cover
Contact Name
Nyokro Mukti Wijaya
Contact Email
nyokromw@fkip.unila.ac.id
Phone
085809937263
Journal Mail Official
jurnalpenelitiangeografi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23020032     EISSN : 2746248X     DOI : http://doi.org/10.23960/jpg
Jurnal Penelitian Geografi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Jurnal ini berisikan kumpulan karya ilmiah dalam bentuk artikel baik berupa skripsi, tesis, ataupun disertasi, serta hasil-hasil penelitian lain yang berhubungan dengan kajian pendidikan geografi dan geografi.
Articles 642 Documents
Penilaian Potensi Objek Wisata Pulau Permata di Telukbetung Timur Kota Bandar Lampung Martanti Martanti; Zulkarnain Zulkarnain; Dian Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.208 KB)

Abstract

This study was aimed to describe the potential of tourism object and determine the potential category of Permata Island tourism East Telukbetung Bandar Lampung City. This study used descriptive method. The object of this research was the assessment of the potential. data collecting used observation, interviews, and documentation. Analysis data used spatial analysis with scoring techniques. The results shows that Permata Island tourism object completely get score 45 which is included in medium potential. The potential scoring included the physical potential included in high potential, the accessibility included in medium potential, facilities include in medium potential, the infrastructures included in medium potential, and and the safety included in medium potential. Considering those reasons Permata Island is quite feasible to be develoved and becomes tourism object especially in Bandar Lampung City.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi yang ada dan mengetahui kategori potensi objek wisata Pulau Permata di Telukbetung Timur Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah penilaian potensi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan analisis keruangan dengan teknik scoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Pulau Permata secara keseluruhan memperoleh rekapitulasi skor yaitu 45 dan termasuk dalam kategori potensi sedang. Penilaian potensi meliputi potensi fisik yang secara keseluruhan berpotensi tinggi, aksesibilitas secara keseluruhan berpotensi sedang, fasilitas secara keseluruhan berpotensi sedang, infrastruktur secara keseluruhan berpotensi sedang, dan keamanan secara keseluruhan berpotensi sedang. Berdasarkan hal tersebut objek wisata Pulau Permata layak untuk dikembangkan dan menjadi daerah tujuan wisata khususnya di Kota Bandar Lampung.Kata kunci: penilaian potensi, objek wisata, pulau permata
Ruang Terbuka Hijau Di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung Tahun 2016 Fadelia Damayanti; Zulkarnain Zulkarnain; Rahma Kurnia Sri Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.453 KB)

Abstract

The purpose of this research is to analyze distribution, type and size of green open space in Kemiling Subdistrict year 2016. This research used qualitative method. Reserch object is the green open space. The data analysed by description about spatial approach to develop the map of green open space. The result of this research indicate that green open space in Kemiling Subdistrict has spread on Kemiling Raya village, Beringin jaya village, Beringin Raya village, Kedaung village, Pinang Jaya village, Sumber Agung village, Sumber Rejo village, and Sumber Rejo Sejahtera village with extent amount was 486,69 ha or19,42% from the region size which the size is 2.50 ha.Green open space that divided into 6 type, that is median road, housing park, sport fields, graveyards, mountains,and forest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran, jenis, dan luasan ruang terbuka hijau di Kecamatan Kemiling tahun 2016. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek penelitian berupa ruang terbuka hijau. Teknik pengumpulan data utama berupa teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik analisis data deskriptif dengan pendekatan spasial sehingga menghasilkan peta ruang terbuka hijau. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ruang terbuka hijau di Kecamatan Kemiling tersebar di Kelurahan Kemiling Raya, Kelurahan Beringin Jaya, Kelurahan Beringin Raya, Kelurahan Kedaung, Kelurahan Pinang Jaya, Kelurahan Sumber Agung, Kelurahan Sumber Rejo, dan Kelurahan Sumber Rejo Sejahtera dengan jumlah luasan 486,69 ha atau 19,42% dari keseluruhan wilayahnya yaitu 2.505 ha. RTH terbagi menjadi 6 jenis, yaitu median jalan, taman perumahan, lapangan olahraga, pemakaman umum, bentang alam gunung, dan hutan.Kata Kunci : kecamatan kemiling, ruang terbuka hijau
Tingkat Urbanisasi Dan Ciri Wilayah Perkotaan di Kabupaten Pringsewu Eva Nurjannah; Trisnaningsih Trisnaningsih; Yarmaidi Yarmaidi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.139 KB)

Abstract

The purpose of this research to get information about whether there the rate of urbanization and the characteristics of urban areas in Pringsewu district.  Methods used in this research is descriptive.  Object of this research was the level of urbanization and the characteristics of urban areas in Pringsewu district.  The subject of this research was data relating the population of Pringsewu district.  Technique data collection was carried out by observation, documentation and the literature study, while technique data analysis in this research using analysis descriptive.  This research result indicates: (1) the rate of urbanization in Pringsewu district with value of 46,25 %, ( 2 ) the characteristics of urban areas in Pringsewu district with value of 28,24 %.  The rate of urbanization om the criteria midle and the characteristics of urban areas in Pringsewu district still below on the criteria low.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang adanya tingkat urbanisasi dan ciri wilayah perkotaan di Kabupaten Pringsewu.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah deskriptif.  Objekpenelitian ini tentang tingkat urbanisasi dan ciri wilayah perkotaan Kabupaten Pringsewu.  Subjek penelitian yaitu data terkait penduduk Kabupaten Pringsewu.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan studi pustaka sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif.  Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingkat urbanisasi di Kabupaten Pringsewu dengan nilai sebesar 46,25 %, (2) Ciri wilayah perkotaan di Kabupaten Pringsewu dengan nilai 28,24 %.  Tingkat urbanisasi masuk kriteria sedang dan ciri wilayah perkotaan di Kabupaten Pringsewu masih masuk dalam kriteria rendah.Kata kunci: ciri wilayah perkotaan, kabupaten pringsewu, tingkat urbanisasi
Pemanfaatan Bantuan PKH Pada Keluarga Miskin di Desa Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara Sovie Seftia Fitri; Trisnaningsih Trisnaningsih; Sugeng Widodo
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.084 KB)

Abstract

This study aims to describe the use of family planning program assistance in poor families in Negara Ratu Village, Sungkai UtaraSub-District, Lampung Utara District. This study uses a descriptive method with a sample of 68 techniques of data collection using structured questionnaire interview, observation and documentation techniques. The results of the study found that (1) health PKH assistance was used to check for complete immunization by 16, only 3 health examinations as many as 42 and 10 followed only 2 health examinations. (2) education PKH assistance is used to buy books, stationery and spp as much as 100%, uniform as much as 79.41% and transportation costs 29.41%.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan bantuan program keluarga harapan pada keluarga miskin di Desa Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara. Penelitian  ini menggunakan  metode deskriptif dengan sampel sebanyak 68 Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) bantuan PKH kesehatan digunakan untuk memeriksakan imunisasi lengkap sebanyak 16, hanya 3 pemeriksaan kesehatan sebanyak 42 dan 10 mengikuti hanya 2 pemeriksaaan kesehatan. (2) bantuan PKH pendidikan digunakan untuk membeli buku, alat tulis serta spp sebanyak 100%, seragam sebanyak 79,41% dan biaya transportasi 29,41%.Kata kunci: kesehatan, pendidikan, pemanfaatan bantuan PKH
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN Dewi Rahmayati; Nani Suwarni; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.233 KB)

Abstract

The aim to of this research was to analyze the odd semester exam questions in Geography subject to the first grade students at SMA Bina Mulya Bandar Lampung in the year of 2011/2012 which include the validity, reliability, power of difficulty, discrimination power, and answer patterns.This method used in the research was descriptive method. The results of the analysis showed that the quality which was seen from the 1) Validity there were 11 or 22% of questions which were valid and the rest there were 39 questions or 78% of questions were invalid. 2) From the level of difficulty, there were 26 questions or 52% of questions which had average level of difficulty, it meant that they could be used in exam, and there were 24 or 48% of questions which had difficult and easy level. 3) From the discrimination power, there were 12 questions or 24% questions which had good discrimination power and there were 38 or 76% questions which had low and negative. 4) From the answer patterns, it is known that in general all destructor in the questions were function properly. Key Word: analyze exam question
DESKRIPSI FAKTOR-FAKTOR YANG MENDUKUNG PEMEKARAN WILAYAH PEKON TAMBAHREJO BARAT Jepri Rison Wardana; Sudarmi Sudarmi; Rahma Kurnia Sri Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.982 KB)

Abstract

This research aimed to know the suitability between the factors supporting the region expansion of Tambahrejo Barat village. The focus was on the importance of planning in the region expansion by describing (1) the physical aspects, including: factors of an area, the boundaries of the region, and the infrastructure of the village (2) the aspects of non relevant factors, which include: the number of inhabitants, the aspirations of the community of the village, and the economic potential of the village. The method used descriptive method. The number of respondents were 15 people. Data collection technique was using the method of observation, interviews, literature study, and documentation. The analysis of the data used was descriptive qualitative data analysis. The results of this research showed that the factors supporting the region expansion of Tambahrejo Barat village reviewed from the physical aspects and non-physical aspects is in compliance with the provisions of the terms of the expansion of the village.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara faktor-faktor pendukung pemekaran wilayah Pekon Tambahrejo Barat. Fokus kajiannya adalah pentingnya perencanaan dalam pemekaran wilayah dengan mendeskripsikan tentang (1) aspek fisikal, yang meliputi: faktor luas wilayah, batas wilayah, dan prasarana desa (2) aspek non fisikal, yang meliputi: faktor jumlah penduduk, aspirasi masyarakat desa, dan potensi ekonomi desa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Jumlah responden sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor pendukung pemekaran wilayah Pekon Tambahrejo Barat yang ditinjau dari aspek fisikal dan aspek non fisikal sudah sesuai dengan ketentuan persyaratan pemekaran desa.kata kunci: faktor pendukung, pemekaran wilayah, pekon tambahrejo barat.
KAIN SONGKET DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DAERAH PALEMBANG DI MUARA PENIMBUNG ULU Novi Sri Rizki Rukmana; Yarmaidi Yarmaidi; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.698 KB)

Abstract

Songket is one of the culture from Palembang. The aim of this study is to assess the perception of songket in preserving local culture in Palembang by artisans, public figure, and the society. This research used a descriptive research method with a cultural approach. Collecting data is done through interview with artisans, public figure, Muara Penimbung Ulu society, literature studies and observations of songket in Palembang. The result of this research showed that (1) the condition of climate is classified as climate D, (2) songket has been 22 motifs, (3) perception of artisans are learning songket is a tradition from one generations to the next generations, function and motif can be added as much as needed, (4) songket has changed and developed, that is public figures perceptions, (5) publics perception is motif of songket has increased continually.Kain tenun songket adalah salah satu bagian dari hasil budaya masyarakat Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang persepsi kerajian tenun songket dalam upaya pelestarian budaya daerah Palembang oleh pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Kajian penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kebudayaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Muara Penimbung Ulu serta studi literatur dan observasi atas songket Palembang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) keadaan iklim tergolong iklim D, (2) songket telah terdaftar ada 22 jenis motif, (3) persepsi pengrajin yaitu pembelajaran songket yang merupakan tradisi secara turun temurun, penambahan ragam fungsi dan ragam motif sangat diperlukan, (4) persepsi tokoh masyarakat yaitu songket saat ini mengalami perubahan atau perkembangan, (5) persepsi masyarakat yaitu ragam motif songket semakin bertambah.Kata kunci: budaya, palembang, songket.
Kondisi Sosial Ekonomi Pekerja di Objek Wisata Pantai Dewi Mandapa Desa Gebang Pesawaran Yudi Pratama; Sumadi Sumadi; Sudarmi Sudarmi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.933 KB)

Abstract

The objective of this research was aimed the social economic condition of family head who work at dewi mandapa beach tourism object in gebang village teluk pandan districts pesawaran regency. This research used the descriptive method. Population of this research many as 30 and all as respondent data. Data collectied by observation, questionnaire and documentation. Data analyzed by percentage for finishing] this research. The study result showed that: (1) giving the chance of jobs fot 30 peoples. (2) the income of 19 peoples was under the average. (3) the education of 23 peoples were basic educated of elementary and junior high school. (4) the number of children has 18 peoples. (5) 27 peoples as a home ownership. (6) working hours many as 21 peoples has the highest part time of work.Penelitian bertujuan mengetahui kondisi sosial ekonomi kepala keluarga yang bekerja di objek wisata pantai dewi mandapa desa gebang kecamatan teluk pandan kabupaten pesawaran. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Populasi penelitian 30 orang. Pengambilan data menggunakan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) memberikan kesempatan kerja sebanyak 30 orang. (2) pendapatan 19 orang dibawah rata-rata. (3) Pendidikan 23 orang masih pendidikan dasar SD dan SMP. (4). Jumlah tanggungan keluarga sedikit berjumlah 18 orang. (5) Status kepemilikan rumah 27 orang berstatus milik sendiri. (6) Jam kerja 21 orang memiliki jam kerja tinggiKata kunci: ekonomi, pekerja, sosial
Kondisi Sosial Ekonomi Wanita Pekerja Industri Batu Bata di Kelurahan Waluyojati emil azhari rais; Yarmaidi Yarmaidi; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.12 KB)

Abstract

This research is to examine the social economy condition of female brick industry in the area of Waluyojati Village. This research used descriptive method. The population consist of 680 female workers, the number of samples taken 10% from the population as much as 68 female workers. Data collection technique such as, observation, interview and documentation. Technique of data analysis with tabulation percentage. The result showed: (1) Most of their education was Junior Highschool/equal as much as 32 (47,10%). (2) The number of dependents owned by female brick industry workers have dependent burden of ≤ 5 persons as much as 61 (89,70%). (3) Most of female brick industry workers don’t have a side job as much as 38 (55,88%). (4) A total of 50 (73,52%) Rp. 1.908.447 or below UMR (Regional Minimum Wage). (5) As many as 57 (83,83%) female workers have permanent residence.Penelitian ini mengkaji tentang kondisi sosial ekonomi wanita pekerja industri batu bata di wilayah Kelurahan Waluyojati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi 680 wanita pekerja, jumlah sampel diambil 10% dari populasi yaitu sebanyak 68 wanita pekerja. Teknik pengumpulan data berupa, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan tabulasi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar berpendidikan SMP/ Sederajat sebanyak 32 (47,10%). (2) Jumlah tanggungan yang dimiliki oleh wanita pekerja industri batu bata yaitu memiliki beban tanggungan ≤ 5 orang sebanyak 61 (89,70%). (3) Sebagian besar wanita pekerja industri batu bata tidak memiliki pekerjaan sampingan yaitu sebanyak 38 (55,88%). (4) Sebanyak 50 (73,52%) Rp. 1.908.447 atau dibawah UMR (Upah minimum Regional). (5) Sebanyak 57 (83,83%) wanita pekerja memiliki tempat tinggal permanen.Kata kunci: industri batu bata, sosial ekonomi, wanita pekerja,
Kemampuan Guru Geografi Dalam Mengevaluasi Pembelajaran Berdasarkan Standar Proses Pada SMA Elda Elrin Hasanah; Zulkarnain Zulkarnain; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.166 KB)

Abstract

This research aims to examine the geography teachers’ capability in learning evaluation at senior high school in Bandar Lampung. The type of research was descriptive research. The population in this reasearch was 66 geography teachers and this research was taken by purposive sampling technique which carried out on 8 teachers. And the techniques to collect the data were used questionnaires and documentation. The analysis data used descriptive percentages technique.The result of this research indicated that the suitability of geography teachers in evaluating of learning based on permendikbud No.22 of 2016 which concerned to Education Standard Processwas included in the capability category. All indicators of the implementation of learning that carried out by geography teachers were included to the capability category.It means that the geography teachers in Public and Private of Senior High Schoolin Bandar Lampungare able to carry out the learning based on standard process.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan guru geografi dalam mengevaluasi pembelajaran pada SMA di Kota Bandar Lampung.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah 66 guru geografi dan penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dilakukan pada 8 orang guru.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian guru geografi dalam mengevaluasi pembelajaran berdasarkan permendikbud No.22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan termasuk dalam kategori mampu. Semua indikator pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru geografi termasuk dalam kategori mampu. Hal ini berarti guru geografi pada SMA Negeri dan Swasta di Kota Bandar Lampung adalah mampu melaksanakan pembelajaran berdasarkan standar proses.Kata kunci: kemampuan guru, evaluasi pembelajaran, standar proses

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) More Issue