cover
Contact Name
Tini Sudartini
Contact Email
tinisudartini@unsil.ac.id
Phone
+6289683432611
Journal Mail Official
jmedpertanian@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi No 24, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Media Pertanian
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 20854226     EISSN : 27458946     DOI : https://doi.org/10.37058/mp.v6i1
Core Subject : Agriculture,
Media Pertanian (e-ISSN: 2745-8946 dan p-ISSN: 2085-4226 ) adalah jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Tasikmalaya terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup naskah sebagai media publikasi artikel-artikel hasil penelitian maupun hasil review beberapa jurnal dalam bidang ilmu pertanian meliputi: ilmu dan teknologi pertanian, agronomi, ilmu hama dan penyakit tumbuhan, ilmu gulma, ekofisiologi tanaman, biodiversitas, bioteknologi, kehutanan, perkebunan, mikrobiologi pertanian, pemuliaan tanaman, ilmu dan teknologi pangan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019)" : 5 Documents clear
PENGARUH WARNA SUNGKUP SEBAGAI PENYARING CAHAYA TAMPAK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK DENDROBIUM PADA TEKNIK SEMI HIDROPONIK Tini Sudartini; Rifa’atul Maulidah
Media Pertanian Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.164 KB) | DOI: 10.37058/mp.v4i2.1359

Abstract

Anggrek memiliki arti penting dalam perdagangan bunga dan  menjadi komoditi tanaman hias dengan  nilai jual tinggi serta harga yang relatif stabil setiap waktu. Anggrek Dendrobium merupakan salah satu jenis anggrek yang menempati posisi teratas dalam urutan trend pasar anggrek. Dengan minat yang besar terhadap komoditas ini, maka dibutuhkan perbaikan teknologi budidaya seperti penggunaan sungkup plastik tanaman. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh berbagai warna sungkup sebagai penyaring/filter  cahaya tampak terhadap pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium pada teknik semi hidroponik dan menentukan warna sungkup plastik yang paling sesuai untuk pertumbuhan terbaik bibit anggrek Dendrobium pada teknik semi hidroponik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Rancangan percobaan yang dipergunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor perlakuan yang dicoba  adalah berbagai warna kantong plastik sebagai sungkup pembibitan anggrek yang terdiri dari  8 warna yang digunakan untuk sungkup (warna sungkup),  terdiri dari perlakuan A: Pembanding/ Tanpa sungkup ; B: Warna sungkup merah  ; C: Warna sungkup jingga; D: Warna sungkup Kuning ; E: Warna sungkup Hijau; F: Warna sungkup Biru ; G: Warna sungkup Putih/Bening   ;  H : Warna sungkup Ungu .   Percobaan diulang 4 kali. Satu perlakuan terdiri dari 5 bibit , sehingga terdapat 160 bibit.  Hasil penelitian menunjukkan warna sungkup berpengaruh terhadap jumlah daun umur 30 hst. Jumlah daun lebih banyak (5,42 helai) terdapat pada sungkup yang berwarna kuning dan putih.
EFIKASI PESTISIDA NABATI MINYAK KEMIRI SUNAN (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferrari) Rahmawati, Euis; Hodiyah, Ida; Kurniati, Fitri; Indriati, Gusti
Media Pertanian Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.952 KB) | DOI: 10.37058/mp.v4i2.1360

Abstract

Penggerek buah kopi (PBKo), Hypothenemus hampei merupakan salah satu hama utama pada tanaman kopi yang perkembangbiakannya terjadi di dalam buah kopi. Serangan hama ini dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar. Minyak kemiri sunan mengandung senyawa metabolit sekunder berupa senyawa alkaloid, saponin, fenolik, flavonoid, tritervenoid, dan glikosida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi pestisida nabati minyak kemiri sunan untuk mengendalikan hama penggerek buah kopi. Penelitian dilaksanakan pada Mei sampai dengan Juli 2019 di Laboratorium Proteksi Tanaman Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Sukabumi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tujuh perlakuan dan diulang sebanyak empat kali, yaitu p0, p1, p2, p3, p4, p5 dan p6. Data dianalisa menggunakan sidik ragam dengan uji F dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minyak kemiri sunan 8% merupakan konsentrasi paling efektif dalam mengendalikan hama penggerek buah kopi (PBKo) Hypothenemus hampei Ferr.
PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM Fitri Kurniati; Yaya Sunarya; Rina Nurajijah
Media Pertanian Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.329 KB) | DOI: 10.37058/mp.v4i2.1358

Abstract

Pada umumnya petani membuat media jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) berbahan dasar serbuk kayu, diantaranya sengon. Namun ketersediaanya semakin hari semakin berkurang, sehingga diperlukan alternatif bahan lain sebagai substitusi, misalnya sekam padi yang mengandung serat tinggi dengan komposisi utama selulosa 33% sampai 44%, lignin 19% sampai 47%, hemniselulosa 17% sampai 26%, pentose 16,95% sampai 21,95% dan silica 13%. Tujuan penelitian adalah mengetahui pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih pada berbagai komposisi media tanam. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2019 di Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana, diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan terdiri dari p0 (100% serbuk kayu), p1 (15% sekam padi + 85 % serbuk kayu), p2 (30 % sekam padi + 70 % serbuk kayu), p3 (45 % sekam padi + 55 % serbuk kayu) dan p4 (60 % sekam padi +40% serbuk kayu). Analisis data menggunakan uji Fisher pada taraf kesalahan 5% dan dilanjutkan dengan Uji Jarak berganda Duncan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil paling baik pada perlakuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tubuh buah dan bobot basah jamur tiram putih yang lebih baik terdapat pada komposisi 15 % media sekam + 85% serbuk kayu, yaitu 38,70 tubuh buah dan bobot basah 493,98 g.
FORMULASI MINUMAN FUNGSIONAL TINGGI ANTIOKSIDAN BERBASIS GULA KELAPA DENGAN VARIASI JENIS DAN KONSENTRASI EKSTRAK RIMPANG Hidayah Dwiyanti; Retno Setyawati; Siswantoro Siswantoro; Diah Krisnansari
Media Pertanian Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v4i2.1362

Abstract

Pengembangan minuman fungsional ekstrak rimpang dengan pemanis gula kelapa, merupakan salah satu alternatif penyediaan minuman fungsional kaya antioksidan berbasis potensi lokal.  Tujuan penelitian untuk mengkaji konsentrasi dan jenis ekstrak rimpang terhadap kadar dan aktifitas antioksidan minuman fungsional yang dihasilkan.  Merupakan penelitan eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan faktor yang dicoba adalah: konsentrasi ekstrak rimpang (10% ,15% dan 20%), dan jenis Rimpang (Jahe, Kencur dan Kunyit).  Parameter yang diamati yaitu: kadar air, tokoferol, beta karoten, fenol, DPPH, gula reduksi dan gula total.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan ekstrak, kadar beta karoten, jumlah fenol dan DPPH semakin meningkat, sebaliknya tokoferol semakin menurun. Minuman kunyit mempunyai kadar beta karoten, jumlah fenol dan tokoferol tertinggi (805,66 mg / 100 g, 0,26% dan 3,26%) dibandingkan dengan minuman kencur (792,19 mg / 100 g, 0,24% dan 2,68%) dan jahe (768,45 ug / 100 g, 0,25% dan 3,06%). Sejalan dengan itu minuman kunyit memiliki aktivitas antioksidan DPPH tertinggi (84,61%) dibandingkan dengan minuman kencur (82,48%) dan minuman jahe (82,89%). 
EFIKASI EKSTRAK BABADOTAN (Ageratum conyzoides L.) YANG DITAMBAH SURFAKTAN TERHADAP KUTU DAUN PERSIK (Myzus persicae Sulz.) Suhardjadinata Suhardjadinata; Rakhmat Iskandar; Diah Nurain Suci Ningtiyas
Media Pertanian Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v4i2.1361

Abstract

Kutu daun persik (Myzus persicae Sulz) merupakan salah satu jenis hama yang memakan segala jenis tumbuhan (polifag), berkembangbiaknya sangat cepat, serangan hama ini pada cabai dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar. Gulma babadotan (Ageratum conyzoides L.) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa saponin, flavonoid, alkaloid, minyak atsiri serta tanin berpotensi sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan kutu daun persik. Aplikasi pestisida nabati di lapangan sering kurang efektif karena mudah tercuci oleh air hujan, sehingga perlu penambahan bahan perekat (surfaktan) agar lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi ekstrak babadotan yang ditambah surfaktan untuk mengendalikan kutu daun persik. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2019 di Laboratorium Proteksi Tanaman dan rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak babadotan  yaitu : 0%,22%,33%, dan 44%. Faktor kedua adalah konsentrasi surfaktan yaitu; 0%, 0,025% dan 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak babadotan dengan konsentrasi 44% ditambah surfaktan dengan konsentrasi 0,05% efektif mengendalikan hama kutu daun persik dengan persentase kematian 73,33% pada 72 jam setelah aplikasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5