationship between the effectiveness of supervisory leadership. This study uses a quantitative explanation of the pattern of associative interactive or reciprocal relationship. This research was conducted with several stages beginning with the pre research first, make a research design to proceed with the proposed research, to test the validity of data, followed by analyzing and collecting data both primary and secondary, and forwarded to a research report (thesis). Research sites in Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Sambas Regency. The samples were all employees at Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Sambas Regency, amounting to 9 people. The conclusion of this research is going strong and positive relationship between supervisory leadership to employee effectiveness in Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Sambas Regency. The level of the relationship between the leadership of the effectiveness of supervisory employees is 47.47% and the remaining 52.53% is determined by other factors not examined in this study as factors environmental characteristics, worker characteristics, organizational characteristics and management factors such as planning, organizing, actualizing that can support that level of effectiveness of employees in Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Sambas Regency is getting better.Keywords: Supervision Leadership, Work Effectiveness.