cover
Contact Name
mohammad fikri nugraha kholid
Contact Email
jurnalsalam@radenintan.ac.id
Phone
+6282175878116
Journal Mail Official
jurnalsalam@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jl. Letnan Kolonel Endro Suratmin, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Salam (Islamic Economics Journal)
ISSN : 27457478     EISSN : 27235955     DOI : http://dx.doi.org/10.24042/slm
Core Subject : Economy,
SALAM is a Journal of Islamic Economics and Business and a biannual journal published by Faculty of Islamic Economics and Business at UIN Raden Intan Lampung - Indonesia. SALAM focused on economic development research. Scope of SALAM are Economic Development, Economic Growth, Islamic Economics, Regional Economics, Public Economics, International Economics, Planning Economics, Institutional Economics, Monetary Economics, and Industrial Economics. SALAM Journal of Islamic Economics provides a space for scientific discussion of issues in Islamic economics and economic development
Articles 92 Documents
Dampak Risiko Geopolitik terhadap Respon Kebijakan Moneter di Negara-negara Emerging Market(Pendekatan Panel Dinamis GMM) Armunanto, Yohanes Novi; Nadya Ramdhani Ikhsana, Nadya; Ayu Nindien, Qurrota Ayu Nindien; Yusuf Afif, Fadeli Yusuf Afif
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/fhjg9n51

Abstract

This study investigates the impact of geopolitical risk on monetary policy response in emerging market countries using a dynamic panel approach. The sample includes Indonesia, India, Brazil, Mexico, South Africa, Turkey, the Philippines, and Thailand. Exchange Rate Volatility (ERV) is used as the dependent variable, while Geopolitical Risk (GPR) and Economic Policy Uncertainty (EPU) are the main explanatory variables, with GDP growth as a control variable. To address the dynamic behavior of exchange rates and potential endogeneity, the analysis employs the Generalized Method of Moments (GMM) with the First Difference GMM (FD-GMM) estimator.  The results indicate that geopolitical risk and economic policy uncertainty significantly increase exchange rate volatility, while economic growth reduces it. The negative and significant lagged ERV coefficient confirms a mean reversion process, suggesting that monetary authorities respond dynamically to stabilize exchange rates against external pressures. Overall, the findings highlight that exchange rate stability in emerging markets depends on both external risk management and strong domestic economic fundamentals.
Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Dinamika Pemulihan Kemiskinan: Analisis Empiris di Indonesia Pasca-Krisis Adela Putri, Gustina
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/q0hnv786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan. Penelitian ini menggunakan instrumen data sekunder yang diperoleh dari BPS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel (CEM, FEM, REM) melalui aplikasi EViews. Analisis dilakukan pada data 34 provinsi selama periode 2020–2024 dengan tahapan uji pemilihan model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia. Variabel Pendidikan dan Pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia. Lalu, Variabel pertumbuhan penduduk berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia 2020-2024. Secara Bersama-sama dapat dilihat variabel pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Sehingga Memberikan bukti empiris yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih inklusif dan berbasis data. Dimana adanya efektivitas bantuan pemerintah saat covid dalam melindungi kelompok miskin saat guncangan besar menimpa ekonomi. Hal ini menyoroti pentingnya pertumbuhan inklusif dan pendidikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan pasca krisis. Keterbatasan dalam penelitian ini terbatas pada faktor ekonomi, pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan penduduk saja, faktor lain yang berpotensi mempengaruhi kemiskinan seperti: tingkat partisipasi angkatan kerja informal belum dimasukkan dalam model analisis ini.  

Page 10 of 10 | Total Record : 92