cover
Contact Name
mohammad fikri nugraha kholid
Contact Email
jurnalsalam@radenintan.ac.id
Phone
+6282175878116
Journal Mail Official
jurnalsalam@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jl. Letnan Kolonel Endro Suratmin, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Salam (Islamic Economics Journal)
ISSN : 27457478     EISSN : 27235955     DOI : http://dx.doi.org/10.24042/slm
Core Subject : Economy,
SALAM is a Journal of Islamic Economics and Business and a biannual journal published by Faculty of Islamic Economics and Business at UIN Raden Intan Lampung - Indonesia. SALAM focused on economic development research. Scope of SALAM are Economic Development, Economic Growth, Islamic Economics, Regional Economics, Public Economics, International Economics, Planning Economics, Institutional Economics, Monetary Economics, and Industrial Economics. SALAM Journal of Islamic Economics provides a space for scientific discussion of issues in Islamic economics and economic development
Articles 88 Documents
ANALISIS PENGARUH INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP DEGRADASI LINGKUNGAN DI INDONESIA Corneo, Tasya Afriyenti; Tri Afsari, Annisa; Dwi Handayani, Laras; Rahma Deli , Vera; Septriani, Septriani
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/mnnxyv08

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penanaman Modal Asing (PMA), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap tingkat deforestasi ekologis di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori serta menggunakan analisis regresi data panel sebagai alat analisis utama. Dataset yang digunakan terdiri dari data sekunder tahunan tingkat provinsi, mencakup 34 provinsi selama periode 2019–2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap deforestasi, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan PMDN cenderung mempercepat laju deforestasi, sementara peningkatan PMA dan PDRB justru berkontribusi dalam menurunkan tingkat deforestasi. Secara simultan, ketiga variabel independen ini berpengaruh signifikan terhadap deforestasi, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai F-statistik yang signifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Nilai R-squared sebesar 0,5772 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sekitar 57,72% variasi dalam tingkat deforestasi, sedangkan sisanya sebesar 42,28% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah, sebagaimana tercermin dalam PDRB, dapat menjadi instrumen efektif untuk mengurangi deforestasi apabila disertai dengan tata kelola lingkungan yang kuat, pengawasan tata ruang yang ketat, serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan. Keywords : deforestasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penanaman Modal Asing (PMA), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), degradasi lingkungan    
ANALISIS TAWHIDI STRING RELATIONS PADA KELOMPOK KREATIF TENUN TAPIS DALAM MEWUJUDKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) DESA ana santika, ana
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atyeft46

Abstract

ABSTRAK Based on Tawhidi String Relation, this study examines how the creative economy of tapis weaving contributes to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) in villages and how economic development goals in Tawhidi String Relation are related to SDGs in villages. The Tawhidi String Relation (TSR) technique was used in this descriptive qualitative study. This approach employs the shuratic process (interaction, integration, and evolution) as well as cyclical causality to analyze data based on observations in the field. The research findings indicate that the creative economy of tapis weaving in Gunung Megang village plays a significant role in realizing the SDGs of the village. This can be seen from the achievement of nine village SDGs, namely Village SDG 01, Village SDG 05, Village SDG 08, and Village SDG 18, as well as six components of maqashid syariah, each of which is interconnected (circular causation). Furthermore, the correlation between the direction of the Tawhidi String Relation (TSR) economic development goals and the Sustainable Development Goals (SDGs) for villages includes people-oriented and maslahah-oriented approaches. Through the village government of Gunung Megang, the potential of the local village has been maximized, and the quality of human resources has been improved by utilizing village funds to the fullest extent through village contributions and actively supporting community businesses through training programs for small and medium enterprises (SMEs). Kybord: Ekonomi Kreatif, Tenun Tapis, SDGs, Tawhidi String Relation
Transformasi Penyaluran Kredit Modal Kerja UMKM melalui Dana Pihak Ketiga: Kajian Sebelum dan Setelah Penerapan Keuangan Inklusif Simangunsong, Bernadeth Yosephine Priskilla; Tri Darmawanto, Agus; Amin, Sinta Amin
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sdt29r61

Abstract

Banking financial institutions are integral components of the financial system, functioning as financial intermediaries that facilitate the flow of funds. The observed increase in third-party funds is attributed to the initiation of the Financial Inclusion Program. Currently, the banking sector is beginning to recognize the strategic importance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially considering their role as economic stabilizers during times of crisis. The primary objective of this study is to examine the effect of third-party funds on working capital loans for MSMEs, and to compare the outcomes before and after the implementation of financial inclusion policies. The study employs simple linear regression analysis alongside a paired t-test and descriptive analysis to assess the extent of implementation in the city of Tarakan. The findings reveal that third-party funds have a positive and significant influence on MSME working capital loans. Furthermore, significant differences are observed in both third-party funds and MSME working capital loans between the pre- and post-financial inclusion periods. The financial inclusion agents who participated in this study are all individual agents operating independently. In terms of service usage, the most frequent transactions reported by customers include fund transfers, bill payments, and cash withdrawals. However, these agents were also found to have limited financial literacy, indicating a gap in their understanding of broader financial concepts and practices.   
Diterminasi  Kualitas  Udara pada Wilayah  Pertambangan: Bukti Empiris dari Peran PDRB,Produksi Batubara,dan Kepadatan Kendaraan Truk di Indonesia Lestari, Wiwin; Putri Angraini, Cahya; Apriyanti, Wanti; Salsabilah Rifa’ah, Aini; Septriani, Septriani
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/t50dmt37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi batubara, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan jumlah kendaraan truk terhadap indeks kualitas udara di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Data yang digunakan bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2018–2023 pada sembilan provinsi penghasil batubara. Menggunakan pendekatan data panel, model terbaik dipilih melalui uji spesifikasi model, di mana Fixed Effect Model (FEM) ditetapkan sebagai model paling sesuai berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel PDRB yang berpengaruh signifikan terhadap indeks kualitas udara, sementara produksi batubara dan jumlah kendaraan truk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kualitas udara, dengan nilai R² sebesar 0,5524, yang mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan 55,24% variasi indeks kualitas udara antar wilayah. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi regional merupakan faktor utama penurunan kualitas lingkungan, sementara dampak langsung sektor pertambangan belum tercermin secara memadai dalam sistem pemantauan kualitas udara yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pemantauan kualitas udara berbasis spasial serta integrasi kebijakan ekonomi dengan prinsip pembangunan berkelanjutan untuk mendukung perlindungan lingkungan yang lebih holistik.   Kata kunci; Indeks Kualitas Udara (AQI), Produksi Batubara, PDRB, Kendaraan Truk.  
DOMINASI AS TERHADAP FLUKTUASI MAKROEKONOMI INDONESIA Suwondo, Juwita Purnami Restu; Pratama, Andik; Qodri, Lutfi Asnan; Renaldi, Renaldi
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/eykjze69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki deviasi jangka pendek dan keseimbangan jangka panjang dari indikator-indikator makroekonomi Indonesia dengan menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) sebagai kelanjutan dari penelitian sebelumnya oleh para penulis. VECM digunakan dalam penelitian ini untuk menangkap keterkaitan yang ditunjukkan melalui transmisi guncangan dalam indikator-indikator makroekonomi Indonesia melalui pass-through suku bunga. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari Data Ekonomi Federal Reserve, Bank Sentral Indonesia, dan Bank Dunia pada tahun 1994-2024. Tahun penelitian dipilih karena Indonesia telah melalui tiga guncangan ekonomi besar dalam 30 tahun terakhir, yaitu krisis keuangan Asia 1997/1998, krisis ekonomi global 2008/2009, dan guncangan ekonomi 2020 akibat pandemi. Variabel-variabel yang digunakan adalah Neraca Perdagangan AS, Fed Rate, tingkat inflasi Indonesia, dan nilai tukar Indonesia. Hasilnya ditunjukkan dalam tiga kategori: kebijakan moneter, pengendalian inflasi, dan guncangan eksternal. Dalam kebijakan moneter diindikasikan bahwa fluktuasi Neraca Perdagangan mempengaruhi inflasi mengenai volatilitasnya. Inflasi juga menunjukkan indikator yang jelas tentang adanya siklus umpan balik terhadap Neraca Perdagangan AS. Sementara itu, Suku Bunga Fed tidak memiliki dampak kausal jangka pendek, hanya dalam jangka panjang. Stabilitas makro jangka pendek Indonesia terindikasi lebih sensitif terhadap faktor domestik daripada faktor asing.
Analisis Literasi Keuangan Digital Terhadap Pinjaman Online Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung Ditinjau Dalam Perspektif Keuangan Syariah Hadika, Dimas; Ikhwanuddin, Muhammad; Tyas Nurulia , Eki; Pandayahesti Saputri, Noorikha; Warsiyah, Warsiyah; Sari, Mutiara
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/qfbx9139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital terhadap penggunaan pinjaman online ditinjau dari perspektif keuangan syariah pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya tren penggunaan pinjaman online di kalangan mahasiswa berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2023, kelompok usia 19-34 tahun yang mencakup mahasiswa dan pekerja muda memiliki total utang pinjaman online sebesar Rp27,3 triliun. Variabel independen penelitian ini adalah literasi keuangan digital untuk variabel dependen adalah penggunaan layanan pinjaman online dalam perspektif keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 91 mahasiwa sebagai sampel peneliti menggunakan rumus Slovin, sebab jumlah populasi diketahui dan relatif kecil, dengan asumsi tingkat kesalahan (margin of error) sebesar 10%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan pinjaman online ditinjau perspektif syariah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,711 dan signifikansi p-value sebesar 0,000 (<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat literasi keuangan digital mahasiwa, maka semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk memilih layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah dan menghindari praktik keuangan yang bertentangan dengan nilai-nilai islam. Kata Kunci : Literasi Keuangan Digital, Pinjaman Online, Keuangan Syariah, Perspektif Syariah  
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP RISIKO KETIDAKPATUHAN SYARIAH DALAM BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Subroto, Muhammad Arshy Andika; Najmudin, Najmudin; Fatoni, Ahmad
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/7hwk1y22

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa variabel frekuensi rapat dps, ukuran dewan komisaris, frekuensi rapat komite audit, dan ukuran perusahaan dalam mempengaruhi risiko ketidakpatuhan syariah yang diukur dengan pendapatan non halal. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan periode 2020-2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel dari 8 sampel bank umum syariah yang terpilih dengan total sampel berjumlah 40. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel frekuensi rapat dps berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko ketidakpatuhan syariah, sedangkan variabel ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap risiko ketidakpatuhan syariah, dan variabel ukuran dewan komisaris dan frekuensi rapat komite audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko ketidakpatuhan syariah. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya optimalisasi peran komite audit melalui peningkatan frekuensi rapat untuk mengurangi risiko ketidakpatuhan syariah,dan optimalisasi dewan komisaris melalui jumlahnya untuk mengurangi ketidakpatuhan syariah, sekaligus evaluasi efektivitas rapat dewan pengawas syariah yang perlu lebih menekankan kualitas daripada kuantitas. Bagi praktisi perbankan syariah, temuan ini memberikan arahan strategis untuk memprioritaskan penguatan fungsi pengawasan yang terbukti efektif, sementara bagi regulator, hasil penelitian ini menjadi dasar pengembangan kebijakan pengawasan yang lebih fokus pada substansi kepatuhan syariah. Secara akademis, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa efektivitas mekanisme good corporate governance dalam perbankan syariah memerlukan pendekatan yang selektif dan strategis. Keywords : Frekuensi Rapat DPS, Ukuran Dewan Komisaris, Frekuensi Rapat Komite Audit, Ukuran Perusahaan, Risiko Ketidakpatuhan Syariah, Pendapatan Non Halal, Bank Umum Syariah.
Where The Trend Of Electric Motorcycle Growth Goes To ? A Study Of R-A Theory abadi, yudha; Ihsan, Budi; Haris, Allan
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/f21rmn58

Abstract

The trend of electric motorcycle sales growth, which promising, has not been in line with the level of consumer’s acceptance in Indonesia. Data shows that 54.9% stated they are not interested in buying electric motorcycles or cars. Objective: This study aims to understand the trend of increasing sales and the low adoption using R-A Theory. As a theory of competition’s process, this study aims to evaluate the main postulates of R-A Theory in the context of the electric motorcycle industry in Indonesia.  The methodology used in this research is qualitative descriptive using literature review approach. The data collected from well-accredited sources involving previous papers, media exposure and government policy that available online. Findings: The results found that the promising growth triggered by Indonesian government’s policy still requires a comprehensive action needs to be done, indicating a real challenges in developing existing resources that affect the low acceptance of EV motorcycle and in turn its comparative advantage obstacles. One of this study’s novelties is the insight on R-A Theory development especially on building a collaborative ecosystem. This paper also contributes in describing the Comparative Advantage, Competitive Advantage and its challenges face by players in the electric motorcycle industries.   Keywords : Competitive Advantage, Electric Motorcycle, Policy & Competition
Pengaruh Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil terhadap Stabilitas Keuangan Bank Syariah dalam Perspektif Maqashid Syariah Rika Lisnawati; Muhammad Shaf Karim
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/bx2r8914

Abstract

This study aims to analyze the effect of profit-and-loss sharing (PLS)-based financing on the financial stability of Islamic banks from the perspective of Maqashid Shariah. The study employs a quantitative explanatory approach using the Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) method through the WarpPLS 7.0 software. The data used are secondary data obtained from the financial statements of five Islamic commercial banks in Indonesia namely Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, and Bank BCA Syariah overing the period 2019 - 2024. The results reveal that PLS-based financing has a positive but statistically insignificant effect on the financial stability of Islamic banks, with a path coefficient of β = 0.28 and a significance value of p = 0.06. Meanwhile, the Maqashid Shariah variable shows a weak positive influence on financial stability (β = 0.10; p = 0.30) and does not significantly moderate the relationship between PLS-based financing and financial stability. The R² value of 0.11 indicates that the model explains only 11% of the variation in financial stability, while the remaining 89% is influenced by other factors such as operational efficiency, macroprudential policies, and capital structure. These findings highlight the need to enhance the systematic implementation of Maqashid Shariah principles in financing policies, risk management, and the development of maqashid-based performance indicators, so that the profit-and-loss sharing principle can function optimally in strengthening the financial stability of Islamic banking in Indonesia.
Measuring Efficiency of Islamic Banking in Indonesia: Evidence from the DEA during 2021 -2024 Nuzulia; Hotsawadi, Hotsawadi
Salam (Islamic Economics Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kf647j56

Abstract

ABSTRACT The dominance of Islamic banking in the national financial system remains relatively low, with a market share of financial assets of 7.3 percent as of 2023. This study aims to measure the level of efficiency of Islamic banking in Indonesia using the Data Envelopment Analysis (DEA) approach and analyze variations in financial performance between Islamic banks during the 2021–2024 period. The results of the study indicate that the efficiency of Islamic banks in Indonesia remains variable. BTPN Syariah has the highest level of efficiency, followed by Panin Dubai Syariah and Victoria Syariah. On the other hand, Muamalat and Aladin Syariah were recorded as the lowest. Four of the nine Islamic banks have below-average efficiency, including BSI with an efficiency value of 62.55 percent. This shows that the size of assets does not guarantee high efficiency, as efficiency is more determined by the effectiveness of resource management. These findings suggest the need to enhance efficiency through digitalization, optimize resource management, and innovate products and services, enabling Islamic banks to become more competitive and sustainable. Keywords: Data envelopment analysis (DEA), Efficiency, Islamic banking, Sharia Bank Performance