cover
Contact Name
Sri Sugiarsi
Contact Email
jurnalijhim@gmail.com
Phone
+6281804501090
Journal Mail Official
jurnalijhim@gmail.com
Editorial Address
Jl.Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah 57722 Telp.0271-494581
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM)
ISSN : -     EISSN : 28072596     DOI : https://doi.org/10.54877
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) is a scientific journal managed by Study Program of Health Information Management Applied Bachelor and Diploma 3 of Medical Record and Health Information, STIKes Mitra Husada Karanganyar. IJHIM contains research publication in medical record, health information management, health information technology, health information system, health quality management, hospital statistic, and coding. The frequency of IJHIM publication is three times in a year (February, June, and November). The focus and scope of IJHIM is in the field of Health Information Management with the following themes: Medical Record Management Health Information Clinical Audit Coding Audit Medical Record audit Health Information Technology Health Information System Health Service Statistic
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024)" : 18 Documents clear
ANALISIS PERBEDAAN KECEPATAN PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN PADA METODE PENDAFTARAN ONSITE DAN ONLINE DI RUMAH SAKIT JASA KARTINI TASIKMALAYA Nadiroh Trisnasari, Widya; Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes; Trismianto Asmo Sutrisno, ST, M.Kom
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.122

Abstract

Kecepatan pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan pada metode onsite adalah 15menit, sedangkan pada metode online yaitu 10 menit dari 10 pasien yang telah diobservasi.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan,mengetahui kecepatan pelayanan pendaftaran pasien pada metode onsite dan metode onlineserta mengetahui perbedaan kecepatan pelayanan pendaftaran pasien pada metode onsitedan metode online. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakanpendekatan komparatif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya pada bulanDesember 2022. Populasi berjumlah 11.505 pasien.dan sampel 110 pada masing-masing metodependaftaran. Penentuan besar sampel dilakukan dengan mengambil rumus lemeshow danpengambilan sampel dilakukan secara sistematis random sampling. Cara pengumpulandata dengan pedoman observasi dengan alat ukur stopwatch. Analisis data penelitiandengan analisis univariat dan alanisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitianditemukan rata-rata kecepatan metode onsite yaitu 13 menit 91 detik dengan kategori tidakcepat sebanyak 70 (63,6%) dan kategori cepat sebanyak 40 (36,4%) sedangkan rata-ratakecepatan metode online yaitu 9 menit 2 detik dengan kategori tidak cepat sebanyak 33(30%) dan kategori cepat sebanyak 77 (70%) bahwa ada perbedaan kecepatan pelayananpendaftaran pada metode onsite dan metode online pada nilai p= 0,0001(≤0,05) denganselisih waktu 4 menit 71 detik;
ANALISIS PERBEDAAN KELENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR RINGKASAN PULANG PADA PERIODE SEBELUM DAN SESUDAH AKREDITASI DI RSUD KOTA SALATIGA arifiyanti, nita
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.140

Abstract

Kelengkapan formulir ringkasan pulang adalah hal yang sangat penting dalam pengolahan berkas rekam medis, di mana formulir ini memiliki berbagai macam fungsi di antaranya sebagai dokumen abadi saat berkas rekam medis dimusnahkan, sebagai surat kontrol pasien post opname, serta sebagai salah satu kelengkapan berkas klaim BPJS maupun asuransi yang lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kelengkapan pengisian formulir ringkasan pulang pada periode sebelum dan sesudah penilaian akreditasi LARS- DHP. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik, teknik pengumpulan data adalah analisis kuantitatif dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling, jumlah sampel 100 berkas rekam medis dari total jumlah populasi 2240 berkas rekam medis. Pengolahan data dengan bantuan SPSS menggunakan uji statistik Fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan kelengkapan formulir ringkasan pulang periode sebelum penilaian akreditasi sebesar 74% atau sebanyak 37 berkas rekam medis, ketidaklengkapan sebesar 26% atau sebanyak 13 berkas rekam medis. Kelengkapan formulir ringkasan pulang periode sebelum penilaian akreditasi sebesar 60% atau sebanyak 30 berkas rekam medis, ketidaklengkapan sebesar 40% atau sebanyak 20 berkas rekam medis. Tidak ada perbedaan antara kelengkapan pengisian formulir ringkasan pulang dengan penilaian akreditasi LARS- DHP di RSUD Kota Salatiga. Kata Kunci : Kelengkapan, Ketidaklengkapan, Formulir Ringkasan Pulang Kepustakaan : 15 (2009- 2021)
HUBUNGAN KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PADA PASIEN RAWAT INAP DENGAN PERSETUJUAN KLAIM BPJS DI RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN Dwi Hapsari
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.146

Abstract

Ketepatan kode diagnosis merupakan penulisan kode diagnosis penyakit yang sesuai dengan klasifikasi yang ada di dalam ICD-10. Kualitas hasil pengodean bergantung pada kelengkapan diagnosis, keterbacaan tulisan dokter, serta profesionalisme dokter dan petugas koding. Koding sangat penting dalam sistem pembiayaan prospektif yang akan menentukan besarnya biaya yang dibayarkan ke Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan ketepatan kode diagnosis dengan persetujuan klaim pasien rawat inap BPJS Kesehatan di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1514 berkas. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin maka didapatkan sampel sebanyak 93. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Cara pengumpulan data dengan observasi menggunakan checklist dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data yang digunakan yaitu univariate dan bivariate. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pengodean diagnosis tepat 76 (81,7%) dan tidak tepat 17 (18,3%), sedangkan persetujuan klaim BPJS Kesehatan layak sebanyak 78 (83,9%) dan tidak layak sebanyak 15 (16,1%). Berdasarkan uji statistik Fisher Exact Test Ho ditolak dan Ha diterima sehingga disimpulkan bahwa Ada hubungan antara ketepatan kode diagnosis dengan persetujuan klaim pasien rawat inap BPJS Kesehatan di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
ANALYSIS OF THE ACCURACY OF THE DIAGNOSIS CODE AND METHODS BEFORE AND AFTER VERIFICATION ON THE MEDICAL RECORDS OF BPJS PATIENTS IN RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO Dian Sulastri
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.150

Abstract

Cases of pending BPJS Health claims are still a problem, as many as 9.7% (79) of medical records. This study aims to analyze differences in the accuracy of diagnosis codes and procedures before and after verification in the medical records of BPJS patients at dr. Soediran Mangun Sumarso. This type of research is comparative analysis. A population of 806 medical records with a sample size of 261 was taken through random sampling technique. Method of collecting data through observation and unstructured interviews. Data analysis using the chi square test. The results of the study showed that there was a significant difference between the accuracy of the diagnosis code and the procedures before and after verification at dr. Soediran Mangun Sumarso.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN PENDAFTARAN ONLINEPASIEN RAWAT JALAN DENGAN KEPUASAN PASIEN JKN DI RSUD KABUPATEN TEMANGGUNG WAHYU ANGGRAENI, NURUL; Asmo Sutrisno, Trismianto; Sri Sugiarsi , Sri
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.154

Abstract

Background:The quality of online registration services is important because it is a form of consumer assessment of the level of service received and the level of service expected. Objective: This study aimed to analyze the relationship between the quality of online registration services for outpatients and the satisfaction of JKN patients at the Hospital of Temanggung Regency. Methods: This research was an analytical research with a quantitative approach and a cross-sectional research design. The number of samples in this study were 99 people selected using simple random sampling technique. Retrieval of data through interviews using a questionnaire that had previously been tested for validity and reliability.Results: The results of the chi-square analysis showed that there was a relationship between the quality of outpatient online registration services and JKN patient satisfaction (p value 0.000 <0.05). Conclusion: The study concluded that there was a relationship between the quality of outpatient online registration services and the satisfaction of JKN patients at the Hospital of Temanggung Regency.
PELAKSANAAN PELAPORAN REKAM MEDIS DI RSUD Ir Soekarno Sukoharjo Nunik Maya; Lestari, Tri; Purnama, Iput; Ferryana, Ety
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.165

Abstract

Pelaporan rumah sakit merupakan suatu alat organisasi yang bertujuan untuk dapat menghasilkan laporan secara cepat, tepat dan akurat dengan terlebih dahulu melalui pengumpulan data dari unit-unit terkait dengan periode yang telah ditentukan merupakan salah satu tujuan dari pelaksanaan pelaporan rumah sakit. Jenis laporan rumah sakit dibedakan menjadi dua, yaitu laporan internal dan eksternal rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Jenis Pelaporan Rekam Medis di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo , mengetahui alur penyusunan pelaporan, dan mengetahui kendala pelaporan. Jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang realistis dan objektif tentang pelaksanaan pelaporan rekam medis di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Subjek adalah petugas rekam medis di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo sejumlah 3 orang PMIK. Objek adalah pelaporan rekam medis di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil : Jenis pelaporan yang dilaksanakan di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo adalah pelaporan internal dan eksternal rumah sakit. Dalam pelaksanaanya dilaksanakan manual dan elektornik melalui sitem Aplikasi RS Krakatau Hospital System (KHS), alur penyusunan laporan sudah sesuai dengan SOP No Yan/04/26/RM/XI/2022 tentang pelaporan internal Bagian Rekam Medis. Kendala yang ditemui yaitu adanya keterlambatan dalam pengumpulan data.
an Analysis of the Relationship Satisfaction Index and Interest of Patient Re-visits at UPTD Puskesmas Menden: Analisis Hubungan Indeks Kepuasan dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien di UPTD Puskesmas Menden Iklas setyawan
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.169

Abstract

Pendahuluan : Kepuasan pasien adalah harapan pasien yang ditimbul sebagai akibat dari dalam upaya melakukan peningkatan kualitas mutu pelayanan kesehatan sedangkan Minat kunjungan ulang merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan untuk menggunakan layanan kembali dari fasilitas kesehatan dikemudian hari. Berdasarkan data awal Survei indeks kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Menden dilaksanakan pada tahun 2022 dengan indeks kepuasan sebesar 83.34% masih terdapat pasien yang tidak puas. 3 (tiga) dari 5 (lima) pengunjung menyatakan tidak minat berkunjung ulang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Indeks Kepuasan dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien di UPTD Puskesmas Menden. Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif melalui pendekatan observasional analitik. Menggunakan rancangan Cross Sectional dengan jumlah sampel 103 responden dengan uji Statistik Chi Square. Hasil : p-value sebesar 0.001 < nilai α (alpha) = 0.05, Maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks kepuasan dengan minat kunjungan ulang pasien di UPTD Puskesmas Menden. Saran : Perlu adanya tindak lanjut unsur pelayanan terendah waktu pelayanan, kualitas sarana prasarana dan produk pelayanan serta puskesmas dituntut mampu berinovasi terutama mengenai lintas program pengendalian penyakit kronis untuk mempermudah pelayanan serta menarik minat pasien guna pemantauan kesehatan secara berkesinambungan.
ANALISIS PERBEDAAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS CONCURENT DENGAN RETROSPECTIVE DI RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF DR R SOEHARSO SURAKARTA RIZKA SIWI MARGIANTI; Sri Wariyanti, Astri; Adita Kusumawati, Erna
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.170

Abstract

Rekam medis yang lengkap akan memberikan kemudahan bagi penyediaan informasi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kelengkapan rekam medis concurent dengan retrospective. Jenis penelitian yaitu metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan komparatif. Populasi yaitu seluruh rekam medis pasien rawat inap pada bulan Oktober - Desember 2023. Pengambilan sampel dengan rumus Lemeshow dengan jumlah 100 yaitu 50 rekam medis concurrent dan 50 rekam medis retrospective. Teknik pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Persentase kelengkapan rekam medis yang di review secara concurrent yaitu formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) kelengkapannya 34%, formulir Rencana Pelayanan dan Discharge Planing 60%, serta Laporan Operasi sebesar 18%. Persentase Kelengkapan rekam medis yang di review secara retrospective yaitu formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) kelengkapannya 50%, formulir Rencana Pelayanan dan Discharge Planing 80%, serta Laporan Operasi sebesar 32%. Analisis data bivariate dilakukan dengan Uji Mann Whitney U Test dengan hasil analisis perbandingan kelengkapan rekam medis concurent dan retrospective dengan uji statistik p-value yaitu 0,011, sehingga 0,011< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan kelengkapan rekam medis concurent dengan retrospective di RS Ortopedi Prof Dr R Soeharso Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian disarankan sebaiknya pada aplikasi rekam medis saat pengguna menginput data diberi pesan peringatan sebelum proses simpan (validasi) sehingga jika ada poin yang belum terisi tidak bisa disimpan.
IMPLIKASI EPISTEMOLOGI: PENGUKURAN GROSS DEATH RATE (GDR) DAN NET DEATH RATE (NDR) DALAM STUDI DEMOGRAFI Harjanti; Ediyono, Suryo; Ismawati, Vira
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.179

Abstract

Studi Demografi meneliti ukuran, distribusi, komposisi, dan perubahan populasi melalui kelahiran, kematian, migrasi, dan faktor lainnya. Hasil survey menunjukkan nilai Gross Death Rate (GDR) pada tahun 2022 yaitu 104,01‰ dan Net Death Rate (NDR) yaitu 64,20‰, nilai tersebut melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan. Tujuan Penelitian struktur Demografi pada pengukuran Gross Death Rate (GDR) dan Net Death Rate (NDR). Rancangan penelitian Deskriptif pendekatan kuantitatif. Sumber data menggunakan indeks kematian. Studi demografi menunjukkan bahwa data kematian berdasarkan diagnosis tertinggi pada Infraction Cerebral, umur tertinggi pada >65 tahun, bangsal ICU. Berdasarkan angka mortalitas yaitu nilai GDR 92,22‰, sedangkan nilai Net Death Rate (NDR) sebesar 47,82‰. Hal tersebut disebabkan karena pasien dengan penyakit penyerta dan tingkat keparahan sudah kritis, merupakan Rumah Sakit Tipe B yang menerima rujukan semua pasien yang datang, Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan edukasi kepada pasien tentang penyakit Cerebral Infraction.
ANALISIS PERBEDAAN KECEPATAN PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN PADA METODE PENDAFTARAN ONSITE DAN ONLINE DI RUMAH SAKIT JASA KARTINI TASIKMALAYA Nadiroh Trisnasari, Widya; Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes; Trismianto Asmo Sutrisno, ST, M.Kom
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.122

Abstract

Kecepatan pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan pada metode onsite adalah 15menit, sedangkan pada metode online yaitu 10 menit dari 10 pasien yang telah diobservasi.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan,mengetahui kecepatan pelayanan pendaftaran pasien pada metode onsite dan metode onlineserta mengetahui perbedaan kecepatan pelayanan pendaftaran pasien pada metode onsitedan metode online. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakanpendekatan komparatif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya pada bulanDesember 2022. Populasi berjumlah 11.505 pasien.dan sampel 110 pada masing-masing metodependaftaran. Penentuan besar sampel dilakukan dengan mengambil rumus lemeshow danpengambilan sampel dilakukan secara sistematis random sampling. Cara pengumpulandata dengan pedoman observasi dengan alat ukur stopwatch. Analisis data penelitiandengan analisis univariat dan alanisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitianditemukan rata-rata kecepatan metode onsite yaitu 13 menit 91 detik dengan kategori tidakcepat sebanyak 70 (63,6%) dan kategori cepat sebanyak 40 (36,4%) sedangkan rata-ratakecepatan metode online yaitu 9 menit 2 detik dengan kategori tidak cepat sebanyak 33(30%) dan kategori cepat sebanyak 77 (70%) bahwa ada perbedaan kecepatan pelayananpendaftaran pada metode onsite dan metode online pada nilai p= 0,0001(≤0,05) denganselisih waktu 4 menit 71 detik;

Page 1 of 2 | Total Record : 18