cover
Contact Name
Muh Nadzirin Anshari Nur
Contact Email
nadzirin@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
ujmpps@uho.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo, Kampus Abdullah Silondae, Jl. Mayjend. S. Parman, Kemaraya - Kendari 93121 Sulawesi Tenggara - Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Budaya
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25023268     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jpeb.v6i2.16156
Jurnal Penelitian Budaya (JPeB) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian mahasiswa, dosen dan pemerhati masalah-masalah kebudayaan dan Masyarakat
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023):" : 7 Documents clear
PERAN PARABELA DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK AGRARIA DI DESA LAPANDEWA KECAMATAN LAPANDEWA KABUPATEN BUTON SELATAN armin, Armin; la taena, La Taena; Ali Basri, La Ode; la aso, La Aso
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.46218

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian adalah: (1) untuk mendeskripisikan dan menganalisis faktor penyebab terjadinya konflik agraria pada masyarakat Lapandewa Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yakni reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Faktor penyebab terjadinya konflik agraria pada masyarakat Lapandewa yakni perebutan lahan, faktor adanya tindak pidana dan faktor adanya dendam dalam sejarah hubungan masyarakat. Faktor perebutan lahan menyebabkan lahirnya konflik antar warga masyarakat Lapandewa dalam bentuk batas wilayah yang saling mengklaim antara dua pihak. Tindak pidana yang terjadi seperti penganiayaan, pemalakan, pengrusakan, ataupun penghinaan. Adanya tindak kriminalitas tersebut, menyulut konflik antar warga masyarakat, karena para korban tindak pidana biasanya tidak melaporkan kepada kepolisian, tetapi melaporkannya kepada keluarga korban sehingga menyulut lahirnya konflik antar warga masyarakat. Kata Kunci: Parabela, Resolusi Konflik, Masyarakat Lapandewa.
KEBERTAHANAN TRADISI TEPUNG TAWAR KHAS DELI: TRADISI MEMBANGUN RUMAH TEMPAT TINGGAL KESULTANAN MELAYU DELI DI MEDAN SUMATERA UTARA Azzahra, Hannisa
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.47006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan eksistensi tradisi masyarakat Melayu dalam membangun rumah tempat tinggal, di kota Medan Sumatera Utara. Penelitian menggunakan teori apa? Subjek penelitian adalah keluarga yang membangun rumah baru. . Instrumen penelitian ini memakai teknik wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Data dianalisis data yang digunakan model Miles dan Huberman. Perubahan-perubahan masyarakat Melayu di kota Medan menyebabkan unsur-unsur tradisi ada yang hilang, Fenomena transformasi budaya masyarakat Melayu selama ini berlangsung sesuai kerangka aturan adat yang fleksibel, dalam menyikapi perubahan zaman masih bisa diterima. Implikasi dari hasil penelitian dalam beberapa kasus terlihat ada kecenderungan bahwa rumah tinggal yang dirujuk adalah jenis rumah panggung tipologi I dan II, sebagai “identitas tradisional.” Sedangkan untuk bangunan rumah tinggal “identitas modern” adalah rumah panggung tipologi atau langgam III, ini lebih variatif, monumental dan formal. Selanjutnya pada beberapa bangunan terlihat struktur bangunan tradisi tidak menyatu dengan bangunan struktur modern. Terkesan nilai ragam hias atau ukiran ornamen cenderung banyak perubahan terutama yang bernilai sakral, mistis dan religius. Pada hakekatnya tradisi Melayu merumuskan ”tiga simbolik” yang tergambar dalam rumahnya yakni: status yang terdapat dalam kehidupan masyarakat, kedudukan, ruang, dan peraturan larangan (tabu). Kata kunci : Istana Maimun, transformasi, rumah tinggal, masyarakat Melayu
PERAN AKTOR DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN MUNA BARAT Musakkar, Kahar; marhadi, Akhmad; Udu, Sumiman; la aso, La Aso
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.46219

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan potensi pariwisata di Kabupaten Muna Barat, dan (2) menganalisisPeran Akto Dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Muna Barat. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dengan cara observasi lapangan, melakukan wawancara dan telaah data-data sekunder sebagai data pendukung lalu menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Aktor dalam Pengembangan Potensi Pariwisata di Kabupaten Muna Barat adalah sebagai berikut: (1) modal budaya yaitu kekuasan yang dimiliki oleh pemerintah, masyarakat serat tingkat pendidikan yang dimiliki. (2) Modal Sosial adalah berupa jaringan relasi serta hubungan antar individu. (3) Modal ekonomi berupa uang, serta materi dari masyarakat setempat. (4) Modal simbolik berupa gelar dan keluarga ternama serta kepunyaan barang dan benda mewah yang dimiliki bagian dari pemuda desa dalam mengarahkan anggotanya untuk kebutuhan Pembengembangan Pariwisata di Kabupaten Muna Barat Kata Kunci: Peran Aktor, Pariwisata, Pengembangan Pariwisata
Ritual Mosehe Sebagai Akomodasi Konflik Keluarga Pada Masyarakat Tolaki Mekongga di Kecamatan Wundulako Montasir, La Ode; Aulia, Aliyah; Pertiwi, Annisa
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.46295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui pelaksanaan ritual mosehe dalam penyelesaian konflik keluarga etnis Tolaki mekongga di Kecamatan Wundulako. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi pengamatan (observation) dan wawancara mendalam (Indeepth Interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual mosehe merupakan ritual penyucian yang dapat gunakan untuk mengakomodasi konflik keluarga baik berupa sengketa warisan dan konflik perkawinan pada etnis Tolaki mekongga di Kecamatan Wundulako, ritual mosehe dilaksanakan dalam beberapa tahap meliputi ritual pembuka, ritual inti dan ritual penutup. Ritual mosehe sangat disakralkan oleh masyarakat etnis Tolaki mekongga di Kecamatan Wundulako, dan telah terbukti efektif dalam penyelesaian konflik keluarga baik yang belum maupun yang telah ditangani oleh kepolisian dan pengadilan, bahkan dalam konteks yang sama ritual mosehe dapat meminimalisir munculnya kembali konflik baru. Ritual mosehe tidak dapat dilakukan oleh semua pemangku adat Tolaki mekongga tetapi hanya dapat dilakukan oleh busehe yang kewenangannya diwariskan melalui sistem keturunan. Kata kunci: Resolusi konflik, Kearifan lokal, Ritual mosehe, Tolaki mekongga.
Performativitas Gender dan Narasi Queer dalam Film: Kajian Komparatif atas "Portrait of a Lady on Fire," "Brokeback Mountain," dan "Memories of My Body" Berdasarkan Pemikiran Judith Butler Al Farisi, Salman; Suyuti, Nasruddin; rasiah, Rasiah; la aso, La Aso
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.46786

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi performativitas gender dan narasi queer dalam tiga film berbeda, yaitu "Portrait of a Lady on Fire," "Brokeback Mountain," dan "Memories of My Body." Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran Judith Butler untuk menganalisis bagaimana karakter-karakter dalam film-film tersebut membentuk identitas gender melalui tindakan performatif. Metode kajian komparatif digunakan untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam representasi performativitas gender dan narasi queer di ketiga film tersebut. Analisis film ini difokuskan pada cara ketiga film menggambarkan konstruksi identitas gender, pengelolaan performativitas gender, dan realisasi narasi queer. Hasil penelitian ini menunjukkan variasi dalam performativitas gender dan narasi queer antara ketiga film tersebut. Interpretasi karakter dalam konteks pemikiran Judith Butler memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana keberagaman pengalaman gender dan queer tercermin dalam karya seni visual seperti film. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman representasi gender dan queer dalam konteks seni visual dan menggambarkan pentingnya pemikiran teoretis Judith Butler dalam menganalisis performativitas gender. Kata kunci: performativitas gender, narasi queer, "Portrait of a Lady on Fire," "Brokeback Mountain," "Memories of My Body," Judith Butler
PERGESERAN BAHASA MUNA PADA MASYARAKAT MUNA DI KELURAHAN ALOLAMA KOTA KENDARI Djabir, Muhammad; Suyuti, Nasruddin; bahtiar, Bahtiar; la aso, La Aso
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.46217

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan factor-faktor yang mempengaruhi pergeseran bahasa Muna pada masyarakat Muna di Kelurahan Alolama Kota Kendari.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Dalam mengumpulkan data ada tiga teknik yang digunakan, yaitu (1) Pengamatan (observation), (2) Wawancara (interview), dan (3) dokumentasi (documentation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-Faktor yang menjadi penyebab terjadinya Pergeseran bahasa Muna dalam lingkup masyarakat suku Muna di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota kendari, yaitu a). Faktor tranmigrasi atau perpindahan penduduk. Transmigrasi atau perpindahan penduduk merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya pergeseran bahasa pada suatu masyarakat., b). Faktor Ekonomi. Faktor ekonomi adalah salah satu juga yang menjadi faktor penyebab yang paling banyak dalam bergesernya bahasa c). Faktor Sekolah dan Pendidikan. Faktor sekolah atau pendidikan yang dimaksid di sini adalah guru-guru bahkan siswa yang menjadi alasan beralihnya bahasa ibu ke bahasa indonesia, dan d). Faktor Sosial. Faktor social di mana masyarakat sudah menggunakan bahasa Indonesia menjadi bahasa utama dalam kehidupan sehari-hari sehingga mengakibatkan Bahasa Muna kian tersisihkan. Kata kunci : pergeseran,bahasa, Masyarakat Muna.
TRADISI KAPOSAMPU PADA MASYARAKAT BUTON DI DESA BUBU KECAMATAN KAMBOWA KABUPATEN BUTON UTARA la aso, La Aso; Irawan, Yuslan; Suardika, I Ketut
Jurnal Penelitian Budaya Vol 8, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpeb.v8i2.46882

Abstract

Tradisi Kaposampu pada Masyarakat Buton di Desa Bubu Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara”. dibimbing oleh I Ketut Suardika Selaku Pembimbing I dan La Aso Selaku pembimbing II. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan prosesi pelaksanaan tradisi Kaposampu dalam bidang olahraga pada masyarakat Buton di Desa Bubu Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara, (2) untuk menganalisis fungsi yang terkandung dalam tradisi kaposampu pada masyarakat etnis Buton di desa Bubu Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) prosesi pelaksanaan tradisi kaposampu dalam bidang Olahraga (a) tahap persiapan ((b) tahap pelaksanaan, (c) tahap akhir. (2) fungsi tradisi kaposampu yakni (a) fungsi religi/kepercayaan (b) fungsi dalam dalam masyarakat yaitu melindungi diri dari alam dan mengatur tindakan manusia. Kata Kunci : Tradisi Kaposampu,Masyarakat, Prosesi, Fungsi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7