cover
Contact Name
Nyokro Mukti Wijaya
Contact Email
nyokromw@fkip.unila.ac.id
Phone
085809937263
Journal Mail Official
jurnalpenelitiangeografi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23020032     EISSN : 2746248X     DOI : http://doi.org/10.23960/jpg
Jurnal Penelitian Geografi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Jurnal ini berisikan kumpulan karya ilmiah dalam bentuk artikel baik berupa skripsi, tesis, ataupun disertasi, serta hasil-hasil penelitian lain yang berhubungan dengan kajian pendidikan geografi dan geografi.
Articles 642 Documents
Penerapan Multirepresentasi Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Dalam IPS Terpadu Asyfaniah Briliani; Pargito Pargito; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.825 KB)

Abstract

This research aimed to reviewed the way of applying multirepresentation approach to solve the problem of student learning activity in Integrated IPS learning and to increase student learning activity in Integrated IPS learning. This research used Classroom Action Research (CAR) method with qualitative data type. The subjects were 26 students in class VIII A SMP IT FI Bandar Lampung academic year 2016/2017. Data was collected using a Teacher Performance Assessment Instrument (TPAI) sheet with a multirepresentation approach, observation sheets, and interviews to see student learning activities, and diaries as supporting data. Data analysis technique used is analytic description. The result of the research showed: (1) the way of applying multirepresentation approach using verbal mode in cycle I, picture mode in cycle II, and verbal mode and picture in cycle III and IV; (2) multirepresentation approach can increased student learning activity.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan multirepresentasi untuk mengatasi masalah aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu dan meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jenis data kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas VIII A SMP IT FI Bandar Lampung tahun pelajaran 2016/2017. Data dikumpulkan menggunakan lembar Instrumen Penilaian Kinerja Guru (IPKG) dengan pendekatan multirepresentasi, lembar observasi, dan wawancara untuk aktivitas belajar siswa, serta catatan harian sebagai data pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi analitik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) cara penerapan pendekatan multirepresentasi menggunakan mode verbal pada siklus I, mode gambar pada siklus II, dan mode verbal dan gambar pada siklus III dan IV, (2) pendekatan multirepresentasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.Kata Kunci:aktivitas belajar siswa, IPS terpadu, multirepresentasi.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe IOC untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Dwi Winarsih; Zulkarnain Zulkarnain; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.554 KB)

Abstract

The research was to find out about (1) the effect of using IOC of cooperative learning model to the tenth grade students’ achievement score, and (2) the differences of students’ achievement score who used IOC type of cooperative learning model and students’ achievement score who used conventional learning method. This was quasi experiment research. The population was students of the tenth grade and research’s samples were the students of grade X1 and X3 of SMAN 1 Natar. The data collected were the students’ achievement scores and the student’ activity scores. Data were analized by using linear regression analysis and t-test. The results  were (1) there was an effect of using inside-outside circle of cooperative learning model to the tenth grade the  students’ achievement score, and (2) there was a difference of students’ achievement score who used IOC type of cooperative learning model and students’ achievement score who used conventional learning method.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle (IOC) terhadap hasil belajar siswa kelas X , dan (2) adanya perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle (IOC) dengan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional. Penelitian ini merupakaneksperimen semu. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan sampel penelitian yakni siswa kelas X1 dan X3 SMA Negeri 1 Natar. Data yang diperoleh berupa nilai hasil belajar dan data aktivitas pembelajaran siswa. Teknik analisis data menggunakan uji linier sederhana dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya pengaruh penggunaan  model pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle pada hasil belajar siswa kelas X, dan (2) adanya perbedaan rata-rata hasil belajar siswa  yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe IOC dengan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional.Kata kunci: IOC, pembelajaran kooperatif, hasil belajar
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) UNTUK PEMETAAN SEBARAN DAN ZONASI SEKOLAH DALAM SISTEM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMA NEGERI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Zellinia Ristanti; Trisnaningsih Trisnaningsih; Listumbinang Halengkara
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1808.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran lokasi SMA negeri di Kota Bandar Lampung, memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berupa geoprocessing dan buffer untuk membuat peta zona layanan (service area) berdasarkan Petunjuk Teknis (JUKNIS) tahun 2018 di Kota Bandar Lampung dan peta  zona area layanan (service area) terkait dengan sistem zonasi sekolah pada Petunjuk Teknis (JUKNIS) tahun 2019 di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah 17 SMA Negeri di Kota Bandar Lampung dan tidak menggunakan sampel karena seluruh objek penelitian ini akan dipetakan. Data dikumpulkan dengan dokumentasi dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan analisis tetangga terdekat (Nearest Neighbour Analysis) dan teknik analisis SIG berupa Geoprocessing dengan metode buffer. Hasil penelitian menemukan bahwa 1) Sebaran lokasi sekolah SMA Negeri di Kota Bandar Lampung berdasarkan Analisis Tetangga Terdekat (Nearest Neighbour Analysis) menghasilkan nilai T yaitu sebesar 1 km dengan Type Random/acak. 2) SIG dapat dimanfaatkan untuk menentukan zona terlayani PPDB pada tahun 2018 pada jarak 5001 – 6000 m. 3) SIG dapat dimanfaatkan untuk menentukan zona terlayani dan tidak terlayani PPDB pada tahun 2019 dengan menghasilkan peta pembagian zona wilayah terlayani dan zona tidak terlayani. Kata Kunci: Buffer, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sistem Informasi Geografi (SIG), Sistem Zonasi Sekolah. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v10.i1.22657
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI Dewi Sri Wahyuningsih
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.055 KB)

Abstract

The aim of this research was to find out the implementation of cooperative learning model of TGT type to improve the activity and achievement of learning geography at XI IPS 3 class of SMA Negeri 3 Metro. This research was classroom action research which was conducted in three cycles. Cooperative learning TGT type consisted of 5 stages, namely the representation of class, studying in groups, games, tournaments, and group awards. This research was conducted at SMA Negeri 3 with Metro whose subject were 34 students consisting of 20 men and 14 women, the researcher, and geography teacher. The data taken were in the form of test, questionnaire, and observation.                                                   The result of the research showed that by implementing cooperative learning model of TGT with puzzles and Scrabble, the average students’ activity of learning geography which was suitable with the aspect observed in cycle I was 59% and in cycle II improved 13.7% so it became 72.7%, and again improved in cycle III 12.6% so it became 85.3%. While the percentage of students’ comprehensive in learning geography based on applying academic tournaments in cycle I was 57.6% and it improved 4.5% so it became 62.1% and again improved in cycle III 29.1% so it became 91.2% Concerning the results of this research, the conclusion was by implementing cooperative learning model of TGT type, it can improve the activity and achievement of learning geography at XI IPS 3 class of SMA Negeri 3 Metro. Keywords: Cooperative TGT, Activity, Achievement
PENAMBANGAN BATUBARA OLEH RAKYAT DI DESA TANJUNG LALANG KECAMATAN TANJUNG AGUNG Aditya Eko Saputra; I Gede Sugiyanta; Rosana Rosana
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.552 KB)

Abstract

This study aimed to assess on coal mining by the people in the village of Tanjung Lalang Sub District Tanjung Agung, with a pressure point on the review of mining areas, the number of miners, revenue per month, the number of mining and mine way. This research used descriptive method. The results showed that: (1) The area of coal mining predominantly on location VI (very narrow) as many as 13 people. (2) The number of coal miners dominated by miners in a large area with a number of miners were 105 people. (3) The amount of a coal mine as much as 6 points. (4) How coal mining communities that is the way in and open pit mines.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang penambangan batubara oleh rakyat di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung, dengan titik tekan kajian pada wilayah penambangan, jumlah penambang, pendapatan per bulan, jumlah penambangan dan cara menambang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Wilayah penambangan batubara didominasi Lokasi VI (sangat sempit) sebanyak 13 orang (2) Jumlah penambang batubara didominasi oleh penambang pada lahan yang luas dengan jumlah penambang sebanyak 105 orang. (3) Jumlah tempat penambangan batubara sebanyak 6 titik penambangan. (4) Cara penambangan batubara oleh masyarakat dengan cara tambang dalam dan tambang terbuka.Kata kunci: penambangan, batubara, rakyat
TINJAUAN GEOGRAFIS OBJEK WISATA DANAU TELUK GELAM Syaiful Fitroh; I Gede Sugiyanta; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.596 KB)

Abstract

This research aims to describe a geographic overview of the tourist attraction of Lake Teluk Gelam at the village of Mulya Guna to sub regency Ogan Komering Ilir Province of South Sumatera, the study of climate, location, accessibility and the slope of slopes. This research uses descriptive method. Data collection techniques use techniques of structured interviews, field observations and documentation. Data analysis techniques are used for data reduction, representations of data and conclussion. Conclusions of this study: 1. attractions of Lake Teluk Gelam has type B climate, with cool weather circumstansce, 2. As seen from existence of Lake Teluk Gelam attraction locations is strategic, 3. The level of affordability is easy, because many shuttles sights of Lake Teluk Gelam with facilitates tourists sights, 4. Teluk Gelam sights have a flate slope with a slope of 4%.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tinjauan geografis objek wisata Danau Teluk Gelam di Desa Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan, dengan  kajian iklim, lokasi, aksesibilitas dan kemiringan lereng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya: teknik observasi lapangan, wawancara berstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisa datanya: reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini: 1. Objek Wisata Danau Teluk Gelam  memiliki iklim Tipe B, dengan keadaan cuaca yang sejuk, 2. Dilihat dari keberadaannya lokasi Objek Wisata Danau Teluk Gelam strategis, 3. Tingkat keterjangkauan adalah mudah, karena banyaknya angkutan yang menuju objek wisata Danau Teluk Gelam yang memudahkan wisatawan berkunjung ke Objek Wisata, 4. Objek Wisata Danau Teluk Gelam memiliki kemiringan lereng yang datar yaitu dengan kemiringan 4%.Kata kunci: danau teluk gelam, geografis, objek wisata
Faktor Penyebab Menurunnya Wisatawan Berkunjung ke Objek Wisata Seminung Lumbok Resort Tahun 2016 Maryana Novita; Budiyono Budiyono; Zulkarnain Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.611 KB)

Abstract

This study aimed to examine factors causing decreasing tourists visiting tourism Object of Seminung Lumbok Resort. This research used descriptive method. Data collecting techniques were observation, interviews, questionnaires and documentation. The data analyzed with scoring technique with Strutuges model formula as the basis of description of research report. The results showed: (1) A total of 72.39% of respondents stated that tourism object was less attractive, as evidenced by score of 13, a factor causing the decrease of tourists visiting, (2) 84.99% of respondents said accessibility was difficult, with score 10, (3) A total of 92.29% of respondents stated that unattended facilities, with a score of 12, became the contributing factor of tourist visiting decreasing, (4) A total of 41.32% of respondents stated the state of the tourist attraction safe, with a score of 12, thus proving to be a factor causing the decreasing of tourists visiting.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab menurunnya wisatawan berkunjung ke Objek Wisata Seminung Lumbok Resort. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan skoring dengan rumus model Strutuges sebagai dasar deskripsi pembuatan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukan: (1) Sebanyak 72,39% responden menyatakan objek wisata kurang menarik, dibuktikan dengan skor 13, menjadi faktor penyebab menurunnya wisatawan yang berkunjung, (2) Sebanyak 84,99% responden menyatakan aksesibilitas sulit, dengan skor 10, menjadi faktor penyebab menurunnya wisatawan berkunjung, (3) Sebanyak 92,29% responden menyatakan fasilitas yang tidak terawat, dengan skor 12, menjadi faktor penyebab menurunnya wisatawan berkunjung, (4) Sebanyak 41,32% responden menyatakan keadaan objek wisata tidak aman, dengan skor 12, sehingga menjadi faktor penyebab menurunnya wisatawan yang berkunjung.Kata Kunci: menurunnya kunjungan wisatawan, objek wisata.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Terhadap Hasil Belajar Geografi Feby Lestari; Yarmaidi Yarmaidi; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.443 KB)

Abstract

This research aims to analyze the differentiate between two learning outcomes that came from two different class with two different method. The first method that has been used is make a match and the second one is conventional method. In this research we use a method that called an quasi experiment. The population that we used in this research are the student that include in two classes XI A and XI B. The data collection technically have been done by doing some test, documentation and observation. The result of data collection will be analyze by T-test.  Lastly, the result of this research conclude that there is a differentiate between make and match method that applied in class XI A and the conventional method that applied in class XI B.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis  perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pmbelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI A dan siswa kelas XI B. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pembelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata kunci: aktivitas, hasil belajar geografi, model make a match
Pemetaan Tambang Galian C Menggunakan Sistem Informasi Geografi Berbasis Website Di Kabupaten Pringsewu Rifki Arifandi; Sudarmi Sudarmi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.218 KB)

Abstract

Throght the geographic information system, it is expected that the visualization of data through the information map of the distribution of mining without the use of c using the website database in Pringsewu district will be more maximal and informative. This study uses developmental research methods. Objects in this study are geospatial data which are devided into spatial data and attribute data. Data collection is done by observation and documentation data analusis, data presentation, data verification, and data description as the final report of this study. The results in this study are as follows : digital maps about the distribution of c quarry mines in pringsewu district and in it are equipped with information on the level of demage to the road that connects the mining location with the primary roadMelalui sistem informasi geografi diharapkan visualisasi data melalui peta informasi sebaran tambang galian golongan C menggunakan basis data website yang ada di Kabupaten Pringsewu akan lebih maksimal dan informatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Objek dalam peneliatan ini yaitu data geospasial yang terbagi menjadi data spasial dan data atribut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan analisa digital, penyajian data, verivikasi data, dan deskripsi data sebagai laporan akhir dari penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini sebagai berikut : Peta digital mengenai sebaran tambang galian golongan C yang ada di Kabupaten Pringsewu dan didalamnya dilengkapi dengan informasi mengenai kondisi tingkat kerusakan jalan yang menghubungkan lokasi pertambangan dengan jalan primer atau jalan utama.Kata kunci : pemetaan, tambang galian c, sistem informasi.
DESKRIPSI BAHAN BAKAR, BAHAN BAKU DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI TAHU Mochamad Rizwan; Yarmaidi Yarmaidi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.006 KB)

Abstract

This research assessed about the production of tofu industrial in Gunung Sulah, Sukarame district, Bandar Lampung city. This research emphasize some point, they are the stock of material, fuel and human resource for the production result. The method used is the descriptive into 35 sample with the purposive sampling method, while the data analysis based on tabulation and percentage. This research showed that : (1) The amount of basic material needs which are used to produce the tofu, partly used 26-45 Kg, (2) Generally the number of workers needed are 52 male (72,22%) and 20 female (27,78%). (3) The fuel amount used for 31-50 logs everyday. (4) The daily production touch 4000-6000 packs of tofu based on 35 respondent or about 62,85%. The production are distributed and marketed by agencies or direct sell to domestic markets.Penelitian ini mengkaji tentang hasil produksi industri tahu di Kelurahan Gunung Sulah Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung. Adapun titik tekan dalam penelitian ini adalah pada ketersediaan bahan baku, bahan bakar, dan tenaga kerja terhadap hasil produksinya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan 35 sampel dengan menggunakan metode purposive sampling, sedangkan untuk analisis data menggunakan tabulasi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Kebutuhan jumlah bahan baku yang digunakan dalam memproduksi tahu, sebagian besar pengusaha menggunakan bahan baku perharinya sebanyak 26-45 kg, (2) Secara keseluruhan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan pada industri tahu adalah sebanyak 72 orang, terdiri dari tenaga kerja laki-laki sebanyak 52 orang (72,22 %) dan wanita sebanyak 20 orang (27,78 %). (3) Jumlah bahan bakar yang digunakan perharinya sebanyak 31-50 batang kayu bakar,. (4) Hasil produksi peharinya mencapai 4000-6000 potong tahu. Hasil produksi dipasarkan melalui agen maupun dijual langsung kepasar.Kata kunci : bahan baku, bahan bakar, tenaga kerja.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) More Issue